BPOM Akan Tindak Tegas dan Awasi Produk Skincare Overclaim
Wulan _ 13 jam yang lalu
Lingkaran.id - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menegaskan komitmen lembaganya dalam menindak tegas peredaran serta produksi produk kesehatan, termasuk skincare, yang melanggar regulasi dan membuat klaim berlebihan (overclaim).Menurutnya, produk skincare yang memberikan janji berlebihan tanpa bukti ilmiah yang jelas tidak hanya menyesatkan konsumen tetapi juga berpotensi menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Oleh karena itu, BPOM tak akan ragu untuk mencabut izin edar produk yang terbukti melanggar aturan.Viral! Vokalis Band Sukatani Novi Citra Indriyati Diberhentikan dari Sekolah, Ini Alasannya"Overclaim dalam produk kesehatan adalah bentuk kejahatan karena tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan dan berpotensi merugikan konsumen. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, kejaksaan, bea cukai, serta Kementerian Perdagangan dan Perindustrian, untuk memperketat pengawasan terhadap produk-produk ini," ujar Taruna Ikrar dalam pernyataannya pada Senin (24/2/2025).Tindakan tegas ini sejalan dengan regulasi yang tertuang dalam berbagai peraturan, antara lain Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, serta dua Instruksi Presiden, yakni Nomor 3 Tahun 2017 dan Nomor 80 Tahun 2017.Ziarah Kubur Sesuai Sunnah, Doa Lengkap dan KeutamaannyaSebelumnya, BPOM juga telah mengumumkan akan menarik izin edar produk skincare lokal yang terbukti melakukan overclaim. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa produk yang beredar di pasaran aman, memiliki manfaat yang jelas, serta tidak menyesatkan konsumen.Dengan pengawasan yang semakin ketat, BPOM berharap para pelaku industri kecantikan dapat lebih bertanggung jawab dalam memasarkan produknya dan tidak hanya mengutamakan keuntungan tanpa memperhatikan keamanan serta efektivitas produk bagi konsumen.***
Read More Pemerintah Resmi Tetapkan Jadwal Libur Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2025, Ini Rincian Lengkapnya
Wulan _ 13 jam yang lalu
Lingkaran.id - Menjelang bulan suci Ramadan 2025, pemerintah telah mengeluarkan Surat Edaran resmi terkait jadwal libur awal puasa dan cuti bersama bagi siswa sekolah serta pekerja. Informasi ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama bagi mereka yang ingin merencanakan kegiatan ibadah dan perjalanan selama bulan Ramadan dan Lebaran.Sebagaimana tradisi yang berlaku setiap tahunnya, pemerintah menetapkan jadwal libur awal Ramadan bagi siswa sekolah agar mereka dapat lebih fokus dalam menjalankan ibadah puasa. Berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, libur awal Ramadan bagi anak sekolah akan dimulai pada Kamis, 27 Februari 2025, hingga Rabu, 5 Maret 2025.Niat Puasa Ramadhan 2025 Yang Benar, Bacaan Arab, Latin, Dan ArtinyaSelama periode ini, siswa diharapkan tetap mengikuti pembelajaran mandiri dengan mengerjakan tugas dan materi yang telah diberikan oleh sekolah. Setelah libur awal Ramadan berakhir, kegiatan belajar mengajar akan kembali berlangsung dengan beberapa penyesuaian mulai 6 Maret hingga 25 Maret 2025.Setelah itu, siswa akan kembali menikmati libur panjang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025.Berbeda dengan siswa sekolah, para pekerja tidak mendapatkan libur awal Ramadan. Namun, cuti bersama tetap diberikan untuk perayaan Idul Fitri agar mereka memiliki waktu lebih panjang untuk berkumpul dengan keluarga.Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, cuti bersama Lebaran akan berlangsung mulai 2 April hingga 7 April 2025. Dengan demikian, pekerja memiliki kesempatan libur lebih lama setelah perayaan Idul Fitri pada 31 Maret dan 1 April 2025.Selain itu, pada bulan Maret 2025, terdapat hari libur nasional lainnya, yakni Hari Suci Nyepi yang jatuh pada 29 Maret 2025. Pemerintah juga menetapkan 28 Maret 2025 sebagai cuti bersama dalam rangka perayaan Nyepi.Pilihan dan Tips Olahraga Saat PuasaSetelah rangkaian libur ini, siswa dijadwalkan kembali masuk sekolah seperti biasa pada Rabu, 9 April 2025. Dengan adanya jadwal resmi ini, baik siswa, orang tua, maupun pekerja dapat menyesuaikan rencana mereka selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 2025. Selain menetapkan libur awal puasa, pemerintah juga memberikan cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri serta Hari Suci Nyepi.Pemerintah berharap dengan jadwal yang telah ditetapkan ini, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk dan memiliki waktu berkualitas bersama keluarga selama libur Lebaran.***
Read More Tensi Tinggi Hingga Izin Pulang, Begini Kondisi Terkini Sejumlah Kepala Daerah di Retreat Akmil
Wulan _ 13 jam yang lalu
Lingkaran.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan bahwa beberapa kepala daerah mengalami kelelahan saat mengikuti program retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari ini telah memasuki hari ketiga pada Minggu (23/2/2025). Bima menegaskan bahwa kondisi para peserta tidak dalam keadaan darurat, hanya memerlukan istirahat."Ya, ada beberapa yang mengalami kelelahan. Saya baru saja melihat kondisi mereka. Ada yang mengalami tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan dirawat di Rumah Sakit Tidar. Namun, kondisi mereka tetap dalam pengawasan dan masih terkendali," ujar Bima saat ditemui di lokasi."Bukan dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, hanya perlu beristirahat saja," tambahnya.Banjir Bandar Lampung!! BPBD Siaga Antisipasi Banjir Susulan Meski Air Mulai SurutMantan Wali Kota Bogor itu menyebutkan bahwa tiga kepala daerah harus mendapatkan perawatan medis. Dua orang harus menginap di rumah sakit, sementara satu lainnya hanya mendapat infus vitamin C sebelum kembali ke kegiatan. Selain itu, terdapat dua peserta yang diizinkan beristirahat di tenda karena kelelahan dan kurang tidur.Selain alasan kesehatan, beberapa kepala daerah juga mendapatkan izin meninggalkan retreat lebih awal.Selain itu, ada juga kepala daerah yang harus menyelesaikan persoalan mendesak di daerahnya dan perlu berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda).Viral! Vokalis Band Sukatani Novi Citra Indriyati Diberhentikan dari Sekolah, Ini Alasannya"Ada laporan bahwa seorang peserta memiliki anak yang sedang sakit parah, sehingga sulit untuk berkonsentrasi dalam kegiatan ini. Setelah menunjukkan bukti medis, kami mengizinkannya untuk pulang demi mendampingi keluarganya," jelas Bima."Kami memahami ada kebutuhan tertentu, sehingga kami memfasilitasi pertemuan dengan Sekda di sini," tambahnya.Bima juga menyatakan bahwa keluarga peserta diperbolehkan menjenguk dengan syarat tertentu.Retreat ini masih akan berlangsung hingga Jumat (28/2/2025), dengan harapan seluruh peserta dapat menyelesaikan program tanpa kendala yang berarti."Keluarga boleh menengok, tetapi harus meminta izin terlebih dahulu. Selain itu, kunjungan tidak boleh mengganggu jadwal pembelajaran," tutupnya.***
Read More Kapolri Ajak Band Sukatani Jadi Duta Polri, Kapolri: Kami Terima Kritik
Wulan _ 13 jam yang lalu
Lingkaran.id - Dalam upaya memperbaiki institusi Polri serta mencegah perilaku menyimpang di kalangan personel, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak Band Sukatani untuk berperan sebagai duta Polri. Ajakan ini merupakan bagian dari semangat institusi dalam menerima kritik dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan guna membangun Polri yang lebih baik.Kapolri menyampaikan bahwa jika Band Sukatani berkenan, mereka akan diberikan peran sebagai juri atau duta yang turut serta dalam mengawal evaluasi terhadap institusi Polri.Viral! Vokalis Band Sukatani Novi Citra Indriyati Diberhentikan dari Sekolah, Ini Alasannya"Nantinya, jika Band Sukatani bersedia, kami akan menjadikan mereka sebagai juri atau duta Polri yang bertugas untuk terus mendorong kritik sebagai upaya koreksi dan perbaikan. Ini juga bagian dari konsep evaluasi yang berkesinambungan terhadap perilaku oknum Polri yang masih menyimpang," ujar Jenderal Listyo dalam keterangannya pada Minggu (23/2/2025).Lebih lanjut, Kapolri menegaskan bahwa ajakan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Polri untuk bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan terbuka terhadap masukan dari masyarakat."Kami ingin memastikan bahwa Polri terus berbenah menjadi organisasi yang benar-benar dapat menerima kritik sebagai bagian dari perubahan menuju institusi yang lebih modern dan profesional," tambahnya.Niat Puasa Ramadhan 2025 Yang Benar, Bacaan Arab, Latin, Dan ArtinyaJenderal Listyo juga menekankan bahwa Polri tidak pernah melarang kebebasan berekspresi, termasuk kritik yang disampaikan oleh masyarakat. Menurutnya, kritik yang ditujukan kepada Polri seharusnya dipandang sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap institusi tersebut."Bagi kami, kritik terhadap Polri adalah bentuk kecintaan masyarakat terhadap institusi ini," pungkasnya.Ajakan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta mendorong semangat perbaikan dalam tubuh institusi kepolisian demi menciptakan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.***
Read More Eks Napi Koruptor Muncul di Struktur Kepemimpinan Danantara, Warganet: Reinkarnasi Korupsi?
Wulan _ 13 jam yang lalu
Lingkaran.id - Pembentukan Danantara menuai kontroversi di kalangan masyarakat, terutama setelah munculnya dugaan bahwa beberapa tokoh yang pernah terjerat kasus korupsi akan menduduki posisi strategis dalam lembaga tersebut. Kritik tajam dari warganet bermunculan, menyoroti rekam jejak para tokoh yang dikaitkan dengan skandal korupsi di masa lalu.Dua nama yang paling disorot adalah Burhanuddin Abdullah dan Muliaman Hadad. Keduanya disebut-sebut akan mendapatkan posisi penting dalam jajaran kepemimpinan Danantara. Selain itu, beberapa tokoh yang selama ini dianggap sebagai bagian dari status quo di lingkungan BUMN juga dikabarkan akan turut serta dalam struktur organisasi tersebut, semakin memperbesar ketidak percayaan dari publik.Viral! Vokalis Band Sukatani Novi Citra Indriyati Diberhentikan dari Sekolah, Ini AlasannyaBurhanuddin Abdullah diketahui pernah menjalani hukuman penjara selama lima tahun atas keterlibatannya dalam kasus korupsi yang melibatkan aliran dana Bank Indonesia ke DPR dengan total nilai mencapai Rp 100 miliar. Pria yang juga dikenal sebagai mantan Gubernur Bank Indonesia ini dikabarkan akan menduduki posisi sebagai Ketua Tim Pakar Danantara. Isu ini semakin memicu perdebatan, mengingat rekam jejak Burhanuddin dalam kasus korupsi yang sempat mencoreng citra institusi keuangan negara.Selain Burhanuddin, nama Muliaman Hadad juga tak luput dari sorotan. Ia pernah menjalani pemeriksaan intensif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mega skandal Bank Century. Selain itu, ketika menjabat sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ia juga dinilai gagal dalam mengawasi kasus Jiwasraya, yang menyebabkan kerugian negara hingga belasan triliun rupiah. Skandal Jiwasraya menjadi salah satu kasus keuangan terbesar dalam sejarah Indonesia, dan kegagalan pengawasan Muliaman disebut-sebut sebagai salah satu faktor yang memperburuk situasi.Tak hanya dua nama tersebut, kehadiran Erick Thohir dalam jajaran pengelola Danantara juga mengundang kritik tajam. Erick, yang selama ini dikenal sebagai figur dominan dalam pengelolaan BUMN, dianggap sebagai bagian dari sistem yang selama ini belum sepenuhnya menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan negara.Ziarah Kubur Sesuai Sunnah, Doa Lengkap dan KeutamaannyaKritik keras juga datang dari pegiat media sosial John Sitorus, yang menulis melalui akun pribadinya pada Rabu, 19 Februari 2025. "Dewan Pengawas dan Ketua Tim Pakar serta Inisiator Danantara diisi oleh orang-orang bermasalah semua. Terus kita masih optimis? Ndasmu! #Indonesiagelap," tulisnya dalam unggahan yang langsung mendapat ribuan komentar dan dibagikan secara luas.Dengan sorotan tajam dari publik, polemik mengenai Danantara masih akan terus berkembang. Transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemilihan jajaran pemimpin lembaga ini akan menjadi faktor utama yang menentukan apakah Danantara bisa mendapatkan kepercayaan publik atau justru semakin memperburuk citra institusi pemerintahan.***
Read More Danantara Kelola Aset Raksasa, FTSE Russell Prediksi Dampak Positif bagi Pasar Indonesia
Wulan _ 2 hari yang lalu
Lingkaran.id - Rencana pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang digagas Presiden Prabowo Subianto mendapat perhatian dari FTSE Russell, lembaga penyedia indeks pasar global. FTSE Russell menilai bahwa Danantara, yang akan mengelola aset senilai US$900 miliar (setara Rp14.724 triliun), memiliki potensi besar untuk menarik investasi asing, termasuk foreign direct investment (FDI).Policy Director FTSE Russell, Wanming Du, mengungkapkan bahwa investor global cenderung tertarik pada negara yang mengalokasikan kekayaannya untuk pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan ekonomi.Megawati Instruksikan Kader PDIP Tunda Retreat Di Magelang Usai Hasto Ditahan KPK“Jika melihat pola di berbagai negara, dana kekayaan negara yang berinvestasi dalam infrastruktur dasar dapat membantu mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini pada akhirnya menarik lebih banyak investasi asing dan FDI,” ujar Wanming Du dalam acara Bloomberg Technoz Economic Outlook di Jakarta, Jumat (21/2/2025).Menurutnya, langkah Indonesia membentuk Danantara sejalan dengan strategi yang telah diterapkan berbagai negara untuk mengalokasikan kekayaan negara ke sektor infrastruktur. Selain itu, keberadaan sovereign wealth fund (SWF) ini juga diprediksi akan berdampak positif terhadap indeks saham nasional.Dengan Asset Under Management (AUM) mencapai US$900 miliar, Danantara berpotensi menjadi SWF terbesar ketujuh di dunia. Wanming juga menyoroti investasi Danantara di sektor energi baru terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis yang dapat memberikan dampak ekonomi jangka panjang.“Ini tentu kabar baik bagi pasar domestik,” tambahnya.Agar Danantara mencapai kinerja optimal, Wanming merekomendasikan strategi diversifikasi investasi, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memaksimalkan keuntungan dan mengurangi risiko.Soroti Peluncuran BPI Danantara: Dinilai Berisiko Melemahkan Pengawasan dan Penegakan Hukum ,Celah Baru bagi Korupsi?Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengumumkan bahwa Danantara akan secara resmi diluncurkan pada 24 Februari 2025. Lembaga ini dirancang untuk mengalokasikan modal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke sektor usaha yang menjanjikan keuntungan tinggi sekaligus memberikan dampak sosial yang luas. Dengan model pengelolaan yang diterapkan, keuntungan dari program hilirisasi akan sepenuhnya dinikmati oleh Indonesia.Dalam operasionalnya, Danantara akan berada langsung di bawah pengawasan Presiden dan didukung oleh Dewan Pengawas yang diketuai oleh Menteri BUMN, serta Dewan Penasehat yang akan memberikan arahan strategis bagi pengelolaan investasi negara.***
Read More Siswa SD Diduga Dipukul Guru hingga Tak Sadarkan Diri
Wulan _ 2 hari yang lalu
Lingkaran.id - Seorang siswa sekolah dasar (SD) berinisial JJ yang bersekolah di SDI Muwur, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengalami tindak kekerasan dari seorang guru berinisial AD. Insiden ini terjadi pada Selasa (18/2/2025) pagi, di mana JJ dikabarkan dipukul hingga pingsan.Ibu korban, Ester Dimut, mengungkapkan bahwa putranya sempat tidak sadarkan diri selama dua jam usai insiden tersebut. JJ kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ruteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk rontgen kepala guna memastikan kondisinya."Setelah dipukul, dia langsung pingsan," ujar Ester.Viral! Siswa SD di Kediri Ketahuan Meracik Miras Oplosan, Guru Syok Saat MenginterogasiEster menjelaskan bahwa sebelum kejadian, suasana kelas sempat riuh karena para siswa bernyanyi. Saat AD memasuki kelas dan menanyakan siapa yang bernyanyi, JJ membantah dan menyatakan bahwa ia sedang menulis. Namun, menurut Ester, sang guru tidak menerima jawaban tersebut dan langsung memukul kepala JJ, menyebabkan anaknya terjatuh hingga kepalanya membentur meja di belakangnya.Yang lebih mengejutkan, Ester menuduh AD tidak memberikan pertolongan kepada JJ yang sudah pingsan, melainkan pergi ke kelas lain. JJ baru mendapat bantuan dari guru-guru lain di sekolah, sementara dua tenaga medis datang untuk memeriksa kondisinya. Meski anaknya terus mengeluh pusing setelah kejadian, Ester memilih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.Sementara itu, Kepala SDI Muwur, Ignasius Arifin, membantah tudingan bahwa AD telah memukul JJ hingga pingsan. Ia mengklaim bahwa JJ hanya mengalami pusing dan sempat beristirahat di ruang kerjanya sebelum pulang. Menurutnya, AD hanya mencubit dan mengetuk kepala JJ sebagai bentuk teguran yang dianggapnya wajar dalam dunia pendidikan."Tidak benar kalau dia dipukul sampai pingsan," tegas Ignasius."Namanya guru itu seperti orang tua, tidak ingin melihat murid berperilaku kurang baik. Kemarin itu bukan dipukul, hanya cubit kecil dan ketukan ringan di kepala. Itu bentuk sentuhan kasih, bukan kekerasan," jelasnya.Ignasius juga menyebut bahwa setelah kejadian, JJ tetap melanjutkan kegiatan belajar. Ia baru mengeluhkan pusing ketika jam istirahat tiba dan kemudian berjalan sendiri ke kantor guru dengan didampingi salah satu tenaga pengajar."Kami juga membelikannya roti karena dia mengaku belum sarapan. Mungkin itu juga yang menyebabkan dia merasa pusing," tambahnya.Megawati Instruksikan Kader PDIP Tunda Retreat Di Magelang Usai Hasto Ditahan KPKSetelah diperiksa oleh tenaga medis, tekanan darah JJ dinyatakan normal. Pihak sekolah memutuskan untuk tidak mengizinkan JJ pulang lebih awal karena tidak ada orang di rumahnya, sehingga ia baru pulang bersama siswa lain saat jam sekolah selesai.Ignasius menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai terkait insiden ini. Hingga kini, belum ada laporan resmi ke pihak kepolisian mengenai dugaan kekerasan terhadap JJ.***
Read More Remaja Diarak Warga karena Curi Pisang, Ternyata untuk Nenek dan Adiknya
Wulan _ 2 hari yang lalu
Lingkaran.id - Seorang remaja berinisial APP (16) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, harus menanggung malu setelah diarak keliling kampung akibat tertangkap mencuri empat tandan pisang milik warga Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, pada Senin (17/2). Namun, di balik tindakannya, APP ternyata hanya ingin memenuhi kebutuhan hidup adik kandung dan neneknya yang menjadi satu-satunya keluarga yang merawatnya.Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, mengungkapkan bahwa APP adalah anak piatu yang tinggal bersama adik dan neneknya. Sementara itu, sang ayah telah menikah lagi dan tidak memberikan perhatian kepada mereka.Sukatani Band Tarik Lagu "Bayar Bayar Bayar", Ada Tekanan Dari Pihak Tertentu?"Dari hasil penyelidikan, APP nekat mencuri pisang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari mereka bertiga. Ia tidak memiliki penghasilan tetap, sehingga terpaksa melakukan tindakan ini," ujar Mujahid dalam pernyataan resminya, Jumat (21/2).Melihat kondisi APP yang memprihatinkan, pihak kepolisian memilih menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Setelah dilakukan mediasi, pemilik pisang sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.Tak hanya itu, kepolisian juga mengambil langkah lebih jauh dengan mengangkat APP sebagai anak asuh Polsek Tlogowungu. Polisi turut membantu biaya pendidikannya agar ia tetap bisa bersekolah dan mendapatkan masa depan yang lebih baik."Peristiwa ini mendapat perhatian dari Bapak Kapolresta Pati. Kami ingin memastikan kondisi APP dan adiknya dalam keadaan baik, sehingga kami datang berkunjung sekaligus memberikan bantuan," tambahnya.Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, Rompi Oranye Dan Borgol Jadi Akhir Drama PanjangSebagai bentuk dukungan lebih lanjut, APP diberikan kesempatan bekerja sebagai tenaga kebersihan di Polsek Tlogowungu. Dengan pekerjaan ini, ia diharapkan dapat memperoleh penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya."Langkah ini kami ambil agar APP tidak hanya memiliki sumber penghasilan, tetapi juga mendapatkan bimbingan yang dapat membantunya meraih masa depan yang lebih cerah," tutup Mujahid.
Read More Wanita ini Rugi Rp20,7 Juta Usai Ditipu Pria yang Dikenalnya Lewat Tinder
Wulan _ 2 hari yang lalu
Lingkaran.id - Wanita asal Palembang berinisial DS (27) mengalami kerugian besar setelah tertipu oleh seorang pria yang dikenalnya melalui aplikasi kencan online, Tinder. Akibat kejadian ini, DS kehilangan uang sebesar Rp20,7 juta.Kasus penipuan ini telah resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Kamis (20/2) siang. Menurut keterangan DS, awal mula kejadian ini terjadi pada November 2024, saat ia mulai berkenalan dengan seorang pria bernama AP (27) di Tinder.Viral! Siswa SD di Kediri Ketahuan Meracik Miras Oplosan, Guru Syok Saat MenginterogasiHubungan keduanya semakin dekat setelah intens berkomunikasi melalui WhatsApp dan video call. Dalam perkenalan tersebut, AP mengaku berasal dari Provinsi Lampung dan bekerja di sebuah minimarket dengan sistem gaji dana talangan.Ia kerap mengeluhkan kondisi keuangannya yang tidak stabil akibat keterlambatan pembayaran gaji. Merasa simpati, DS beberapa kali memberikan pinjaman uang kepada AP dengan harapan akan dikembalikan.Sukatani Band Tarik Lagu "Bayar Bayar Bayar", Ada Tekanan Dari Pihak Tertentu?Awalnya, AP memang mengembalikan uang yang dipinjam, tetapi seiring waktu, jumlah pinjaman semakin membesar dan tak kunjung dikembalikan. Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami laporan DS untuk mengusut lebih lanjut kasus penipuan yang dialaminya."Awalnya dia selalu mengembalikan pinjaman, tapi lama-kelamaan jumlahnya semakin besar dan tak ada pengembalian sama sekali," ujar DS usai melapor ke polisi.
Read More Propam Polri Periksa Anggota Ditreskrimsiber Polda Jateng Terkait Permohonan Maaf Band Sukatani, Warganet: Ada Intimidasi?
Wulan _ 2 hari yang lalu
Lingkaran.id - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turun tangan dalam menangani serta memeriksa anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) terkait polemik yang mencuat akibat permohonan maaf Band Sukatani. Permohonan maaf tersebut berkaitan dengan lagu mereka berjudul Bayar Bayar Bayar, yang diduga mengandung sindiran terhadap institusi kepolisian.Guna memastikan profesionalisme dalam penanganan kasus ini, Biro Pengamanan Internal (Biropaminal) Divpropam telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Ditreskrimsiber Polda Jateng. Informasi ini disampaikan melalui akun resmi X @divpropam pada Jumat (21/2/2025).Bybit Diretas! $1,5 Miliar Ethereum Hilang, Bagaimana Nasib Pengguna?"Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah klarifikasi terhadap persoalan yang berkembang, sehingga dapat menjaga transparansi serta akuntabilitas dalam tubuh Polri," demikian pernyataan resmi dari Divisi Propam Polri.Kasus ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tak sedikit warganet yang berspekulasi bahwa permohonan maaf yang disampaikan Band Sukatani terjadi karena adanya tekanan dari pihak kepolisian. Hal ini semakin ramai dibahas setelah lagu Bayar Bayar Bayar viral dan digunakan secara luas di berbagai platform digital.Bybit Diretas! $1,5 Miliar Ethereum Raib, Begini KronologinyaMenanggapi isu tersebut, Divisi Propam Polri menegaskan bahwa institusinya tetap menghormati kebebasan berekspresi sebagai bagian dari sistem demokrasi."Terkait diskusi yang berkembang mengenai lagu Bayar Bayar Bayar dan Band Sukatani, Polri menegaskan bahwa kami selalu terbuka terhadap kritik yang membangun. Kami memahami bahwa dalam sistem demokrasi, kebebasan berpendapat adalah hal yang penting," tutup pernyataan Divpropam.***
Read More KA Kertalaya Kembali Beroperasi, Target Mulai Jalan Pertengahan 2025
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berencana mengaktifkan kembali rute kereta api Kertapati-Indralaya (Kertalaya) yang sebelumnya berhenti beroperasi sejak 2019. Re-operasional layanan ini ditargetkan mulai pertengahan tahun 2025 sebagai solusi transportasi bagi mahasiswa dan tenaga akademik Universitas Sriwijaya (Unsri).Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai reaktivasi KA Kertalaya masih berlangsung antara Pemprov Sumsel, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, PT KAI, serta pihak Universitas Sriwijaya.Viral! Satu Keluarga Nekat Keluar Mobil di Area Satwa Taman Safari: Masuk Daftar Hitam“Kami ingin menghidupkan kembali rute KA Kertalaya agar bisa beroperasi lagi seperti pada 2019. Targetnya, pertengahan tahun ini sudah bisa dijalankan,” kata Elen dalam keterangannya, Senin (17/2/2025).Dalam diskusi yang dilakukan, ada usulan untuk memperpanjang jalur rel KA hingga masuk ke dalam area kampus Unsri. Jika rencana ini terealisasi, layanan transportasi di dalam kampus nantinya akan dilanjutkan dengan bus kampus sebagai moda penghubung terakhir.“Ini masih dalam tahap kajian, tetapi harapannya di titik akhir nanti, mahasiswa bisa melanjutkan perjalanan dengan bus di dalam area kampus,” jelas Elen.Hasto Kristiyanto Ditahan KPK, Rompi Oranye Dan Borgol Jadi Akhir Drama PanjangMenurut Elen, jumlah mahasiswa yang semakin meningkat menjadi salah satu alasan utama dihidupkannya kembali rute ini. Selain itu, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengurangi angka kecelakaan di jalan raya akibat tingginya mobilitas mahasiswa yang menggunakan kendaraan pribadi.“Reaktivasi rute ini tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga untuk tenaga akademis. Semoga ini bisa menjadi solusi efektif dalam menyediakan moda transportasi yang aman sekaligus membantu menekan angka kecelakaan,” pungkasnya.***
Read More Hari Pertama Menjabat, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Copot Kepala SMAN 6 Depok Akibat Study Tour
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung menunjukkan ketegasannya di hari pertama menjabat setelah dilantik oleh Presiden Prabowo. Salah satu langkah awal yang diambilnya adalah mencopot Kepala Sekolah SMAN 6 Depok karena melanggar surat edaran gubernur terkait larangan siswa bepergian ke luar provinsi dalam kegiatan study tour."Saya tidak menunda pekerjaan. Hari pertama langsung kerja dan hari ini juga sudah ada keputusan untuk menonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok karena melanggar aturan gubernur," ujar Dedi usai pelantikannya di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (20/2/2025).Pelantikan Serentak 961 Kepala Daerah oleh Presiden Prabowo, Pertama Dalam Sejarah Indonesia!Selain menindak pelanggaran aturan study tour, Dedi juga menegaskan komitmennya dalam membenahi berbagai permasalahan di sekolah, termasuk pungutan liar (pungli). Ia telah memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan inspeksi terhadap sekolah-sekolah yang diduga melakukan pungutan tidak sesuai aturan."Ini bagian dari upaya kami dalam memperbaiki manajemen pendidikan di Jawa Barat. Isu-isu seperti Program Indonesia Pintar (PIP), pungli, dan study tour menjadi perhatian utama karena meresahkan masyarakat," tambahnya.Dedi menjelaskan bahwa kebijakan pelarangan study tour ini telah ia pertimbangkan jauh sebelum pelantikannya. Menurutnya, biaya perjalanan yang dikenakan kepada siswa, khususnya di SMAN 6 Depok, berkisar antara Rp 3,5 juta hingga Rp 5,5 juta per siswa, yang dinilai sangat membebani orang tua.Ratusan Siswa MAN 2 Kota Bekasi Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi Dana Sekolah"Lebih baik siswa belajar di lingkungan sendiri daripada harus pergi ke provinsi lain dengan biaya besar," tegasnya.Ia juga mengkritik kegiatan study tour ke daerah seperti Yogyakarta dan Bali yang lebih menyerupai acara piknik dibanding kegiatan edukatif. Dengan kebijakan ini, Dedi berharap anggaran yang selama ini digunakan untuk study tour bisa dialihkan ke program lain yang lebih bermanfaat bagi siswa dan sekolah."Piknik itu boleh, tetapi sebaiknya dilakukan oleh keluarga masing-masing jika mampu. Tidak perlu dilembagakan oleh sekolah," lanjutnya.***
Read More Dugaan Pemerasan dan Pengancaman, Nikita Mirzani Resmi Jadi Tersangka
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Artis Nikita Mirzani (NM) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan pengancaman yang dilaporkan oleh dokter sekaligus pengusaha skincare, Reza Gladys. Keputusan ini diumumkan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, pada Kamis (20/2/2025), mengonfirmasi bahwa selain Nikita Mirzani, asistennya yang berinisial IM juga turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Mereka diduga melakukan pemerasan dan pengancaman melalui media elektronik serta terindikasi terlibat dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).Ajukan Penangguhan Penahanan, Vadel Badjideh Beralasan Ingin Ikut Kompetisi Dance"Benar, Sdri NM dan Sdr IM telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya berdasarkan bukti yang cukup dan hasil gelar perkara," ungkap Ade Ary.Setelah penetapan status tersangka, polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Nikita Mirzani dan IM. Namun, keduanya mengajukan penundaan dengan alasan memiliki pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan atau diwakilkan."Penyidik telah menerima surat permohonan penundaan pemeriksaan terhadap tersangka NM dan IM dari kuasa hukum mereka pada tanggal 19 Februari 2025," ujar Ade.Sebagai gantinya, pihak kepolisian akan menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut pada Senin, 3 Maret 2025, pukul 13:00 WIB. Kasus ini bermula pada Selasa (11/2/2025), ketika Reza Gladys melaporkan bahwa nama dan produk miliknya mendapat komentar negatif dari akun TikTok milik Nikita Mirzani. Merasa dirugikan, Reza pun berinisiatif untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Nikita melalui asistennya, Mail Syahputra, pada 13 November 2024.Namun, pertemuan tersebut justru berujung pada dugaan pemerasan. Menurut laporan, Nikita meminta uang sebesar Rp 5 miliar sebagai "uang tutup mulut", agar dirinya tidak lagi membahas Reza dan bisnisnya di media sosial.Denise Chariesta Geram Difitnah Sebagai Buzzer Oleh Doktif, Tantang Pembuktian dengan Hadiah Rp100 Juta"Respons dari terlapor adalah ancaman akan membongkar lebih banyak informasi di media sosial jika pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan finansial. Terlapor meminta Rp 5 miliar agar tidak lagi membicarakan korban," jelas Ade Ary.Merasa tertekan, Reza akhirnya mentransfer uang secara bertahap dengan total mencapai Rp 4 miliar ke rekening yang diarahkan oleh pihak Nikita Mirzani."Atas kejadian tersebut, korban merasa diperas dan mengalami kerugian sebesar Rp 4 miliar," lanjutnya.Merasa tidak mendapatkan keadilan, Reza akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi pada 3 Desember 2024. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan pihak lain serta kemungkinan adanya aliran dana yang mengarah ke tindak pidana pencucian uang. Banyak pihak menunggu kelanjutan proses hukum yang akan dihadapinya dalam kasus ini.***
Read More Viral! Perempuan Melahirkan di SPBU Saat Perjalanan ke Rumah Orang Tua
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan melahirkan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Momen tak terduga ini terjadi saat perempuan tersebut tengah dalam perjalanan menuju rumah orang tuanya untuk persiapan persalinan.Dalam video yang beredar, tampak seorang wanita yang diketahui bernama Laswati, bersama suaminya, Ardi Adrian, sedang mengisi bahan bakar sepeda motor. Saat itu, Laswati yang sudah memasuki usia kehamilan tua mulai merasakan tanda-tanda akan melahirkan. Ia dan suaminya berencana melangsungkan persalinan di rumah orang tuanya di Puncak Mulya, Desa Mekarsari, Kecamatan Naringgul.Rocky Gerung Bakar Semangat Mahasiswa dalam Aksi 'Indonesia Gelap', Kalian Punya Hak Menentukan Arah Negeri!"Istri saya memang sudah waktunya melahirkan. Sejak pagi sudah merasakan kontraksi ringan, jadi kami memutuskan untuk berangkat dari rumah di Ciogong Sindangbarang ke rumah mertua di Naringgul," ujar Ardi Adrian, dikutip pada Jumat (21/2/2025).Namun, perjalanan yang seharusnya berjalan lancar berubah menjadi situasi darurat ketika air ketuban Laswati tiba-tiba pecah disertai pendarahan. Melihat kondisi ini, Ardi segera mencari kendaraan untuk membawa istrinya ke puskesmas terdekat."Setelah ketuban pecah, terjadi pendarahan. Saya langsung berusaha menenangkan istri sambil mencari kendaraan agar bisa segera membawanya ke puskesmas," tambahnya.Namun, sebelum bantuan datang, Laswati melahirkan bayinya dalam kondisi berdiri. Bayi yang baru lahir tersebut nyaris terjatuh, tetapi beruntung tubuhnya tertahan oleh kaki sang ibu sebelum menyentuh tanah.Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Keras Terasa Hingga Warga Panik"Selang dua menit setelah saya mencari kendaraan, tiba-tiba istri saya melahirkan. Posisinya sambil berdiri, tapi untungnya bayi tidak langsung jatuh ke tanah. Kepala bayi mengenai paha ibunya dulu sebelum akhirnya tersangga oleh kakinya," ungkap Ardi.Setelah proses persalinan mendadak tersebut, bayi berjenis kelamin laki-laki itu segera dibawa ke puskesmas bersama ibunya untuk mendapatkan perawatan medis. Peristiwa langka ini sontak menarik perhatian publik, dengan banyak warganet yang memberikan doa serta pujian atas ketenangan pasangan ini dalam menghadapi situasi darurat. Beruntung, baik ibu maupun bayi dalam kondisi selamat dan sehat.***
Read More Viral Buruh Pabrik Peraih Nilai SKD Tertinggi Gagal CPNS karena 0,5 cm, Warganet Sindir Ketatnya Persyaratan Kerja di Indonesia
Wulan _ 3 hari yang lalu
Lingkaran.id - Tri Cahyaningsih, seorang buruh pabrik asal Boyolali yang berhasil meraih skor tertinggi dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah, harus menerima kenyataan pahit setelah dinyatakan tidak lolos dalam tahap tes kesehatan.Meski memperoleh skor impresif sebesar 476 dalam SKD, impian Tri untuk menjadi abdi negara harus tertunda lantaran dirinya tidak memenuhi syarat tinggi badan yang ditetapkan. Dalam pemeriksaan kesehatan, tinggi badannya tercatat hanya 157,5 cm, sedangkan ketentuan minimal adalah 158 cm.Fakta-Fakta Penahanan Hasto Kristiyanto, Dari Rompi Oranye Hingga Dugaan Perintangan Kasus Harun Masiku“Persyaratan tinggi badan minimal 158 cm. Saat pengukuran di tes kesehatan, ternyata saya hanya 157,5 cm,” ungkap Tri saat diwawancarai pada Rabu (19/2/2025).Warga Desa Penggung, Kecamatan Boyolali ini mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Namun, ia tetap berusaha menerima kenyataan dengan lapang dada meski hanya terpaut setengah sentimeter dari batas minimum.“Tentu saja kecewa, cuma kurang 0,5 cm. Tapi mau bagaimana lagi, mungkin memang belum rezeki saya,” ujar Tri dengan nada pasrah.Meskipun menghadapi kegagalan, semangatnya untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil tidak surut. Tri menyatakan dirinya akan mencoba kembali pada seleksi CPNS berikutnya jika ada formasi yang sesuai.“Kalau nanti ada pendaftaran lagi dan formasinya cocok, saya pasti akan mendaftar lagi. Apalagi nilai SKD saya masih bisa digunakan,” tegasnya.Kabar tentang gugurnya Tri dalam seleksi CPNS langsung menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang mengkritik betapa ketatnya persyaratan seleksi kerja di Indonesia, terutama dalam hal administratif yang dianggap kurang relevan dengan kompetensi.“Udah pinter, nilainya tinggi, tapi gagal cuma gara-gara setengah sentimeter? Emang mau kerja atau jadi model?,” tulis salah satu warganet di media sosial.Pelantikan Serentak 961 Kepala Daerah oleh Presiden Prabowo, Pertama Dalam Sejarah Indonesia!Tak sedikit pula yang menilai bahwa persyaratan tinggi badan tidak seharusnya menjadi faktor penentu utama dalam seleksi CPNS, terutama untuk posisi yang tidak membutuhkan kriteria fisik tertentu.“Banyak orang berprestasi yang akhirnya malah gagal hanya karena syarat-syarat yang kurang masuk akal. Susah banget cari kerja di Indonesia,” komentar warganet lainnya.Seiring dengan meningkatnya perbincangan di dunia maya, tagar #KaburAjaDulu pun mulai ramai digunakan oleh netizen. Istilah ini mencerminkan kekecewaan generasi muda terhadap sulitnya mendapatkan pekerjaan di dalam negeri, hingga muncul sindiran bahwa lebih baik mencari kesempatan di luar negeri terlebih dahulu. Harapannya, ke depan ada evaluasi terhadap aturan seleksi, sehingga kandidat terbaik bisa diterima berdasarkan kompetensinya, bukan sekadar memenuhi syarat fisik semata.***
Read More Gunung Marapi Kembali Erupsi, Dentuman Keras Terasa Hingga Warga Panik
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada Rabu (19/2/2025) malam. Letusan terjadi sekitar pukul 20.31 WIB, disertai suara dentuman keras yang terdengar hingga ke Batu Taba, Kabupaten Agam, sehingga memicu kepanikan warga setempat. Menurut keterangan warga, dentuman tersebut terdengar cukup jelas meskipun intensitasnya tidak sekuat yang terjadi pada pagi hari."Suara dentuman sangat keras. Kami tinggal di daerah Batu Taba, tapi kali ini suara yang saya dengar tidak sekuat yang terjadi pagi tadi," ungkap Rizal, salah satu warga setempat.Viral! ASN Diduga Tendang dan Injak Siswa yang Menolak Program Makanan Bergizi GratisKepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi, Ahmad Rifandi, mengonfirmasi bahwa erupsi kali ini disertai lontaran abu vulkanik."Erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 30,7 mm dan berlangsung selama sekitar 54 detik," jelasnya.Ahmad Rifandi juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi lahar dingin, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai. Jika hujan turun di kawasan Gunung Marapi, material vulkanik yang terbawa air bisa menyebabkan banjir lahar dingin yang berbahaya."Ancaman lahar dingin juga perlu diwaspadai, terutama oleh warga yang tinggal di aliran sungai, jika hujan turun di sekitar Gunung Marapi," tambahnya.Heboh! Video Diduga ASN PUPR Kutai Timur Berpesta di Kantor, Pejabat Beri KlarifikasiSaat ini, status aktivitas Gunung Marapi berada di Level II (Waspada) setelah sebelumnya sempat dinaikkan ke Level III (Siaga) akibat meningkatnya intensitas erupsi. Pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas gunung dan mengimbau warga untuk mengikuti arahan dari BPBD serta tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya di sekitar kawah.Masyarakat di sekitar Gunung Marapi diimbau untuk tetap waspada, menggunakan masker guna menghindari dampak abu vulkanik, dan segera melapor kepada pihak terkait jika terjadi peningkatan aktivitas gunung yang lebih signifikan.
Read More Firdaus Oiwobo Klaim Berasal dari Keluarga Elit: "Ari-Ari Saya Ditanam di Depan Istana Presiden"
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Pengacara kontroversial Firdaus Oiwobo kembali menjadi sorotan publik usai mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Dalam sebuah video yang beredar, Firdaus mengklaim bahwa dirinya berasal dari keluarga terpandang dan bahkan menyebut bahwa ari-arinya saat lahir ditanam di depan Istana Kepresidenan.Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus saat menyinggung rivalnya, Hotman Paris Hutapea. Ia membandingkan kekayaan Hotman dengan miliknya dan mengklaim bahwa aset yang dimilikinya jauh lebih besar. Tak hanya itu, ia juga meremehkan properti yang dimiliki Hotman, seperti ruko dan koleksi berlian, serta mobil mewahnya.Firdaus Oiwobo Protes Pembekuan Sumpah Advokat, Ancam Gugat PTUN dan Tuntut Ganti Rugi Rp 1 Triliun"Hotman itu tanahnya cuma sepetak, ya kalah. Apalagi dibandingkan dengan aset saya yang segunung," ujar Firdaus dalam video yang dikutip pada Kamis (20/2/2025)."Enggak ada apa-apanya Hotman itu. Cuma punya ruko berapa biji, sama berliannya yang dia bangga-banggakan itu, sama Lamborghini. Kalau saya kan gunung, gimana?," tambahnya dengan nada penuh percaya diri.Firdaus semakin geram setelah Hotman menyarankan dirinya untuk pulang kampung, terutama setelah izin praktik hukumnya dicabut. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah asli Jakarta dan memiliki garis keturunan yang dekat dengan lingkungan Istana Kepresidenan. Ia kemudian balik menyerang Hotman dengan menyuruhnya untuk kembali ke kampung halamannya."Oh enggak, saya lahir di Jakarta, besar di Jakarta, ari-ari saya ditanam di Jakarta," tegas Firdaus."Hotman yang pulang kampung saja, karena dia dari sana, dari Siantar atau Simalungun, entah di mana itu. Lu pulang aja, Hotman, lu nggak pantas di Jakarta," ucapnya dengan nada menantang.Razman Arif Nasution Semprot Awak Media: Tak Terima Awak Media Prioritaskan Pertanyaan untuk Vadel BadjidehFirdaus pun mengklaim bahwa keluarganya memiliki keterkaitan erat dengan Istana Kepresidenan dan menyebutkan bahwa ari-ari ditanam di depan Istana Presiden."Saya ini orang Jakarta asli, lahir di Jakarta. Saya orang elit. Kakek saya kerja di Istana, bokap saya juga di Istana, dan ari-ari saya ditanam di depan Istana Presiden. Ingat itu!," pungkasnya dengan nada penuh kebanggaan.Pernyataan Firdaus ini pun langsung menuai berbagai reaksi dari publik. Banyak yang mempertanyakan kebenaran ucapannya, sementara yang lain menilai bahwa pernyataannya hanya sekadar sensasi untuk menarik perhatian. Hingga kini, baik Hotman Paris maupun pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi terhadap klaim Firdaus tersebut.***
Read More Ajukan Penangguhan Penahanan, Vadel Badjideh Beralasan Ingin Ikut Kompetisi Dance
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sikap Vadel Badjideh saat menjalani masa tahanan terus menjadi sorotan publik. Mantan kekasih Lolly ini mengajukan permohonan penangguhan penahanan dengan alasan yang tak terduga, yaitu ingin mengikuti kompetisi dance internasional yang telah dijadwalkan.Kuasa hukum Vadel, Rahmat Riyadi, membenarkan bahwa permohonan tersebut telah diajukan kepada Kapolres Metro Jakarta Selatan. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan apakah pengajuan itu akan diterima atau tidak."Penangguhan penahanan masih dalam proses karena surat sudah masuk ke Pak Kapolres, kita tunggu," ujar Rahmat Riyadi saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2025).Denise Chariesta Geram Difitnah Sebagai Buzzer Oleh Doktif, Tantang Pembuktian dengan Hadiah Rp100 JutaRahmat menjelaskan bahwa proses pengajuan penangguhan penahanan membutuhkan waktu bervariasi, tergantung pada kesibukan pihak kepolisian."Biasanya paling cepat satu hari, tapi umumnya sekitar tiga sampai lima hari untuk mendapatkan jawaban. Surat itu awalnya masuk ke bagian umum dulu, baru kemudian naik ke meja Pak Kapolres," lanjutnya.Lebih lanjut, Rahmat mengungkapkan bahwa ada empat alasan utama yang menjadi pertimbangan dalam pengajuan permohonan ini.Usia dan Pendidikan VadelMenurut Rahmat, Vadel masih berusia muda dan masih menjalani pendidikan tinggi. Oleh karena itu, tim kuasa hukum berharap agar dia dapat menyelesaikan studinya dengan baik tanpa terganggu oleh proses hukum yang sedang berlangsung.Kondisi Kesehatan Ibu KandungFaktor kedua yang menjadi perhatian adalah kondisi kesehatan ibu Vadel. Ibunya sudah beberapa hari ini sakit-sakitan dan sangat merindukan anaknya. Ia berharap alasan ini dapat menjadi pertimbangan agar Vadel bisa kembali ke rumah.Kompetisi Dance InternasionalSalah satu alasan yang cukup mengejutkan adalah bahwa Vadel telah dijadwalkan untuk mengikuti ajang kompetisi dance internasional pada Maret mendatang dan berharap agar Vadel bisa tetap membela Indonesia dalam kompetisi tersebut.Prestasi yang Mengharumkan Nama IndonesiaRahmat juga menekankan bahwa Vadel memiliki sejumlah prestasi yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional untuk menjadi pertimbangan bagi Pak Kapolres untuk memberikan penangguhan.Terkait jaminan dalam pengajuan permohonan ini, Rahmat menjelaskan bahwa ayah Vadel, Umar, siap bertanggung jawab atas anaknya. Rahmat juga mengungkapkan bahwa sejak malam penangkapan pada 13 Februari, pihaknya sudah mengajukan permohonan agar Vadel tidak ditahan.Heboh! Video Diduga ASN PUPR Kutai Timur Berpesta di Kantor, Pejabat Beri Klarifikasi"Untuk yang menjadi jaminan itu Pak Umar, ayahnya," jelasnya. "Saat penangkapan, kami langsung mengajukan permohonan sekitar pukul 8 atau 9 malam. Namun, permohonan itu belum bisa dikabulkan, sehingga Vadel tetap menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan setelah ditetapkan sebagai tersangka," paparnya.Lebih lanjut, Rahmat mengatakan bahwa permohonan penangguhan resmi telah diajukan kembali pada 16 Februari. Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, terutama mengingat alasan yang diajukan Vadel dalam upayanya untuk keluar dari tahanan. Keputusan dari pihak kepolisian mengenai permohonan ini pun dinantikan banyak pihak."Sudah berjalan dua hari sejak pengajuan, dan kami masih menunggu keputusan dari pihak kepolisian," pungkasnya.***
Read More Viral! Satu Keluarga Nekat Keluar Mobil di Area Satwa Taman Safari: Masuk Daftar Hitam
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Aturan yang diterapkan di tempat wisata seperti Taman Safari dirancang untuk memastikan keselamatan pengunjung sekaligus menjaga kenyamanan satwa liar. Namun, tidak semua pengunjung mematuhi peraturan tersebut. Baru-baru ini, media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat satu keluarga yang melanggar aturan dengan keluar dari mobil mereka saat berada di area satwa liar Taman Safari Bogor.Video yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram @radendim ini memperlihatkan detik-detik sekelompok pengunjung turun dari kendaraan mereka, meskipun papan larangan telah jelas terpampang. Dalam rekaman tersebut, terlihat seekor singa yang tengah beristirahat di bawah struktur menyerupai pohon. Tak lama berselang, beberapa orang dari mobil berwarna silver keluar dan berjalan santai di sekitar area satwa. Mirisnya, bukan hanya orang dewasa yang terlibat, tetapi anak-anak juga ikut turun dari mobil, tanpa menyadari bahaya yang mengintai.Remaja SMP Naik Pelaminan Gantikan Kakak Kabur Jelang Akad Nikah“Bukan untuk ditiru. Siapapun kamu tetap harus mengikuti peraturan yang ada, apalagi di kebun binatang. Peraturan dibuat untuk dipatuhi agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, bukan malah dilanggar,” tulis akun @radendim dalam unggahannya, yang kemudian dikutip pada Selasa (18/2/2025).Insiden ini segera mendapat tanggapan dari pihak Taman Safari Indonesia (TSI). Senior VP Marketing TSI, Alexander Zulkarnain, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan keluarga tersebut sangat berbahaya dan tidak dapat ditoleransi.“Kami sudah mengidentifikasi nomor pelat kendaraan mereka dan memutuskan untuk melarang mereka kembali ke Taman Safari. Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami,” ujar Alexander dalam pernyataannya pada Selasa (18/2/2025).Dengan keputusan ini, keluarga yang melanggar aturan tersebut kini masuk dalam daftar hitam dan tidak diperbolehkan lagi mengunjungi kawasan Taman Safari Bogor. TSI berharap kebijakan tegas ini bisa menjadi pelajaran bagi pengunjung lain agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan yang berlaku.Denise Chariesta Geram Difitnah Sebagai Buzzer Oleh Doktif, Tantang Pembuktian dengan Hadiah Rp100 JutaSebagai upaya pencegahan, TSI berencana meningkatkan pengawasan di dalam area Safari Journey dan menambah edukasi bagi pengunjung sebelum memasuki kawasan satwa liar. Selain itu, mereka juga mengingatkan bahwa jika ada pengunjung yang ingin berinteraksi lebih dekat dengan hewan, tersedia area “Baby Zoo” yang lebih aman dan diawasi oleh tim perawat hewan profesional.“Kami menyediakan fasilitas di mana pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa dalam lingkungan yang aman, sehingga kejadian seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi,” tambah Alexander.Insiden ini menjadi peringatan bagi semua wisatawan agar selalu mematuhi aturan yang ditetapkan oleh pengelola tempat wisata. Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak pengelola, tetapi juga para pengunjung yang harus sadar akan bahaya yang mungkin terjadi jika mereka bertindak ceroboh.***
Read More Ratusan Siswa MAN 2 Kota Bekasi Gelar Aksi Damai, Tuntut Transparansi Dana Sekolah
Wulan _ 4 hari yang lalu
Lingkaran.id - Ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bekasi menggelar aksi damai pada Senin, 17 Februari 2025, sekitar pukul 07.00 WIB. Aksi ini berlangsung di halaman sekolah saat apel pagi sebagai bentuk protes terhadap Kepala Sekolah, Nina Indriana, yang dianggap kurang transparan dalam pengelolaan keuangan sekolah.Seorang siswa berinisial J mengungkapkan bahwa sejak Nina menjabat pada tahun 2023, ia pernah menjanjikan sejumlah perbaikan fasilitas, seperti pembangunan kamar mandi yang lebih baik, pemasangan sistem absensi fingerprint, serta kamera CCTV. Namun, meskipun ada beberapa fasilitas yang telah dibangun, manfaatnya dinilai belum maksimal dirasakan oleh para siswa.Viral! ASN Diduga Tendang dan Injak Siswa yang Menolak Program Makanan Bergizi Gratis"Banyak fasilitas yang belum optimal. Kamar mandi misalnya, pintunya tidak memiliki kunci, beberapa keran rusak, gayung hilang, dan penutup toilet duduk pun ada yang patah," ungkap J sebagaimana dilansir oleh bekaci.suara.com.Selain itu, minimnya dukungan sekolah terhadap kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi keluhan utama. Para siswa merasa bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan ini tidak dialokasikan secara memadai, sehingga mereka harus mengeluarkan biaya sendiri untuk membayar honor pelatih. Padahal, setiap bulan siswa telah membayar SPP sebesar Rp250.000."Kami harus membayar pelatih sendiri karena sekolah tidak menganggarkan dana untuk itu. Padahal, biaya yang kami bayarkan seharusnya mencakup kebutuhan ekstrakurikuler," tambah J.Masalah lain yang mencuat adalah ketidakjelasan pelaksanaan wisuda bagi siswa kelas 12. Meskipun siswa telah diminta membayar Rp1,4 juta, hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal wisuda."Kami sudah membayar biaya wisuda, tetapi hingga saat ini belum ada informasi jelas mengenai kapan acara akan dilaksanakan," keluh J.Merespons aksi protes ini, Kepala Sekolah Nina Indriana mengakui bahwa masih ada beberapa fasilitas sekolah yang membutuhkan perbaikan, seperti atap kelas yang bocor. Ia berjanji akan menuntaskan perbaikan tersebut pada tahun 2025. Terkait tuntutan agar dirinya mundur, Nina menyatakan bahwa ia siap menerima keputusan dari pimpinan Kementerian Agama Kota Bekasi.Viral Dua Oknum Dinas Perhubungan Diduga Lakukan Pungli dan Kekerasan terhadap Sopir"Beberapa perbaikan memang sudah kami lakukan, namun masih ada yang belum selesai. Kami akan menyelesaikannya tahun ini," ujar Nina."Jika pimpinan memutuskan untuk mengganti saya, maka saya akan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada," ucapnya.Aksi damai ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transparansi pengelolaan dana sekolah serta perbaikan fasilitas demi kenyamanan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi seluruh siswa MAN 2 Kota Bekasi.***
Read More