Wanita Ini Jalani Proses Hukuman Penjara dari Hamil Hingga Lahiran, Warganet 'Tidak Berlaku Bagi Istri Sambo'
Wanita Ini Jalani Proses Hukuman Penjara dari Hamil Hingga Lahiran, Warganet 'Tidak Berlaku Bagi Istri Sambo'
Lingkaran.id- Menjadi perhatian publik seorang narapidana perempuan yang tengah mengandung dan jalani proses hukuman saat hamil di Rutan Perempuan Surabaya di Porong, Sidoarjo hingga jalani persalinan sang buah hati .Perempuan tersebut berinisial AV (37) telah melahirkan sang buah hati di puskesmas porong dengan jenis kelamin laki-laki dan dalam keadaan sehat yang memiliki berat bayi 3 kilogram. Diketahui penahanan AV lantaran tersandung kasus penipuan jual beli 700 karton minyak goreng dengan  hukuman kurungan selama 12 bulan.KPK Tetapkan Hakim MA Sudrajad Dimyati Bersama 7 Tersangka Lain Atas Dugaan Suap PutusanSementara AV harus kembali ke Rutan Perempuan untuk menjalani masa tahananny, hal ini diungkapkan oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Perempuan Surabaya di Porong Siti Viona Aidilla .“Yang bersangkutan usai menjalani proses persalinan di Puskesmas Porong. Selanjutnya AV kembali menjalani sisa masa tahanan," ungkap Viona.Pemisahan sang buah hati dengan ibunya yang harus kembali ditahan membuat pilu masyarakat, lantaran untuk mengikuti SOP yang berlaku hal ini dikaitkan dengan istri Ferdy Sambo Putri Candrawati yang belum juga dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian.KPK Kantongi Identitas Kaki Tangan Lukas Enembe Dengan Kasino di SingapuraHal ini tentunya berbanding terbalik dengan Putri Candrawati yang diberikan perhatian khusus dengan surat rekomendasi yang diterbitkan oleh Konasham, tentunya banyak warganet berspekulasi yang mengatakan bahwa tidak ditahannya Putri lantaran dirinya merupakan istri Ferdy Sambo yang memiliki power dan sejumlah rahasia di institusi kepolisian.Padahal sejumlah bukti dan fakta telah menjelaskan bahwa Putri Candrawati telah melakukan tindakan pidana Obstrusction of Justice atau menghalang-halangi pengusutan tuntas kasus pembunuhan Brigadir J sesuai dengan Pasal 221 KUHP.***
Read More
BREAKING NEWS !!! Telah Terjadi Kebakaran Di Arah TPA Kertapati Palembang
BREAKING NEWS !!! Telah Terjadi Kebakaran Di Arah TPA Kertapati Palembang
Lingkaran.id- Telah terjadi kebakaran dikawasan padat penduduk di daerah Karya Jaya Rt 28 arah TPA Kel Kertapati Kota Palembang Sumatera Selatan.Kebakaran terjadi diperkirakan siang ini sekitar pukul 14.00 WIB yang mana terlihat bahwa kobaran api melahap habis pemukiman warga.Kobaran api tersebut mengakibatkan asap hitam yang sangat pekat.7 Cara Mengelola Keuangan Yang Baik Dan MudahDiduga kebakaran yang melanda pemukiman tersebut diakibatkan oleh terbakarnya tempat penampungan minyak.Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti kebakaran dan adanya korban jiwa serta belum diketahui berapa kerugian terkait kebakaran ini.*** 
Read More
Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania Siap Bentuk Dewan Kopral Menangkan Pilpres 2024
Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania Siap Bentuk Dewan Kopral Menangkan Pilpres 2024
Lingkaran.id- Pemilihan Presiden 2024 (Pilpres) kini kian membara, usai beredar dibentuknya Dewan Kolonel oleh Fraksi PDIP di DPR untuk menyuarakan Puan Maharani dalam Pilpres mendatang.Pembentuan Dewan Kolonel tersebut langsung ditanggapi oleh Relawan Ganjar Pranowo (GP) Mania yang juga akan membenuk Dewan Kopral untuk menyuarakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk maju dalam pencalonannya di Pilpres 2024.KPK Kantongi Identitas Kaki Tangan Lukas Enembe Dengan Kasino di SingapuraKetua GP Mania Immanuel Ebenezer menyebutkan bahwa dirinya dan Bersama relawan yang lain tidak akan tinggal diam dengan pembentukan yang dilakukan elite tersebut dan akan membentuk Dewan Kopral."Kita bakal membentuk juga namanya Dewan Kopral. Iya dong, kalau elite bisa bentuk dewan kolonel, kita akan bentuk dewan kopral," ungkap Ketua GP Mania Immanuel Ebenezer pada Rabu (21/9/2022).Dengan yakin dan semangat GP Mania akan mampu menandingi Dewan Kolonel melalui pembentukan Dewan Kopral bahkan akan jauh lebih unggul, lantaran terdiri dari sejumlah elemen masyarakat yang tentunya akan sangat banyak."Karena biar bagaimanapun, kolonel dan kopral, lebih banyak kopral. Nah suara buat pemilu dalam konteks demokrasi, itu ditentukan oleh quantity, nah quantity ini lebih banyak kopral dibanding kolonel kan. Perwira itu dibanding kopral kan banyakan kopral lah," jelas Immanuel.Komisi Kode Etik Polri Tegas Tolak Banding Ferdy Sambo, 'Resmi Diberhentikan Dengan Tidak Hormat'Persiapan pembentukan Dewan Kopral akan segera dilakukan dalam waktu dekat dan akan dilakukan penyusunan struktur terlebih dahulu untuk memulai pergerakan dalam memenangkan Pilpres 2022."Ya nanti ada, kita akan sampaikan strukrurnya Dewan Kopral itu," ujar Immanuel 
Read More
GNPR Kembali Gelar Aksi Demo Pada Jum'at, Suarakan Tiga Tuntutan Rakyat!
GNPR Kembali Gelar Aksi Demo Pada Jum'at, Suarakan Tiga Tuntutan Rakyat!
Lingkaran.id- Akis demo akan kembali digelar oleh Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) terkait unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ( BBM) yang kini sangat menyiksa rakyat.GNPR akan menggelar aksi demo pada Jumat 23 September 2022, yang diketuai oleh Habib Muhammad bin Husein Alatas mengungkapkan bahwa akan terus membela rakyat dalam meneruskan perjuangan menurunkan harga BBM.Lanjutkan Perjuangan, Aksi Demo Mahasiswa Dikota Palembang Hari Ini Digelar Di Depan DPRD Sumsel Hingga Info Pengalihan Jalan"Kami mewakili GNPR mengumumkan sebagai komitmen kami untuk terus mendedikasikan, untuk senantiasa membela rakyat dalam Akbar yang kemarin sudah berlangsung. Akbar pertama, insya Allah hari Jumat tanggal 23 September akan diadakan Akbar kedua," ungkap Habib Muhammad bin Husein Alatas.Tepatnya aksi demo kedua ini akan dilakukan oleh GNPR di depan Istana Kepresidenan di Jakarta dalam menyampaikan tuntutan langsung kepada pejabat negara yang berada didalam gedung."Nanti 23 September hari jumat, waktunya bada (setelah) salat jumat. Kita sama-sama kumpul di Istana Negara bersama kita suarakan aspirasi rakyat," jelasnya.Syarat Lengkap Dan Cara Pencairan BLT BBM, Simak Info LengkapnyaDiketahi aksi demo pertama yang telah digelar pada 12 September 2022 kemarin belum ada aspirasi yang ditindaklanjuti oleh wakil rakyat yang berada di kursi parlemen saat ini, sehingga harus tetap berjuang.Habib Muhammad bin Husein Alatas juga memperkirakan pada Akbar kedua yang akan berlangsung bakal dihadiri lebih banyak orang untuk menyuarakan tuntutan penurunan harga BBM dan bahan pokok."Dengan tuntutan yang sama yakni turunkan BBM, turunkan harga bahan pokok, dan tegakkan supremasi hukum," ujarnya. 
Read More
Punishment Sebagai Treatment Reinforcement Negatif
Punishment Sebagai Treatment Reinforcement Negatif
Lingkaran.id- Penerapan punishment positif atau punishment by application pada sebuah organisasi atau perusahaan sangatlah penting, hal ini merupakan suatu bentuk prosedure yang dilakukan untuk mengurangi terjadinya perilaku dengan melemahkan respons.Punishment ini diharapkan sebagai sebuah treatment yang dapat digunakan dalam individua tau kelompok dari sebuah organisasi atau perusahaan yang menerapkan hukuman berbagai sanksi bagi respons negatif yang dilakukan sehingga akan selalu akan meningkatkan hal positif.Public Relation di Era DigitalPada umumnya punishment merupakan suatu bentuk prosedur yang dibuat untuk menghasilkan sebuah tindakan yang akan diberikan kepada individu atau kelompok atas kesalahan dan pelanggaran yang telah dilakukan dalam bentuk reinforcement negatif.Penerapan punhisment ini bertujuan untuk perbaikan tingkah laku sehingga tidak menjadi sebah kebiasaan yang berulang dalan diri individu atau kelompok sehingga akan menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil sebuah tindakan.Selain itu punishment juga berfungsi sebagai treatment diri dalam mencegah, mengoreksi, dan memberikan kesadaran kepada individu atau kelompok agar mereka memahami kesalahannya sekaligus memperbaiki dan tidak mengulanginya di kemudian hari.Pentingnya 'Communication Planning' Dalam Manajemen KerjaPunishment yang berisi sejumlah Hukuman atau sanksi tersebut juga digunakan sebagai bentuk motivasi untuk menghindari perilaku atau sikap yang negatif, sehingga individu atau kelompok akan semakin berkembang.Pemberian punishment intelektual merupakan hukuman atau sanksi yang diberikan berupa kegiatan tertentu sebagai punishment dengan pertimbangan kegiatan tersebut dapat membawanya ke arah perbaikan atau proses pengembangan diri, dimana sanksi ini tidak memberikan efek negatif pada fisik dan melukai emosi.Pemberian punishment ini juga akan sangat berperan penting dalam adopsi perilaku individu dan kelompok yang nantinya akan berpengaruh dalam lingkungan kerja sebagai bentuk respon reinforcement negative.***
Read More
Kecelakaan Beruntun Belasan Mobil di Tol KM 253 Jalur Pejagan – Pemalang
Kecelakaan Beruntun Belasan Mobil di Tol KM 253 Jalur Pejagan – Pemalang
Lingkaran.id- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol KM 253 Jalur Pejagan – Pemalang sekitar pukul 14.00 WIB yang terjadi secara beruntun pada Minggu (18/9/2022).Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar 13 kendaraan yang saling bertabrakan dan dilaporkan 1 orang tewas dalam insiden kecelakaan beruntun tersebut.Anies Baswedan Siap Dapatkan Panggilan Tugas di Pilpres 2024Dalam insiden kecelakaan beruntun tersebut di Tol KM 253 Jalur Pejagan – Pemalang terlihat sebuah mobil fuso box yang berada diposisi paling depan dilokasi kejadian yang ditabrak sejumlah mobil yang berada di belakang fuso tersebut.Sejumlah mobil yang menabrak secara beruntun terlihat ada sejumlah mobil yang mengalami kerusakan parah dengan posisi mobil yang sudah tak beraturan hingga sejumlah mobil berarah yang tidak beraturan, diduga menghindari mobil didepannya hingga membanting setir kendaraan.Insiden kecelakaan beruntun tersebut telah dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Iqbal Alqudusy yang melibatkan belasan kendaraan dan memakan korban jiwa tersebut.Jaksa Peneliti dan Penyidik Akan Periksa Kelengkapan Berkas Ferdy Sambo dan 6 Tersangka Obstruction of JusticeTerlihat kepulan asap tebal yang berasal dari pembakaran ilalang di tepi-tepi jalan tol, yang diduga kuat penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, lantaran asap tersebut mengganggu jarak pandangan pengguna jalan yang melintas."Asap akibat pembakaran itu menyebabkan jalan menjadi gelap sehingga terjadi kecelakaan beruntun," ungkap Iqbal.***
Read More
Oknum Perawat Cabuli Remaja Pria dibawah Umur di Lubuk Linggau
Oknum Perawat Cabuli Remaja Pria dibawah Umur di Lubuk Linggau
Lingkaran- Aksi pencabulan yang dilakukan oleh oknum Perawat HR di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau pada Kamis (15/9/2022). Perbuatan cabul tersebut dilakukannya kepada remaja pria dibawah umur.Diketahui korban yang sedang merawat sang kakak di Rumah Sakit Siti Aisyah yang kemudian dihampiri oleh HR untuk melancarkan aksi cabulnya tersebut dengan mendekati dan mengajak berbincang dengan korban.Puluhan Anak Dibawah Umur Alami Penyekapan dan Dikerjakan Paksa Jadi PSKDalam perbicangan tersebut HR mengungkapkan bahwa badan sang remaja bagus untuk masuk kepolisian dan menawarkannya untuk tes Kesehatan yang berada di lantai 2 rumah sakit.Dengan percaya korbanpun mengikuti HR untuk melakukan tes kesehatan korban dan mendatangi ruang yang berada di lantai dua, setelah berada di dalam ruangan HR menanyakan kepada korban terkait kondoran atau istilah medisnya yakni hernia.Selanjutnya HR melancarkan aksi cabulnya dengan membuka celana korban dan memegang alat kelamin milik korban dengan dalih  untuk memastikan apakah kelamin korban berfungsi atau tidak, usai alat kelamin korban mengeras HR memberikan arahan untuk memasukkannya kedalam dubur HR.Alami Pelecehan Hingga Pencabulan, Bocah ini Terjangkit HIVKorbanpun terkejut dengan perintah HR saat itu hingga korban berteriak dan lari ketakutam menuju ke ruangan sang kakak yang tengah dirawat dan mengadukan aksi pencabulan tersebut kepada keluarga.Tidak tinggal dian keluarga korban sempat mencari oknum perawat tersebut dan melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian dan pelaku berhasil diamankan oleh petugas Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.*** 
Read More
Puluhan Anak Dibawah Umur Alami Penyekapan dan Dikerjakan Paksa Jadi PSK
Puluhan Anak Dibawah Umur Alami Penyekapan dan Dikerjakan Paksa Jadi PSK
Lingkaran.id- Penyekapan yang dialami oleh remaja perempuan NAT (15) yang dijadikan pekerja seks komersial (PSK) di salah satu apartemen Jakarta.Insiden penyekapan dan tersangka perempuan berinisial EMT  ini telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2912/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA oleh korban dan telah dilakukan penyidikan pada tiga lokasi penyekapan anak di bawah umur tersebut.Alami Pelecehan Hingga Pencabulan, Bocah ini Terjangkit HIVDiketahui penyekapan anak di bawah umur yang dipaksa untuk bekeja dengan melayani nafsu bejat para tamu di puluhan kamar apartemen dibawah pengawasan ketat oleh EMT yang disebut mami, hal ini diungkapkan oleh pengacara korban Muhammad Zakir Rasyidin."banyak sekali tapi gak tahu jumlahnya tapi yang pasti kamarnya yang disewakan itu ada kurang lebih sekitar 20-an kamar di satu apartemen. Jadi satu apartemen disewakan 20 kamar hanya untuk itu tadi menjajakan anak anak di bawah umur," ungkap Zakir di Jakarta pada Jumat (16/9/2022).Sementara untuk menghilangkan jejak EMT selalu mengubah lokasi apartemen yang dijadikan tempat kencan yang lokasinya tidak jauh dari apartemen yang ada di Jakarta dan sekitarnya yang dijadikan tempat kencan. "Ada di Jakarta Barat, ada di Cengkareng, ada di daerah Pluit. tapii pindah-pindah terus," jelas Zakir.Viral Penjual Durian Mirip Ferdy Sambo, Dagangan Laris Manis Hingga Diajak FotoAksi penyekapan yang dialami korban berawal dari korban yang diajak oleh temannya ke sebuah apartemen di daerah Jakarta Barat dan usai sampai di lokasi korban dilarang keluar dan diharuskan bekerja dan dijanjikan sejumlah uang dan akan dipercantik."Anak ini tidak boleh keluar karena diharuskan bekerja. Diimingi-imingi cantik dikasih uang tapi pekerjaan yang diberikan itu dia dijual ke pria hidung belang," ujarnya.*** 
Read More
WHO Menyampaikan Akhir Pandemi Semakin Dekat
WHO Menyampaikan Akhir Pandemi Semakin Dekat
Lingkara.id- Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengklaim akhir pandemi Covid-19 sudah semakin dekat. Dengan terlihatnya akhir pandemi Covid-19, WHO menilai masyarakat harus makin meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.Menurut WHO, penyebaran yang makin berkurang adalah efek positif dari kedisiplinan itu sehingga akhir pandemi Covid-19 mulai terlihat.  Meski sudah mengakui adanya akhir pandemi Covid-19, WHO menyebut masyarakat dunia belum sampai di sana.Manfaat Berjalan Santai Setelah Makan Mampu Menurunkan Berat Badan Dan Kadar Gula Darah"Kita belum sampai di sana (akhir pandemi). Tetapi ujungnya sudah terlihat," kata Kepala WHO itu."Kita bisa melihat garis finisnya. Kita sekarang dalam posisi unggul," katanya menambahkan.Tedros memaparkan tentang data total kematian akibat Covid-19 yang menurun secara signifikan.Dalam detailnya, total kematian akibat Covid-19 hanya mencapai 10.935 jiwa di seluruh dunia.Ini berarti, terjadi penurunan 22 persen dari total kematian akibat Covid-19 pada pekan sebelumnya. Selain itu, jumlah kasus Covid-19 aktif juga menurun sampai 28 persen.Waspada Penularan Penyakit HIV/AIDS, Kenalai Gejala Dan Cara PenularannyaSaat ini, total pasien Covid-19 aktif hanya berkisar 3,13 juta kasus.Untuk itu, Tedros menyatakan keadaan dunia terhadap pandemi Covid-19 sudah serupa pelari marathon yang melihat garis finis.Oleh sebab itu keadaan baik ini seharusnya diimbangi dengan mempertahankan tingkat vaksinasi Covid-19 di berbagai negara di dunia.*** 
Read More
Viral Penjual Durian Mirip Ferdy Sambo, Dagangan Laris Manis Hingga Diajak Foto
Viral Penjual Durian Mirip Ferdy Sambo, Dagangan Laris Manis Hingga Diajak Foto
Lingkaran.id- Video viral yang tengah beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria yang berprofesi sebagai penjual durian di Demak, Jawa Tengah lantaran wajahnya mirip dengan mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo yang kini menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.Dalam video yang beredar tersebut terlihat sang pria Bernama asli Rozikin melalui kamera ponsel yang sedang berjualan durian dilapak jualannya yang berlokasi di pinggir jalan Jalan Raya Demak-Kudus.Lanjutkan Perjuangan, Aksi Demo Mahasiswa Dikota Palembang Hari Ini Digelar Di Depan DPRD Sumsel Hingga Info Pengalihan JalanVideo tersebut lalu viral di media sosial yang memiliki sound lagu berjudul Ojo Dibandingke, Rozikin hanya bisa tersenyum Ketika banyak orang yang menyebutnya mirip Ferdy Sambo pada saat berjualan.Rozikin juga mengungkapkan bahwa sejak viralnya video yang memuat wajahnya yang mirip Ferdy Sambo membuat dagangannya semakin laris dan banyak orang yang datang lantaran penasaran dengan wajahnya hingga datang ke lapak.Syarat Lengkap Dan Cara Pencairan BLT BBM, Simak Info Lengkapnya "Alhamdulillah, banyak pembeli yang berdatangan. Sebagian malah ada yang meminta foto," ungkap Rozikin.Rozikin juga menyebutkan bahwa dirinya tidak mau dibanding-bandingkan wajahnya yang  mirip Ferdy Sambo tersebut."Ya bedalah, kalau bisa jangan dibanding-bandingkan," ujarnya.*** 
Read More
Berita Populer Bulan ini
Generasi Digital Intelektual
Berita Terbaru