Bahlil Klaim 97 Persen Listrik Aceh Menyala, Warga Protes: “Di Sini Masih Gelap!”
Wulan _ 15 jam yang lalu
Lingkaran.id - Krisis listrik dan air bersih yang melanda Aceh Besar dan Kota Banda Aceh telah memasuki hari ke-12 dan semakin mempengaruhi aktivitas masyarakat. Meski kedua wilayah tersebut tidak terkena banjir secara langsung, dampak pemadaman listrik berkepanjangan dan gangguan jaringan internet terasa sangat signifikan di kehidupan sehari-hari warga.Reza Munawir (39), warga yang tinggal di Aceh Besar, mengaku terpaksa berpindah-pindah ke warung kopi untuk mengisi daya perangkat kerja agar tetap bisa beraktivitas. Kondisi serupa dirasakan banyak warga lainnya, mengingat pasokan listrik di rumah mereka belum juga pulih.Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!Gangguan ini tidak hanya menghambat komunikasi dan pekerjaan, tetapi juga memukul sektor usaha kecil. Sejumlah warung makan terpaksa tutup sementara karena operasional yang tidak memungkinkan tanpa pasokan listrik dan air bersih.Reza juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Dalam kunjungan bersama Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu sebelumnya, Bahlil menyebut pemulihan jaringan listrik di Aceh telah mencapai 97 persen. Namun, menurut Reza, kondisi di lapangan justru jauh dari pernyataan tersebut karena listrik di banyak titik masih padam total.Kondisi serupa dialami Dani Randi, warga Banda Aceh, yang menyebut aliran listrik di rumahnya hanya menyala secara bergilir dengan durasi hidup yang sangat singkat. Untuk menjaga usaha tetap berjalan, Dani akhirnya membeli genset, meskipun harus menanggung biaya operasional yang meningkat drastis.Di Aceh Besar, Fira, warga Krueng Cut, Baet, mengeluhkan pemadaman listrik dan berhentinya aliran air PDAM selama lebih dari seminggu. Ia menegaskan bahwa listrik dan air adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dipenuhi, terlebih pada situasi pascabencana. Tanpa listrik, aktivitas memasak, membersihkan rumah, maupun memenuhi kebutuhan harian menjadi terhambat.Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemulihan pasokan listrik Aceh telah mencapai 97 persen dan seluruh wilayah diperkirakan kembali menyala pada Minggu (7/12/2025) malam. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Prabowo menanyakan perkembangan pemulihan pascabencana saat meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Bireuen. Ketika ditanya langsung, Bahlil dengan tegas menjawab bahwa seluruh Aceh akan kembali terang.“Seluruh Aceh, 97 persen malam ini nyala,” ujarnya.Presiden Prabowo mengapresiasi kerja cepat yang dilakukan kementerian dan pihak terkait. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus mengerahkan segala upaya untuk mempercepat pemulihan dan mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan Bantuan“Ini musibah, tantangan yang sedang kita hadapi. Pimpinan baru satu tahun, tetapi kita dipilih untuk mengatasi kesulitan,” ujar Prabowo.Namun, di tengah pernyataan optimistis pemerintah, warga di sejumlah wilayah masih berjuang menghadapi gelapnya malam tanpa listrik dan minimnya akses air bersih. Mereka berharap pemulihan nyata segera terwujud, bukan hanya sekadar janji.***
Read More Presiden Prabowo Jamin Pemulihan Lahan Pertanian dan Hapus KUR Petani Terdampak Banjir
Wulan _ 15 jam yang lalu
Lingkaran.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen kuat pemerintah untuk membantu para petani yang terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.Dalam kunjungannya ke Jembatan Bailey Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu (7/12/2025), Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) para petani yang mengalami kerugian akibat bencana alam tersebut.“Utang-utang KUR ini kan terjadi karena situasi bencana. Kami akan hapus. Petani tidak perlu cemas,” ujar Prabowo setelah meninjau kondisi infrastruktur yang terdampak banjir.Viral! Putra Menkeu Sebut Banjir Sumatera Bukan Murni Bencana AlamSelain itu, Prabowo menerima laporan bahwa sejumlah bendungan juga mengalami kerusakan cukup parah. Ia memastikan bahwa perbaikan akan dilakukan secepatnya agar kebutuhan irigasi dan pengairan masyarakat bisa kembali normal.“Tadi dilaporkan beberapa bendungan rusak. Bapak-ibu, ini segera akan kita perbaiki,” tambahnya.Presiden juga memberi perhatian khusus terhadap lahan pertanian yang hancur diterjang banjir. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan program rehabilitasi untuk memulihkan sawah-sawah yang rusak agar para petani dapat kembali berproduksi.Viral! Kayu Gelondongan Terseret Banjir Diperjualbelikan di Marketplace“Kalau sawahnya rusak, kita bantu perbaiki juga. Selama belum pulih sepenuhnya, kebutuhan pangan akan kita suplai. Cadangan kita masih sangat mencukupi,” tutup Prabowo.Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana dan memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga di tengah kondisi yang sulit.***
Read More Guru Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan, Saksi Lihat Korban Dibonceng dengan Tangan Terikat
Wulan _ 15 jam yang lalu
Lingkaran.id - Polisi mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus kematian seorang guru perempuan yang ditemukan tewas di pinggir Jalan Raya Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penemuan mayat perempuan tersebut sebelumnya membuat warga geger, dan kini keterangan saksi membuka dugaan baru mengenai apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban meregang nyawa.Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby Kartika Putra, menjelaskan bahwa seorang saksi mata melihat korban dalam kondisi tidak wajar saat dibonceng menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam. Saksi melihat tangan korban yang merupakan penumpang perempuan terikat tali, sementara kakinya terseret di aspal selama motor melaju.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke Penyidikan“Saksi melihat korban berboncengan di motor Honda Vario hitam dengan kondisi tangan penumpang perempuan terikat tali dan kaki terseret di aspal,” ujar Robby pada Minggu (7/12/2025).Melihat situasi yang mencurigakan, saksi sempat mencoba menegur pengendara motor tersebut. Namun, pengendara justru mengabaikan teguran dan tetap melanjutkan perjalanan. Bahkan, pengendara itu sempat berhenti di sebuah warung untuk memperbaiki posisi korban sebelum kembali melaju.Tidak lama setelah kejadian itu, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pinggir jalan oleh warga sekitar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian yang segera melakukan penyelidikan.Keterangan dari saksi tersebut kini menjadi salah satu petunjuk penting dalam mengungkap kasus ini. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kuat bahwa korban merupakan korban pembunuhan.“Kalau dugaan, iya (pembunuhan),” ungkap Robby.Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan BantuanSebelumnya diberitakan, korban yang ditemukan pada Sabtu sore (6/12/2025) itu diketahui berinisial A (41), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Polisi mengonfirmasi bahwa perempuan tersebut merupakan seorang guru, meskipun pada KTP tercatat sebagai ibu rumah tangga.Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab kematian dan mengidentifikasi pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.***
Read More Belum Selesai Tangani Bencana, Truk Pengangkut Kayu Diduga Sudah Melintas Lagi
Wulan _ 15 jam yang lalu
Lingkaran.id - Aktivitas pengangkutan kayu kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah truk yang diduga membawa kayu gelondongan berukuran besar terlihat melintas di wilayah Simalungun–Pematangsiantar.Kemunculan truk-truk tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan, terutama di tengah upaya pemulihan daerah pascabencana banjir dan tanah longsor yang belum sepenuhnya pulih.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Seorang pengendara yang melintas dari Medan menuju Balige mengaku melihat sebuah truk dengan muatan kayu besar terparkir di tepi jalan kawasan Aek Nauli, Simalungun. Kayu-kayu yang tampak di atas bak truk terlihat berukuran sangat besar, dengan diameter diperkirakan mencapai sekitar 1,5 meter atau bahkan lebih.Momen tersebut turut direkam oleh warga saat truk melintas. Dalam rekaman itu terlihat jelas muatan kayu yang ditutupi terpal, menimbulkan dugaan bahwa truk tersebut mengangkut kayu gelondongan dari kawasan tertentu.Temuan ini memicu kembali perhatian masyarakat terkait aktivitas penebangan dan distribusi kayu yang terjadi di tengah kondisi lingkungan yang rentan.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin TambangHingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai asal-usul kayu maupun tujuan distribusinya. Namun, publik menilai kejadian ini perlu mendapat perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan, terlebih setelah bencana yang memporakporandakan sejumlah wilayah Sumatera belakangan ini.***
Read More Viral Helikopter BNPB Diduga Hanya Singgah untuk Foto di Langsa Aceh Tak Turunkan Bantuan
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memicu perhatian publik setelah menampilkan sebuah helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diduga hanya singgah sebentar di Kota Langsa, Aceh, sebelum kembali terbang tanpa menurunkan bantuan apa pun.Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah warga telah berkumpul di sekitar lokasi pendaratan helikopter. Mereka tampak menunggu dengan harapan akan ada distribusi bantuan, mengingat wilayah tersebut tengah membutuhkan dukungan logistik pascabencana. Namun, momen yang ditunggu tidak terjadi. Helikopter itu hanya berhenti sejenak, diduga untuk keperluan foto, kemudian kembali lepas landas.Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!Unggahan video yang disertai keterangan “Helikopter BNPB di Langsa Aceh Hanya Numpang Foto” itu, dikutip pada Jumat (5/12/2025), langsung memicu reaksi beragam dari netizen. Banyak warganet mempertanyakan tujuan pendaratan helikopter BNPB tersebut.“Tuh helikopter maksudnya apaan coba,” komentar seorang pengguna.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Tega banget,” timpal netizen lainnya, menunjukkan kekecewaan dan rasa simpati terhadap warga yang menunggu bantuan.Hingga berita ini diterbitkan, pihak BNPB belum memberikan penjelasan resmi terkait tujuan pendaratan helikopter tersebut maupun klarifikasi atas viralnya video yang beredar.***
Read More Gelondongan Kayu Misterius di Arus Banjir: Menhut dan Polri Kerahkan Teknologi dan Satgas Gabungan
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pertemuan resmi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada Kamis (4/12/2025) untuk membahas perkembangan penyelidikan terkait temuan gelondongan kayu yang ikut terseret arus banjir di sejumlah wilayah Pulau Sumatra.Pertemuan yang digelar di Mabes Polri tersebut bertujuan memperkuat koordinasi antarlembaga dalam menelusuri asal-usul kayu-kayu yang diduga terkait aktivitas ilegal di kawasan hutan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Polri menjadi kunci untuk mempercepat pengungkapan sumber kayu tersebut.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?“Dengan kerja sama antara Kementerian Kehutanan dan Kepolisian, kita berharap dapat segera mengetahui dari mana kayu ini berasal,” ujar Raja usai audiensi.Ia menjelaskan bahwa pihaknya bersama Polri masih melakukan penyelidikan tahap awal. Salah satu metode yang ditempuh adalah pengambilan sampel kayu gelondongan yang kini telah terbawa sampai ke perairan laut. Sampel tersebut akan diproses menggunakan alat identifikasi kayu otomatis atau AIKO, sebuah teknologi yang mampu membaca karakteristik kayu, seperti nama ilmiah, berat jenis, dan kelas kayu.“Teknologi AIKO ini memetakan anatomi kayu sehingga melalui indikator tersebut kita bisa mulai menelusuri asal kayunya,” tambah Raja.Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Kehutanan telah membentuk satuan tugas (Satgas) gabungan untuk mendalami dugaan aktivitas ilegal yang menyebabkan kayu-kayu itu hanyut dan memperburuk dampak banjir.Sigit menyebutkan bahwa tim investigasi sudah diterjunkan ke sejumlah titik rawan, terutama lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya pelanggaran yang berpotensi memicu bencana.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Kami fokus pada area-area yang memiliki indikasi kuat adanya pelanggaran sehingga dapat segera kita tindaklanjuti,” ujar Sigit.Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap dapat mengungkap rantai peredaran kayu ilegal serta mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.***
Read More Warga Semprot Pernyataan Menteri Bahlil Soal Stok BBM Saat Tinjauan Bencana: Sudah Lima Hari Kosong!
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah Sumatra terus menjadi persoalan serius pasca banjir bandang dan tanah longsor yang menghantam Aceh dan Sumatera Utara. Situasi yang semakin genting ini bahkan memicu ketegangan antara warga dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melakukan kunjungan lapangan.Dalam kesempatan itu, Menteri Bahlil awalnya menegaskan bahwa secara keseluruhan stok BBM di wilayah Sumatra berada pada kondisi aman. Namun pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh warga yang berada di lokasi. Mereka mengungkapkan bahwa pasokan BBM di SPBU sudah kosong selama lima hari berturut-turut, bahkan beberapa daerah harus mengantre hingga tiga hari penuh untuk mendapatkan BBM.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang“Tadi Bapak bilang stok cukup, tapi di sini kosong lima hari, Pak!” bentak seorang warga dalam video yang viral di media sosial.Mendapati protes tersebut, Menteri Bahlil akhirnya mengakui adanya persoalan serius pada distribusi BBM. Ia menjelaskan bahwa meski stok secara regional tersedia, jalur darat di beberapa kabupaten terputus akibat bencana, sehingga truk BBM tidak dapat masuk ke wilayah-wilayah terdampak.“Secara stok di wilayah Sumatra itu cukup. Tetapi untuk di kabupaten ini, tidak bisa masuk karena jalannya terputus,” jelasnya.Pemerintah kini tengah berupaya membuka kembali akses transportasi darat. Dua skema penanganan sedang disiapkan:Mempercepat pemulihan jalan utama yang rusak, bekerja sama dengan Kementerian PUPR.Menggunakan jalur alternatif, atau yang disebut Bahlil sebagai “jalur tikus,” untuk memastikan suplai BBM tetap dapat menjangkau warga.“Kalau tidak pakai jalur tikus, mau pakai jalur apa lagi? Semua potensi yang memungkinkan sedang kita optimalkan,” tegasnya.Untuk mempercepat penyaluran energi di wilayah terdampak, Kementerian ESDM juga mengumumkan relaksasi aturan barcode bagi pembelian BBM dan LPG di SPBU. Dengan relaksasi ini, masyarakat bisa langsung mengisi BBM tanpa proses pemindaian barcode yang sebelumnya menjadi hambatan administrasi.“Aturan untuk memakai barcode sudah kami relaksasi sejak pagi. Silakan isi saja,” ujar Bahlil.Kebijakan ini diberlakukan di wilayah yang terdampak langsung, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan harapan distribusi energi berjalan lebih cepat dan efisien.Selain kelangkaan BBM, Menteri Bahlil juga meninjau kondisi infrastruktur listrik di Bireuen, Aceh. Kawasan tersebut mengalami pemadaman luas akibat runtuhnya tower Sutet PLN, yang menjadi salah satu jaringan listrik utama. Pemerintah menargetkan pemulihan dilakukan secepat mungkin agar kebutuhan energi warga dapat kembali terpenuhi.Pemilik PT Toba Pulp Lestari Terungkap, Publik Kaget: Siapa Sosok di Balik Perusahaan yang Disorot Usai Banjir Sumatra?Dengan akses jalan yang masih terputus, ribuan warga terdampak sangat mengandalkan langkah cepat pemerintah. Pemulihan jalur distribusi menjadi kunci agar pasokan BBM, LPG, dan listrik kembali normal.Di tengah situasi krisis, masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil tindakan tegas dan terkoordinasi, mengutamakan keselamatan warga, serta memastikan distribusi energi tidak kembali tersendat.***
Read More Viral! Kayu Gelondongan Terseret Banjir Diperjualbelikan di Marketplace
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Pulau Sumatra tengah dilanda duka mendalam setelah rangkaian bencana alam berupa banjir bandang, angin kencang, dan longsor menghancurkan sejumlah wilayah. Bencana yang dipicu salah satunya oleh fenomena Siklon Tropis Senyar itu menimbulkan dampak masif yang merenggut ratusan korban jiwa serta merusak belasan ribu rumah warga, jembatan, hingga fasilitas umum lainnya.Puluhan kabupaten/kota di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masuk dalam daftar daerah terdampak paling parah. Ribuan warga terpaksa mengungsi dan membutuhkan bantuan logistik mendesak.Heboh! Kalapas Diduga Paksa Narapidana Muslim Makan Daging AnjingNamun, di tengah kesedihan publik, muncul fenomena lain yang memantik kontroversi. Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan tumpukan kayu gelondongan yang terseret banjir ke pantai di kawasan Padang. Ironisnya, tidak lama setelah video itu beredar luas, kayu-kayu tersebut ditemukan dijual melalui marketplace.“Kayu gelondongan di pantai Padang dijual di marketplace,” tulis akun pengunggah video tersebut, sebagaimana dikutip pada Kamis (4/12/2025).Temuan tersebut mendapat sorotan keras dari warganet, yang menilai bahwa aktivitas penjualan itu mencerminkan lemahnya pengawasan dan semakin memperkuat dugaan kerusakan lingkungan yang menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak bencana. Hingga kini, pemerintah pusat belum menetapkan bencana banjir bandang Sumatra sebagai bencana nasional.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan PramugariDi tengah derasnya kritik dan desakan, sorotan mengarah pada langkah yang perlu segera diambil oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Banyak pihak menilai bahwa koordinasi lintas lembaga harus diperkuat, termasuk percepatan penyaluran bantuan, penetapan status bencana, hingga evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola lingkungan di Sumatra.Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis dan tegas, tidak hanya untuk penanganan darurat, tetapi juga pemulihan jangka panjang serta pencegahan bencana serupa di masa depan.***
Read More Tragis! Cari Kerja untuk Pulang Kampung, Dwi Putri Justru Tewas Disekap dan Dianiaya
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kasus kematian tragis dialami seorang wanita asal Lampung, Dwi Putri Aprilian Dini (25), yang diduga dianiaya selama tiga hari hingga tewas. Kepolisian telah mengamankan empat tersangka yang terlibat dalam tindak kejahatan tersebut.Peristiwa ini terungkap ketika salah satu pelaku mengantarkan jenazah Dwi ke RS Santa Elisabeth Sei Lekop, Sagulung, pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Aksi mencurigakan pelaku membuat pihak rumah sakit langsung memberi laporan ke polisi. Berdasarkan laporan itu, polisi menangkap pria bernama Wilson Lukman (28) alias Koko.Pria 40 Tahun Tega Bunuh Remaja 18 Tahun di Kamar Hotel, Diduga Sakit Hati Setelah Lamaran DitolakKapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, menjelaskan bahwa pelaku membawa jenazah tanpa memberikan identitas dirinya. Bahkan, rumah sakit yang dipilih berlokasi cukup jauh dari kawasan tempat mereka tinggal di Batu Ampar, sehingga menambah kecurigaan tenaga medis.“Tindakan pelaku membuat pihak rumah sakit merasa janggal, hingga akhirnya mereka memberitahu kami,” ujar Amru.Informasi dari pihak keluarga mengungkapkan bahwa Dwi semula mencari pekerjaan setelah kontraknya di sebuah perusahaan selesai. Karena terdesak kebutuhan ekonomi dan ingin mengumpulkan biaya untuk pulang ke kampung halamannya di Lampung, ia menerima tawaran pekerjaan dari seorang teman tanpa banyak pertimbangan.Namun, tawaran itu ternyata menjebaknya. Dwi dipaksa bekerja sebagai lady companion (LC) di Batam. Menurut pengakuan keluarga, khususnya kakaknya bernama Melia, Dwi sempat menolak pekerjaan tersebut, tetapi ia justru dipaksa dengan pemberian narkoba, minuman keras, dan obat-obatan. Setiap penolakan berujung pada tindak kekerasan dari para pelaku.Dwi sendiri diketahui telah tinggal di Batam selama dua tahun setelah bercerai. Ia meninggalkan seorang anak yang kini dirawat oleh orang tuanya di Lampung.“Adik saya hanya ingin pulang, tapi belum ada uangnya. Dia cari kerja untuk biaya pulang,” ungkap Melia.Dari hasil penyelidikan, polisi menyatakan ada empat tersangka yang terlibat, yakni Wilson sebagai pelaku utama, serta tiga perempuan:Anik Istiqomah (32) alias Meylika Levana alias Mami – pacar Wilson,Putri Angelina (32) alias Papi Tama,Salmiati (32) alias Papi Charles.Melansir Tribun-Medan.com, penyiksaan terjadi di sebuah mes di Perumahan Jodoh Permai Blok D No. 28, Sungai Jodoh, Batu Ampar. Aksi kekerasan berlangsung dari 25–27 November. Dwi disekap dan dianiaya secara brutal hingga akhirnya meninggal dunia.“Tersangka melakukan tindak kekerasan dalam rentang waktu tiga hari. Korban disiksa dan dikurung di mes tempat para LC tinggal,” jelas Kompol Amru.Ketiga pelaku perempuan berperan membantu Wilson dengan memborgol korban, membeli lakban, mengawasi aktivitas Dwi, serta melepas kamera CCTV untuk menghilangkan jejak.Pada sore hari tanggal 28 November 2025, Dwi tidak lagi memberikan respons. Wilson berusaha menyadarkannya dengan memanggil bidan dan membeli tabung oksigen, tetapi nyawa korban tidak tertolong. Dalam keadaan panik, Wilson membawa jenazah ke rumah sakit dengan mendaftarkan korban sebagai “Mr X”. Ia juga memerintahkan Salmiati untuk melepas sembilan CCTV yang merekam keseluruhan aksi mereka.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan PramugariMotif penyiksaan yang berujung kematian ini terungkap dari pengakuan Wilson. Ia termakan sebuah video rekayasa yang dibuat oleh Anik dan Salmiati. Dalam video tersebut, terlihat seolah-olah Dwi tengah mencekik Anik. Wilson yang tidak mengetahui bahwa rekaman itu palsu kemudian marah dan melampiaskan kemarahannya pada korban.“Pelaku WL terprovokasi oleh video rekayasa yang dibuat tersangka AN. Ia percaya pacarnya benar-benar dicekik korban,” ujar Amru.Saat diperiksa, Anik mengakui bahwa video itu dibuat sebagai “cadangan bukti” jika terjadi perselisihan di kemudian hari. Namun, rekaman tersebut justru memicu tindakan sadis yang menyebabkan kematian Dwi.Keempat tersangka kini resmi dijerat dengan Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana) juncto Pasal 338 serta Pasal 55, dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.***
Read More IS-SMART Resmi Diluncurkan, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom Tegaskan Misi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Sulistiyo. A Darmawan 5 hari yang lalu
Lingkaran.id -Indonesia resmi memasuki babak baru pembangunan teknologi nasional melalui peluncuran Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (IS-SMART). Acara peresmian yang digelar di Jakarta ini mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas Melalui Pendidikan Teknologi Cerdas”, menandai komitmen kuat berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem teknologi cerdas yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air. Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Pratikno, MSoc.Sc, Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta H. Rano Karno, S.IP, serta Wakil Menteri Kemendikdasmen yang diwakili oleh Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Dr. Muhammad Muchlash Rowi, SF, SH, MM.Turut hadir Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Gogot Suharwoto, S.Pd, M.Ed, Ph.D, serta Ketua Dewan Pengawas IS-SMART dan Dewan Pengarah BRIN, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU. Hadir pula Founder Robotic Explorer dan Wakil Ketua Umum IS-SMART Jully Tjindrawan, M.B.A, Co-Founder Maxy Academy Isaac Munandar, B.B.A, serta seluruh dewan pendiri dan pengurus IS-SMART.Dalam sambutan utamanya, Ketua Umum IS-SMART, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, menegaskan pentingnya kemandirian teknologi sebagai fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.Prof. Dr. Edi Surya Negara, S.Kom., M.Kom Profesor Muda yang Menyalakan Obor Inovasi di Dunia Pendidikan Tinggi Indonesia“Bangsa yang besar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi mampu mengembangkan, menguasai, dan memanfaatkannya untuk kepentingan nasional. Itulah misi utama IS-SMART,” tegasnya.Ia menambahkan bahwa percepatan kecerdasan buatan (AI), big data, Internet of Things (IoT), dan otomatisasi menuntut Indonesia untuk tidak lagi sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi menjadi produsen inovasi yang berdaulat dan beretika.Prof. Edi menekankan bahwa teknologi harus menjadi sarana strategis untuk membangun kualitas manusia Indonesia, bukan tujuan akhir itu sendiri.IS-SMART hadir sebagai ruang kolaboratif multisektor yang menghubungkan pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan masyarakat. Organisasi ini didirikan sebagai ekosistem yang fokus pada pengembangan pendidikan teknologi cerdas, riset, inovasi, serta advokasi kebijakan yang berakar pada etika dan kepentingan nasional.Program strategis IS-SMART meliputi:Peningkatan literasi teknologi cerdas mulai dari PAUD hingga perguruan tinggiPelatihan talenta digital untuk menyiapkan tenaga kerja masa depanPenguatan riset dan inovasi teknologi terapanKolaborasi industri–akademisi untuk mendukung transformasi ekonomi digitalAdvokasi kebijakan teknologi yang inklusif, etis, dan berkelanjutan“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi manusia Indonesia. Teknologi harus memperluas akses pendidikan, mempersempit kesenjangan, dan memperkuat daya saing bangsa,” ujar Prof. Edi Surya Negara.IS-SMART Resmi Diluncurkan, Indonesia Perkuat Langkah Menuju Era Teknologi Cerdas 2045Kehadiran para pejabat tinggi negara menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap terbentuknya IS-SMART sebagai mitra strategis dalam pembangunan manusia Indonesia.Menko PMK Prof. Dr. Pratikno dalam sambutannya menegaskan pentingnya orkestrasi lintas sektor agar Indonesia mampu meningkatkan kemandirian teknologi sebagai modal menuju negara maju 2045.IS-SMART menjadi tonggak penting dalam perjalanan Indonesia membangun ekosistem teknologi cerdas yang beretika, inklusif, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Organisasi ini menempatkan manusia sebagai pusat inovasi sekaligus mendorong transformasi digital yang lebih adil dan berkelanjutan.Menutup sambutannya, Prof. Edi Surya Negara menyampaikan optimisme:“IS-SMART adalah ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa Indonesia tidak tertinggal dalam revolusi teknologi global. Ini langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045.”Peluncuran IS-SMART memperkuat langkah Indonesia menuju masa depan teknologi yang mandiri, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.****
Read More IS-SMART Resmi Diluncurkan, Indonesia Perkuat Langkah Menuju Era Teknologi Cerdas 2045
Sulistiyo. A Darmawan 5 hari yang lalu
Lingkaran.id -Indonesia menandai tonggak sejarah baru dalam penguatan ekosistem teknologi nasional melalui peresmian Masyarakat Teknologi Cerdas Indonesia (IS-SMART) yang resmi diluncurkan di Jakarta. Mengusung tema “Menyongsong Indonesia Emas Melalui Pendidikan Teknologi Cerdas”, peluncuran ini menjadi momentum penting kerja kolaboratif antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan masyarakat untuk membangun peradaban digital Indonesia menuju 2045. Acara peresmian berlangsung khidmat dengan kehadiran berbagai tokoh strategis nasional, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Pratikno, MSoc.Sc, Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, S.IP, serta Wakil Menteri Kemendikdasmen yang dalam hal ini diwakili oleh Staf Khusus Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, Dr. Muhammad Muchlash Rowi, SF, SH, MM.Turut hadir Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Gogot Suharwoto, S.Pd, M.Ed, Ph.D, serta Dewan Pengarah BRIN dan Ketua Dewan Pengawas IS-SMART, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU. Hadir pula Founder Robotic Explorer yang juga Wakil Ketua Umum IS-SMART, Jully Tjindrawan, M.B.A, Co-Founder Maxy Academy Isaac Munandar, B.B.A, dan seluruh dewan pendiri IS-SMART.Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom Tekankan Pentingnya Penguatan Ruang Digital Aman Bagi Anak Pada Forum Diskusi Publik Ditjen KPM KemkomdigiDalam sambutannya, Ketua Umum IS-SMART, Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, menegaskan bahwa kehadiran IS-SMART merupakan langkah strategis untuk memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengembang dan pemimpin inovasi teknologi cerdas.“Bangsa yang besar tidak hanya menguasai teknologi, tetapi mampu mandiri dalam mengembangkan dan mengelolanya. Inilah misi utama IS-SMART,” tegas Prof. Edi Surya Negara.Beliau menekankan bahwa percepatan teknologi seperti kecerdasan buatan, big data, Internet of Things (IoT), dan sistem digital lainnya harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang kuat, beretika, dan berdaya saing global. Tanpa pendidikan yang tepat, bangsa hanya menjadi konsumen. Dengan pendidikan yang kuat, bangsa menjadi inovator dan pemimpin peradaban digital. IS-SMART hadir sebagai ekosistem kolaboratif inklusif yang menjembatani pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan masyarakat. Visi besarnya adalah memajukan teknologi cerdas yang etis, inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada peningkatan kualitas manusia Indonesia.Program strategis yang akan dijalankan IS-SMART meliputi:Pendidikan dan literasi teknologi cerdas dari usia dini hingga profesionalPelatihan talenta digital untuk memenuhi kebutuhan industri masa depanPenguatan riset dan inovasi teknologi terapanKolaborasi industri–akademisi untuk mendukung ekonomi digital nasionalAdvokasi kebijakan teknologi yang berlandaskan etika dan kepentingan nasionalPresiden Instruksikan Penggantian Rumah Korban Banjir, BNPB Umumkan Skema BantuanIS-SMART menekankan bahwa teknologi harus menjadi alat pemberdayaan manusia, bukan sekadar konsumsi.Kehadiran pejabat negara dalam peluncuran ini memperkuat sinyal bahwa IS-SMART dianggap sebagai mitra strategis pemerintah dalam percepatan transformasi digital nasional.Menutup sambutannya, Prof. Edi Surya Negara menyampaikan optimisme bahwa IS-SMART akan memastikan transformasi digital Indonesia berjalan selaras dengan peningkatan kualitas manusia:“IS-SMART ingin memastikan bahwa teknologi memperluas akses pendidikan, inovasi memperkecil kesenjangan, dan kecerdasan buatan benar-benar memperkuat kemanusiaan.”Peluncuran IS-SMART menjadi langkah nyata Indonesia dalam memperkuat fondasi teknologi nasional, membangun ruang kolaborasi luas, serta menyiapkan generasi emas yang kompeten, mandiri, dan siap bersaing di panggung global.Dengan semangat kolaborasi nasional, IS-SMART diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya talenta unggul dan solusi teknologi berbasis kepentingan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.*****
Read More Pria 40 Tahun Tega Bunuh Remaja 18 Tahun di Kamar Hotel, Diduga Sakit Hati Setelah Lamaran Ditolak
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah kasus pembunuhan menggemparkan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, setelah seorang perempuan berinisial PW (18) ditemukan tewas di sebuah kamar hotel. Polisi menetapkan seorang pria berinisial S (41), kontraktor perumahan asal Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu, sebagai tersangka utama.Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhi Buono menjelaskan bahwa pembunuhan tersebut terjadi pada Minggu (30/11/2025). Pelaku diketahui sudah menginap di hotel sejak 28 November, sebelum akhirnya korban datang dua hari kemudian.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan Pramugari“Tersangka menginap di hotel sejak tanggal 28 November. Kemudian, pada 30 November pukul 18.30 WIB, korban datang karena ada janji bertemu," ujar Kombes Budi Adhi Buono.Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan bahwa motif pembunuhan berkaitan dengan persoalan asmara. Tersangka disebut mengajak korban menikah, namun mendapat penolakan.“Tersangka sakit hati dengan omongan korban. Ia mengajak menikah, tetapi korban menolak. S sendiri sudah punya istri, sedangkan korban masih lajang,” jelas Kapolresta.Penolakan itu diduga membuat emosi S memuncak hingga ia melakukan tindakan brutal. Dalam kondisi emosi, tersangka diduga menyerang korban secara fisik. Ia mencekik PW, menjambaknya, lalu menekan kepala korban ke lantai hingga korban lemas dan tak berdaya.“Korban sempat menjerit saat dicekik. Karena takut aksinya diketahui, tersangka menutup mulut korban dengan jarinya, sementara tangan kanannya menjambak rambut korban dan menekan kepala korban ke lantai,” ungkap Budi.Setelah menyadari korban telah tewas, S kemudian mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan anti-nyamuk merek Baygon.“Tersangka minum Baygon dua kali. Pertama setengah botol hingga muntah dan lemas. Lalu ia meminum sisa cairannya sampai akhirnya pingsan,” ujar Budi.Dalam kondisi masih lemah, pada Senin (1/12/2025) tersangka menghubungi resepsionis hotel dan mengaku ada tamu yang meninggal di kamar. Pihak hotel kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanPetugas Polresta Cilacap segera menuju lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan langsung mengamankan pelaku.Saat ini, tersangka S telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan mendalam untuk proses hukum lebih lanjut.***
Read More Drama Tumbler Belum Reda, Sosok Anita Dewi Kini Diterpa Isu Lama soal Utang yang Tak Pernah Dibayar
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Jagat maya kembali ramai memperbincangkan nama Anita Dewi. Setelah sempat viral akibat insiden tumbler hilang di dalam kereta, kini ia kembali muncul dalam perbincangan publik namun bukan karena persoalan barang tertinggal, melainkan isu lama yang menyeret reputasinya ke arah yang jauh lebih rumit.Kembalinya nama Anita ke pusat perhatian dipicu oleh munculnya sebuah pengakuan dari seseorang yang mengklaim sebagai kenalan lamanya. Kisah itu menguak masa lalu yang disebut-sebut tidak pernah terselesaikan: utang pribadi yang tak kunjung dibayar sejak 2021.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanSumber cerita itu datang dari pengguna Threads dengan nama akun Ericaaa.sy, yang mengaku pernah sangat dekat dengan Anita. Dalam unggahannya, Erica menjelaskan bahwa hubungan mereka sempat terjalin baik, namun mulai renggang ketika ia berkali-kali menagih pinjaman yang tak pernah dilunasi Anita. Mereka disebut benar-benar berhenti berkomunikasi pada 2022.Unggahan Erica sontak menarik perhatian publik. Ia membagikan tangkapan layar percakapan lama yang menunjukkan dirinya menegur Anita, mempertanyakan alasan utang tersebut tidak kunjung diselesaikan—padahal Anita masih terlihat menghadiri konser dan menikmati hiburan.“Lu bales lah chat gue… nonton konser bisa, foya-foya bisa, uang gue gak dibalik-balikin,” tulis Erica dalam salah satu pesannya.Anita saat itu merespons dengan alasan ponselnya bermasalah.“HP gue hank juga sil,” jawabnya singkat.Erica tidak menyebut secara rinci berapa nominal utang tersebut. Namun ia menegaskan satu hal: Anita menghilang begitu saja, mengganti nomor ponsel, memblokir akun-akun media sosial, dan membuat komunikasi di antara mereka terputus total.Ironisnya, drama tumbler yang membuat nama Anita kembali viral justru membuka jalan bagi Erica untuk menemukan jejaknya lagi setelah bertahun-tahun tak ada kabar.Dalam unggahannya, Erica menyebut bahwa dana yang pernah dipinjam Anita sebenarnya cukup untuk membeli tumbler yang hilang itu berkali-kali lipat.“Kayak lebay banget perkara tumbler sampai segitunya. Padahal hutangnya bisa beli tumbler dia yang hilang tujuh kali,” ungkap Erica.Ia mengaku sebenarnya tak ingin membongkar masalah ini ke publik, tetapi merasa perlu memberikan gambaran lain tentang sosok Anita—terlebih setelah melihat bagaimana Anita memviralkan orang lain dalam kasus tumbler.Drama semakin berkembang ketika seorang warganet bertanya mengenai nilai utang tersebut.“Banyak ga kak utangnya? Soalnya tumbler harga segitu ilang aja dia jadi kaya orang paling tersakiti di seluruh dunia,” tanya seorang pengguna.“Lumayan ka, orangnya hilang gitu aja,” Erica merespons singkatDalam unggahan lainnya, Erica kembali menegaskan tuntutannya kepada Anita untuk menyelesaikan pinjaman tersebut.“Baca dm gue di ig, untung lu viral jadi gue inget. Urusan kita belum selesai,” tulis Erica.Gara-Gara Dugaan Selingkuh, Pria 34 Tahun Tewas Ditikam Suami CemburuSementara itu, warganet terus mengikuti munculnya drama lanjutan yang kini berkembang jauh dari persoalan awal. Dari sekadar tumbler hilang, isu ini berubah menjadi perbincangan tentang etika pribadi, tanggung jawab, dan hubungan pertemanan yang retak.Hingga kini, Anita Dewi belum memberikan penjelasan resmi terkait pengakuan yang disampaikan Erica. Publik pun masih menunggu bagaimana kisah ini akan berlanjut.***
Read More Heboh! Kalapas Diduga Paksa Narapidana Muslim Makan Daging Anjing
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Enemawira Kepulauan Sangihe, Chandra Sudarto, resmi dicopot dari jabatannya setelah muncul dugaan serius bahwa ia memaksa warga binaan muslim untuk mengonsumsi daging anjing. Kasus ini memicu kehebohan publik dan gelombang kritik dari berbagai pihak karena dinilai mencederai prinsip kemanusiaan dan kebebasan beragama.Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Pelayanan Publik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat. Pada 28 November, Ditjen Pemasyarakatan mengeluarkan surat perintah pemeriksaan sekaligus penjadwalan Sidang Kode Etik terhadap Chandra Sudarto.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan PramugariMenurut Rika, Sidang Kode Etik dijadwalkan digelar pada hari ini di lingkungan Direktorat Jenderal Pengawasan dan Pelayanan. Sidang tersebut akan dipimpin langsung oleh Tim Direktorat Kepatuhan Internal untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran berat yang dilakukan Kalapas.Kasus ini tidak hanya menjadi pembahasan publik, tetapi juga menarik perhatian legislatif. Anggota Komisi XIII DPR, Mafirion, turut angkat suara mengecam tindakan Chandra yang dianggap sangat tidak manusiawi. Ia menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia serta kebebasan beragama yang tidak dapat ditoleransi dalam sistem pemasyarakatan.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanMafirion mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar memproses Chandra Sudarto secara hukum serta menonaktifkannya dari jabatan. Menurutnya, tindakan tegas harus diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang dan demi menjaga integritas lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Read More BNN Bongkar Aksi Pelarian Gembong Narkoba Dewi Astutik: Dari Kamboja hingga ke Tanah Air
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Gembong narkoba internasional Dewi Astutik, yang dikenal dengan sebutan Mami (42), akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia pada Selasa (2/12/2025) malam usai ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Kepulangannya langsung menarik perhatian, karena proses penangkapan hingga pengawalan dilakukan dengan tingkat keamanan sangat tinggi.Sejumlah pejabat BNN tampak bersiaga di sisi landasan Bandara Soekarno-Hatta, menunggu kedatangan pesawat yang membawa tersangka. Begitu pesawat mendarat dan berhenti, para pejabat bergerak mendekat untuk menyambut tim penindak.Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin TambangSatu per satu anggota BNN yang ikut dalam operasi turun dari pesawat. Selang beberapa saat, Dewi Astutik terlihat menuruni tangga pesawat dengan pengawalan ketat dari seorang petugas perempuan. Ia tampak mengenakan kaus biru muda berlengan pendek dan masker hitam, dengan rambut sebahu. Kedua tangannya sudah diborgol menggunakan kabel ties putih di bagian depan.Setelah turun, Dewi langsung diarahkan menuju kendaraan pengangkut. Di tengah perjalanan menuju Kantor BNN, ia dipindahkan ke mobil dinas bertuliskan Badan Narkotika. Pengawalan semakin diperketat dengan bergantian naiknya petugas berseragam hitam lengkap dengan helm ke dalam mobil tersebut. Konvoi kendaraan ini kemudian melaju dengan kawalan ketat, termasuk dari petugas voorrijder.Dokumentasi lain menunjukkan ketika Dewi Astutik tiba di Kantor BNN RI. Petugas perempuan yang mendampinginya tampak menggenggam bagian belakang pakaiannya agar tetap terkendali. Dalam rekaman tersebut, Dewi sudah tidak lagi mengenakan masker hitam. Ia diarahkan masuk ke dalam gedung menuju ruang penyidikan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Penangkapan Dewi Astutik berlangsung cepat dan dramatis di Kamboja, hanya membutuhkan hitungan menit sejak target terdeteksi. BNN mengungkap rincian operasi yang dilakukan pada 1 Desember 2025 tersebut.Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa penangkapan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Red Notice Interpol nomor A-3536/3-2025 dan daftar pencarian orang (DPO) BNN nomor 31/INTER/D/X/2024 yang diterbitkan pada 3 Oktober 2024.“Operasi penindakan dimulai sejak 17 November 2025 setelah kami menerima informasi intelijen mengenai keberadaan target di Phnom Penh,” ujar Suyudi di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (2/12/2025).BNN kemudian menerbitkan surat perintah keberangkatan pada 25 November 2025. Tim diberangkatkan dan tiba di Phnom Penh pada 30 November, untuk berkoordinasi dengan Kepolisian Kamboja, KBRI, dan BAIS perwakilan Kamboja.Pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 13.39 waktu setempat, tim berhasil mendeteksi keberadaan Dewi Astutik yang menggunakan inisial PA, di lobi sebuah hotel di Sihanoukville. Ia saat itu berada dalam sebuah mobil Toyota Prius berwarna putih. Begitu mobil berhenti, tim gabungan langsung mengepung kendaraan dan mengamankan target yang tengah bersama seorang pria.Penangkapan dilakukan dengan cepat guna mencegah Dewi melarikan diri ataupun merusak bukti.“Di lokasi penangkapan, tim langsung melakukan verifikasi fisik untuk memastikan bahwa yang diamankan benar DPO yang kami cari,” jelas Suyudi.Presiden Instruksikan Penggantian Rumah Korban Banjir, BNPB Umumkan Skema BantuanVerifikasi meliputi pencocokan ciri fisik, data pendukung, serta hasil intelijen yang telah terkumpul sebelumnya. Setelah identitasnya dipastikan tepat, Dewi langsung diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.Penangkapan Dewi Astutik merupakan rangkaian dari penyidikan masif terkait penyelundupan 2 ton sabu bernilai sekitar Rp 5 triliun yang berhasil diungkap BNN pada Mei 2025. Ia disebut sebagai salah satu tokoh sentral dalam jaringan narkotika internasional yang beroperasi di kawasan Golden Triangle dan wilayah Asia–Afrika.Dengan tertangkapnya Dewi Astutik, BNN menegaskan komitmen mereka dalam memberantas jaringan peredaran narkoba berskala internasional yang merugikan Indonesia dan negara-negara lain.***
Read More Viral! Relawan Akui Diminta Uang oleh Oknum TNI dan DPR saat Hendak Salurkan Bantuan Banjir
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah pengakuan mengejutkan yang dibagikan melalui media sosial Instagram mendadak menjadi viral dan memancing reaksi keras publik. Unggahan dari akun @https.gandol menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Praktik tersebut disebut-sebut terjadi saat relawan hendak menyalurkan bantuan bagi korban banjir di kawasan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.Dalam video yang diunggahnya, pemilik akun @https.gandol memaparkan kronologi ketika ia bersama tim relawan berusaha mencari fasilitas kendaraan untuk mengangkut bantuan logistik menuju wilayah terdampak. Ia menyebut telah mencoba meminta bantuan kepada pihak Kodim guna meminjam kendaraan militer.Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan Pramugari“Kemarin kami mau mengantar bantuan ke Brandan. Kami coba meminta bantuan ke Kodim untuk menggunakan mobil kavaleri agar bisa membawa logistik ke lokasi,” ujarnya dalam video tersebut.Namun, upaya tersebut justru terkendala oleh permintaan yang tak terduga. Menurut pengakuannya, oknum di lingkungan Kodim diduga meminta uang sebesar Rp2 juta sebagai syarat agar kendaraan dapat digunakan.“Oknum Kodim itu minta dua juta,” lanjutnya.Tak menyerah, relawan kemudian berupaya mencari jalur alternatif. Namun situasi semakin mengecewakan ketika mereka bertemu dengan seorang oknum anggota DPR yang diduga melakukan hal serupa. Alih-alih memberikan dukungan, oknum tersebut disebut juga meminta uang.“Nego sama oknum TNI, lalu ketemu dengan DPR. DPR itu minta sejuta,” ujarnya dengan nada kesal.Lebih jauh, ia menirukan ucapan yang ia dengar selama proses tersebut—sebuah pernyataan yang dinilai menyayat hati para relawan yang berniat membantu masyarakat.“Tidak berhasil juga. Mereka bilang, cari saja yang gratis, karena tidak ada yang gratis di dunia ini,” tambahnya.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanUnggahan itu segera memantik gelombang kemarahan dan keprihatinan dari warganet. Banyak yang mengecam keras dugaan tindakan tidak terpuji tersebut, terutama karena dilakukan oleh oknum yang berasal dari institusi negara yang seharusnya menjadi garda depan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Diketahui, Pangkalan Brandan merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak banjir cukup parah di Kabupaten Langkat.Hingga berita ini dibuat, pihak Kodim maupun DPR yang disebut dalam video tersebut belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan resmi terkait tuduhan yang beredar.***
Read More Viral Video Dugaan Perselingkuhan Manajer Maskapai dengan Pramugari
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video rekaman CCTV yang diunggah oleh seorang istri sah tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rekaman tersebut diduga memperlihatkan adanya perselingkuhan antara seorang manajer maskapai dengan seorang pramugari berinisial EXY Dwi Lestari.Dalam video yang beredar, sang istri tampak menunjukkan bukti rekaman CCTV yang merekam aktivitas EXY pada 3 Oktober 2025. Pada tanggal tersebut, EXY seharusnya sedang menjalankan tugas resmi (roster), namun berdasarkan rekaman, ia justru terlihat mendatangi sebuah apartemen yang disebut sebagai “apart Kangsu”.Fakta Baru Kematian Arya Daru Terkuak, Keluarga Desak Polisi Naikkan Status ke PenyidikanDalam narasi unggahan itu, sang istri mengungkapkan bahwa EXY kerap memberikan berbagai alasan ketika dipertanyakan mengenai keberadaannya. Alasan tersebut antara lain mengaku mendapat panggilan darurat hingga mengaku sedang mengantarkan makanan untuk seorang kapten.Ia juga menyebut, salah satu pramugari lain sempat dikenai sanksi grounded satu bulan karena diduga membantu dirinya. Padahal, menurut pengakuannya, ia hanya mengikuti EXY dari bandara hingga ke apartemen tersebut bersama anaknya.Lebih jauh, ia mengungkap bahwa EXY bahkan sempat membuat laporan polisi terhadap dirinya setelah beberapa kali dipergoki sedang berada di apartemen yang sama.“Saya diam selama ini hanya untuk menghargai proses hukum yang masih berjalan. Capek…?,” tulis sang istri dalam unggahannya.Di sisi lain, sang suami yang diduga menjalin hubungan dengan EXY menepis seluruh tuduhan tersebut. Ia bersikeras tidak memiliki hubungan apa pun dengan pramugari dimaksud.Gara-Gara Dugaan Selingkuh, Pria 34 Tahun Tewas Ditikam Suami Cemburu“Bahkan sampai akhir, papa dari anak saya masih menyangkal hubungannya dengan EXY sampai bersumpah ‘lillahita’ala, demi Allah saya tidak pacaran, tidak berniat menikah lagi atau menikah dengan EXY Dwi Lestari’,” ungkap sang istri menirukan ucapan suaminya.Hingga kini, video tersebut terus menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Proses hukum terkait laporan yang disebutkan masih berlangsung, sementara pihak maskapai belum memberikan keterangan resmi mengenai polemik internal yang turut menyeret nama pramugarinya.***
Read More Luhut Binsar Pandjaitan Pasang Badan Bela Jokowi di Tengah Polemik IMIP Morowali
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Luhut Binsar Pandjaitan Pasang Badan Bela Jokowi di Tengah Polemik IMIP MorowaliKetua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan angkat suara untuk membela Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), terkait polemik pengelolaan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah. Luhut menegaskan bahwa keputusan membangun kawasan industri berbasis hilirisasi nikel tersebut bukan langkah sepihak Jokowi.Sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi yang terlibat langsung dalam berbagai kebijakan investasi selama lebih dari satu dekade, Luhut menekankan bahwa dirinya ikut bertanggung jawab penuh atas proses panjang pembangunan IMIP.“Bila ada pihak yang menuding keputusan ini dibuat sepihak oleh Presiden Joko Widodo, saya tegaskan bahwa seluruh koordinasi dan pengawalan dilakukan oleh saya,” ujar Luhut dalam pernyataan resminya, Senin (1/12/2025).Luhut mengklaim bahwa selama menduduki jabatan strategis di pemerintahan, ia menjaga diri agar tidak terlibat dalam konflik kepentingan. Ia menegaskan tidak pernah menjalankan bisnis terkait sektor yang diawasi, demi menjaga integritas pribadi dan memastikan kebijakan tetap mengutamakan kepentingan bangsa.Purnawirawan Jenderal Kopassus itu bahkan membuka pintu bagi siapa pun yang ingin mempertanyakan proses pengambilan keputusan pemerintah terkait IMIP. Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak condong kepada Tiongkok maupun Amerika Serikat, tetapi murni untuk kepentingan Indonesia.Luhut mengingatkan bahwa keberadaan kawasan industri Morowali sebenarnya sudah mulai dirintis pada masa pemerintahan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan kemudian diresmikan pada era Jokowi ketika Tiongkok menjadi satu-satunya negara yang bersedia berinvestasi.“Tanpa hilirisasi, Indonesia tidak akan memiliki posisi ekonomi sekuat sekarang,” tegasnya.Selain hilirisasi mineral, Luhut mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah mendorong penerapan hilirisasi di sektor pertanian, herbal, dan hortikultura. Salah satu proyek strategis yang kini dikembangkan adalah Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Humbang. Ia optimistis dalam tiga tahun mendatang, hasil riset dan pengembangan bibit unggul dari kawasan tersebut akan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.Pernyataan Luhut muncul setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengkritik pengelolaan bandara IMIP yang tidak dijaga oleh aparat Imigrasi dan Bea Cukai. Sjafrie menyebut kondisi itu berpotensi mengganggu kedaulatan negara dan mengibaratkan adanya “negara di dalam negara”.“Semua ketentuan harus ditegakkan, tanpa melihat dari mana pun asal investornya,” tegas Sjafrie, yang juga merupakan purnawirawan Jenderal Kopassus.Setelah kritik tersebut, Kementerian Pertahanan mengerahkan pasukan elite TNI Angkatan Udara untuk melakukan penjagaan bandara IMIP.Sebelumnya, Jokowi juga sempat memberikan klarifikasi setelah menjadi sasaran tudingan publik. Ia membantah pernah meresmikan bandara IMIP pada 2019 dan mengaku heran karena berbagai persoalan negatif selalu dikaitkan dengan dirinya.***
Read More Lebih dari 400 Tewas, Bencana Sumatra Dinilai Akibat Deforestasi dan Izin Tambang
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra bagian utara akibat dampak Siklon Tropis Senyar kembali membuka mata publik mengenai rusaknya sistem perlindungan ekologis di pulau tersebut. Menurut sejumlah organisasi lingkungan, kerusakan masif terutama terjadi pada kawasan hutan, daerah aliran sungai, perbukitan, serta wilayah rawan lainnya yang kini kehilangan fungsi alaminya.Country Director Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, dalam keterangan resmi Koalisi Keadilan untuk Planet Kita (JustCOP) pada Senin, 1 Desember 2025, menegaskan bahwa kondisi lingkungan hidup di Sumatra sudah berada pada tahap kritis.“Daya dukung lingkungan Sumatera sudah kritis, karena hutannya ditimpa dan dirobek-robek oleh ribuan izin industri ekstraktif,” ujarnya.Leonard juga menyoroti faktor perubahan iklim. Menurutnya, munculnya Siklon Tropis Senyar yang dipicu pemanasan ekstrem di perairan Selat Malaka merupakan bukti nyata bahwa krisis iklim sedang berlangsung. Ia mengingatkan bahwa bencana ini menjadi sinyal batas kemampuan alam dalam menahan kerusakan.“Dampak kerusakan terus kembali menimpa masyarakat, memperparah krisis sosial-ekologis di tengah perubahan iklim,” tegasnya.Pandangan serupa disampaikan Direktur Eksekutif Satya Bumi, Andi Muttaqien. Ia menilai bahwa tingginya korban jiwa dan meluasnya dampak bencana seharusnya bisa ditekan apabila pemerintah dan perusahaan melakukan evaluasi ketat terhadap setiap izin usaha, terutama yang berkaitan dengan pembukaan hutan.“Banyaknya korban seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memulihkan bentang alam yang rusak dan meninjau ulang izin-izin perusahaan yang merusak lingkungan,” ujarnya.Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Minggu 30 November 2025, sedikitnya 442 orang meninggal dunia dan 402 masih hilang. Provinsi Sumatera Utara menjadi wilayah yang paling parah terdampak, meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, serta Kota Sibolga.Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah ekosistem Batang Toru, yang dikenal sebagai habitat orang utan Tapanuli, primata langka yang populasinya sangat terbatas. Namun, kawasan ini kini terkepung berbagai aktivitas industri ekstraktif, mulai dari tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources, proyek PLTA Batang Toru, PLTMH Pahae Julu, pengembangan panas bumi PT SOL, pabrik kertas PT Toba Pulp Lestari, hingga berbagai perkebunan kelapa sawit seperti PT Sago Nauli dan PTPN III Batang Toru.Satya Bumi merinci bahwa PT Agincourt Resources memiliki konsesi seluas 130.252 hektare, dengan 40.890,60 hektare di antaranya tumpang tindih dengan kawasan Batang Toru. Sementara 30.630 hektare lainnya bahkan bertabrakan dengan hutan lindung di tiga kabupaten Tapanuli.Hingga Oktober 2025, perusahaan tersebut telah membuka 603,21 hektare kawasan. Mereka juga berencana menambah pembukaan hutan seluas 195 hektare untuk pembangunan fasilitas penampung limbah atau Tailing Management Facility (TMF). Fasilitas ini berada di hulu DAS Nabirong dan dianggap berpotensi menambah ancaman pada Daerah Aliran Sungai Batang Toru, terlebih lokasi tersebut berada di area rawan gempa.Satya Bumi mendesak pemerintah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aktivitas ekstraktif di kawasan Batang Toru.“Sudah saatnya pemerintah menindak tegas perusahaan perusak hutan dan menghentikan izin yang menambah tekanan pada ekosistem,” tegas Andi.Menurut analisis citra satelit Nusantara Atlas oleh Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), aktivitas PT Agincourt Resources diduga telah menyebabkan deforestasi seluas 739 hektare selama satu tahun terakhir. Selain itu, pembukaan lahan sawit dalam skala besar turut mempercepat erosi tanah dan merusak keseimbangan hidrologi sungai.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Sumatra memiliki sedikitnya 10 juta hektare perkebunan kelapa sawit. Perubahan fungsi hutan menjadi lahan perkebunan dan tambang telah menghilangkan kemampuan alam untuk menahan air, sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor.Di sisi lain, keberadaan izin hak pengusahaan hutan (HPH) dan hutan tanaman industri (HTI)—yang disatukan dalam izin Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, juga dinilai berkontribusi besar terhadap deforestasi. Alih fungsi ini membuat daerah aliran sungai tidak lagi mampu memperlambat laju air secara alami.Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), yang membuka pintu alih fungsi hutan lindung untuk aktivitas ekstraksi, turut memperparah kondisi. Hingga November 2025, pemerintah telah menerbitkan 271 PPKH di Sumatra, dengan total luasan mencapai 53.769,48 hektare.***
Read More Kepala Sekolah Tewas di Ruang Guru, Ditemukan dengan Leher Terikat Tali
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Warga di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan seorang kepala sekolah berinisial W (48) yang ditemukan tewas tergantung di ruang guru sekolah tempatnya bekerja, Senin (1/12/2025) pagi. Kondisi korban ditemukan dalam keadaan leher terjerat tali berwarna kuning yang terikat pada kusen pintu ruangan.Kepala Unit Reserse Polsek Cilincing, AKP Fauzan Yonnadi, menjelaskan bahwa laporan mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima dari warga sekitar. Informasi yang masuk menyebut adanya sosok pria tergantung di dalam lingkungan sekolah.“Tadi pagi kami dari Polsek Cilincing menerima laporan dari warga mengenai penemuan jenazah seorang laki-laki di salah satu sekolah di wilayah Cilincing,” kata Fauzan.Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatera Tembus 430 Jiwa, Ratusan Warga Masih Hilang“Korban berprofesi sebagai kepala sekolah di tempat tersebut,” tambahnya.Mendapati laporan tersebut, tim dari Polsek Cilincing bersama penyidik Polres Metro Jakarta Utara segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di sekolah, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam ruang guru.“Korban ditemukan di ruang guru, dalam posisi menggantung dengan tali yang tersangkut di kusen pintu,” tegas Fauzan.Selama proses olah TKP, penyidik menemukan sejumlah barang milik korban berada di ruangan tersebut. Di antaranya sepeda motor yang terparkir di dalam area sekolah, ponsel, tas, dan barang pribadi lainnya.“Ketika kami melakukan olah TKP, sepeda motor milik korban ditemukan di dalam area, begitu juga handphone dan tas korban. Semua barang itu masih berada di tempat,” jelasnya.Bupati Aceh Tengah Akui Tak Mampu Tangani Darurat Bencana, Sembilan Kecamatan Terisolir TotalHingga kini, polisi masih melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti kematian kepala sekolah tersebut. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga terus dilakukan untuk mengungkap latar belakang kejadian.“Kami dari Unit Reskrim Polsek Cilincing sudah memintai keterangan beberapa saksi, seperti keluarga korban, calon istri korban, serta rekan kerjanya,” tutup Fauzan.***
Read More 




















