Ini profil keponakan Prabowo yang diangkat menjadi Wamenkeu
Ini profil keponakan Prabowo yang diangkat menjadi Wamenkeu
Lingkaran.id -  Politikus Partai Gerindra sekaligus keponakan Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono akan dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan."Nanti pelantikannya di istana. Kita buatkan presscon [konferensi pers] untuk teman wartawan," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro kepada wartawan saat ditemui di Press Tour Kemenkeu, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (18/7/2024).Dunia ekonomi dan Tommy, sapaan akrab Thomas memang sangat dekat. Keponakan Prabowo Subianto ini memiliki 'darah biru' ekonom. Dikutip dari laman Partai Gerindra, Tommy, lahir di Jakarta, 7 Mei 1972. Dia merupakan anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Soedradjad Djiwandono. Adapun Soedradjad adalah suami dari Biantiningsih Miderawati, kakak kandung Prabowo Subianto. Dengan demikian dia juga merupakan cicit R.M Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank BNI 46.Emak-Emak Viral Ngamuk di Depan Masjid, Merasa Terganggu Saat Jamaah Salat MagribTommy menempuh pendidikan S1 bidang sejarah di Haverford College Pennsylvania. Dia melanjutkan studi master di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional John Hopkins University. Selanjutnya, Tommy sempat menempuh pendidikan di School of Advanced International Studies, Washington DC.Kariernya bermula dari seorang wartawan pada 1993. Setelahnya, Tommy menggeluti profesi sebagai analisis keuangan di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Pada tahun 2006, Tommy pindah ke perusahaan pamannya Hashim Djojohadikusumo di Arsari Group. Ia menjabat sebagai Deputy CEO Arsari Group, perusahaan agribisnis.Sementara itu, Sri Mulyani dan Thomas sudah dua bulan menjalin komunikasi dan koordinasi tentang tata kelola fiskal dan siklus APBN. Sri Mulyani mempunyai sebutan khusus ke Thomas, yakni Mas Tommy."Itu namanya Pak Tommy Djiwandono, aku manggilnya mas sih, pak terlalu tua. Mas Tommy Djiwandono untuk yang belum kenal," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers seusai bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran, Jumat, (31/5/2024).Tragedi di Rumah Dinas Wakapolres Sorong, Bripda Riko Ditemukan TewasGugus Tugas Sinkronisasi merupakan tim yang dibentuk Prabowo-Gibran untuk melakukan transisi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke pemerintahan baru hasil Pemilu Presiden 2024. Tim ini diketuai oleh pentolan Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, serta Ahmad Muzani selaku wakil ketua tim.Di tim tersebut, Thomas Djiwandono masuk sebagai anggota bidang keuangan, dengan anggota Budi Djiwandono, Sugiono, serta Prasetyo Hadi. Semuanya berasal dari Partai Gerindra.
Read More
44 Remaja dilarikan ke rumah sakit lantaran tenggak miras oplos kecubung, 2 tewas lainnya dirawat intensif
44 Remaja dilarikan ke rumah sakit lantaran tenggak miras oplos kecubung, 2 tewas lainnya dirawat intensif
Lingkaran.id - Sebanyak 44 warga dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), diduga karena mabuk kecubung. Dua orang di antaranya meninggal dunia."Update per hari ini (Kamis) itu sekitar 44 pasien, kemudian terdata sementara wanita ada 3 orang dan sampai detik ini ada dua yang meninggal, mudah-mudahan tidak terdampak lagi," kata Kasi Humas dan Informasi RSJ Sambang Lihum, Budi Harmanto, Kamis (11/7/2024).Budi mengatakan para pasien tersebut mulai masuk ke rumah sakit pada Jumat (5/7). Dia menyebut 9 pasien menjalani rawat jalan, sementara lainnya rawat inap.Viral Wanita Hamil Memohon Jadi Istri Kedua Suami Orang"Mereka masuk mulai berdatangan dari hari Jumat, dan sampai hari ini ada 44 pasien itu kisaran umur dari 20 sampai 55 tahun. 9 orang rawat jalan, sisanya rawat inap," bebernya.Dia mengungkap para pasien yang dirawat semuanya mengalami halusinasi hebat. Sehingga, kata Budi, dokter yang menangani memberikan obat penenang."Makanya karena tingkat dosis masing-masing berbeda jadi ada yang tidak sadarkan diri, ada yang meninggal, ada yang masih sadar tapi meracau (berbicara sendiri), jadi dari dokter memberikan obat penenang," jelasnya.Viral Istri Sah dan Anak dalam Kandungan Meninggal Dunia Diduga Akibat Perselingkuhan SuamiDisinggung terkait adanya dugaan pencampuran kecubung dengan zat lain, Budi enggan memberikan penjelasan lebih jauh. Namun, dia menduga beberapa pasien memang mencampur kecubung dengan obat-obatan hingga minuman keras."Informasi dari dokter, memang ada unsur kimia, tapi untuk lebih lanjut pihak berwenang," katanya. 
Read More
Kopi keliling menjadi tren dan mempermudah menjangkau pasar
Kopi keliling menjadi tren dan mempermudah menjangkau pasar
Lingkaran.id - Dalam era perubahan kopi urban, kopi grobak kekinian seperti yang diwakili oleh Jago Coffee tidak hanya menghadirkan aksesibilitas baru terhadap kualitas kopi, tetapi juga mengubah paradigma konvensional tentang bagaimana kopi dapat dinikmati di kota-kota besar Indonesia.Dilansir dari kanal YouTube Volix Media, tren kopi grobak kekinian semakin merambah ke kawasan perkotaan dengan menawarkan aksesibilitas dan kualitas kopi yang berbeda dari konsep tradisional coffee shop.OJK Catat Utang Warga RI di Paylater Capai Rp 6,81 Triliun pada Mei 2024Yosua, pendiri dan CEO Jago Coffee, menyampaikan visi dan inovasi di balik model bisnis mereka yang memadukan teknologi dan mobilitas untuk membawa kopi berkualitas ke lebih banyak orang.Menurut Yosua, "Kopi grobak kekinian ini hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan akan akses kopi yang lebih mudah dan terjangkau, tanpa harus bergantung pada coffee shop konvensional," ujar narator dikutip Hops.ID Senin, 8 Juli 2024.Model bisnis ini tidak hanya mempertimbangkan harga yang lebih terjangkau (dalam kisaran Rp8.000 hingga Rp12.000 per cangkir), tetapi juga fokus pada kualitas kopi yang tinggi dengan bahan baku langsung dari petani dan proses roasting yang terjaga.Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian Baterai Aki Traffic LightDalam sebuah wawancara, Ayu Rasma, seorang barista di Jago Coffee, mengungkapkan pengalamannya sebagai bagian dari gerakan ini."Mangkal di titik-titik strategis di kawasan perkantoran membuat saya bisa melayani para pekerja kantoran dengan kopi berkualitas, baik saat istirahat maupun saat mereka bekerja," ujarnya.Chris, yang juga turut mendirikan Jago Coffee, menambahkan strategi kami dalam rantai pasokan didukung oleh teknologi modern untuk memastikan efisiensi dalam manajemen stok dan pengadaan.
Read More
Coffee Shop dibalut kesan bata expose di BSD
Coffee Shop dibalut kesan bata expose di BSD
Lingkaran.id - Coffee shop atau tempat ngopi dengan desain yang estetik kerap menjadi incaran anak muda. Salah satu pilihannya Masagi Koffee yang populer di BSD Serpong.Banyak anak muda mencari tempat ngopi sekaligus yang estetik karena hobi berfoto. Salah satunya ada di kawasan BSD Serpong, yaitu Masagi Koffee yang tempatnya memang Instagramable.Pengunjung dibuat penasaran ingin mencoba kopi sekaligus bersantai di coffee shop ini. Benar saja, tempatnya sangat estetik dengan desain yang disukai anak muda.OJK Catat Utang Warga RI di Paylater Capai Rp 6,81 Triliun pada Mei 2024Desain yang dipenuhi arsitekstur batu bata ini ternyata karena mengikuti lokasinya. Kantor arsitek ini memang mengusung konsep tersebut. Lantas, dari konsep tersebut jadi menarik perhatian banyak orang, terutama anak muda.Coffee shop ini banyak dikunjungi pagi atau siap hari, karena masih terang dan cocok untuk berfoto di tempat yang estetik. Jika ke sini sore menjelang malam, pencahayaannya kurang bagus karena temaram.Celah cahaya matahari yang masuk juga bisa dikatakan sedikit. Karena, terhalang rimbunnya pepohonan di area outdoor.Area favorit untuk berfoto ada di lorong batu bata menuju coffee shop. Tak hanya itu saja, tapi area duduk outdoor juga menjadi favorit untuk berfoto.Bagaimana dengan area indoor Masagi Koffee Batubata ini? Bisa dikatakan homey dan nyaman. Area duduknya dibuat tak banyak, agar tak bising dan pengunjung bisa nyaman.Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian Baterai Aki Traffic LightArea 'Work From Cafe' juga dibuat terpisah dekat dengan outdoor. Di sana, pengunjung bisa sambil membuka laptop karena disediakan stop kontak. 
Read More
Pemkab Lombok Tengah mulai mencicil Hutang 187 Miliar
Pemkab Lombok Tengah mulai mencicil Hutang 187 Miliar
Lingkaran.id - Pemkab Lombok Tengah mulai mencicil pinjaman Rp 187 miliar yang digunakan untuk memperbaiki berbagai infrastruktur jalan dan jembatan di daerah tersebut melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Untuk membayar cicilan tersebut, pemkab harus menggelontorkan dana Rp 2,5 miliar setiap bulannya dalam kurun waktu delapan tahun kedepan.Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Tengah, Taufikurrahman Puanote menyatakan, pemkab sebelumnya sudah melakukan pinjaman Rp 187 miliar dan pinjaman itu sudah mulai dicicil. Pemkab juga setiap bulan memastikan tetap menganggarkan untuk pembayaran utang yang digunakan untuk membangun berbagai insfrastruktur jalan dan jembatan itu.PC. TIDAR Padangsidimpuan Yakin Sosok Rusydi Nasution Akan Membawa Kota Padangsidimpuan Lebih Maju Dan BERKAH“Pembayaran utang Rp 187 miliar itu sudah mulai kita lakukan dan kita akan bayar selama delapan tahun dengan nilai Rp 2,5 miliar per bulan. Pembayarannya terhitung sejak April 2024,” ungkap Taufikurrahman Puanote kepada Radar Lombok, Rabu (3/7).Anggaran Rp 187 miliar ini menurut Taufikurrahman Puanote digunakan untuk pembangunan jalan dan jambatan di berbagai tempat. Saat ini kondisi jalan-jalan yang dibangun melalui dana pinjaman ini sudah bagus dan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Sekarang utang itu baru mulai kita bayar makanya masih panjang,” jelasnya.Dijelaskan, pemkab juga sebelumnya sudah berutang melalui PEN dan sudah lunas. Pemkab kembali meminjam untuk pembangunan jalan. Pinjaman ini sudah disepakati juga antara Pemda dan DPRD sehingga tidak menjadi masalah pengembalian pinjaman ini dilakukan selama kurun waktu delapan tahun. Artinya, meski jabatan Pathul-Nursiah sudah berakhir nantinya maka cicilan pinjaman akan tetap dilanjutkan oleh pemimpin selanjutnya.“Sudah ada peraturan daerah (perda) untuk lanjutan membayar utang ini kedepan. Syarat membayar utang ini salah satunya harus ada perda yang disepakati eksekutif dan legislatif. Jadi meski pemerintahan sekarang berakhir, maka pemerintahan berikutnya berkewajiban untuk membayar cicilan itu,” jelasnya.Salahkah kita menggunakan tiktok sebagai standar hidup dan standar bahagia seseorang ?Apakah cicilan Rp 2,5 miliar per bulan ini berpengaruh terhadap keberlangsungan program lainnya? Taufikurrahman memastikan semua hal sudah ada pertimbangannya dan sudah diperhitungkan. Terlebih pemkab melakukan pinjaman karena jika melihat kebutuhan anggaran. Pemkab harus menyediakan Rp 30 miliar sampai Rp 80 miliar per tahun untuk bisa membangun infrastruktur.“Pinjaman ini diistilahkan kita mengambil manfaat terlebih dahulu karena tuntutan jalan oleh masyarakat cukup tinggi. Sehingga pemerintah harus atau wajib mampu menunjukan infrastruktur yang sesuai atau cocok dan dari Rp 187 miliar ini ada juga bunganya 6,19 persen,” pungkasnya.
Read More
Duit hilang nyawa melayang, Pria ini tewas gantung diri akibat judi online
Duit hilang nyawa melayang, Pria ini tewas gantung diri akibat judi online
Lingkaran.id - Seorang pria berinisial S (44), ditemukan tewas dengan gantung diri di Ciputat. Berdasarkan informasi yang digali polisi, pria tersebut terjerat hutang judi online.Pria tersebut ditemukan tewas gantung diri di sebuah saung di Jalan Roda, Ciputat, Minggu (7/7/2024). Kapolsek Ciputat Kompol Kemas Muhammad Syawa di Tangerang menyebutkan bahwa insiden itu diketahui terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Diketahui pria tersebut terlilit hutang usai kalah judi online.PC. TIDAR Padangsidimpuan Yakin Sosok Rusydi Nasution Akan Membawa Kota Padangsidimpuan Lebih Maju Dan BERKAH"Betul, korban ditemukan meninggal di depan saung/kanopi di depan rumah. Informasi yang didapat karena korban terjerat hutang puluhan juta," kata Kemas dilansir Antara, Minggu (7/7)."Jadi awalnya saksi Darmanto yang pulang ke rumah dan melihat korban tengah duduk di teras rumah pada Minggu, pukul 04.30 WIB. Kemudian, saksi masuk ke dalam rumah untuk beristirahat. Namun, lanjutnya, saksi bangun dari tidurnya dan keluar rumah. Ternyata dikagetkan dengan korban sudah tergantung di depan saung," ungkapnya.Salahkah kita menggunakan tiktok sebagai standar hidup dan standar bahagia seseorang ?Hingga kini, dikatakan Syawal, polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi sebagai mengungkap penyebab kematian korban."Saksi-saksi sudah kita periksa. Dan untuk penyebabnya kita masih dalami, yang pasti korban itu terlilit hutang," kata dia. 
Read More
Hari ini sidang putusan praperadilan Pegi Setiawan
Hari ini sidang putusan praperadilan Pegi Setiawan
Lingkaran.id - Sidang putusan praperadilan yang dilayangkan tim kuasa hukum tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky, Pegi Setiawan bakal digelar hari ini, di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (8/7/2024).Jadwal sidang putusan praperadilan Pegi Setiawan tersebut sebelumnya telah disampaikan Hakim Tunggal, Eman Sulaeman.PC. TIDAR Padangsidimpuan Yakin Sosok Rusydi Nasution Akan Membawa Kota Padangsidimpuan Lebih Maju Dan BERKAH"Kita agendakan untuk putusan hari Senin tanggal 8 (Juli 2024)," kata hakim, dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan, Jumat (5/7).Menurut penjelasannya, sidang putusan praperadilan tersebut akan digelar Senin pagi, pukul 09.00 WIB."Jam 09.00 WIB," lanjutnya.Dalam kesempatan itu, hakim mengatakan bakal memutus sidang praperadilan Pegi Setiawan dengan objektif.Salahkah kita menggunakan tiktok sebagai standar hidup dan standar bahagia seseorang ?"Saya tidak punya kepentingan dalam perkara ini, saya akan memutus secara objektif," tegasnya.Ia juga menekankan putusan praperadilan yang akan dibacakan hari ini, merupakan putusan terbaik bagi seluruh pihak."Saya akan memberikan putusan yang terbaik. Terbaik ini bukan untuk pemohon atau termohon, tetapi keputusan yang terbaik untuk Indonesia," ujarnya.
Read More
Salahkah kita menggunakan tiktok sebagai standar hidup dan standar bahagia seseorang ?
Salahkah kita menggunakan tiktok sebagai standar hidup dan standar bahagia seseorang ?
Lingkaran.id - Diatas hanyalah salah satu contoh dari sekian banyaknya tren di TikTok yang menjadi standar kebahagiaan. Banyak orang membandingkan hidup mereka dengan hidup orang lain. Banyak juga yang menjadikan konten di media sosial terutama TikTok sebagai standar hidup dan standar kebahagiaan.Apabila tidak bisa mengikuti gaya hidup orang lain merasa dirinya buruk dan tak sebaik orang lain, padahal tolak ukur gaya hidup seseorang itu baik atau tidak ya ketika orang tersebut sudah merasa cukup, tidak harus mengikuti milik orang lain baru bisa dikatakan baik.Pria ini Tombak Teman Hingga Tewas Lantaran Dendam Sering DiancamPerlu kita sadari bahwa gaya hidup satu orang, tidak bisa mentah-mentah kita aplikasikan pada hidup kita. Misal nih content creator A mengunggah aktivitas sehari-harinya di TikTok, mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi yang dikemas dalam konten A Day in My Life. Konten A Day in My Life ini terus naik dan banyak diminati di platform TikTok.Nah salah satu keseharian creator A ini contohnya nongkrong di tempat mewah, tidak ada salahnya jika kita mengikutinya namun akan menjadi tidak baik apabila kita memaksakan diri agar bisa mengikuti gaya hidup creator A ini sampai-sampai rela pinjol bahkan menipu demi mengikuti gaya hidup orang yang kita idolakan.Menjadikan konten atau tren sebagai satu-satunya standar kebahagiaan, apabila tidak sesuai konten A atau tren A merasa hidupnya tidak bahagia. Padahal sebenarnya tidak ada standar kebahagiaan, karena tolak ukur kebahagiaan tiap orang berbeda, kita bisa menciptakan kebahagiaan kita sendiri tanpa harus memaksakan diri ikut-ikutan tren.Investigasi Narkoba dan Judi Berujung Tragedi: Wartawan TV & Keluarga Tewas dalam KebakaranBoleh saja kita mengikuti tren yang ada di media sosial seperti TikTok, namun jangan dijadikan sebagai standar dan paksaan, apa-apa harus mengikuti TikTok. Bahkan menentukan standar pasangan pun harus mengikuti konten atau tren yang ada di TikTok dan apabila kita tidak bisa mengikuti tren tersebut lantas membuat kita merasa "kurang" kurang bahagia lah, kurang cantik lah, kurang ganteng lah hal itu bisa berdampak buruk untuk diri sendiri.Penting untuk memisahkan hiburan yang diperoleh dari konten TikTok dengan kehidupan sehari-hari. Menyukai konten tersebut tidaklah masalah, tapi menjadikannya sebagai satu-satunya standar untuk kebahagiaan bisa memberikan dampak yang tidak baik bagi diri sendiri. Kebahagiaan yang berkelanjutan sering kali melibatkan pengalaman nyata, pertumbuhan pribadi, dan hubungan yang sehat dengan orang-orang di sekitar kita. Jika terus-terusan mengikuti standar orang lain, gimana mau bahagia ya kan?.
Read More
Ditemukan Pabrik Narkoba terbesar dengan jaringan Internasional di Malang
Ditemukan Pabrik Narkoba terbesar dengan jaringan Internasional di Malang
Lingkaran.id - Polisi akhirnya merilis hasil penggerebekan pabrik narkoba di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang menghebohkan warga pada Selasa lalu (2/6). Di hadapan awak media, tim Mabes Polri memastikan bahwa pabrik narkoba terbesar di Indonesia itu dikendalikan jaringan narkotika internasional.Kapolda Sumatera Barat dilaporkan ke divPropamTotal tersangka pekerja pabrik narkoba yang diamankan sudah mencapai delapan orang.Seperti diberitakan sebelumnya, pabrik itu berada di rumah kontrakan yang sempat kosong dalam jangka waktu lama.Warga sekitar sempat mencium bau menyengat dari rumah itu. Saat dilakukan penggerebekan, ternyata rumah dengan pagar hitam dan ditutup mika biru tersebut menjadi tempat produksi ekstasi, xanax (obat penenang yang mengandung psikotropika golongan 4), dan ganja sintetis atau tembakau gorila. Polisi juga mengamankan lima laki-laki dari rumah tersebut.https://lingkaran.id/politik/duet-anies-dan-andika-semakin-mencuatSemuanya baru dipamerkan ke hadapan awak media di Mapolresta Malang Kota kemarin sore. Mereka adalah YC, 23, yang bertugas sebagai peracik narkotika. Dia dibantu empat orang yang menyiapkan bahan. 
Read More
CAT buka suara soal pelecehan yang dilakukan ketua KPU
CAT buka suara soal pelecehan yang dilakukan ketua KPU
Lingkaran.id - Korban kasus asusila Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari berinisial CAT buka suara menyusul Ketua KPU Hasyim Asy’ari dicopot dari jabatannya. Dia  mengapresiasi putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).DKPP sebelumnya memutuskan memberhentikan tetap alias memecat Hasyim Asy’ari sebagai Ketua KPU lantaran terbukti melakukan tindakan asusila terhadap CAT, anggota PPLN Den Haag, Belanda. “Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DKPP yang sudah berani mengambil keputusan yang seadil-adilnya untuk kasus saya ini,” kata CAT di Kantor DKPP RI, Jakarta, Rabu (3/7).Kapolda Sumatera Barat dilaporkan ke divPropamDia juga menyampaikan terima kasih untuk temannya bernama Aristo, dan rekan-rekan Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum dan Pilihan Penyelesaian Sengketa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH-PPS FHUI) yang sudah mendampinginya selama persidangan. CAT selaku pengadu kasus asusila itu mengaku tidak mudah menjalani proses etik di DKPP RI.“Dari awal sampai sekarang ini saya mengalami ups and downs yang cukup besar, di mana saya terkadang juga bingung, tetapi saya didampingi oleh kuasa hukum yang sangat hebat. Jadi, sampai hasil yang pada hari ini telah ditentukan,” ujarnya. CAT juga mengaku sengaja hadir dari Belanda ke Kantor DKPP RI untuk menghadiri persidangan secara langsung.Duet Anies dan Andika semakin mencuat“Karena saya sendiri ingin mengikuti, melihat, bagaimana keadilan di Indonesia ditegakkan, dan sekarang adalah buktinya di mana semua keadilan itu ditegakkan oleh DKPP,” ucapnya. CAT juga ingin memberikan inspirasi kepada semua korban untuk berani memperjuangkan keadilan. “Mau kasus apa pun itu, untuk dapat berani, terutamanya perempuan, untuk mengajukan atau memperjuangkan keadilan,” kata CAT.DKPP RI telah menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap atau pemecatan terhadap Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari terkait kasus asusila. “Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota Komisi Pemilihan Umum RI terhitung putusan ini dibacakan,” kata Ketua DKPP RI Heddy Lugito dalam sidang pembacaan putusan di Kantor DKPP RI, Jakarta.Dalam putusannya, DKPP RI mengabulkan pengaduan pengadu seluruhnya, dan meminta Presiden RI Joko Widodo mengganti Hasyim dalam kurun waktu tujuh hari sejak putusan dibacakan.
Read More
Kapolda Sumatera Barat dilaporkan ke divPropam
Kapolda Sumatera Barat dilaporkan ke divPropam
Lingkaran.id - Kepala Polda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Suharyono mempersilakan keluarga Afif Maulana melalui kuasa hukum dan LBH Padang melaporkan dirinya atas dugaan pelanggaran etik ke Divisi Profesi dan Pengamanan Polri di Jakarta. Suharyono menegaskan, dirinya bukan pelaku kejahatan seperti FS dan TM.”Intinya kami mempersilakan saja, tidak apa-apa, itu hak semua orang untuk melapor. Yang terpenting harapan kami, jangan sampai fakta-fakta yang sudah ada itu disimpang-simpangkan,” kata Suharyono ketika dihubungi, Kamis (4/7/2024).Penemuan Mayat Pria Tanpa Alat Kelamin Gegerkan WargaSuharyono menjelaskan, pelaporan dirinya ke Divisi Propam Polri berkaitan dengan dugaan penyimpangan penyelidikan kasus kematian Afif Maulana (13). Namun, ia menegaskan, pihaknya tidak melakukan penyimpangan yang dituduhkan.Walaupun merasa dituduh, Suharyono tidak mempermasalahkannya. Nanti hal itu akan dibuktikan sesuai prosedur yang berlaku. Divisi Propam Polri sudah mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat, termasuk dari LBH Padang dan Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan).Terkait kesiapan diperiksa oleh Divisi Propam Polri, Suharyono menyebut, apa yang dia hadapi tidak bersifat pemeriksaan, tetapi klarifikasi. Istilah pemeriksaan adalah terhadap kesalahan dan Suharyono merasa dirinya tidak bersalah.”Saya bukan pelaku kejahatan, kan tidak mungkin diperiksa. Contohnya, maaf, seperti FS (Ferdi Sambo) dan TM (Teddy Minahasa), itu oleh Propam diperiksa karena melakukan tindak pidana,” kata Suharyono.Alih-alih bersalah, Suharyono menyebut ia dan jajarannya meraih sejumlah prestasi dalam rangkaian kasus Afif Maulana. Mulanya, anggotanya berhasil mencegah tawuran. Kemudian, ia berhasil mengungkap kasus dugaan pelanggaran oleh 17 anggotanya dan sedang dalam proses hukum.Tak Dibelikan Rokok, Remaja ini Ancam Akan Bunuh IbunyaSelanjutnya, kata Suharyono, pihaknya berhasil pula meluruskan berita-berita miring terkait kematian Afif Maulana. Dari penyelidikan polisi, Afif diduga meloncat dari jembatan ke Sungai Kuranji, bukan dianiaya polisi seperti yang dituduhkan keluarga Afif dan LBH Padang sebagai kuasa hukum.”Kami insya Allah akan meluruskan berita itu selurus-lurusnya. Itu kan prestasi. Mabes Polri pun sudah paham, tetapi kan perlu data dan fakta-fakta dan saksi-saksi dan seterusnya tentang apa yang telah saya lakukan di sini,” ujarnya.Suharyono melanjutkan, pihaknya sudah menyampaikan klarifikasi kepada Kepala Polri dan menyampaikan duduk permasalahan sebenarnya terkait kasus itu serta apa yang sudah ia lakukan. Klarifikasi juga disampaikan ke Wakil Kepala Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum), Kadiv Propam, Kadiv Paminal (Pengamanan Internal), Kadiv Humas, Kepala Bareskrim, dan lainnya.Sejak dilaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri, Rabu (3/7/2024), Suharyono belum mendapat permintaan klarifikasi lanjutan dari Divpropam. ”Kalau ada berita baru lagi untuk klarifikasi, kewajiban kami mengklarifikasikan. Ada pertanyaan lagi, kami jawab. Ada informasi yang perlu klarifikasi, kami jawab,” ujarnya.Adapun terkait berita penutupan kasus, Suharyono membantahnya. Ia menyebut, tidak pernah menyampaikan penutupan kasus. Penyelidikan kasus kematian Afif Maulana terus berlangsung sampai nanti dinyatakan tuntas. ”Kalau sudah tuntas dan terang benderang, dari kesaksian dan saksi ahli dan seterusnya, barang bukti dan lain-lain, akan kami sampaikan update-nya,” ujarnya.Dugaan pelanggara
Read More
Motif ODGJ memutilasi temannya yang sesama ODGJ
Motif ODGJ memutilasi temannya yang sesama ODGJ
Lingkaran.id - Polisi akhirnya menemukan petunjuk baru dari kasus mutilasi di Garut, Jawa Barat, yang mana pelakunya ternyata diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Polres Garut menemukan setidaknya 12 potongan tubuh korban mutilasi di Garut, Jawa Barat (Jabar) saat berada di tempat kejadian perkara (TKP).Polisi Tangkap Tukang Fotokopi, Terlibat Jaringan Judi Online Internasional Tampung Hingga Rp35,6 MiliarAdapun, TKP kasus mutilasi itu terjadi di Kampung Bantar Limus, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong Garut, Jawa Barat. Kasatreskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo mengatakan pihaknya mendapatkan petunjuk baru, yaitu pelaku mendapat benda tajam memotong bagian tubuh korban berasal dari tempat pandai besi (pembuat perkakas dapur) yang kosong ditinggal pemiliknya. Misteri kasus mutilasi yang terjadi di Kampung Bantar Limus Desa Sancang Kecamatan Cibalong Garut, Jawa Barat, pelan - pelan mulai terkuak.Terungkap Kronologi Pembunuhan Tragis Pekerja Koperasi Dicor Terkubur di Belakang DistroPelaku berinisial E yang diduga mengidap ODGJ itu bisa mendapat benda tajam berasal dari lokasi pandai besi atau tempat pembuatan perkakas dapur seperti pisau, golok dan sebagainya. Pemilik pandai besi yang tak ada di tempat, membuat leluasa pelaku mengambil barang benda tajam yang ada di dalam tempat tersebut. 
Read More
Cekcok gegara hutang, debt collector tewas ditikam nasabahnya
Cekcok gegara hutang, debt collector tewas ditikam nasabahnya
Lingkaran.id - Cekcok hutang piutang, Debt Collector koperasi berinisial RR (25) tewas usai ditikam nasabahnya sendiri inisial ST (35), di Dusun Dungun Angus, Desa Sungai Nyirih, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat,  Rabu (19/6/2024). "Bahwa benar telah terjadi penusukan Petugas Koperasi RR (25) oleh Nasabahnya  ST (35) di tepian jalan setapak di sebuah perkebunan yang beralamat di Dusun Dungun Angus RT. 010 RW. 001 Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas," ucap Kapolsek Selakau, Ipda Rio Castella  setelah satu minggu berlalu, Kamis (27/6/2024).Miris! Pengurus Ponpes ini Nikahi Anak di Bawah Umur Tanpa Sepengetahuan Orang TuaIpda Rio Castella menjelaskan kronologis kejadian, dimana pada (19//6/202) pukul 16.19 WIB, korban  menghubungi pelaku untuk menagih hutang pinjaman sudah menunggak beberapa hari, dan di hari yang sama korban dan pelaku bertemu. "Saat pertemuan tersebut pelaku sudah membawa sebuah senjata tajam berupa pisau dapur dari rumah yang disembunyikan di balik baju pelaku, saat bertemu terjadi adu mulut antara korban dan pelaku sehingga pelaku menantang korban untuk menyelesaikan permasalahan dengan berkelahi ditempat yang sepi," katanya."Korban yang setuju lalu pergi berboncengan dengan pelaku menggunakan sepeda motor milik korban dan dibonceng ke TKP pukul 17.20 Wib, pelaku dan korban berkelahi lalu terjadi penusukan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban," sambungnya.KPU Tetapkan Batas Usia Calon Kepala Daerah: Minimal 30 Tahun, Berikut Mulai Berlakunya!Atas kejadian tersebut korban mengalami luka berat akibat tusukan senjata tajam dan di rujuk ke Rumah Sakit Abdul Aziz Singkawang. Pelaku berhasil diamankan di toko sembako miliknya yang beralamat di Dusun Hilir RT. 001 RW. 001 Desa Sungai Daun, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas Sambas tanpa melakukan perlawanan saat ditangkap dan diamankan oleh petugas. 
Read More
Petugas Dishub dengan sengaja menghapus plang parkir gratis di minimarket
Petugas Dishub dengan sengaja menghapus plang parkir gratis di minimarket
Lingkaran.id - Viral di media sosial aksi petugas Dishub (Dinas Perhubungan) menghapus tulisan parkir gratis di depan minimarket.Video tersebut viral usai diunggah oleh akun TikTok @sekotongmendunia dan diposting ulang oleh akun X @Heraloebss.Pria ini Tombak Teman Hingga Tewas Lantaran Dendam Sering Diancam"Heboh di media sosial seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang menghapus tulisan parkir gratis di depan Minimarket," demikian keterangan dari @Heraloebss.Dalam video tersebut terekam petugas Dishub membawa cat semprot di tangannya.Tak lama, cat semprot yang berwarna putih ke arah tulisan informasi parkir gratis yang tertempel di dinding depan minimarket.Mulanya, petugas Dishub yang belum diketahui identitasnya ini menyemprotkan cat di bagian keterangan 'Gunakanlah Kunci Tambahan untuk keamanan'Lalu, petugas tersebut lanjut menyemprotkan cat ke tulisan 'Parkir Gratis'.Investigasi Narkoba dan Judi Berujung Tragedi: Wartawan TV & Keluarga Tewas dalam KebakaranSementara itu, belum diketahui secara pasti identitas dari petugas Dishub dan lokasi diambilnya video tersebut.Tentunya, video viral ini mengundang pro dan kontra dari netizen yang merasa heran dengan tindakan dari petugas Dishub itu.
Read More
Mengenal sosok Kushal Kumar yang memprediksi kiamat terjadi tanggal 29 Juni 2024
Mengenal sosok Kushal Kumar yang memprediksi kiamat terjadi tanggal 29 Juni 2024
Lingkaran.id - Kushal Kumar, seorang astrolog India, telah menjadi sosok yang diberitakan berbagai media internasional. Itu karena dia meramalkan bahwa kiamat atau hari akhir dunia akan terjadi pada 29 Juni 2024. Gara-gara ramalannya itu, Kumar telah dijuluki sebagai "Nostradamus Baru". Menurutnya, prediksinya tentang kiamat itu sebenarnya adalah hari dimulainya Perang Dunia III.Pemerintah Akui Gagal Pulihkan Data Pusat Data Nasional, Tegas Tolak Bayar TebusanDia dikenal sebagai seorang peramal Weda, kitab suci Hindu. Dia mengeklaim dapat meramalkan peristiwa-peristiwa dunia, termasuk peningkatan ketegangan antara Israel dan Hamas, Rusia dan NATO, Korea Utara dan Korea Selatan serta China dan Taiwan.Menurutnya, 18 Juni 2024, merupakan saat yang paling kuat untuk memicu Perang Dunia III. Namun dia menambahkan bahwa tanggal 29 Juni 2024 mungkin merupakan hari kiamat. Kumar mengatakan bahwa dia menggunakan bagan astrologi Weda yang didasarkan pada budaya Hindu untuk membuat prediksinya. Dengan menggunakan peta kesejajaran planet dan bintang yang dikatakan sebagai "peta karma kita",Aksi Arogan Pengendara Motor Sport Viral di Media Sosial, Dikecam NetizenKumar menunjukkan dengan tepat tanggal pasti konflik global akan pecah. “Sekarang, Selasa, 18 Juni 2024 mempunyai stimulus planet yang paling kuat untuk memicu Perang Dunia III. Meskipun tanggal 10 dan 29 Juni mungkin juga bisa menentukan,” katanya sebelumnya. “Dapat diamati di sini bahwa peringatan prediktif untuk perawatan yang lebih baik dan strategi yang tepat memerlukan interpretasi yang hati-hati dan serius terhadap dampak planet, sementara kesalahan atau kesalahan manusia yang tidak disengaja tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya,” imbuh Kumar.
Read More
Joki CPNS Berhasil Diamankan Oleh Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung
Joki CPNS Berhasil Diamankan Oleh Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung
Lingkaran.id -Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung melimpahkan enam tersangka dalam kasus Joki seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2023, ke Kejaksaan Tinggi Lampung. Pelimpahan berkas perkara dan tersangka tahap II dilakukan oleh Peyidik setelah berkas perkara dinyatakan lengkap.Sementara itu, keenam tersangka tersebut diantaranya IG, RA, BO, KYP, RDS dan ABN. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda dalam kasus tindak pidana ITE tersebut. Dirkrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arif Praptomo mengatakan, peran tersangka tersebut diantaranya mulai dari perekrut, koordinator perekrut joki, membuat identitas palsu.Viral Pemilik Truk Ditagih Parkir Rp1,3 Juta Oleh Pemilik Warung: Sudah 10 Hari ParkirMereka juga membuat kartu ujian palsu, serta ada orang-orang yang bertindak sebagai peserta seleksi," ungkap Donny Arif, Jumat 7 Juni 2024.Ia juga menyampaikan, modus operandi yang dilakukan para tersangka itu dengan cara menjanjikan kepada beberapa orang yang ingin menjadi PNS pada kejaksaan, untuk dapat membantu meluluskan sebagai peserta seleksi CPNS pada tahun 2023.Miris! Ibu Kandung Lecehkan Kemaluan Anak Hingga Kesakitan"Para tersangka ini membuat KTP palsu. Selanjutnya mereka juga membuat akun SSCASN atau sistem seleksi calon aparatur sipil negara atas nama orang lain, yang mereka wakili untuk mengikuti seleksinya.Setelah itu tersangka pada akhirnya hadir di lokasi seleksi untuk menggantikan peran daripada orang-orang yang mereka tawarkan untuk lolos sebagai CPNS.***
Read More
Sejarah Singkat Perintah Anjuran Berkurban Pada Idul Adha
Sejarah Singkat Perintah Anjuran Berkurban Pada Idul Adha
Lingkaran.id -Adha atau Hari Raya Qurban merupakan salah satu hari raya besar umat Islam yang dirayakan setiap tahun. Hari raya ini juga identik dengan pelaksanaan ibadah kurban, dimana umat Muslim diperintahkan untuk menyembelih hewan qurban yang kemudian dagingnya didistribusikan kepada yang membutuhkan.Tapi, apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang asal usul perintah untuk berkurban pada Idul Adha?Sejarah dari perintah ini sangatlah kaya dan memiliki akar yang dalam dalam ajaran Islam. Asal Usul Perintah Kurban Perintah untuk berkurban pada Idul Adha berasal dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diabadikan dalam Al-Qur'an surah As-Saffat (37) ayat 102-107.Bagaimana Pendidikan Dapat Mengubah Nasib SeseorangDalam kisah tersebut, Allah SWT menguji keimanan Nabi Ibrahim dengan perintah-Nya untuk menyembelih putranya, Ismail AS. Nabi Ibrahim yang patuh dan teguh dalam imannya bersedia untuk melaksanakan perintah tersebut. Namun, ketika ia bersiap untuk menyembelih Ismail AS, Allah SWT menggantinya dengan seekor domba yang dipersembahkan sebagai kurban pengganti.Simbolisme Kurban Perintah untuk berkurban pada Idul Adha juga memiliki makna simbolis yang dalam. Tindakan menyembelih hewan qurban mengingatkan umat Muslim akan ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim serta keteguhan iman dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Selain itu, pembagian daging qurban kepada fakir miskin dan mereka yang membutuhkan juga menjadi simbol kemurahan hati dan perhatian terhadap sesama dalam ajaran Islam.Viral Mobil Patwal Polisi Arogan, Makan Jalur Pengendara Lain!Pelaksanaan Kurban pada Hari Raya Idul Adha Setiap tahun pada bulan Dzulhijjah, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah kurban sebagai bagian dari perayaan Idul Adha. Proses kurban ini dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing, atau domba sesuai dengan syariat Islam. Daging hasil kurban kemudian didistribusikan kepada yang membutuhkan, baik untuk konsumsi maupun sebagai bentuk kebaikan dan solidaritas terhadap sesama.Makna Perintah Kurban dalam Kehidupan Kontemporer Meskipun perintah untuk berkurban pada Idul Adha memiliki akar sejarah yang dalam, maknanya tetap relevan dalam kehidupan kontemporer. Ibadah kurban mengajarkan pentingnya pengorbanan, kepedulian terhadap sesama, dan ketaatan terhadap perintah Allah SWT. Selain itu, pembagian daging qurban juga menjadi bentuk nyata dari ajaran Islam tentang keadilan sosial dan solidaritas antar sesama.*** 
Read More
Ramai Beredar Berita "ALL Eyes On Papua" Apa Yang Terjadi?
Ramai Beredar Berita "ALL Eyes On Papua" Apa Yang Terjadi?
Lingkaran.id -Belakangan ini di media sosial ramai poster “All Eyes on Papua”. Hingga Minggu (2/6/2024). ada 85,5 ribu pengguna di Instagram yang telah membagikan poster dengan tagar “All Eyes on Papua”. Lantas apa yang terjadi di Papua? Dalam poster yang beredar viral tersebut tampak puluhan masyarakat telanjang dada berdiri di lahan tanah kering dekat danau.Berdasarkan penelusuran, tagar tersebut mirip dengan konsep dukungan masyarakat terhadap Palestina beberapa waktu lalu, dengan tagar “All Eyes on Rafah”. Kepala Dan Wakil Otorita IKN Mengundurkan Diri, Ada Apa Dengan IKN?Ternyata tagar “All Eyes on Papua” muncul hingga ramai menjadi sorotan sebagai bentuk dukungan kepada warga adat Papua yang protes terhadap perusahaan yang mengalihfungsikan hutan menjadi perkebunan sawit. Tagar “All Eyes on Papua” adalah salah satu upaya yang dilakukan masyarakat untuk bersuara dan mendesak pemerintah agar mengembalikan hak-hak masyarakat adat yang dirampas. Berbicara Tentang Ketenangan Dan ManfaatnyaSebelumnya, proyek tanah merah yang dioperasikan oleh tujuh perusahaan mengubah hutan adat Awyu dan Moi di Papua menjadi perkebunan sawit terbesar di Indonesia.*** 
Read More
DPO Egi Alias Perong Berhasil Ditangkap: Tersangka Otak Pembunuhan Vina Cirebon
DPO Egi Alias Perong Berhasil Ditangkap: Tersangka Otak Pembunuhan Vina Cirebon
Lingkaran.id - Egi Setiawan, yang dikenal juga dengan nama Perong, telah menjadi buron selama 8 tahun setelah diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon pada tahun 2016.Menghilangnya Egi Setiawa menjadi misteri yang mengguncang masyarakat selama bertahun-tahun, namun pada Selasa malam (21/5/2024), ia akhirnya berhasil ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar.Kasus Pembunuhan Vina Cirebon: Pengacara Temukan Fakta Baru, Ada 4 Nama DPO Bukan 3Direktur Ditreskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Surawan, mengonfirmasi penangkapan tersebut tanpa memberikan detail terperinci mengenai operasi penangkapan tersebut. Namun, Surawan menyebut bahwa Egi ditangkap di Bandung, Jawa Barat.Meskipun telah berhasil menangkap Egi, polisi masih memburu dua tersangka lainnya dalam kasus yang sama, yakni Andi dan Dani. Selama 8 tahun menjadi buron, Egi ternyata tidak diam begitu saja. Diketahui ia bekerja sebagai buruh di Bandung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast, mengungkapkan bahwa penangkapan Egi membutuhkan kewaspadaan dan persiapan yang matang dari pihak kepolisian, termasuk pengumpulan bukti dan saksi-saksi yang diperlukan.Ramadhani Anak Eks Bupati Cirebon Tepis Terlibat Dalam Kasus VinaKasus pembunuhan Vina di Cirebon kembali mencuat setelah menjadi viral, terutama setelah diangkat ke layar lebar. Sebanyak 8 orang telah diadili dalam kasus ini, tetapi masih ada tersangka yang belum tertangkap, termasuk Andi, Dani, dan Pegi alias Perong.Dengan penangkapan Egi, kini hanya tinggal dua tersangka lagi yang masih buron dari kasus tersebut. Polisi terus melakukan upaya untuk menangkap mereka demi keadilan bagi korban dan keluarganya.***
Read More
Kembali Terjadi! Kecelakaan Mematikan di Jalan MP Mangku Negara, Pria Tewas Terlindas Mobil Besar
Kembali Terjadi! Kecelakaan Mematikan di Jalan MP Mangku Negara, Pria Tewas Terlindas Mobil Besar
Lingkaran.id - Insiden kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di Jalan MP Mangku Negara pada hari Senin (20/5/24) siang, mengakibatkan seorang pria pengendara motor tewas setelah terlindas oleh sebuah mobil besar yang melintas.Lokasi kejadian ini telah menjadi sorotan masyarakat sejak beberapa pekan lalu, saat kecelakaan serupa terjadi dan menelan korban jiwa, yakni seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) harus tewas di tempat usai terlindas mobil besar.Ramadhani Anak Eks Bupati Cirebon Tepis Terlibat Dalam Kasus VinaKecelakaan yang terjadi pada hari ini menambah daftar kecelakaan mematikan yang terjadi di jalan tersebut, meningkatkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.Dalam insiden yang baru saja terjadi diunggah oleh seorang yang melintas di lokasi kejadian, menyebutkan bahwa terjadi insiden kecelakaan yang menimpa seorang pria yang belum diidentifikasi dengan jelas tewas seketika setelah terjatuh dari motor dan terlindas oleh mobil besar yang melintas dengan kecepatan tinggi.Beredar Chat Linda, Ungkap Alasan 8 Tahun Menghilang Usai Kematian Tragis Vina Cirebon 2016Masyarakat sekitar mengungkapkan rasa kecewa terhadap kurangnya penegakan aturan lalu lintas, khususnya terkait pengawasan terhadap kendaraan besar yang melintas di jalan tersebut di luar jam operasional yang ditentukan. Mereka menyatakan bahwa mobil-mobil besar seringkali melintas di jalan tersebut pada jam-jam sibuk, tanpa adanya tindakan yang diambil oleh petugas kepolisian.Masyarakat meminta agar penegakan aturan lalu lintas ditingkatkan, termasuk penindakan terhadap kendaraan besar yang melintas di jalan-jalan perkotaan pada jam-jam larangan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang mengancam nyawa pengguna jalan.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Bina Husada
Berita Terbaru
Pilih yang terbaik