Duda Muda Perkosa Adik Teman Sendiri, Siswi SMP
Duda Muda Perkosa Adik Teman Sendiri, Siswi SMP
Lingkaran.id- Pemerkosaan yang dilakukan oleh TW (20) yang merupakan seorang duda tega melancarkan aksi bejatnya kepada seorang  siswi SMP di Kecamatan Sungai Gelam, Muarojambi, Jambi.Diketahui aksi berjat tersebut dilancarkan TW pada  pada Rabu 11 Januari 2023 lalu dan saat ini telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian Satreskrim Polres Muarojambi telah dilakukan penahanan."Untuk tersangka saat ini telah kita amankan dan sudah kita lakukan penahanan," ungkap Kanit Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Muarojambi, Aipda Ismoyo Wahab pada Jumat (20/1/2023).Ferry Irawan Ajukan Penangguhan Penahanan, Minta Bertemu Venna MelindaAksi pemerkosaan tersebut berawal dari pelaku yang menyelinap kerumah korban dan melihat korban tengah tidur dengan baju yang tersingkap membuat dirinya tidak dapat menahan nafsu dan langsung mencabuli korban.“Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif tersangka adalah tidak mampu menahan nafsu sesaat terhadap korban, lantaran telah lama menduda," jelas Aipda Ismoyo.Seorang Anak Tega Aniaya Orang Tua Hingga TewasAksi cabul tersangka diketahui oleh sang kakak korban saat tersangka melancarkan aksinya, tidak terima dengan perlakuan tersebut keluarga korban langsung membuat laporan polisi dan pihak kepolisian langsung menangkap pelaku yang telah mengakui perbuatannya.Akibat perbuatannya tersangka terancam kurungan penjara paling lama selama 15 tahun dan dijerat dengan pasal tentang perlindungan anak"Tersangka dijerat Pasal 82 ayat 1 jo Pasal 76e UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak," tegas Aipda Ismoyo.*** 
Read More
Keluarga Korban Pemerkosaan Temui Hotam Paris Hari Ini di Kopi Jhony
Keluarga Korban Pemerkosaan Temui Hotam Paris Hari Ini di Kopi Jhony
Lingkaran.id- Keberangkatan keluarga korban pemerkosaan yang menimpa siswi SMA di Lahat berinisial AAP (17) korban telah bsampai ke Kopi Jhony untuk menemui Hotman Paris Hutapea yang dijadwalkan pada hari ini, Sabtu (7/1/2023).Penawaran bantuan hukum datang langsung dari pengacara kondang Hotam Paris yang diungkapkannya melalui postingan di media sosialnya yang akan bersedia membantu keluarga korban dalam mencari keadilan di negeri ini.Keluarga Korban Pemerkosaan Siap Melenggang Ke Jakarta Temui Hotman ParisDiketahui sebelumnya ketidakadilan sangat dirasakan oleh keluarga korban AAP terhadap putusan pengadilan yang hanya menjatuhkan vonis hukuman kepada 2 dari 3 pelaku hanya 10 bulan penjara.Pendampingan juga dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumatera Selatan (Sumsel) yang langsung berkoordinasi dengan PPPA Lahat untuk mengawal keberangkatan korban saat berada di Jakarta."Kami sudah berkoordinasi dengan PPPA Kabupaten Lahat, bahwa mereka diundang pada Sabtu (7/1/2023) ke Hotman Paris," ungkap Henny Yulianti selaku Plt Kepala Dinas PPPA Sumsel pada Jumat (6/1/2023).Hotman Paris Soroti Putusan Pengadilan Kasus Pemerkosaan Vonis Pelaku 7 Bulan Penjara, Tunggu Orang Tua Korban di Kopi JhonyHenny juga mengungkapkan bahwa korban tengah mengalami depresi akibat kejadian yang menimpanya, hal ini tentunya sangat tidak adil karena hukuman yang diberikan kepada pelaku kejahatan seksual tidak sebanding dengan penderitaan yang harus dirasakan oleh korban."Saat ini korban depresi dan dampaknya seumur hidup, itu tidak akan kembali normal, " tegasnya.*** 
Read More
Lancarkan Aksi Bejat Pelaku Setubuhi Siswi SMA Untuk Hilangkan Sihir Pelet
Lancarkan Aksi Bejat Pelaku Setubuhi Siswi SMA Untuk Hilangkan Sihir Pelet
Lingkaran.id­- Penangkapan pelaku pemerkosaan berinisial HRT (46) oleh Polres Pesawaran, aksi bejat pelaku dilancarkannya terhadap AWS (18) yang merupakan seorang remaja perempuan yang masih berstatus pelajar.Dari hasil keterangan yang diungkap oleh Unit IV PPA Satreskrim Polres Pesawaran Polda Lampung pelaku dan korban merupakan warga Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran. Pelaku yang melancarkan aksi bejatnya tersebut berdalih telah terkena sihir atau pelet.Mengaku Anak Petinggi Polisi, Seorang Remaja Aniaya Hingga Ancam Habisi TemannyaKasus persetubuhan yang melibatkan anak dibawah umur tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Supriyanto Husin.“Telah terjadi tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur dengan cara pelaku melakukan tipu muslihat dengan berkata kepada korban bahwa dia terkena ilmu sihir pelet,” ungkap Supriyanto Husin pada Kamis (17/11/22).Insiden keji tersebut terungkap setelah korban mengadu kepada orang tuanya atas pemerkosaan yang telah menimpa dirinya yang kemudian orang tua korban langsung mendatangi Polres Peswaran untuk melaporkan kejadian tersebut.Oknum Polisi Pengaman G20 di Bali Tewas Tertusuk Usai Batalkan Pesanan di Aplikasi MiChatTidak bisa berbuat banyak korban yang dipaksa oleh pelaku hingga ditidurkan ditanah dan langsung melangsungkan aksinya membuat korban tidak berdaya untuk kembali memberontak. Pelaku juga mengungkapkan bahwa persetubuhan tersebut dilakukannya untuk menghilangkan ilmu sihir pelet."Pelaku mamaksa korban untuk berhubungan badan dengan cara pelaku menidurkan korban di tanah lalu membuka celana korban hingga terjadilah perbuatan itu,” ungkapnya. Atas kejadian tersebut, korban lalu mengadukannya kepada orang tua dan melaporkannya ke Polres Peswaran.*** 
Read More
Guru Olahraga Cabuli Siswi SMA Usai Diajak ngobrol di Kawasan Sepi
Guru Olahraga Cabuli Siswi SMA Usai Diajak ngobrol di Kawasan Sepi
Lingkaran.id- Pencabulan yang dialami oleh seorang siswi (16) salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Selong, Lombok Timur mengaku telah dicabuli oleh sang guru olahraga berinisial HR (29) warga Selong, Lombok Timur.Aksi pencabulan tersebut kemudian dilaporkan korban ke PPA Polres Lombok Timur pada Selasa (11/10/22), hal ini dibenarkan oleh Humas Polres Lombok Timur Iptu Nicolas Oesman terkait laporan korban dugaan pelecehan seksual.Sosok Hakim Wahyu Iman Santosa Akan Pimpin Sidang Ferdy Sambo CsUsai menerima laporan dari korban dugaan pelecehan seksual, Polres Lombok Timur tengah melakukan penyidikan lebih dalam untuk mendapatkan sejumlah temuan bukti dan fakta terkait dugaan tersebut.“Pelakunya belum diamankan, kasusnya masih didalami penyidik. Korban baru lapor tadi siang,” ungkap Nicolas.Aksi pencabulan berawal dari korban yang tengah mengikuti doa bersama di sekitar Taman Kota Selong pada Kamis malam (6/10/2022) pukul 22.00 WITA, kemudian korban dihubungi oleh terduga pelaku untuk menunggunya di tempat sepi di kawasan tersebut. Komnas HAM akan Beberkan Temuan Awal Tragedi Kanjuruhan Hari Ini!Usia bertemu dan mengobrol keduanya di lokasi tersebut, pelaku langsung melancarkan aksi cabulnya  dengan memeluk dan mencium korban terlebih dahulu, namun korban memberikan perlawanan kepada pelaku.Tidak sampai disitu pelaku juga sempat memegang area sensitif korban dan memegangi tangan korban untuk dimasukkan ke dalam celana pelaku, terus memberikan perlawanan akhirnya korban berhasil lepas dan meninggalkan pelaku. Dalam insiden tersebut pelaku langsung memberitahukan kejadian kepada kedua orang tuanya dan langsung melaporkan aksi pencabulan ke Polres Lombok Timur.***
Read More
Modus Bersihkan Gangguan Gaib, Guru Spiritual Perkosa Anak Pasien Hingga 200 Kali
Modus Bersihkan Gangguan Gaib, Guru Spiritual Perkosa Anak Pasien Hingga 200 Kali
Lingkaran- Penangkapan seorang guru spiritual bernama Joko Isnanto, lantaran memperkosa anak sang pasien sebanyak 200 kali, hal ini diungkapkan oleh Kapolres Ngawi, AKBP Dwiasi Wiyatputera.Diketahui pelaku yang merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD) yang mengaku mampu menyembuhkan pasien melalui pengobatan terapi. Pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan modus membersihkan aura negatif dari gangguan gaib.Bentuk-Bentuk Pelecehan Seksual Yang Harus Kamu KetahuiPada awalnya ayah korban yang menderita sakit akibat gangguan gaib pada tahun 2020 lalu dan membaik usai berobat kepada pelaku sehingga menjadi dekat dan mengganggap sudah seperti keluarga sendiri."Karena jasanya ini lah, akhirnya korban merasa dekat dengan tersangka. Korban pun menganggap tersangka sudah seperti bapaknya sendiri. Dan tersangka juga mendapatkan kepercayaan dari keluarga korban," ungkap AKBP Dwiasi pada Rabu (27/7/2022).Dengan kedekatan pelaku dengan keluarga korban membuat pelaku menyalahgunakan kedekatan tersebut dengan modus akan memberikan beberapa amalan kepada korban namun kesempatan tersebut disalah gunakan oleh pelaku dengan meminta menuruti semua perkataannya."Bila syarat itu dilanggar, kata tersangka korban bisa mati," jelasnya.Waspada !!! Viral Vidio Pelecehan Oknum Driver Taksi Online Terhadap PenumpangLantaran korban yang percaya dengan modus pelaku yang akan membersihkan aura negatif yang ada pada korban, pelaku melancarkan aksi bejatnya berulang kali hingga 15-20 kali setiap bulannya hingga sejak 2020 berjumlah 200 kali.Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisan dalam kasus pemerkosaan bermodus pengobatan spiritual oleh pelaku."Barang bukti yang dapat disita antara lain, 1 buah celana dalam dan kaos warna putih," ujarnya.Akibat perbuatan pelaku dijerat dengan Pasal 82 UURI No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang dengan kurungan maksimal 15 tahun.***
Read More
Siswi SMK Tewas Usai Diduga Dicekokin Miras Hingga Digilir Sang Pacar dan Temannya
Siswi SMK Tewas Usai Diduga Dicekokin Miras Hingga Digilir Sang Pacar dan Temannya
Lingkaran- Tewasnya seorang siswi SMK bernama Ica (14)  saat datang ke pesta ulang tahun bersama kekasihnya. Ica tewas setelah dicekoki obat-obatan terlarang dan minuman keras serta terjadinya pemerkosaan setelah dilakukan autopsi terhadap jasad korban.Autopsi yang dilakukan terhadap jasad Ica oleh tim forensik di RSUD Cianjur pada Rabu malam (13/4/2022), lantaran keluarga yang curiga atas kematian anaknya yang tidak wajar sehingga perlu dilakukannya autopsi untuk mengungkap penyebab tewasnya sang anak.Viral Beredarnya Video Mesum di WarkopDari hasil autopsi ditemukan beberapa luka lebam yang ada di jasad korban, hal ini memperkuat adanya tindakan/aksi kekerasan yang didapatkan oleh korban sebelum tewas, hal ini diungkapkan oleh Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan.“Memang ditemukan luka lebam di kaki korban, di sekitar vagina serta di kelamin korban ditemukan cairan,” ungkap Doni pada Kamis (14/4/2022).Viral Polisi Beri Tips Ketemu begal "Keluar Jangan Sendirian". Warganet: Se-RT Biar Rame!Penahanan juga dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap kekasih korban dan seorang teman pria lainnya. Dari hasil penyidikan juga ditemukan bahwa korban dicekokin minuman keras dan obat-obat terlarang. Diketahui sebelumnya korban yang sempat dilarikan ke Puskesmas dalam keadaan tidak sadarkan diri dan muntah-muntah, setelah tim medis berupaya mengambil tindakan korban gagal diselamatkan dan meninggal.“Memang kalau dari hasil keterangan para saksi seperti itu. Ada dugaan korban over dosisi, tapi untuk memastikannya lagi penyebab kematian korban dari hasil autopsi,” jelas Doni.***
Read More
Herry Wirawan Predator Seks Kini Dijatuhi Hukuman Mati
Herry Wirawan Predator Seks Kini Dijatuhi Hukuman Mati
Lingkaran - Majelis hakim di Pengadilan Tinggi Bandung menyampaikan putusan banding terhadap predator Herry Wirawan. Profil Herry Wirawan, Predator Seks yang Tega Memperkosa Santri Hingga Hamil di BandungPasalnya, Majelis Hakim telah mengabulkan banding dari jaksa atas Herry Wirawan terkait kasus pencabulan terhadap 13 anak-anak dengan vonis hukuman mati terhadap Herry.Guru Hamili Belasan Santri Hingga Melahirkan, Begini Respon Ridwan KamilKalajengking Masuk Celana, Pengemudi Mobil Banting Setir Masuk ke Sungai"Menerima permintaan banding dari jaksa/penuntut umum menghukum oleh karena itu dengan pidana hukuman mati." Ucap hakim Pengadilan Tinggi Bandung diketuai oleh Yang Mulia Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Dr. H. Herri Swantoro, pada Senin, 4/4/2022. Dikutip oleh lingkaran.id melalui situs resmi pengadilan tinggi Bandung.Momen Saat Jonatan Cristie Menjadi Coach Dadakan Bagi VitoDalam siding terbuka yang berlangsung pembacaan vonis diputuskan yang digelar di pengadilan tinggi bandung, Berdasarkan putusan tersebut Hakim memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Bandung yang sebelumnya menghukum Herry Wirawan dengan hukuman kurungan seumur hidup.*** 
Read More
Tukang Siomay Pemerkosa Anak Dibawah Umur Berhasil Diringkus
Tukang Siomay Pemerkosa Anak Dibawah Umur Berhasil Diringkus
Lingkaran- Kasus pencabulan hingga pemerkosaan yang dilakukan tukang siomay berinisial k alias Tebet terhadap anak perempuan ZF (6) berhasi diringkus oleh pihak kepolisian setelah sempat buron selama 2 bulan melarikan diri.Tindakan asusila yang dilakukan Tebet pada bulan Januari 2022 lalu yang melancarkan aksi bejatnya kepada seorang anak di bawah umur dengan memperdaya korban di salah satu kontrakan Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.DPR Anggarkan APBN 2022 Beli Gorden Sebesar Rp. 48,7 miliarTerkuaknya aksi bejat pelaku setelah ZF merasakan sakit pada bagian kemaluan pada saat buang air kecil lalu menceritakan kejadian tersebut kepada sang ayah dan melakukan visum dengan hasil adanya lecet.Penangkapan pelaku yang dilakukan oleh jajaran reskrim Polres Metrojaya pada Selasa (29/3/22) malam di persembunyiannya di Kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selata, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.“Tersangka setelah melakukan perbuatannya kabur dan baru dilakukan penangkapan tadi (Selasa) malam di Bekasi,” ungkap Budhi pada Rabu (30/3/22).Kemenparekraf Terbitkan Surat Edaran Terkait Buka BersamaAksi bejatnya bermula korban yang mau membeli siomay dagangannya merayu korban dengan cara meminjamkan ponselnya untuk menonton sebuah video dan langsung melancarkan aksi bejatnya dengan memperkosa korban.“Pada saat korban asik main HP, pelaku mendekati korban dengan cara mengelus kepala korban, akhirnya tersangka melakukan tindakkan asusila,” jelas Budhi.Pada proses pencarian pihak kepolisian sempat mengalami kesulitan hal ini dikarenakan lokasi pelaku yang berpindah-pindah.***
Read More
Aksi Bejat Sopir Bajaj Perkosa 3 Bocah Hingga Hamil
Aksi Bejat Sopir Bajaj Perkosa 3 Bocah Hingga Hamil
Lingkaran- Pemerkosaan tiga anak dibawah umur yang dilakukan oleh seorang supir bajaj berinisial D (53), hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Santoso membenarkan penangkapan sopir bajaj di Duren Sawit, Jakarta Timur atas dugaan pemerkosaan yang telah dilakukan.“Dugaanya tiga orang (korban) tapi yang sudah memenuhi unsur satu. Yang du aini hasil keterangan sementara dari korban ada tiga tapi masih kita periksa saksi-saksi lain,” ungkap Budi pada Rabu (9/3/22).Korban pemerkosaan yang dilakukan D masih dibawah umur semua diantaranya berusia 10, 11 dan 13 tahun. Dari ketiga korban aksi bejat sang supir bajaj terdapat satu korban yang tengah hamil akibat perbuatan bejat pelaku.“iya, salah satu korban usia 13 tahun hamil 5 bulan,” jelas Budi.Kehamilan korban baru diketahui sang ibu setelah membawa korban ke puskesmas akibat kecurigaannya terhadap siklus menstruasi dan perubahan fisik korban dengan hasil pemeriksaan bahwa korban tengah mengandung usia 5 bulan.Penyidikan lebih dalam tengah dilakukan pada kasus ini dengan 3 laporan anak korban dan baru satu laporan yang memenuhi unsur pidana."Yang du aini hasil keterangan sementara dari korban, ada tiga (korban) tapi masih kita lakukan pemeriksaan terkait keterangan para saksi,” tegasnya.***
Read More
Bejat !!! Tega perkosa anak kandungnya sebanyak 15 kali sejak 2017 seorang ayah di deli serdang kini diamankan pihak kepolisian
Bejat !!! Tega perkosa anak kandungnya sebanyak 15 kali sejak 2017 seorang ayah di deli serdang kini diamankan pihak kepolisian
Lingkaran – Seorang ayah di Deli Serdang, Sumatera utara dengan inisial  S berumur 53 tahun tega memperksa anak kandungnya sebanyak 15 kali sejak 2017.Delapan Maret Merupakan International Women’s Day (IWD), Sudahkah Perempuan Memperoleh Kesetaraan Gender ???Aksi bejadnya sudah dilakukan sejak anak nya masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), Berdasarkan pengakuan korban kepada pihak berwajib “ kejadian tersebut terjadi sejak korban masih duduk dibangku kelas 5 SD pad tahun 2017”. Ucap Kompol I Kadek Heri Cahyadi kasatreskrim Polresta Deli Serdang pada Selasa (08/03/2022).Dalam temuan kasus ini kasatreskrim Polresta Deli Serdang mengatakan saat itu korban tidak berani memberitahukan aksi bejad ayahnya karena diancam akan dibunuh oleh sang ayah.Tetapi pada akhirnya korban tetap memberanikan diri memberitahukannya kepada sang ibu ketika hendak memperkosanya lagi. Karena tidak terima atas perlakuan sang suami, ia membuat laporan ke polisi. Dalam hal ini pelaku sempat melarikan diri namun akhirnya ditemukan dan diserahkan oleh pihak keluarga ke pada Polisi.Kisah Pilu Bayi 10 Hari Terpanggang Dalam Kobaran ApiDalam hal ini pelaku sudah resmi ditahan dan dikenakan PASAL 81 AYAT 3 DAN PASAL 82 AYAT 2 JO PASAL 76D PASAL 76E dari UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor  23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Ucap tegas Kompol I Kadek Heri Cahyadi kasatreskrim Polresta Deli Serdang.*** 
Read More
Berita Populer Bulan ini
Place your ads here
Berita Terbaru