Ibu Rumah Tangga di Medan Tewas Ditikam, Putri Kandung Diduga Jadi Pelaku
Wulan _ 5 jam yang lalu
Lingkaran.id -Warga yang bermukim di Jalan Dwikora, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, dikejutkan oleh sebuah kejadian memilukan pada Rabu (10/12/2025). Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas secara tragis di dalam kamar rumahnya. Dugaan kuat mengarah pada pelaku yang tak lain adalah putri kandungnya sendiri, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).Korban diketahui bernama Faizah Soraya (42). Ketika ditemukan, tubuhnya tergeletak bersimbah darah dengan luka tikaman yang sangat fatal pada bagian punggung, dada, paha, serta tangan.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanInsiden itu terungkap sekitar pukul 05.00 WIB, saat suami korban hendak membangunkan istrinya namun mendapati sang istri sudah tidak bernyawa. Terkejut dan panik, ia segera meminta pertolongan kepada warga di sekitar rumah.Tak butuh waktu lama, warga berdatangan untuk melihat situasi. Personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal bersama tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi, memasang garis polisi serta melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan memastikan kronologi kejadian.Dirut Terra Drone Michael Wisnu Ditangkap! Tersangka Kebakaran Maut Kemayoran Tewaskan 22 OrangKepala Lingkungan 11 Kelurahan Tanjung Rejo, Muhammad Husni, membenarkan adanya dugaan tindak pembunuhan dalam peristiwa itu. Ia juga menyampaikan bahwa indikasi sementara mengarah pada anak kandung korban sebagai pihak yang diduga melakukan aksi keji tersebut.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui motif serta kronologi lengkap kejadian yang mengguncang warga Medan Sunggal tersebut.***
Read More Pengakuan Sopir MBG Usai Tabrak Kerumunan Siswa: Begini Kronologinya!
Wulan _ 5 jam yang lalu
Lingkaran.id - Seorang sopir mobil pengantar makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial AI (34) memberikan keterangan setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak sejumlah siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12/2025). Dalam pengakuannya, AI menyebut mobil yang ia bawa mendadak melaju sendiri tanpa bisa dikendalikan“Enggak tahu kenapa, tiba-tiba mobil ngegas sendiri,” ungkapnya.BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis Baru! Waspada Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Sejumlah WilayahIa menambahkan bahwa dirinya sempat berupaya menginjak pedal rem, namun kendaraan tersebut tidak merespons. AI menjelaskan bahwa ia biasa memarkir kendaraan di depan gerbang sekolah ketika ada kegiatan seperti upacara.“Mau parkir di depan gerbang. Biasanya memang parkir di situ kalau ada upacara,” tuturnya.Namun saat tengah memosisikan kendaraan, mobil justru melaju tak terkendali hingga menabrak kerumunan siswa dan guru yang sedang berada di area halaman sekolah.Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengonfirmasi bahwa sopir yang terlibat kecelakaan adalah sopir pengganti. Menurutnya, sopir tetap tidak dapat bertugas selama dua hari karena sakit, sehingga AI ditunjuk menggantikannya.“Informasi yang kami terima, ada sopir tetap. Namun sudah dua hari tidak masuk karena sakit. Sopir yang membawa kendaraan hari ini adalah sopir pengganti,” jelas Sony saat meninjau lokasi kejadian.Sony menambahkan bahwa ini bukan kali pertama AI menggantikan sopir tetap tersebut.“Bukan pertama kali, sebelumnya juga pernah menggantikan sopir yang berhalangan,” ujarnya.Pihak BGN, kata Sony, akan mendalami lebih jauh mekanisme penunjukan sopir cadangan dan prosedur oleh pihak mitra.“Kami masih akan memeriksa bagaimana penunjukan sopir cadangan dilakukan. Apakah ini kewenangan mitra dan bagaimana mekanismenya. Kami perlu waktu untuk mempelajarinya,” sambungnya.Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan sopir kendaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut di Polsek Cilincing.“Sopir sudah diamankan dan sedang dalam proses pemeriksaan,” katanya di SDN 01 Kalibaru.Selain AI, polisi juga memeriksa seorang pendamping sopir yang turut berada di dalam mobil saat insiden terjadi.“Sopir dan pendampingnya diperiksa di Polsek,” tambah Erick.Ia memastikan bahwa kendaraan yang terlibat kecelakaan merupakan mobil pengangkut makanan untuk program MBG.“Ya, itu mobil MBG yang sedang mengantar makanan ke sekolah,” tegasnya.Dalam laporan terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Aditya menyampaikan bahwa total 19 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.“Sesuai yang disampaikan Bapak Kapolres, total korban ada 19 orang dan semuanya luka-luka,” ujarnya.Tragis di SDN Kalibaru 01: Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa Di Lapangan Sekolah, Banyak Korban TerlukaRidha merinci bahwa satu korban adalah guru, sementara sisanya merupakan siswa. Ia memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa itu.“Tidak ada yang meninggal dunia,” tegasnya.Peristiwa ini kini dalam penanganan pihak kepolisian, sementara BGN juga melakukan evaluasi internal terkait penugasan dan kelayakan sopir yang menjadi bagian dari layanan distribusi makanan program MBG.***
Read More Tragedi Ponpes Al Khoziny: Setelah Runtuh, Pemerintah Kucurkan APBN Rp125 Miliar untuk Bangun Gedung Baru
Sulistiyo. A Darmawan 5 jam yang lalu
Lingkaran.id -Tragedi runtuhnya gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny pada September lalu meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendidikan Indonesia. Beberapa bulan setelah insiden yang menelan korban jiwa tersebut, pemerintah akhirnya mengambil langkah besar dengan mengalokasikan APBN sebesar Rp125,3 miliar untuk membangun kembali fasilitas utama pondok pesantren tersebut. Pembangunan ulang ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar Kamis (11/12/2025). Kegiatan itu dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, pejabat Kementerian PUPR, pemerintah daerah, serta para pengasuh pesantren. Pembangunan kembali gedung pondok tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mengembalikan aktivitas pendidikan yang sempat lumpuh sejak tragedi itu terjadi.BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis Baru! Waspada Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Sejumlah WilayahGedung lama Ponpes Al Khoziny ambruk pada 29 September 2025 ketika ratusan santri tengah menjalankan kegiatan rutin. Investigasi awal mengungkapkan dugaan kelalaian konstruksi, sementara proses hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab masih berjalan. Pemerintah memastikan bahwa rekonstruksi tidak akan menghambat proses penegakan hukum, sebuah pesan yang juga ditegaskan oleh Cak Imin dalam sambutannya.Proyek pembangunan ulang ini dirancang untuk menghadirkan gedung dengan standar keamanan jauh lebih ketat. Fasilitas baru akan mencakup asrama, ruang belajar, ruang serbaguna, serta bangunan penunjang lainnya yang dirancang dengan teknologi konstruksi terkini. Pembangunan diproyeksikan rampung pada Juli 2026, dengan total luas area berkisar 3.700 hingga 4.100 meter persegi.Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH Abdus Salam Mujib, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah. Ia menekankan bahwa gedung baru ini diharapkan menjadi tempat pembelajaran yang lebih aman dan layak bagi ribuan santri yang bernaung di bawah pesantren tersebut.Gempar! Bantuan 80 Ton untuk Korban Banjir Aceh Dilaporkan Hilang, Begini Kronologi LengkapnyaPenggunaan APBN dalam pembangunan ulang ini menjadi sorotan publik, mengingat besarnya anggaran yang digelontorkan. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh tahapan akan diawasi secara ketat, mulai dari perencanaan, tender, hingga konstruksi, guna memastikan akuntabilitas serta menghindari potensi penyimpangan anggaran.Kasus runtuhnya Ponpes Al Khoziny menjadi pengingat penting mengenai standar keselamatan bangunan lembaga pendidikan, khususnya pesantren. Pemerintah pusat dan daerah kini mendorong audit menyeluruh terhadap pesantren-pesantren lainnya guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.Dengan pembangunan ulang yang dimulai dan proses hukum yang terus berjalan, publik berharap bahwa kejadian ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh terhadap infrastruktur pendidikan, terutama di lembaga keagamaan yang menampung ribuan santri di seluruh Indonesia.****
Read More Gempar! Bantuan 80 Ton untuk Korban Banjir Aceh Dilaporkan Hilang, Begini Kronologi Lengkapnya
Sulistiyo. A Darmawan 5 jam yang lalu
Lingkaran.id -Publik dihebohkan dengan laporan hilangnya 80 ton bantuan logistik yang seharusnya disalurkan untuk korban banjir di Aceh. Informasi ini dengan cepat menjadi perbincangan nasional setelah sejumlah relawan dan warga mengaku tidak menerima bantuan yang dijanjikan pemerintah daerah maupun lembaga penyalur. Menurut data sementara yang beredar di lapangan, bantuan tersebut mencakup bahan makanan, pakaian, perlengkapan darurat, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan para pengungsi. Namun, hingga berita ini diturunkan, sebagian besar bantuan tersebut belum diketahui keberadaannya dan belum terdistribusi ke titik-titik pengungsian.Sejumlah relawan melaporkan bahwa distribusi bantuan awalnya dijadwalkan dilakukan melalui jalur darat dan laut menuju wilayah-wilayah yang terdampak paling parah, termasuk beberapa kecamatan yang aksesnya terputus akibat banjir bandang. Namun, dalam perjalanan distribusi, bantuan dilaporkan “tidak sampai” dan tidak ada dokumentasi resmi yang menunjukkan serah terima barang di lokasi tujuan.Saham BUMI Melejit Lagi! Tembus Rp 362 pada 11 Desember 2025, Investor Ramai Buru Emiten Batu Bara LegendarisPemerintah daerah dan aparat terkait kini tengah melakukan penelusuran untuk memastikan apakah terjadi hambatan logistik, kesalahan pendataan, atau dugaan penyelewengan. Sumber dari internal tim penanggulangan bencana mengatakan bahwa audit distribusi sedang dilakukan untuk memastikan jumlah, rute, hingga pihak yang bertanggung jawab dalam proses pengiriman.Di media sosial, warga dan netizen ramai menyerukan transparansi, meminta pemerintah memberikan penjelasan terkait hilangnya bantuan dalam jumlah besar tersebut. Tagar seperti #BantuanAcehHilang, #AcehDarurat, dan #TransparansiBencana masuk dalam tren populer nasional.Basel vs Aston Villa: Drama 2-1 Villa Kokoh di Liga Europa, Ini Fakta PertandingannyaSituasi banjir di beberapa wilayah Aceh masih belum pulih sepenuhnya. Ribuan warga masih berada di pengungsian dan sangat bergantung pada bantuan logistik. Hilangnya 80 ton bantuan ini menambah panjang deretan permasalahan yang harus segera dituntaskan oleh otoritas setempat.Pemerintah pusat diminta turun tangan untuk memastikan proses pendistribusian berjalan aman, tepat sasaran, dan bebas dari potensi penyalahgunaan. Hingga kini, masyarakat Aceh masih menunggu jawaban pasti: ke mana 80 ton bantuan itu sebenarnya pergi?****
Read More Tragis di SDN Kalibaru 01: Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa Di Lapangan Sekolah, Banyak Korban Terluka
Sulistiyo. A Darmawan 1 hari yang lalu
Lingkaran.id -Suasana pagi di SDN Kalibaru 01, Cilincing, berubah menjadi kepanikan besar setelah sebuah mobil pengangkut program Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba melaju tak terkendali dan menabrak barisan siswa yang sedang berada di lapangan pada Kamis, 11 Desember 2025. Insiden mengenaskan ini membuat sejumlah siswa terpental, terjatuh, dan sebagian lainnya terjebak di kolong kendaraan. Menurut keterangan saksi dan video yang viral di media sosial, mobil tersebut mulanya berhenti di area halaman. Namun dalam hitungan detik, kendaraan tiba-tiba maju dengan kecepatan tinggi menuju kerumunan siswa. Teriakan panik langsung pecah. Guru dan siswa lain berlarian memberikan pertolongan kepada korban yang tergeletak di tanah.Sejumlah siswa langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan jumlah korban dan tingkat cedera yang dialami. Kondisi mayoritas korban disebut mengalami luka benturan, namun pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi mengenai apakah ada korban luka berat atau kehilangan nyawa.Arsenal Sempurna di Liga Champions! Tumbangkan Club Brugge 3-0 dan Catat Rekor 6 Kemenangan BeruntunPolda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa sopir mobil pengangkut MBG telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami apakah kecelakaan ini murni disebabkan kelalaian pengemudi atau adanya masalah teknis pada kendaraan. Beberapa laporan awal menyebutkan adanya dugaan bahwa sang sopir salah menginjak pedal ketika hendak memarkir mobil.Insiden ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Warganet mengecam lemahnya pengawasan keselamatan di lingkungan sekolah serta prosedur pengantaran logistik MBG. Banyak pihak menuntut evaluasi menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terulang, terutama karena anak-anak adalah kelompok paling rentan.Asal Bapak Senang? Menteri ESDM Janjikan Listrik Aceh Menyala 93% Saat Kunjungan Presiden, Berujung Cuma Minta MaafSDN Kalibaru 01 sendiri merupakan sekolah negeri berakreditasi A dengan jumlah siswa yang cukup besar. Lokasi halaman sekolah yang kerap digunakan untuk kegiatan apel disebut perlu mendapatkan pengaturan ulang agar kendaraan tidak memiliki akses langsung ke area berkumpul siswa.Hingga kini, pihak sekolah dan pemerintah daerah belum merilis pernyataan resmi terkait langkah lanjutan, termasuk dukungan medis, pendampingan psikologis, atau pengetatan prosedur keamanan.****
Read More DPR Usul Bentuk Kementerian Bencana: Akan Ada Dirjen Banjir, Dirjen Longsor, hingga Angin Topan
Sulistiyo. A Darmawan 2 hari yang lalu
Lingkaran.id -DPR RI mengusulkan pembentukan Kementerian Bencana sebagai lembaga baru yang secara khusus menangani berbagai jenis bencana alam di Indonesia. Usulan yang disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, ini langsung menarik perhatian publik karena memuat struktur organisasi yang belum pernah ada sebelumnya, termasuk rencana pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Banjir, Dirjen Longsor, hingga Dirjen Angin Topan. Dalam rapat bersama pemerintah di Kompleks Parlemen Senayan, Utut menegaskan bahwa intensitas bencana alam yang semakin tinggi membuat struktur penanganan saat ini tidak lagi memadai. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kementerian yang fokus pada mitigasi, pencegahan, kesiapsiagaan, serta respons cepat ketika bencana terjadi. Dengan adanya kementerian khusus, setiap jenis bencana dapat ditangani oleh direktorat yang memiliki mandat, anggaran, dan tim teknis yang spesifik.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Usulan ini muncul di tengah meningkatnya banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologis di berbagai daerah. DPR menilai bahwa beban APBN yang terus meningkat akibat bencana berulang membutuhkan penanganan yang lebih terstruktur agar pemerintah tidak selalu berada dalam posisi darurat setiap kali bencana melanda. Kementerian Bencana diharapkan dapat menyusun peta risiko nasional, melakukan teknologi prediksi dini, serta mengintegrasikan data lintas lembaga secara cepat.Viral Anak Gerebek Ayah ASN Berselingkuh Hingga Diduga Kumpul KeboSelain itu, DPR menyoroti masalah koordinasi antarinstansi yang selama ini kerap menghambat penanganan bencana di lapangan. Dengan adanya kementerian yang memimpin langsung, maka koordinasi antara TNI, Polri, BNPB, Basarnas, BMKG, dan pemerintah daerah dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.Usulan ini mendapat perhatian luas karena konsepnya yang detail dan dianggap relevan dengan kondisi Indonesia sebagai negara rawan bencana. Publik kini menunggu respons pemerintah terkait kemungkinan pembentukan kementerian baru tersebut, serta apakah struktur Dirjen Banjir, Longsor, dan Angin Topan akan benar-benar diwujudkan sebagai model penanganan bencana nasional yang lebih terencana dan terukur.****
Read More Jepang Siaga! Tsunami 3 Meter Berpotensi Hantam Pesisir Usai Gempa M 7,6
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Gempa bumi kuat kembali mengguncang Jepang. Guncangan dengan magnitudo 7,6 itu terjadi pada Senin malam dan memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Pasifik. Otoritas setempat langsung mengeluarkan peringatan waspada mengingat potensi gelombang besar yang dapat menyapu kawasan pelabuhan.Menurut laporan AFP, gempa tersebut terjadi sekitar pukul 21.34 waktu setempat. Badan meteorologi Jepang memperkirakan tsunami dengan ketinggian mencapai 3 meter berpotensi menerjang garis pantai di sepanjang Samudra Pasifik.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Peringatan ini mencakup sejumlah wilayah pelabuhan yang berada di rentang Aomori hingga Iwate, dua prefektur di Jepang bagian utara yang berbatasan langsung dengan perairan luas dan rentan terhadap gelombang tinggi pasca-gempa.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai potensi kerusakan, jumlah korban, ataupun dampak lain yang ditimbulkan akibat guncangan besar tersebut. Otoritas juga belum merilis informasi terkait titik pusat gempa (episenter) dan kedalamannya.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin TambangWarga di wilayah pesisir diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi dari pemerintah setempat sembari menunggu pembaruan informasi lebih lanjut.
Read More Pemilik WO Viral Akui Pakai Dana Klien untuk Beli Rumah Mewah dan Liburan
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Ayu Puspita, pemilik Wedding Organizer (WO) yang belakangan menjadi sorotan di Jakarta, terus mengguncang publik. Di balik penampilan ramah dan janji layanan pernikahan yang meyakinkan, tersimpan fakta mengejutkan: Ayu mengakui bahwa sebagian dana yang disetorkan oleh ratusan calon pengantin justru dialihkan untuk membeli rumah mewah dan membiayai perjalanan ke luar negeri.Pengakuan tersebut membuat para korban semakin marah dan merasa dikhianati, terlebih banyak dari mereka yang telah menabung selama bertahun-tahun demi mewujudkan hari spesial yang sudah lama direncanakan.Drama Tumbler Belum Reda, Sosok Anita Dewi Kini Diterpa Isu Lama soal Utang yang Tak Pernah DibayarKemarahan korban semakin memanas setelah mereka mendatangi rumah mewah yang disebut-sebut dibeli dari dana klien. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan fakta lain yang tidak kalah mengejutkan: pihak RT dan RW setempat mengaku tidak mengetahui keberadaan Ayu sebagai penghuni baru, seolah-olah rumah tersebut sengaja tidak dilaporkan untuk menghindari perhatian warga. Salah satu korban mengungkapkan rasa kecewanya ketika mengetahui hal tersebut.“Tadi sudah ke rumah Ayu Puspita WO penipu. Ternyata ini rumah baru ditempati beberapa bulan. RT RW saja tidak tahu dia tinggal di situ. Jangan-jangan duit saya dan ratusan korban dipakai buat beli rumah itu, rumahnya besar banget,” ujarnya dengan penuh emosi.Rumah tersebut juga tampak didatangi oleh sejumlah keluarga korban yang berharap dapat bertemu langsung dengan Ayu untuk mendapat penjelasan dan pertanggungjawaban.Salah satu korban, Samuel, membagikan pengalaman pahit yang dialaminya pada resepsi pernikahan di Gedung Pelindo, Jakarta Utara, pada 6 Desember 2025. Meski telah membayar lunas sebesar Rp 82 juta, pihak WO gagal menyediakan katering yang sudah dijanjikan. Akibatnya, para tamu undangan terpaksa pulang lebih awal.Untuk menyelamatkan acara, keluarga mempelai terpaksa memesanan makanan secara mendadak melalui GoFood.“Kami sudah rencanakan honeymoon dengan booking villa di Bali. Tapi sekarang fokus kami justru menyelesaikan kasus penipuan ini,” kata Samuel, menggambarkan kerugian materi dan batin yang dialaminya.Nana, sepupu dari mempelai, juga menuturkan hal serupa. Ia menyebutkan kekacauan terjadi sejak acara dimulai karena katering yang dijanjikan tidak kunjung datang.“Acara sudah berjalan, tapi katering tidak muncul sama sekali. Keluarga akhirnya pesan makanan dadakan,” ungkapnya.Kedua pengantin disebut menangis di atas panggung, sementara kedua keluarga berdiri dalam keadaan terpukul karena hari bahagia berubah menjadi pengalaman pahit.Di tengah tekanan publik dan laporan yang terus berdatangan, Ayu Puspita akhirnya buka suara. Ia mengakui bahwa manajemen keuangan WO miliknya kacau balau. Dana dari klien baru maupun penghasilan dari pameran digunakan untuk menutup kekurangan acara sebelumnya. Pola tersebut lama kelamaan menjadi tidak terkendali dan menghasilkan kerugian besar bagi ratusan calon pengantin.“Saya menggunakan sebagian dana untuk uang muka rumah, dan sekarang sedang berusaha menjual rumah tersebut untuk mengembalikan uang klien,” ucap Ayu.Pernyataan tersebut memunculkan dugaan kuat adanya skema ponzi dalam operasional WO tersebut, di mana uang dari klien baru dipakai untuk menutupi kekurangan dari klien lama. Tidak hanya itu, dana yang seharusnya digunakan untuk keperluan acara pernikahan diduga dialihkan untuk membeli rumah mewah hingga membiayai liburan ke luar negeri.Lebih dari seratus pasangan kini menjadi korban dan sebagian besar tak mampu menyembunyikan rasa kecewa mendalam. Banyak dari mereka yang sudah menabung dalam jangka panjang dan berharap hari pernikahan berjalan sempurna, namun kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan uang dan batalnya sejumlah persiapan.Kasus ini mendapat perhatian luas publik yang mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat mencari solusi dan memastikan hak-hak korban terpenuhi.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanDi tengah ramainya kasus ini, masyarakat khususnya pasangan yang sedang merencanakan pernikahan diimbau untuk lebih berhati-hati. Memeriksa rekam jejak penyedia jasa, membaca kontrak secara menyeluruh, serta memahami detail layanan menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi.Saat ini, penyelidikan terhadap WO Ayu Puspita masih berlangsung di kepolisian, sementara para korban berharap ada titik terang atas kerugian yang mereka alami.***
Read More Kapolda Cek Kayu Berbarcode yang Terdampar: Ada Identitas Perusahaan dan Kemenhut
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal (Irjen) Helfi Assegaf, turun langsung ke lokasi untuk memeriksa sejumlah kayu gelondongan yang ditemukan terdampar di pesisir pantai Kabupaten Pesisir Barat. Temuan tersebut mengundang perhatian karena jumlahnya cukup banyak dan kondisi kayu tampak masih baru.Saat melakukan pengecekan di lapangan, Irjen Helfi menemukan adanya nomor identifikasi dan barcode yang menempel pada beberapa batang kayu tersebut. Bahkan, sebagian kayu terlihat dilengkapi stiker barcode berwarna kuning yang memuat kop "Kementerian Kehutanan Republik Indonesia" serta identitas perusahaan bernama “PT Minas Pagai Lumber”.Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan BantuanPada stiker itu juga tercantum nomor seri khusus dan sebuah logo berbentuk lingkaran dengan tanda centang serta gambar daun, disertai tulisan "SVLK INDONESIA", yang biasanya menandakan sertifikasi legalitas kayu.Irjen Helfi menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kehutanan untuk menelusuri asal usul, legalitas, dan tujuan distribusi kayu-kayu tersebut. Upaya koordinasi ini dilakukan guna memastikan apakah kayu itu berasal dari jalur distribusi resmi atau terkait aktivitas ilegal yang perlu ditindaklanjuti.Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!Ia juga memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas terdamparnya kayu-kayu tersebut di wilayah pesisir.***
Read More Bahlil Klaim 97 Persen Listrik Aceh Menyala, Warga Protes: “Di Sini Masih Gelap!”
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Krisis listrik dan air bersih yang melanda Aceh Besar dan Kota Banda Aceh telah memasuki hari ke-12 dan semakin mempengaruhi aktivitas masyarakat. Meski kedua wilayah tersebut tidak terkena banjir secara langsung, dampak pemadaman listrik berkepanjangan dan gangguan jaringan internet terasa sangat signifikan di kehidupan sehari-hari warga.Reza Munawir (39), warga yang tinggal di Aceh Besar, mengaku terpaksa berpindah-pindah ke warung kopi untuk mengisi daya perangkat kerja agar tetap bisa beraktivitas. Kondisi serupa dirasakan banyak warga lainnya, mengingat pasokan listrik di rumah mereka belum juga pulih.Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!Gangguan ini tidak hanya menghambat komunikasi dan pekerjaan, tetapi juga memukul sektor usaha kecil. Sejumlah warung makan terpaksa tutup sementara karena operasional yang tidak memungkinkan tanpa pasokan listrik dan air bersih.Reza juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam kunjungan bersama Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu sebelumnya, Bahlil menyebut pemulihan jaringan listrik di Aceh telah mencapai 97 persen. Namun, menurut Reza, kondisi di lapangan justru jauh dari pernyataan tersebut karena listrik di banyak titik masih padam total.Kondisi serupa dialami Dani Randi, warga Banda Aceh, yang menyebut aliran listrik di rumahnya hanya menyala secara bergilir dengan durasi hidup yang sangat singkat. Untuk menjaga usaha tetap berjalan, Dani akhirnya membeli genset, meskipun harus menanggung biaya operasional yang meningkat drastis.Di Aceh Besar, Fira, warga Krueng Cut, Baet, mengeluhkan pemadaman listrik dan berhentinya aliran air PDAM selama lebih dari seminggu. Ia menegaskan bahwa listrik dan air adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dipenuhi, terlebih pada situasi pascabencana. Tanpa listrik, aktivitas memasak, membersihkan rumah, maupun memenuhi kebutuhan harian menjadi terhambat.Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemulihan pasokan listrik Aceh telah mencapai 97 persen dan seluruh wilayah diperkirakan kembali menyala pada Minggu (7/12/2025) malam. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Prabowo menanyakan perkembangan pemulihan pascabencana saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Bireuen. Ketika ditanya langsung, Bahlil dengan tegas menjawab bahwa seluruh Aceh akan kembali terang.“Seluruh Aceh, 97 persen malam ini nyala,” ujarnya.Presiden Prabowo mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan kementerian dan pihak terkait. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus mengerahkan segala upaya untuk mempercepat pemulihan dan mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan Bantuan“Ini musibah, tantangan yang sedang kita hadapi. Pimpinan baru satu tahun, tetapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” ujar Prabowo.Namun, di tengah pernyataan optimistis pemerintah, warga di sejumlah wilayah masih berjuang menghadapi gelapnya malam tanpa listrik dan minimnya akses air bersih. Mereka berharap pemulihan nyata segera terwujud, bukan hanya sekadar janji.***
Read More Presiden Prabowo Jamin Pemulihan Lahan Pertanian dan Hapus KUR Petani Terdampak Banjir
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen kuat pemerintah untuk membantu para petani yang terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.Dalam kunjungannya ke Jembatan Bailey Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu (7/12/2025), Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) para petani yang mengalami kerugian akibat bencana alam tersebut.“Utang-utang KUR ini kan terjadi karena situasi bencana. Kami akan hapus. Petani tidak perlu cemas,” ujar Prabowo setelah meninjau kondisi infrastruktur yang terdampak banjir.Viral! Putra Menkeu Sebut Banjir Sumatera Bukan Murni Bencana AlamSelain itu, Prabowo menerima laporan bahwa sejumlah bendungan juga mengalami kerusakan cukup parah. Ia memastikan bahwa perbaikan akan dilakukan secepatnya agar kebutuhan irigasi dan pengairan masyarakat bisa kembali normal.“Tadi dilaporkan beberapa bendungan rusak. Bapak-ibu, ini segera akan kita perbaiki,” tambahnya.Presiden juga memberi perhatian khusus terhadap lahan pertanian yang hancur diterjang banjir. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan program rehabilitasi untuk memulihkan sawah-sawah yang rusak agar para petani dapat kembali berproduksi.Viral! Kayu Gelondongan Terseret Banjir Diperjualbelikan di Marketplace“Kalau sawahnya rusak, kita bantu perbaiki juga. Selama belum pulih sepenuhnya, kebutuhan pangan akan kita suplai. Cadangan kita masih sangat mencukupi,” tutup Prabowo.Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga di tengah kondisi yang sulit.***
Read More Guru Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Saksi Lihat Korban Dibonceng dengan Tangan Terikat
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Polisi mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus kematian seorang guru perempuan yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penemuan mayat perempuan tersebut sebelumnya membuat warga geger, dan kini keterangan saksi membuka dugaan baru mengenai apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban meregang nyawa.Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menjelaskan bahwa seorang saksi mata melihat korban dalam kondisi tidak wajar saat dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam. Saksi melihat tangan korban yang merupakan penumpang perempuan terikat tali, sementara kakinya terseret di aspal selama motor melaju.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke Penyidikan“Saksi melihat korban berboncengan di motor Honda Vario hitam dengan kondisi tangan penumpang perempuan terikat tali dan kaki terseret di aspal,” ujar Robby pada Minggu (7/12/2025).Melihat situasi yang mencurigakan, saksi sempat mencoba menegur pengendara motor tersebut. Namun, pengendara justru mengabaikan teguran dan tetap melanjutkan perjalanan. Bahkan, pengendara itu sempat berhenti di sebuah warung untuk memperbaiki posisi korban sebelum kembali melaju.Tidak lama setelah kejadian itu, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pinggir jalan oleh warga sekitar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian yang segera melakukan penyelidikan.Keterangan dari saksi tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap kasus ini. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kuat bahwa korban merupakan korban pembunuhan.“Kalau dugaan, iya (pembunuhan),” ungkap Robby.Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan BantuanSebelumnya diberitakan, korban yang ditemukan pada Sabtu sore (6/12/2025) itu diketahui berinisial A (41), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Polisi mengonfirmasi bahwa perempuan tersebut merupakan seorang guru, meskipun pada KTP tercatat sebagai ibu rumah tangga.Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian dan mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.***
Read More Belum Selesai Tangani Bencana, Truk Pengangkut Kayu Diduga Sudah Melintas Lagi
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Aktivitas pengangkutan kayu kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah truk yang diduga membawa kayu gelondongan berukuran besar terlihat melintas di wilayah Simalungun–Pematangsiantar.Kemunculan truk-truk tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan, terutama di tengah upaya pemulihan daerah pascabencana banjir dan tanah longsor yang belum sepenuhnya pulih.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Seorang pengendara yang melintas dari Medan menuju Balige mengaku melihat sebuah truk dengan muatan kayu besar terparkir di tepi jalan kawasan Aek Nauli, Simalungun. Kayu-kayu yang tampak di atas bak truk terlihat berukuran sangat besar, dengan diameter diperkirakan mencapai sekitar 1,5 meter atau bahkan lebih.Momen tersebut turut direkam oleh warga saat truk melintas. Dalam rekaman itu terlihat jelas muatan kayu yang ditutupi terpal, menimbulkan dugaan bahwa truk tersebut mengangkut kayu gelondongan dari kawasan tertentu.Temuan ini memicu kembali perhatian masyarakat terkait aktivitas penebangan dan distribusi kayu yang terjadi di tengah kondisi lingkungan yang rentan.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin TambangHingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai asal-usul kayu maupun tujuan distribusinya. Namun, publik menilai kejadian ini perlu mendapat perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan, terlebih setelah bencana yang memporakporandakan sejumlah wilayah Sumatera belakangan ini.***
Read More Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan Bantuan
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu perhatian publik setelah menampilkan sebuah helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga hanya singgah sebentar di Kota Langsa, Aceh, sebelum kembali terbang tanpa menurunkan bantuan apa pun.Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah warga telah berkumpul di sekitar lokasi pendaratan helikopter. Mereka tampak menunggu dengan harapan akan ada distribusi bantuan, mengingat wilayah tersebut tengah membutuhkan dukungan logistik pascabencana. Namun, momen yang ditunggu tidak terjadi. Helikopter itu hanya berhenti sejenak, diduga untuk keperluan foto, kemudian kembali lepas landas.Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!Unggahan video yang disertai keterangan “Helikopter BNPB di Langsa Aceh Hanya Numpang Foto” itu, dikutip pada Jumat (5/12/2025), langsung memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak warganet mempertanyakan tujuan pendaratan helikopter BNPB tersebut.“Tuh helikopter maksudnya apaan coba,” komentar seorang pengguna.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Tega banget,” timpal netizen lainnya, menunjukkan kekecewaan dan rasa simpati terhadap warga yang menunggu bantuan.Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNPB belum memberikan penjelasan resmi terkait tujuan pendaratan helikopter tersebut maupun klarifikasi atas viralnya video yang beredar.***
Read More Gelondongan Kayu Misterius di Arus Banjir: Menhut dan Polri Kerahkan Teknologi dan Satgas Gabungan
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada Kamis (4/12/2025) untuk membahas perkembangan penyelidikan terkait temuan gelondongan kayu yang ikut terseret arus banjir di sejumlah wilayah Pulau Sumatra.Pertemuan yang digelar di Mabes Polri tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menelusuri asal-usul kayu-kayu yang diduga terkait aktivitas ilegal di kawasan hutan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Polri menjadi kunci untuk mempercepat pengungkapan sumber kayu tersebut.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?“Dengan kerja sama antara Kementerian Kehutanan dan Kepolisian, kita berharap dapat segera mengetahui dari mana kayu ini berasal,” ujar Raja usai audiensi.Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama Polri masih melakukan penyelidikan tahap awal. Salah satu metode yang ditempuh adalah pengambilan sampel kayu gelondongan yang kini telah terbawa sampai ke perairan laut. Sampel tersebut akan diproses menggunakan alat identifikasi kayu otomatis atau AIKO, sebuah teknologi yang mampu membaca karakteristik kayu, seperti nama ilmiah, berat jenis, dan kelas kayu.“Teknologi AIKO ini memetakan anatomi kayu sehingga melalui indikator tersebut kita bisa mulai menelusuri asal kayunya,” tambah Raja.Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Kehutanan telah membentuk satuan tugas (Satgas) gabungan untuk mendalami dugaan aktivitas ilegal yang menyebabkan kayu-kayu itu hanyut dan memperburuk dampak banjir.Sigit menyebutkan bahwa tim investigasi sudah diterjunkan ke sejumlah titik rawan, terutama lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pelanggaran yang berpotensi memicu bencana.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Kami fokus pada area-area yang memiliki indikasi kuat adanya pelanggaran sehingga dapat segera kita tindaklanjuti,” ujar Sigit.Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap dapat mengungkap rantai peredaran kayu ilegal serta mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.***
Read More Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sumatra terus menjadi persoalan serius pasca banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Aceh dan Sumatera Utara. Situasi yang semakin genting ini bahkan memicu ketegangan antara warga dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjungan lapangan.Dalam kesempatan itu, Menteri Bahlil awalnya menegaskan bahwa secara keseluruhan stok BBM di wilayah Sumatra berada pada kondisi aman. Namun pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh warga yang berada di lokasi. Mereka mengungkapkan bahwa pasokan BBM di SPBU sudah kosong selama lima hari berturut-turut, bahkan beberapa daerah harus mengantre hingga tiga hari penuh untuk mendapatkan BBM.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Tadi Bapak bilang stok cukup, tapi di sini kosong lima hari, Pak!” bentak seorang warga dalam video yang viral di media sosial.Mendapati protes tersebut, Menteri Bahlil akhirnya mengakui adanya persoalan serius pada distribusi BBM. Ia menjelaskan bahwa meski stok secara regional tersedia, jalur darat di beberapa kabupaten terputus akibat bencana, sehingga truk BBM tidak dapat masuk ke wilayah-wilayah terdampak.“Secara stok di wilayah Sumatra itu cukup. Tetapi untuk di kabupaten ini, tidak bisa masuk karena jalannya terputus,” jelasnya.Pemerintah kini tengah berupaya membuka kembali akses transportasi darat. Dua skema penanganan sedang disiapkan:Mempercepat pemulihan jalan utama yang rusak, bekerja sama dengan Kementerian PUPR.Menggunakan jalur alternatif, atau yang disebut Bahlil sebagai “jalur tikus,” untuk memastikan suplai BBM tetap dapat menjangkau warga.“Kalau tidak pakai jalur tikus, mau pakai jalur apa lagi? Semua potensi yang memungkinkan sedang kita optimalkan,” tegasnya.Untuk mempercepat penyaluran energi di wilayah terdampak, Kementerian ESDM juga mengumumkan relaksasi aturan barcode bagi pembelian BBM dan LPG di SPBU. Dengan relaksasi ini, masyarakat bisa langsung mengisi BBM tanpa proses pemindaian barcode yang sebelumnya menjadi hambatan administrasi.“Aturan untuk memakai barcode sudah kami relaksasi sejak pagi. Silakan isi saja,” ujar Bahlil.Kebijakan ini diberlakukan di wilayah yang terdampak langsung, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan harapan distribusi energi berjalan lebih cepat dan efisien.Selain kelangkaan BBM, Menteri Bahlil juga meninjau kondisi infrastruktur listrik di Bireuen, Aceh. Kawasan tersebut mengalami pemadaman luas akibat runtuhnya tower Sutet PLN, yang menjadi salah satu jaringan listrik utama. Pemerintah menargetkan pemulihan dilakukan secepat mungkin agar kebutuhan energi warga dapat kembali terpenuhi.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Dengan akses jalan yang masih terputus, ribuan warga terdampak sangat mengandalkan langkah cepat pemerintah. Pemulihan jalur distribusi menjadi kunci agar pasokan BBM, LPG, dan listrik kembali normal.Di tengah situasi krisis, masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dan terkoordinasi, mengutamakan keselamatan warga, serta memastikan distribusi energi tidak kembali tersendat.***
Read More Viral! Kayu Gelondongan Terseret Banjir Diperjualbelikan di Marketplace
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Pulau Sumatra tengah dilanda duka mendalam setelah rangkaian bencana alam berupa banjir bandang, angin kencang, dan longsor menghancurkan sejumlah wilayah. Bencana yang dipicu salah satunya oleh fenomena Siklon Tropis Senyar itu menimbulkan dampak masif yang merenggut ratusan korban jiwa serta merusak belasan ribu rumah warga, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya.Puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masuk dalam daftar daerah terdampak paling parah. Ribuan warga terpaksa mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik mendesak.Heboh! Kalapas Diduga Paksa Narapidana Muslim Makan Daging AnjingNamun, di tengah kesedihan publik, muncul fenomena lain yang memantik kontroversi. Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan tumpukan kayu gelondongan yang terseret banjir ke pantai di kawasan Padang. Ironisnya, tidak lama setelah video itu beredar luas, kayu-kayu tersebut ditemukan dijual melalui marketplace.“Kayu gelondongan di pantai Padang dijual di marketplace,” tulis akun pengunggah video tersebut, sebagaimana dikutip pada Kamis (4/12/2025).Temuan tersebut mendapat sorotan keras dari warganet, yang menilai bahwa aktivitas penjualan itu mencerminkan lemahnya pengawasan dan semakin memperkuat dugaan kerusakan lingkungan yang menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak bencana. Hingga kini, pemerintah pusat belum menetapkan bencana banjir bandang Sumatra sebagai bencana nasional.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan PramugariDi tengah derasnya kritik dan desakan, sorotan mengarah pada langkah yang perlu segera diambil oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Banyak pihak menilai bahwa koordinasi lintas lembaga harus diperkuat, termasuk percepatan penyaluran bantuan, penetapan status bencana, hingga evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan di Sumatra.Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis dan tegas, tidak hanya untuk penanganan darurat, tetapi juga pemulihan jangka panjang serta pencegahan bencana serupa di masa depan.***
Read More Tragis! Cari Kerja untuk Pulang Kampung, Dwi Putri Justru Tewas Disekap dan Dianiaya
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Kasus kematian tragis dialami seorang wanita asal Lampung, Dwi Putri Aprilian Dini (25), yang diduga dianiaya selama tiga hari hingga tewas. Kepolisian telah mengamankan empat tersangka yang terlibat dalam tindak kejahatan tersebut.Peristiwa ini terungkap ketika salah satu pelaku mengantarkan jenazah Dwi ke RS Santa Elisabeth Sei Lekop, Sagulung, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi mencurigakan pelaku membuat pihak rumah sakit langsung memberi laporan ke polisi. Berdasarkan laporan itu, polisi menangkap pria bernama Wilson Lukman (28) alias Koko.Pria 40 Tahun Tega Bunuh Remaja 18 Tahun di Kamar Hotel, Diduga Sakit Hati Setelah Lamaran DitolakKapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, menjelaskan bahwa pelaku membawa jenazah tanpa memberikan identitas dirinya. Bahkan, rumah sakit yang dipilih berlokasi cukup jauh dari kawasan tempat mereka tinggal di Batu Ampar, sehingga menambah kecurigaan tenaga medis.“Tindakan pelaku membuat pihak rumah sakit merasa janggal, hingga akhirnya mereka memberitahu kami,” ujar Amru.Informasi dari pihak keluarga mengungkapkan bahwa Dwi semula mencari pekerjaan setelah kontraknya di sebuah perusahaan selesai. Karena terdesak kebutuhan ekonomi dan ingin mengumpulkan biaya untuk pulang ke kampung halamannya di Lampung, ia menerima tawaran pekerjaan dari seorang teman tanpa banyak pertimbangan.Namun, tawaran itu ternyata menjebaknya. Dwi dipaksa bekerja sebagai lady companion (LC) di Batam. Menurut pengakuan keluarga, khususnya kakaknya bernama Melia, Dwi sempat menolak pekerjaan tersebut, tetapi ia justru dipaksa dengan pemberian narkoba, minuman keras, dan obat-obatan. Setiap penolakan berujung pada tindak kekerasan dari para pelaku.Dwi sendiri diketahui telah tinggal di Batam selama dua tahun setelah bercerai. Ia meninggalkan seorang anak yang kini dirawat oleh orang tuanya di Lampung.“Adik saya hanya ingin pulang, tapi belum ada uangnya. Dia cari kerja untuk biaya pulang,” ungkap Melia.Dari hasil penyelidikan, polisi menyatakan ada empat tersangka yang terlibat, yakni Wilson sebagai pelaku utama, serta tiga perempuan:Anik Istiqomah (32) alias Meylika Levana alias Mami – pacar Wilson,Putri Angelina (32) alias Papi Tama,Salmiati (32) alias Papi Charles.Melansir Tribun-Medan.com, penyiksaan terjadi di sebuah mes di Perumahan Jodoh Permai Blok D No. 28, Sungai Jodoh, Batu Ampar. Aksi kekerasan berlangsung dari 25–27 November. Dwi disekap dan dianiaya secara brutal hingga akhirnya meninggal dunia.“Tersangka melakukan tindak kekerasan dalam rentang waktu tiga hari. Korban disiksa dan dikurung di mes tempat para LC tinggal,” jelas Kompol Amru.Ketiga pelaku perempuan berperan membantu Wilson dengan memborgol korban, membeli lakban, mengawasi aktivitas Dwi, serta melepas kamera CCTV untuk menghilangkan jejak.Pada sore hari tanggal 28 November 2025, Dwi tidak lagi memberikan respons. Wilson berusaha menyadarkannya dengan memanggil bidan dan membeli tabung oksigen, tetapi nyawa korban tidak tertolong. Dalam keadaan panik, Wilson membawa jenazah ke rumah sakit dengan mendaftarkan korban sebagai “Mr X”. Ia juga memerintahkan Salmiati untuk melepas sembilan CCTV yang merekam keseluruhan aksi mereka.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan PramugariMotif penyiksaan yang berujung kematian ini terungkap dari pengakuan Wilson. Ia termakan sebuah video rekayasa yang dibuat oleh Anik dan Salmiati. Dalam video tersebut, terlihat seolah-olah Dwi tengah mencekik Anik. Wilson yang tidak mengetahui bahwa rekaman itu palsu kemudian marah dan melampiaskan kemarahannya pada korban.“Pelaku WL terprovokasi oleh video rekayasa yang dibuat tersangka AN. Ia percaya pacarnya benar-benar dicekik korban,” ujar Amru.Saat diperiksa, Anik mengakui bahwa video itu dibuat sebagai “cadangan bukti” jika terjadi perselisihan di kemudian hari. Namun, rekaman tersebut justru memicu tindakan sadis yang menyebabkan kematian Dwi.Keempat tersangka kini resmi dijerat dengan Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana) juncto Pasal 338 serta Pasal 55, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.***
Read More IS-SMART Resmi Diluncurkan, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom Tegaskan Misi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Sulistiyo. A Darmawan 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id -Indonesia resmi memasuki babak baru pembangunan teknologi nasional melalui peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (IS-SMART). Acara peresmian yang digelar di Jakarta ini mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas Melalui Pendidikan Teknologi Cerdas”, menandai komitmen kuat berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem teknologi cerdas yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Pratikno, MSoc.Sc, Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta H. Rano Karno, S.IP, serta Wakil Menteri Kemendikdasmen yang diwakili oleh Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Dr. Muhammad Muchlash Rowi, SF, SH, MM.Turut hadir Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Gogot Suharwoto, S.Pd, M.Ed, Ph.D, serta Ketua Dewan Pengawas IS-SMART dan Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU. Hadir pula Founder Robotic Explorer dan Wakil Ketua Umum IS-SMART Jully Tjindrawan, M.B.A, Co-Founder Maxy Academy Isaac Munandar, B.B.A, serta seluruh dewan pendiri dan pengurus IS-SMART.Dalam sambutan utamanya, Ketua Umum IS-SMART, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, menegaskan pentingnya kemandirian teknologi sebagai fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.Prof. Dr. Edi Surya Negara, S.Kom., M.Kom Profesor Muda yang Menyalakan Obor Inovasi di Dunia Pendidikan Tinggi Indonesia“Bangsa yang besar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi mampu mengembangkan, menguasai, dan memanfaatkannya untuk kepentingan nasional. Itulah misi utama IS-SMART,” tegasnya.Ia menambahkan bahwa percepatan kecerdasan buatan (AI), big data, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi menuntut Indonesia untuk tidak lagi sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi menjadi produsen inovasi yang berdaulat dan beretika.Prof. Edi menekankan bahwa teknologi harus menjadi sarana strategis untuk membangun kualitas manusia Indonesia, bukan tujuan akhir itu sendiri.IS-SMART hadir sebagai ruang kolaboratif multisektor yang menghubungkan pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan masyarakat. Organisasi ini didirikan sebagai ekosistem yang fokus pada pengembangan pendidikan teknologi cerdas, riset, inovasi, serta advokasi kebijakan yang berakar pada etika dan kepentingan nasional.Program strategis IS-SMART meliputi:Peningkatan literasi teknologi cerdas mulai dari PAUD hingga perguruan tinggiPelatihan talenta digital untuk menyiapkan tenaga kerja masa depanPenguatan riset dan inovasi teknologi terapanKolaborasi industri–akademisi untuk mendukung transformasi ekonomi digitalAdvokasi kebijakan teknologi yang inklusif, etis, dan berkelanjutan“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi manusia Indonesia. Teknologi harus memperluas akses pendidikan, mempersempit kesenjangan, dan memperkuat daya saing bangsa,” ujar Prof. Edi Surya Negara.IS-SMART Resmi Diluncurkan, Indonesia Perkuat Langkah Menuju Era Teknologi Cerdas 2045Kehadiran para pejabat tinggi negara menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap terbentuknya IS-SMART sebagai mitra strategis dalam pembangunan manusia Indonesia.Menko PMK Prof. Dr. Pratikno dalam sambutannya menegaskan pentingnya orkestrasi lintas sektor agar Indonesia mampu meningkatkan kemandirian teknologi sebagai modal menuju negara maju 2045.IS-SMART menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia membangun ekosistem teknologi cerdas yang beretika, inklusif, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Organisasi ini menempatkan manusia sebagai pusat inovasi sekaligus mendorong transformasi digital yang lebih adil dan berkelanjutan.Menutup sambutannya, Prof. Edi Surya Negara menyampaikan optimisme:“IS-SMART adalah ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa Indonesia tidak tertinggal dalam revolusi teknologi global. Ini langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.”Peluncuran IS-SMART memperkuat langkah Indonesia menuju masa depan teknologi yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.****
Read More IS-SMART Resmi Diluncurkan, Indonesia Perkuat Langkah Menuju Era Teknologi Cerdas 2045
Sulistiyo. A Darmawan 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id -Indonesia menandai tonggak sejarah baru dalam penguatan ekosistem teknologi nasional melalui peresmian Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (IS-SMART) yang resmi diluncurkan di Jakarta. Mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas Melalui Pendidikan Teknologi Cerdas”, peluncuran ini menjadi momentum penting kerja kolaboratif antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan masyarakat untuk membangun peradaban digital Indonesia menuju 2045. Acara peresmian berlangsung khidmat dengan kehadiran berbagai tokoh strategis nasional, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Pratikno, MSoc.Sc, Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP, serta Wakil Menteri Kemendikdasmen yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Dr. Muhammad Muchlash Rowi, SF, SH, MM.Turut hadir Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Gogot Suharwoto, S.Pd, M.Ed, Ph.D, serta Dewan Pengarah BRIN dan Ketua Dewan Pengawas IS-SMART, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU. Hadir pula Founder Robotic Explorer yang juga Wakil Ketua Umum IS-SMART, Jully Tjindrawan, M.B.A, Co-Founder Maxy Academy Isaac Munandar, B.B.A, dan seluruh dewan pendiri IS-SMART.Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom Tekankan Pentingnya Penguatan Ruang Digital Aman Bagi Anak Pada Forum Diskusi Publik Ditjen KPM KemkomdigiDalam sambutannya, Ketua Umum IS-SMART, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, menegaskan bahwa kehadiran IS-SMART merupakan langkah strategis untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengembang dan pemimpin inovasi teknologi cerdas.“Bangsa yang besar tidak hanya menguasai teknologi, tetapi mampu mandiri dalam mengembangkan dan mengelolanya. Inilah misi utama IS-SMART,” tegas Prof. Edi Surya Negara.Beliau menekankan bahwa percepatan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, Internet of Things (IoT), dan sistem digital lainnya harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang kuat, beretika, dan berdaya saing global. Tanpa pendidikan yang tepat, bangsa hanya menjadi konsumen. Dengan pendidikan yang kuat, bangsa menjadi inovator dan pemimpin peradaban digital. IS-SMART hadir sebagai ekosistem kolaboratif inklusif yang menjembatani pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Visi besarnya adalah memajukan teknologi cerdas yang etis, inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada peningkatan kualitas manusia Indonesia.Program strategis yang akan dijalankan IS-SMART meliputi:Pendidikan dan literasi teknologi cerdas dari usia dini hingga profesionalPelatihan talenta digital untuk memenuhi kebutuhan industri masa depanPenguatan riset dan inovasi teknologi terapanKolaborasi industri–akademisi untuk mendukung ekonomi digital nasionalAdvokasi kebijakan teknologi yang berlandaskan etika dan kepentingan nasionalPresiden Instruksikan Penggantian Rumah Korban Banjir, BNPB Umumkan Skema BantuanIS-SMART menekankan bahwa teknologi harus menjadi alat pemberdayaan manusia, bukan sekadar konsumsi.Kehadiran pejabat negara dalam peluncuran ini memperkuat sinyal bahwa IS-SMART dianggap sebagai mitra strategis pemerintah dalam percepatan transformasi digital nasional.Menutup sambutannya, Prof. Edi Surya Negara menyampaikan optimisme bahwa IS-SMART akan memastikan transformasi digital Indonesia berjalan selaras dengan peningkatan kualitas manusia:“IS-SMART ingin memastikan bahwa teknologi memperluas akses pendidikan, inovasi memperkecil kesenjangan, dan kecerdasan buatan benar-benar memperkuat kemanusiaan.”Peluncuran IS-SMART menjadi langkah nyata Indonesia dalam memperkuat fondasi teknologi nasional, membangun ruang kolaborasi luas, serta menyiapkan generasi emas yang kompeten, mandiri, dan siap bersaing di panggung global.Dengan semangat kolaborasi nasional, IS-SMART diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya talenta unggul dan solusi teknologi berbasis kepentingan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.*****
Read More 




















