Fenomena Mengagumkan: Lafaz Allah Ditemukan di Daging Kurban
Fenomena Mengagumkan: Lafaz Allah Ditemukan di Daging Kurban
Lingkaran.id - Warga Lorong Karang Anyar, Plaju, Palembang dikejutkan oleh penemuan lafaz Allah pada daging kurban milik H Bulhasan. Tulisan yang menghebohkan ini berukuran sekitar 10 cm dan ditemukan pada Selasa (18/6/2024).Ketua RT setempat, Nurmansyah Wirajaya, menjelaskan bahwa penemuan lafaz Allah tersebut terjadi saat keluarga besar H Bulhasan melaksanakan ibadah kurban."Benar pak, awalnya keluarga besar H Bulhasan berkurban sapi dan diperuntukkan untuk kedua orang tua, anak, serta cucunya," ungkap Nurmansyah.KOMPAS Rayakan Idul Adha dengan Semangat Solidaritas dan KebersamaanNurmansyah menambahkan bahwa penemuan lafaz ini terjadi ketika daging sapi kurban tersebut sedang dipotong-potong untuk dibagikan."Saat hewan kurban itu dipotong-potong untuk dibagi-bagi menjadi porsi kecil, salah satu anggota keluarga kami dari dusun menemukan lafaz Allah tersebut," lanjutnya.Penemuan lafaz Allah pada daging kurban ini segera menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga yang datang untuk melihat langsung fenomena yang dianggap sebagai tanda kebesaran Allah ini. Penemuan ini pun menjadi topik perbincangan hangat di kalangan masyarakat setempat, menambah suasana kekhusyukan dan keajaiban dalam perayaan Hari Raya Kurban.Para ulama dan tokoh masyarakat setempat turut memberikan tanggapan mereka. Mereka menyampaikan bahwa penemuan ini dapat diartikan sebagai pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa bersyukur dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Mereka juga menekankan pentingnya mengambil hikmah dari setiap kejadian yang dianggap sebagai tanda kebesaran-Nya.Anies Baswedan Siap Lanjutkan Program di Jakarta Jika Menang Pilgub 2024Penemuan lafaz Allah di daging kurban milik H Bulhasan ini menjadi salah satu fenomena yang akan dikenang oleh warga Lorong Karang Anyar, Plaju, Palembang. Selain menambah keunikan dalam perayaan Hari Raya Kurban tahun ini, penemuan ini juga menjadi pengingat akan keajaiban dan kebesaran Allah SWT di tengah kehidupan sehari-hari umat Islam.Penemuan ini menambah kesan mendalam bagi keluarga H Bulhasan dan seluruh warga yang menyaksikan, memperkuat iman mereka dan menjadikan perayaan kurban tahun ini lebih bermakna.***
Read More
Kabid PMD Muba Resmi Ditahan: Korupsi Pemasangan Internet Desa Capai Rp27 Miliar
Kabid PMD Muba Resmi Ditahan: Korupsi Pemasangan Internet Desa Capai Rp27 Miliar
Lingkaran.id - Harbal Fijar, juga dikenal sebagai Catur, yang menjabat sebagai Kabid Pembangunan Ekonomi dan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan.Penahanan dilakukan setelah ditetapkannya Harbal Fijar sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal Desa tahun anggaran 2019-2023 dengan total kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp27 miliar.Aksi penahanan terhadap Harbal Fijar dilakukan usai pemeriksaan di Kejati Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, pada Selasa (11/6/2024). Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, mengonfirmasi bahwa Harbal Fijar telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).Dewas KPK Terima Pengaduan, Jaksa KPK Diduga Lakukan Pemerasan Capai Miliaran Rupiah"Kami meminta bantuan dari Polda Sumsel untuk membantu mengamankan tersangka Harbal Fijar, yang saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang," ujar Vanny dalam konferensi pers, pada Kamis (13/6/2024).Sebelumnya, Kejati Sumsel telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus yang sama, termasuk seorang direktur dan oknum PNS Dinas PMD Muba. Kasus ini menyoroti dugaan korupsi pada kegiatan pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi lokal desa, yang berdampak signifikan terhadap keuangan negara.Puluhan Emak-Emak Nekat Bakar Basecamp Sarang Pesta NarkobaTersangka-tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001. Mereka juga dikenakan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang yang sama sebagai tindak pidana korupsi primer dan subsidier.Kejati Sumsel berkomitmen untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh dan memastikan pihak-pihak yang trelibat didalamnya. Proses hukum terhadap Harbal Fijar dan tersangka lainnya akan terus dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.***3.5
Read More
Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatra Selatan (IBGKSS) Sukses Gelar Acara "INVESTIFY" 2024
Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatra Selatan (IBGKSS) Sukses Gelar Acara "INVESTIFY" 2024
Lingkaran.id -Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatra Selatan (IBGKSS) merupakan sebuah organisasi yang dinaungi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatra Selatan yang diharapkan dapat menjadi wadah dan penyalur serta mendukung para mahasiswa anak muda di Sumatra Selatan.Bertempat di atrium Opi mall   Palembang digelar talk show investasi dengan judul INVESTIFY BY IBGKSS Yang telah sukses di gelar pada 1 Juni 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh para tamu undangan, ormawa kampus dan pageant yang ada di kota Palembang.Hasil Musyawarah Besar ke-IX Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan, M Togar Rayditya Pimpin IBGKSS Periode 2024-2026INVESTIFY BY IBGKSS bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berinvestasi tekhusus anak muda di wilayah Sumatera Selatan yang mana acara ini dipandu oleh moderator Widha Raihanah (Bgk 2019).Nah, Untuk itu IBGKSS menjadi wadah para generasi muda di wilayah sumsel untuk menambah pengetahuan tentang investasi yang mana di tengah dinamika perkembangaan yang semakin pesat ini, anak muda sebagai generasi penerus harus terus peka terhadap perkembanga zaman yang begitu cepat di berbagai bidang termasuk pada  bidang investasi.IBGKSS sebagai organisasi penyalur dan pendukung mahasiswa mengajak dan memberikan wadah kepada seluruh pemuda khususnya rekan-rekan mahasiswa di wilayah sumatera selatan tentang pentingnya peran anak muda sumatera selatan sebagai pelaku ekonomi.Di tengah isu yang sedang ramai diperbincangkan, yaitu Kurs Rupiah melemah IBGKSS menggelar acara talkshow yang begitu luar biasa dimana kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan mengenai kurs rupiah yang menjadi isu permasalahan ekonomi saat ini sekaligus menjalin komunikasi dan mempererat relasi seluruh anak muda di Sumatra Selatan.Rahmat Hidayat, Mahasiswa UBD Raih Gelar Harapan I Bujang Kampus Pada Grand Final BGK Sumsel 2023Kegiatan ini begitu bermanfaat karena di isi oleh para narasumber yang luar biasa dan berkompeten di bidangnya yakni dari pihak mandiri dan mandiri sekuritas mengenai pentingnya berinvestasi dan melakukan transaksi di dunia perbanka Selanjutnya dilanjutkan pemaparan materi dari pihak pegadaian.Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Ikatan Bujang Gadis Kampus Sumatera Selatan (IBGKSS) berkomitmen sebagai wadah dan penyalur serta mendukung para generasi muda khususnya untuk para mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan yang mengikuti perkembangan dan isu-isu terkini lainnya.***
Read More
Tas Hitam Mencurigakan di Stasiun LRT Palembang Ternyata Berisi Popok Bayi
Tas Hitam Mencurigakan di Stasiun LRT Palembang Ternyata Berisi Popok Bayi
Lingkaran.id - Sebuah tas berwarna hitam ditemukan tergeletak di bawah tangga Stasiun LRT RSUD Siti Fatimah, Jalan Kol H Burlian, Kecamatan Sukarami, Palembang pada Jumat (31/5/2024).Tas yang tidak diketahui pemiliknya tersebut telah ada di lokasi sejak pukul 10.00 WIB, dan menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat karena diduga menyimpan barang berbahaya. Warga yang khawatir kemudian melaporkan temuan tas tersebut kepada pihak kepolisian.Fakultas Hukum UMP Berikan Klarifikasi & Bentuk Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme SkripsiMenanggapi laporan tersebut, anggota Gegana Brimob Polda Sumsel segera diterjunkan untuk mengevakuasi tas hitam yang mencurigakan tersebut. Terlihat sejumlah anggota Brimob Polda Sumsel, Polsek Sukarami, dan pihak terkait lainnya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi.Tim Gegana Brimob Polda Sumsel bersama Polsek Sukarami berhasil mengamankan tas hitam yang ditemukan di samping halte Stasiun LRT RSUD Siti Fatimah. Setelah tas tersebut diamankan, tim Gegana Brimob melakukan penggeledahan dan menemukan bahwa isi tas tersebut ternyata adalah popok bayi dan perlengkapan bayi."Setelah digeledah oleh tim Jibom Gegana Brimob, tas tersebut kami amankan ke Polsek," kata Kapolsek Sukarami, Kompol M. Ikang Ade Putra, pada Jumat, 31 Mei 2024.Viral Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Diduga Plagiat Skripsi Mahasiswa UnsriMeskipun tidak ditemukan barang-barang berbahaya di dalam tas tersebut, Kompol M. Ikang menyebutkan bahwa petugas tetap melakukan langkah pengamanan sesuai prosedur."Setelah menerima laporan, kami segera mengambil langkah pengamanan sambil menunggu tim Jibom Gegana," tambahnya.***
Read More
Fakultas Hukum UMP Berikan Klarifikasi & Bentuk Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme Skripsi
Fakultas Hukum UMP Berikan Klarifikasi & Bentuk Tim Investigasi Dugaan Plagiarisme Skripsi
Lingkaran.id - Setelah viral di media sosial, dugaan plagiat yang dilakukan oleh seorang mahasiswa hukum dari Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) terhadap skripsi seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang sudah lulus, kini mendapatkan tanggapan serius dari pihak Fakultas Hukum UMP.Fakultas Hukum UMP membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan plagiarisme tersebut berdasarkan laporan dari Naomi, yang merasa karyanya dijiplak.Viral Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Diduga Plagiat Skripsi Mahasiswa Unsri"Saya Abdul Hamid Usman, dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (FH UMP) malam ini ingin memberikan klarifikasi terkait dugaan plagiarisme skripsi yang dilakukan oleh salah seorang mahasiswa FH UMP," ujar Abdul Hamid Usman dalam video yang diposting melalui akun resmi @UMPPalembang.Fakultas Hukum UMP berkomitmen untuk segera menindaklanjuti temuan ini dengan membentuk tim investigasi."Apabila terbukti terjadi pelanggaran akademik, maka FH UMP akan memberikan sanksi tegas kepada mahasiswa yang bersangkutan," tegasnya.Abdul Hamid Usman juga menyatakan bahwa jika ditemukan pihak lain yang terlibat dalam kasus ini, mereka juga akan diberikan sanksi tegas.Tim investigasi yang dibentuk oleh Fakultas Hukum UMP terdiri dari:Ketua: Dr. Darmadi Jufri, SH, MAAnggota: Dr. Suharyono, SH, MHAnggota: Muhammad Novrianto, SH, MH"Kami ingin menyampaikan bahwa tim investigasi ini akan segera bekerja menindaklanjuti temuan ini dan akan segera ada keputusan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandas Abdul Hamid Usman.Universitas Muhammadiyah Maumere Beri Keringanan UKT dengan Hasil Bumi untuk Mahasiswa yang KesulitanLangkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Fakultas Hukum UMP untuk menjaga integritas akademik dan memastikan bahwa segala bentuk pelanggaran akan ditangani dengan serius.Masyarakat dan para pihak yang terkait diharapkan untuk bersabar menunggu hasil investigasi yang akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur.***
Read More
Kembali Terjadi! Kecelakaan Mematikan di Jalan MP Mangku Negara, Pria Tewas Terlindas Mobil Besar
Kembali Terjadi! Kecelakaan Mematikan di Jalan MP Mangku Negara, Pria Tewas Terlindas Mobil Besar
Lingkaran.id - Insiden kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di Jalan MP Mangku Negara pada hari Senin (20/5/24) siang, mengakibatkan seorang pria pengendara motor tewas setelah terlindas oleh sebuah mobil besar yang melintas.Lokasi kejadian ini telah menjadi sorotan masyarakat sejak beberapa pekan lalu, saat kecelakaan serupa terjadi dan menelan korban jiwa, yakni seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) harus tewas di tempat usai terlindas mobil besar.Ramadhani Anak Eks Bupati Cirebon Tepis Terlibat Dalam Kasus VinaKecelakaan yang terjadi pada hari ini menambah daftar kecelakaan mematikan yang terjadi di jalan tersebut, meningkatkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan di jalan raya.Dalam insiden yang baru saja terjadi diunggah oleh seorang yang melintas di lokasi kejadian, menyebutkan bahwa terjadi insiden kecelakaan yang menimpa seorang pria yang belum diidentifikasi dengan jelas tewas seketika setelah terjatuh dari motor dan terlindas oleh mobil besar yang melintas dengan kecepatan tinggi.Beredar Chat Linda, Ungkap Alasan 8 Tahun Menghilang Usai Kematian Tragis Vina Cirebon 2016Masyarakat sekitar mengungkapkan rasa kecewa terhadap kurangnya penegakan aturan lalu lintas, khususnya terkait pengawasan terhadap kendaraan besar yang melintas di jalan tersebut di luar jam operasional yang ditentukan. Mereka menyatakan bahwa mobil-mobil besar seringkali melintas di jalan tersebut pada jam-jam sibuk, tanpa adanya tindakan yang diambil oleh petugas kepolisian.Masyarakat meminta agar penegakan aturan lalu lintas ditingkatkan, termasuk penindakan terhadap kendaraan besar yang melintas di jalan-jalan perkotaan pada jam-jam larangan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang mengancam nyawa pengguna jalan.***
Read More
Miris! Siswa SMA Laporkan Pembina Pramuka Usai Dicabuli di Kontrakan
Miris! Siswa SMA Laporkan Pembina Pramuka Usai Dicabuli di Kontrakan
Lingkaran.id - Dugaan Aksi bejat yang dilancarkan oleh seorang pembina pramuka berinisial MAT, di salah satu SMA di Palembang, Sumatera Selatan terhadap seorang siswi berinisial A (17) dilaporkan ke pihak kepolisian.Kakak korban, M Djunai melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa, 14 Mei 2024 dan mengungkapkan bahwa sang adik menjadi korban pencabulan sudah cukup lama oleh terduga pelaku.Darurat Banjir: Palembang Dilanda Kemacetan Berkepanjangan, Banyak Kendaraan Mogok"Kejadian ini sudah sering terjadi. Adik saya diperlakukan seperti itu sejak kelas 1 dan terakhir sampai kelas 2 SMA," ungkap Djunai.Djunai menjelaskan bahwa keluarga mengetahui peristiwa pencabulan ini setelah melihat perubahan sikap korban yang menjadi lebih tertutup dan enggan menceritakan masalahnya. Setelah dibujuk oleh neneknya, korban akhirnya mau mengungkapkan apa yang terjadi."Alhamdulillah, berkat neneknya yang bertanya, adik saya akhirnya menceritakan semuanya," ujarnya.Menurut Djunai, MAT melakukan aksinya di kontrakannya yang terletak di Jalan PDAM, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Insiden terakhir terjadi pada bulan Januari 2024 sekitar pukul 15.00 WIB.Kejadian bermula saat pelaku meminta korban untuk membantu mengambil barang di kontrakannya. Korban yang menurut akhirnya datang ke lokasi tersebut."Setibanya di sana, adik saya menunggu di luar kontrakan sebelum ditarik masuk oleh terlapor," lanjutnya.Korban diancam oleh MAT agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun. Jika berani berbicara, pelaku mengancam akan mempermalukan korban hingga membuatnya sangat ketakutan usai kejadian pengancaman tersebut.Pengalungan Samir Guru Besar Termuda Bidang TI Prof. Dr. Edi Surya Negara, S.Kom., M.Kom Oleh Kepala LLDikti Wilayah 2"Adik saya sangat ketakutan dengan ancaman tersebut," kata Djunai.Laporan korban telah diterima oleh Polrestabes Palembang sesuai dengan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Tindak Pidana Kejahatan Perlindungan Anak.Selanjutnya, kasus ini akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Palembang, Sumsel untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.***
Read More
Pembunuhan Tragis! Ibu Wasilah dan Anak FA Ditemukan Tewas di Dalam Rumah
Pembunuhan Tragis! Ibu Wasilah dan Anak FA Ditemukan Tewas di Dalam Rumah
Lingkaran.id - Berita tragis dari Palembang menggemparkan masyarakat setelah seorang ibu dan anaknya ditemukan tewas di rumah mereka di Jalan Karya Baru Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru Palembang.Dimana seorang ibu bernama Warsilah (40) dan anak perempuannya Farah(16) di temukan tewas secara tragis dan membuat histeris masyarakat sekitar terhadap peristiwa tragis tersebut.Viral Netizen Buru Pria Penumpang Mobil Plat F Buang Sampah Sembarangan di Jalur Puncak Kejadian tersebut terjadi pada Senin, 15 April 2024. Informasi yang beredar menunjukkan kemungkinan terjadinya perampokan, tetapi polisi masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan motif dan pelaku di balik tragedi ini. Warga sekitar digegerkan oleh kejadian tersebut dan Sutoro selaku ketua Rt setempat mengatakan jasad korban ibu wasilah (40) ditemuakan di garasi dan bersimbah darah sedangkan jasad anaknya (16)  di temukan di kamar dalam kondisi terlentang. “Suami korban berlari kerumah saya dan melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 11.00 WIB,” Sambungnya.Iran Lancarkan Misi Balas Dendam, Hujani Ratusan Rudal ke Israel Untuk saat ini belum diketahui ada barang apa yang hilang dan Pihak kepolisan tengah melakukan penyelidikan lebih dalam untuk mengungkap motif pembunuhan dan memberikan upaya penegakan hukum dalam memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.*** 
Read More
Kisah Tragis: Seorang Ibu Laporkan Anaknya ke Polisi Usai Dianiaya dan Dipukul
Kisah Tragis: Seorang Ibu Laporkan Anaknya ke Polisi Usai Dianiaya dan Dipukul
Lingkaran.id - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 57 tahun bernama Erni melaporkan anaknya sendiri yang berinisial AR (39) ke pihak kepolisian. Erni mengungkapkan bahwa ia telah menjadi korban kekerasan fisik dari anaknya sendiri, di mana ia mengalami pemukulan dan bahkan kepala terbentur ke dinding.Peristiwa tersebut bermula ketika adik kandung AR meminta pinjaman motor dari Erni pada Jumat (3/5/2024) sekitar pukul 15.00 WIB di rumah mereka yang terletak di Jalan Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Erni memberikan kunci motor AR saat anaknya sedang tertidur.Viral Oknum TNI Diduga Pukul Sopir Catering"Ketika dia (AR) bangun dari tidur, saya sudah menyiapkan makanan dan kopi untuknya. Setelah selesai makan, dia bertanya tentang motor yang dipinjam oleh adiknya yang belum dikembalikan," ungkap Erni, Sabtu (4/5/2024).Ketika AR merasa kesal karena motor yang dipinjam belum dikembalikan, ia melepaskan amarahnya kepada Erni dengan menggunakan kata-kata kasar.Tragedi Siswi SD Meninggal Diduga Dibully Teman"Saat dia marah, dia langsung melakukan pemukulan ke kepala saya dan mendorong saya hingga jatuh ke lantai," tambahnya.Pihak kepolisan tengah melakukan penyelidikan terkait aksi penganiayaan yang menyebabkan sejumlah luka lebam akibat pemukulan yang dilakukan oleh pelaku.***
Read More
Niat Jemput Istri, Malah Dianiaya Istri Bersama Kekasih Gelapnya
Niat Jemput Istri, Malah Dianiaya Istri Bersama Kekasih Gelapnya
Lingkaran.id - Bambang Irawan (34) mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh istri dan kekasih gelapnya saat mencoba menjemput istri di Kampung Baru, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Minggu (28/4/2024) pukul 04.30.Setelah mengetahui keberadaan istrinya, Bambang mendatangi lokasi tersebut dengan niat baik untuk menjemputnya. Namun, istri Bambang bersama kekasih gelapnya, Aldo, menolak untuk pulang dan malah melakukan penganiayaan terhadap Bambang.Biadab! Aksi Pelecehan Pada Anak Dibawah UmurSituasi memanas ketika Bambang meminta agar istri kembali pulang bersamanya. Aldo, yang hadir di lokasi, justru merespons dengan tindakan kekerasan. Bambang menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh istri dan Aldo.Tak terima dengan perlakuan tersebut, Bambang melaporkan kejadian yang menimpanya ke sentra pelayanan kepolisian terpadu Polrestabes Palembang pada hari yang sama usai dirinya menjadi korban penganiayaan.Miris! Seorang Anak Aniaya Ibu Kandung Karena Tak di Belikan Motor Jenis RX KingPihak kepolisian akan melakukan penyelidikan mendalam terkait upaya Bambang untuk menjemput sang istri malah berujung pada tindakan kekerasan yang dilakukan oleh istri dan kekasih gelapnya hingga membuat dirinya mengalami sejumlah luka lebam.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Bina Husada
Berita Terbaru