Wulan _

Wulan _

Penulis Terverifikasi
-
3,798
Total Post
3,796
Experience Points
2023
Tahun Bergabung
Diamond
Contributor Level
Progres Naik Ke Level Selanjutnya 🚀 (86.4%)
Para Finalis Siap Memukau Panggung Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kampus UBD 2023
Para Finalis Siap Memukau Panggung Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kampus UBD 2023
Lingkaran.id - Para finalis Pemilihan Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma (BGK UBD) 2023 tengah bersiap memperebutkan gelar duta Universitas Bina Darma tahun 2023 pada perhelatan Grand Final yang akan digelar di Aula Prof. Ir. Bochari Rachman, M.Sc. Lantai 6 Gedung Prof. Bochari Rachman 1 Universitas Bina Darma pada Sabtu, 23 Desember 2023.Selain gelar Bujang dan Gadis Kampus Universitas Bina Darma tahun 2023, para finalis juga akan bersaing untuk mendapatkan gelar Wakil I, Wakil II, Harapan I, Harapan II, Intelegensia, Favorit, Kebudayaan, Berbakat, dan Fotogenik BGK UBD 2023.Semarak Ajang Bergengsi Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023H-1 menuju Grand Final, para finalis ditempa lebih lanjut melalui serangkaian kegiatan, termasuk pengenalan tentang kampus secara lebih mendalam, latihan catwalk, public speaking, hingga peningkatan aspek kepribadian di lingkungan Universitas Bina Darma.Hari ini, tim panitia bersama para finalis semakin merapatkan barisan untuk mematangkan persiapan Grand Final. Para finalis diberikan pemahaman dan arahan mendalam terkait penyelenggaraan acara besok, mulai dari pemberian materi hingga teknis pelaksanaan, yang diharapkan akan menciptakan suksesnya perhelatan ini.Dalam kegiatan persiapan hari ini, tampak kehadiran Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2022 yang memberikan dukungan penuh kepada semua finalis yang akan berkompetisi besok.Mereka juga akan menyerahterimakan kedudukannya kepada pemenang Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023, menambah semarak dan kehangatan dalam perhelatan ini.Langkah Menuju Publikasi Internasional Berkualitas: Pascasarjana UBD Gelar Workshop Bahas AI & Machine LearningGrand Final Pemilihan Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023 diharapkan menjadi momen yang mengesankan, tidak hanya bagi para finalis tetapi juga untuk seluruh civitas akademika Universitas Bina Darma yang turut meramaikan acara ini.Semoga, keberhasilan dan pesona para pemenang akan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya di masa mendatang.***
Read More
Siswi SD Hilang Tiga Pekan, Diperkosa Hingga Dijual Melalui Aplikasi Kencan Online
Siswi SD Hilang Tiga Pekan, Diperkosa Hingga Dijual Melalui Aplikasi Kencan Online
Lingkaran.id - Siswi SD berusia 12 tahun yang hilang selama tiga pekan akhirnya ditemukan oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa siswi tersebut kabur dari rumah dan dibawa oleh kenalannya di media sosial bernama AD (19) dan DF (24).Pertemuan Damai Usai Viral Ajudan Bupati Kutai Barat Aniaya Sopir Truk di Jalan RayaKapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, menjelaskan bahwa pengungkapan bermula dari laporan orang tua korban yang kehilangan anaknya. Polisi melakukan penelusuran dengan memeriksa CCTV dan mendapatkan keterangan saksi-saksi.Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban pergi dari rumah dan bertemu dengan AD melalui media sosial. AD membawa korban ke sejumlah tempat di Kota Bandung. Selama dibawa oleh pelaku, korban mengalami pelecehan seksual dan dijual melalui aplikasi kencan online."Pelaku melakukan persetubuhan dengan korban, kemudian juga yang menjadi sorotan di sini pelaku ternyata menawarkan korban melalui aplikasi online, chatting atau dating dan ditawarkan pada orang lain," ujar Kombes Budi di Mapolrestabes Bandung.Korban beberapa kali dijual oleh para pelaku dengan harga berkisar antara Rp. 300 hingga Rp. 500 ribu untuk satu kali kencan. Polisi akhirnya menemukan korban pada 20 Desember 2023 di sebuah apartemen di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.Anggota Polisi Dikeroyok saat Melerai Tawuran Gerombolan Motor GBR Hingga Serang WargaPelaku AD mengakui bahwa ia berkenalan dengan korban melalui media sosial. Korban menghubunginya, meminta bantuan, dan menyatakan ada masalah keluarga yang membuatnya ingin pergi dari rumah. Meskipun AD mengaku sudah berencana mengantarkan korban pulang, namun korban tidak mau kembali.Akibat perbuatannya, AD dan DF disangkakan dengan pasal-pasal yang berlaku, termasuk pasal 81 Jo 76D dan/atau 82 Jo pasal 76E UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dan/atau pasal 2 ayat 1 UU nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPPO). Ancaman hukuman yang dihadapi adalah kurungan 15 tahun penjara.*** 
Read More
Kolaborasi Riset Internasional Universitas Bina Darma & INTI International University Malaysia Gelar Diskusi dan Sharing Session Research Group
Kolaborasi Riset Internasional Universitas Bina Darma & INTI International University Malaysia Gelar Diskusi dan Sharing Session Research Group
Lingkaran.id - Universitas Bina Darma dan INTI International University Malaysia menggelar acara diskusi dan sharing session internasional terkait proyek Matching Grant Penelitian.Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi penelitian antar dua universitas yang berfokus pada peningkatan kualitas riset dan publikasi di jurnal bereputasi, termasuk di Jurnal Indeks Scopus.Semarak Ajang Bergengsi Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023Perwakilan dari berbagai research groups Universitas Bina Darma dan dosen-dosen dari Fakultas Sains Teknologi berkumpul untuk membahas dan mendiskusikan proyek kolaboratif ini.Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat hubungan akademis antar kedua universitas, menciptakan pengalaman berharga, dan meningkatkan indeks internasional di bidang penelitian.Assoc. Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi, perwakilan dari INTI International University Malaysia, memberikan pengarahan kepada peserta dan memaparkan peluang-peluang kerjasama di bidang penelitian.Dia juga mencatat adanya Research Fellows INTI International University Malaysia di Universitas Bina Darma, seperti Dr. Edi Surya Negara, M.Kom, Dr. Tri Basuki Kurniawan, Dr. Zaid Amin, dan Assoc. Prof. Leon A. Abdillah, yang akan berperan sebagai penghubung di tingkat lokal.Dalam sesi sosialisasi, Assoc. Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi menjelaskan beberapa peluang kerjasama, termasuk pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, serta penyelenggaraan joint conference. Kesepakatan ini diarahkan untuk diimplementasikan pada tahun 2024.Rektor Universitas Bina Darma, Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M. menyambut baik inisiatif kolaborasi ini dan menyatakan komitmen untuk memajukan standar internasional universitas.Langkah Menuju Publikasi Internasional Berkualitas: Pascasarjana UBD Gelar Workshop Bahas AI & Machine Learning"Kegiatan ini semakin dekat untuk mewujudkan Visi dan Misi Universitas Bina Darma untuk Go International. UBD BERMUTU," ujar Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M.Dengan semangat kerjasama yang tinggi, Universitas Bina Darma dan INTI International University Malaysia melangkah bersama menuju pencapaian tujuan bersama dalam dunia penelitian dan pendidikan tinggi internasional.***
Read More
Pertemuan Damai Usai Viral Ajudan Bupati Kutai Barat Aniaya Sopir Truk di Jalan Raya
Pertemuan Damai Usai Viral Ajudan Bupati Kutai Barat Aniaya Sopir Truk di Jalan Raya
Lingkaran.id - Sebuah video kontroversial berdurasi 39 detik yang menampilkan aksi brutal seorang ajudan bupati Kutai Barat (Kubar) terhadap sopir truk sawit viral di media sosial.Video tersebut merekam momen pemukulan brutal oleh seorang pria berbaju merah dan celana hitam yang diduga sebagai ajudan bupati, terhadap sopir truk sawit di Jembatan Kinong (Jengan Danum), Kubar.Anggota Polisi Dikeroyok saat Melerai Tawuran Gerombolan Motor GBR Hingga Serang WargaVideo tersebut menjadi viral setelah direkam oleh seorang warga yang secara tidak sengaja menyaksikan aksi pemukulan tersebut. Dalam rekaman, terlihat ajudan bupati menarik paksa sopir truk keluar dari pintu truknya sebelum menendangnya secara kasar. Sopir truk tampak pasrah dan tidak memberikan perlawanan.Penumpang bus di sekitar lokasi kejadian ikut memberikan komentar terkejut atas tindakan tersebut. "Moso bupati .... Bupati kok seperti itu," celetuk salah satu penumpang bus yang merekam video tersebut.Bupati Kutai Barat, F.X. Yapan, yang turut menyaksikan kejadian tersebut di lokasi, memberikan keterangan bahwa aksi pemukulan terjadi karena sopir truk sawit tidak memberikan jalan kepada rombongan bupati yang baru pulang dari sosialisasi di Tanjung Isuy, Kecamatan Bongan. Rombongan bupati menggunakan mobil dinas, dan sopir truk sawit diduga sengaja mepet ke mobil bupati, hampir menimbulkan kecelakaan.F.X. Yapan mengaku kesal terhadap ulah sopir truk sawit tersebut dan menilai truk sawit sering membahayakan pengguna jalan karena tidak mengikuti aturan lalu lintas."Truk CPO ini banyak membunuh masyarakat kita, ini berapa kali sudah kejadian orang mati tidak ada harga sama sekali, karena mereka jalan tidak ada aturannya masa mereka konvoi sepanjang jalan, sudah konvoi, mepet lagi tidak mau pisah," ujar Bupati Kutai Barat.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor BodongBupati berjanji untuk menelusuri perusahaan sawit yang memiliki truk sawit tersebut dan akan meminta agar perusahaan tersebut tidak lagi beroperasi di jalan umum. Kejadian ini menimbulkan kecaman dari berbagai kalangan terkait tindakan kekerasan yang dilakukan oleh ajudan bupati.Diketahui ajudan bupati Kutai Barat (Kubar) telah melakukan pertemuan usai video penganiaayaan tersebut viral di sosial media dan sudah meminta maaf kepada sopir truk sawit tersebut dan berakhir damai.***
Read More
Anggota Polisi Dikeroyok saat Melerai Tawuran Gerombolan Motor GBR Hingga Serang Warga
Anggota Polisi Dikeroyok saat Melerai Tawuran Gerombolan Motor GBR Hingga Serang Warga
Lingkaran.id - Suasana kerusuhan terjadi di kawasan Sudirman ketika seorang anggota polisi berusaha melerai aksi tawuran antar gerombolan motor GBR. Dalam upaya tersebut, anggota polisi yang berada sendirian justru menjadi korban pemukulan oleh gerombolan tersebut.Insiden terjadi ketika anggota polisi mencoba menghentikan pertikaian antar dua kelompok motor yang sedang terlibat tawuran di Jalan Sudirman. Sayangnya, upaya anggota polisi untuk menjaga ketertiban malah berujung pada tindakan kekerasan terhadap dirinya sendiri.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor BodongDalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat beberapa anggota gerombolan motor GBR menyerang anggota polisi dengan memuki dan mengeroyoknya.Upaya melerai yang dilakukan oleh anggota polisi tersebut tampaknya menjadi pemicu kemarahan gerombolan motor, sehingga aksi pemukulan dilancarkan secara brutal.Situasi semakin memburuk ketika seorang warga yang tidak berhubungan dengan konflik tersebut melintas menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku pemukulan, dengan kasar, mendorong warga tersebut dari motornya. Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Indekos : Tubuh Bengkak Hingga Keluarkan Cairanmasyarakat berharap kepolisian setempat melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap motif dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan ini.Pihak kepolisian juga memastikan bahwa tindakan hukum akan diambil sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Read More
Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Indekos : Tubuh Bengkak Hingga Keluarkan Cairan
Mahasiswa UI Ditemukan Tewas di Kamar Indekos : Tubuh Bengkak Hingga Keluarkan Cairan
Lingkaran.id - Seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) jurusan Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) semester 7 berinisial SA (21) ditemukan tewas di kamar indekos Wisma Regita, Jalan Juragan Sinda II, Kukusan, Beji, DepokKapolsek Beji, Kompol Jupriono, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tubuh bagian luar oleh petugas identifikasi bersama tim Dokkes Polres Metro Depok tidak menunjukkan adanya luka kejahatan lain.Tragis! Pembunuhan Satu Keluarga Ditemukan Tewas Penuh Luka Sudah Membusuk"Hasil pemeriksaan luar oleh petugas identifikasi bersama tim Dokkes Polres Metro Depok pada tubuh korban tidak terdapat luka," ujar J Kompol Jupriono.Menurut Kompol Jupriono, di sekitar tubuh korban ditemukan sejumlah obat-obatan dan laptop dalam kondisi hidup."Selain itu di dekat tubuh korban ditemukan obat antangin, obat batuk komik, permen strepsil, dan laptop kondisi hidup," jelasnya.Lebih lanjut, Kompol Jupriono mengungkapkan bahwa pada saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh petugas identifikasi Polres Metro Depok, korban ditemukan dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur dengan tubuh membengkak dan mengeluarkan cairan.Diperkirakan korban meninggal sudah dua hari lalu.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor Bodong"Saat dilakukan pengecekan dan olah TKP oleh petugas identifikasi dari Polres Metro Depok diketahui korban meninggal dunia kondisi terlentang di tempat tidur dengan kaki sebelah kanan menggantung di sisi kanan tempat tidur, tubuh sudah membengkak dan sudah mengeluarkan cairan dari tubuhnya," jelas  Kompol Jupriono.Keluarga dan teman-teman korban sangat terpukul atas berita ini. Pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti dari kematian tragis mahasiswa tersebut.*** 
Read More
Semarak Ajang Bergengsi Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023
Semarak Ajang Bergengsi Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023
Lingkaran.id - Universitas Bina Darma mempersembahkan Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma (BGK UBD) 2023 yang akan diselenggarakan di Aula Prof. Ir. Bochari Rachman, M.Sc. Lantai 6 Gedung Prof. Bochari Rachman 1 UBD pada tanggal 23 Desember 2023 mendatang.Ajang ini dijelaskan sebagai salah satu event bergengsi di lingkungan UBD, di mana Bujang dan Gadis Kampus terpilih akan menjadi ikon Universitas Bina Darma.Langkah Menuju Publikasi Internasional Berkualitas: Pascasarjana UBD Gelar Workshop Bahas AI & Machine LearningRasmila, M.Kom., Ketua Pelaksana Pemilihan BGK UBD 2023, menyatakan bahwa pemilihan ini melibatkan beberapa tahap seleksi, termasuk seleksi administrasi, unjuk bakat, dan karantina sebelum mencapai puncak acara, yakni Grand Final BGK UBD 2023."Grand Final Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma 2023 dapat dihadiri oleh publik umum. Tiket pengunjung dapat diperoleh langsung di Lantai 1 Gedung Prof. Bochari Rachman 1 Universitas Bina Darma," ujarnya Rasmila, M.Kom.Pembina BGK UBD sekaligus Wakil Rektor UBD bidang SDM, Ria Andryani, M.M., M.Kom., menyampaikan bahwa selain penobatan Bujang dan Gadis Kampus Universitas Bina Darma tahun 2023, akan ada penobatan untuk berbagai kategori lainnya, seperti Wakil I, Wakil II, Harapan I, Harapan II, Intelegensia, Favorit, Kebudayaan, Berbakat, dan Fotogenik."Grand Final BGK UBD 2023 akan menjadi momen penentuan untuk menyematkan gelar duta Universitas Bina Darma tahun 2023 kepada para finalis yang telah melalui rangkaian seleksi dan persiapan dengan baik," tambahnya.Tingkatkan Sinergi! Tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kunjungi Universitas Bina Darma: Perkenalkan Program Doktor Ilmu ManajemenKoordinator Acara Grand Final BGK UBD 2023, Rahmat Novrianda Dasmen, S.T., M.Kom., mengajak semua pihak untuk hadir dan memberikan dukungan kepada finalis BGK UBD 2023 pada hari Sabtu, 23 Desember 2023.Acara ini diharapkan tidak hanya sebagai ajang pemilihan duta, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan semangat kekeluargaan di lingkungan Universitas Bina Darma.***
Read More
Tragis! Pembunuhan Satu Keluarga Ditemukan Tewas Penuh Luka Sudah Membusuk
Tragis! Pembunuhan Satu Keluarga Ditemukan Tewas Penuh Luka Sudah Membusuk
Lingkaran.id -  Warga di Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, digemparkan dengan penemuan mayat satu keluarga dalam kondisi membusuk di rumah mereka. Polisi menyatakan bahwa satu keluarga tersebut merupakan korban pembunuhan, yang terjadi di Jalan AMD, Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu.Plh Kasat Reskrim Polres Muba, Iptu Dedy Kurniawan, mengungkapkan bahwa penemuan mengerikan ini pertama kali dilaporkan oleh warga yang mencurigai bau busuk yang berasal dari rumah korban.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor Bodong"Iya benar, ada 4 mayat yang ditemukan. Iya, satu keluarga," kata Iptu Dedy Kurniawan pada Rabu (20/12/2023).Mayat satu keluarga itu ditemukan pada sekitar pukul 14.00 WIB dengan kondisi tewas mengenaskan dan penuh luka. Dedy menyatakan bahwa dugaan sementara menunjukkan bahwa korban telah meninggal lebih dari dua hari yang lalu, mengingat kondisi membusuk saat ditemukan."Sepertinya sudah meninggal lebih dari dua hari lah, sudah membusuk semua soalnya. Dugaan sementara seperti itu (korban pembunuhan)," tambahnya.Empat korban tersebut teridentifikasi sebagai seorang nenek berusia 70 tahun, ayah berusia 40 tahun, dan dua anak laki-laki berusia 12 tahun dan perempuan berusia 5 tahun. Istri korban diketahui bekerja sebagai PMI di luar negeri.Viral Pengusiran Ayah Oleh Menantu! Terungkap Fakta-fakta Pahit yang Mengejutkan"Keempat korban itu sudah kita kirimkan ke RS Bhayangkara, kita masih menunggu hasil autopsinya. Korban, anak-anak dua orang, kemudian neneknya dan juga ayahnya," jelas Iptu Dedy Kurniawan.Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, penyelidikan, dan memburu terduga pelaku pembunuhan. Semua informasi terkait kejadian tragis ini masih dikumpulkan oleh pihak berwenang."Semua informasinya masih kita kumpulkan, akan kita dalami semua informasi yang ada. Iya, termasuk itu (memburu pelaku)," tutup Iptu Dedy Kurniawan.***
Read More
Langkah Menuju Publikasi Internasional Berkualitas: Pascasarjana UBD Gelar Workshop Bahas AI & Machine Learning
Langkah Menuju Publikasi Internasional Berkualitas: Pascasarjana UBD Gelar Workshop Bahas AI & Machine Learning
Lingkaran.id - Universitas Bina Darma kembali menggelar kegiatan Workshop Pascasarjana dengan tema "10 AI and Machine Learning Projects for Thesis".Kegiatan ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Informatika Pascasarjana bekerja sama dengan INTI International University, Malaysia, sebagai bagian dari International Program.Workshop ini menjadi salah satu mata kuliah wajib di tingkat pascasarjana, khususnya dalam Program Studi Magister Teknik Informatika Universitas Bina Darma. International Program sendiri diintegrasikan dalam kurikulum untuk mendukung visi dan misi universitas dalam mencapai standar internasional.Tingkatkan Sinergi! Tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kunjungi Universitas Bina Darma: Perkenalkan Program Doktor Ilmu ManajemenWorkshop kali ini dihadiri oleh 74 peserta Mahasiswa Teknik Informatika-S2 dan dilakukan secara hybrid, menggabungkan format offline dan online melalui zoom meeting. Pembicara utama adalah Assoc. Prof. Dr. Deshinta Arrovah Dewi, merupakan Profesor dari INTI International University, Malaysia, serta didampingi oleh Dr. Tri Basuki Kurniawan, seorang dosen Magister Teknik Informatika Universitas Bina Darma.Hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Pascasarjana UBD, Prof. Hj. Isnawijayani, M.Si., Ph.D, serta beberapa research fellow dari INTI International University, yakni Assoc. Prof. Leon A. Abdillah dan Dr. Zaid Amin, keduanya juga merupakan dosen di bidang komputer Universitas Bina Darma.Sinergi Riset UBD dan Universiti Malaya Malaysia Gali Sejarah Warisan Budaya SongketPJ Kaprodi Magister Teknik Informatika, M.Izman Herdiansyah, S.T., M.M., Ph.D., yang memimpin kegiatan ini, mengungkapkan bahwa workshop ini merupakan bagian dari pembekalan mahasiswa untuk menulis tesis hingga publikasi jurnal internasional terindex Scopus. Ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan MOU yang telah terjalin antara Universitas Bina Darma dan INTI International University, Malaysia.Rektor Universitas Bina Darma menyambut baik kegiatan ini dan optimis bahwa kolaborasi dengan INTI International University akan meningkatkan kualitas pendidikan di kedua universitas. Dengan semangat UBD BERMUTU, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun mitra pendidikan yang lebih baik.
Read More
Viral Pengusiran Ayah Oleh Menantu! Terungkap Fakta-fakta Pahit yang Mengejutkan
Viral Pengusiran Ayah Oleh Menantu! Terungkap Fakta-fakta Pahit yang Mengejutkan
Lingkaran.id - Kabar viral di media sosial tentang seorang ayah yang diusir oleh menantunya akhirnya mendapat klarifikasi yang mengejutkan. Sebelumnya, video yang diunggah oleh akun TikTok @oktavellaisnandaa menyita perhatian netizen dengan cerita sedih sang ayah yang datang dari Kalimantan hanya untuk diusir oleh menantunya di Jakarta.Awalnya, narasi yang dibagikan menyebutkan bahwa ayah bernama Noerman disuruh ke Jakarta oleh anaknya, namun malah diusir oleh menantunya. Video tersebut mendapat beragam respon dan simpati dari netizen yang merasa terharu dengan kisah tragis tersebut.MUI Tegaskan Golput Haram pada Pemilu 2024!Namun, kini muncul klarifikasi yang mengubah persepsi publik terhadap kejadian tersebut. Dalam informasi terbaru dari akun yang sama, diungkapkan bahwa Bapak Noerman sebenarnya adalah seorang yang berduit. Namun, karena berselingkuh, ia akhirnya diceraikan oleh istri sahnya.Lebih lanjut, dijelaskan bahwa Noerman yang telah mengalami stroke malah kembali kepada istri mudanya setelah diceraikan. Namun, ia kembali diusir karena tidak bekerja. Bahkan, istri mudanya memanfaatkannya sebagai peminta-minta dan mencuri ponsel, termasuk ponsel milik anaknya.Anaknya, yang telah dihubungi terkait klarifikasi ini, menyatakan bahwa ia tidak malu dengan orang tua yang mencuri ponsel. Ia bahkan mengirim Noerman kembali ke Kalimantan agar diurus oleh keluarganya di sana. Namun, Noerman kabur dari Kalimantan, menciptakan kisah kontroversial ini.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor Bodong"Anaknya lah yang malu gara-gara orang tua nyolong hp. Tapi saya tidak masalah, saya kirim ke Kalimantan sama mpo biar mpo saya yang rawat, tapi dia malah kabur dari Kalimantan. Terus, salah saya di mana sama istri saya," ujar anaknya seperti dikutip dari video klarifikasi.Kisah ini memberikan pandangan baru terhadap peristiwa yang awalnya menyedihkan. Netizen yang sebelumnya geram terhadap menantu, kini terpaksa menghadapi fakta bahwa kejadian ini melibatkan lebih banyak permasalahan dan kompleksitas dalam hubungan keluarga.***
Read More
MUI Tegaskan Golput Haram pada Pemilu 2024!
MUI Tegaskan Golput Haram pada Pemilu 2024!
Lingkaran.id - Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafas menegaskan bahwa golongan putih (golput) atau tidak memilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 adalah haram menurut pandangan Islam. "Mafhum dari fatwa MUI memilih pemimpin hukumnya wajib, maka berarti golput itu haram. Soal alasan tak ada yang ideal, ya hidup ini tak selalu bisa sesuai harapan. Jika tak bisa sempurna, minimal tak bahaya dan tak membahayakan," ujar Kiai Cholil melalui akun Twitter @cholilnafis.Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor BodongKiai Cholil menegaskan bahwa keharaman golput pada Pemilu 2024 didasarkan pada fatwa yang dikeluarkan pada Ijtima Ulama II se-Indonesia pada tahun 2009.Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sebagai wujud partisipasi dalam proses demokrasi."Dalam fatwa yang dikeluarkan pada Ijtima Ulama II se-Indonesia pada 2009, menegaskan memilih pemimpin dalam Islam adalah kewajiban untuk menegakkan imamah (kepemimpinan) dan imarah (pemerintahan) dalam kehidupan bersama," kata Kiai Cholil seperti yang dikutip dari laman resmi MUI.Menurut Kiai Cholil, masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024 berarti tidak bertanggung jawab terhadap jalannya bangsa ini.Ia menyebut bahwa ketidakpartisipan masyarakat dalam memilih pemimpin dapat berdampak negatif dan mengakibatkan ketidakstabilan dalam pemerintahan.Tersangka Etnis Rohingya Ditangkap Terkait Kasus Penyelundupan Manusia ke Indonesia"Indonesia tanpa presiden pasti kita kacau. Kacau itu lebih buruk daripada pemimpin yang tidak ideal, karena pemimpin yang tidak ideal masih bisa kita kontrol melalui DPR, isu masyarakat masih bisa," tambahnya.MUI berharap agar masyarakat Indonesia menjalankan hak dan kewajiban politiknya dengan memilih calon pemimpin yang dianggap mampu memberikan kontribusi positif bagi negara dan umat.***
Read More
Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor Bodong
Usai Jadi Tersangka Pengancaman, Netizen Soroti Gaya Hidup Mewah Bripka Edi : Pelat Nomor Bodong
Lingkaran.id - Kasus pengancaman yang melibatkan Bripka Edi Purwanto dari Polsek Muara Padang, Banyuasi, Sumatera Selatan, semakin menarik perhatian publik setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka. Bripka Edi diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap seorang pemobil setelah anaknya mengalami kecelakaan.Awalnya, anak Bripka Edi yang menggunakan mobil Fortuner BG 99 ED mengalami tabrakan dengan pemobil lain. Kepolisian menyebutkan bahwa Bripka Edi kemudian datang menggunakan mobil Alphard bernopol BG 999 ED untuk mengurus anaknya yang mengalami kecelakaan. Namun, yang mengejutkan adalah fakta bahwa mobil Alphard tersebut menggunakan pelat nomor bodong, tidak sesuai dengan peruntukannya.Anggota Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Viral Bela Anak Hingga Ancam Korban Dengan SajamKapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihartono, mengungkapkan hasil identifikasi bahwa pelat kendaraan yang digunakan oleh pelaku tidak sesuai dengan peruntukannya. Meskipun permasalahan pelat nomor kendaraan tidak terlalu diproses oleh kepolisian, hal ini akan menjadi bagian dari tindakan lain yang diambil oleh Propam Polda Sumsel.Kombes Harryo Sugihartono juga menjelaskan bahwa laporan pengancaman ini telah dilaporkan di Polrestabes Palembang, namun saat ini kasusnya ditangani oleh pihak Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumsel. Bripka Edi Purwanto akan ditahan dan ditempatkan secara khusus di Mapolda Sumsel sebagai langkah tindak lanjut.Bripka Edi dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman, dengan ancaman hukuman penjara di bawah 5 tahun. Imbas dari perilaku arogan tersebut, Bripka Edi Purwanto telah dibebastugaskan dari posisinya sebagai anggota polisi di Polsek Muara Padang.Selain kasus pengancaman, gaya hidup mewah Bripka Edi juga menjadi sorotan. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Bripka Edi memiliki dua mobil mewah, yakni Toyota Alphard BG 999 ED dan Toyota Fortuner BG 99 ED. Namun, terungkap bahwa kedua mobil tersebut menggunakan pelat nomor tidak sesuai dengan aslinya.Preman Ancam Minta Uang untuk Beli Miras, Dikasih 20 Ribu Paksa Minta 50 Ribu Cash di Rumah MakanKapolres Banyuasin, AKBP Ferly Rosa Putra, menyatakan bahwa Bripka Edi Purwanto telah dibebastugaskan karena tengah menjalani proses hukum dan etik. Terkait gaya hidup mewah anggotanya, AKBP Ferly Rosa Putra menyebut bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan oleh Propam Polda Sumsel, dan belum sampai pada audit kekayaan.Kasus ini mencuat setelah beredar video pengancaman Bripka Edi di media sosial, dan netizen pun menyoroti gaya hidup mewahnya yang dianggap tidak sesuai dengan gaji seorang polisi. Dalam situasi ini, pihak berwenang akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap semua fakta terkait kasus Bripka Edi Purwanto.***
Read More
Ucapan Selamat Hari Ibu Untuk Ibu Hebat Di Seluruh Dunia
Ucapan Selamat Hari Ibu Untuk Ibu Hebat Di Seluruh Dunia
Lingkaran.id-Perayaan hari ibu ditetapkan pada 22 Desember 2023 mendtang, Hari Ibu adalah hari yang dirayakan untuk menghormati dan menghargai peran ibu dalam kehidupan kita. Umumnya peringatan hari ibu berkaitan dengan perjuangan kaum perempuan untuk mendapatkan hak-hak mereka dan pengakuan atas peran penting ibu dalam masyarakat.berikut adalah beberapa contoh ucapan Hari Ibu yang bisa kamu ucapkan dalam peringatan hari ibu mendatang:Bagaimana Membuat Resolusi Yang Terukur Untuk Memperbaiki Dan Menyambut Tahun Baru"Selamat Hari Ibu! Terima kasih atas cinta, dukungan, dan pengorbanan tak terhingga. Anda adalah sosok luar biasa dalam hidupku.""Hari Ibu adalah waktu yang sempurna untuk menghargai kehangatan dan kelembutanmu. Terima kasih, Ibu, untuk segala hal yang telah Anda berikan.""Ibu, Anda adalah sumber inspirasi sejati bagi saya. Semoga Hari Ibu ini membawa kebahagiaan dan cinta yang setimpal dengan semua yang Anda berikan.""Selamat Hari Ibu untuk wanita hebat yang telah mengajarkan saya arti sejati dari kasih sayang dan kepedulian. Anda adalah pahlawan sejati dalam hidup saya.""Hari Ibu adalah hari untuk merayakan wanita yang memberikan hidup, cinta, dan kasih sayang. Terima kasih, Ibu, atas kebaikan Anda yang tak terbatas.""Ibu, Anda adalah sosok yang penuh kelembutan dan kekuatan. Terima kasih atas semua doa dan dukungan tanpa syarat. Selamat Hari Ibu!""Dalam setiap pelukan dan kecupan, terdapat cinta tanpa batas dari seorang Ibu. Selamat Hari Ibu untuk wanita yang memberikan arti pada hidup saya.""Kepada Ibu tercinta, terima kasih untuk senyuman yang menyejukkan, pelukan yang memeluk erat, dan cinta yang tak pernah berakhir. Selamat Hari Ibu!""Hari Ibu adalah waktu untuk mengingat segala kebaikan dan kebijaksanaan yang telah Anda bagikan. Terima kasih, Ibu, karena menjadi teladan yang luar biasa.""Ibu, Anda adalah pilar kekuatan dalam keluarga kami. Selamat Hari Ibu untuk wanita yang penuh kasih dan kehangatan."Gen Z Harus Mengerti!! Berikut Ini Hal yang Perlu Diwaspadai Generasi ZilenialKamu dapat memilih ucapan yang paling sesuai dengan perasaan kamu dan hubungan Anda dengan ibu. Jadikanlah momen ini untuk menunjukkan ucapan terimakasih kita terhadap sosok ibu yang telah melahirkan dan mendidik kita hingga saat ini.*** 
Read More
Bidan ini Serukan Bayi Perempuan Tidak Boleh Disunat, Tuai Pro & Kontra
Bidan ini Serukan Bayi Perempuan Tidak Boleh Disunat, Tuai Pro & Kontra
Lingkaran.id- Sebuah kontroversi muncul setelah seorang bidan bernama Bidan Seruni menyatakan bahwa bayi perempuan tidak boleh disunat, memicu perdebatan antara pendukung dan penentang praktik sunat perempuan.Bidan Seruni menjelaskan dan merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 6 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa sunat perempuan tidak termasuk tindakan kedokteran karena tidak berdasarkan indikasi medis dan belum terbukti bermanfaat bagi kesehatan.Tersangka Etnis Rohingya Ditangkap Terkait Kasus Penyelundupan Manusia ke IndonesiaBerdasarkan World Health Organization (WHO) juga telah mengeluarkan pedoman baru yang menyebutkan bahwa sunat perempuan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia, dan mereka mendesak tenaga kesehatan profesional untuk tidak lagi melakukan prosedur tersebut.WHO berpendapat bahwa sunat pada perempuan mencerminkan ketidaksetaraan dan merupakan bentuk ekstrem diskriminasi terhadap perempuan.Bidan Seruni menjelaskan bahwa praktik sunat perempuan memiliki efek langsung dan jangka panjang. Efek langsung melibatkan rasa sakit, luka, dan pendarahan. Sementara itu, efek jangka panjang mencakup penurunan respon intim saat berhubungan dan munculnya luka parut pada jaringan.Bidan Seruni menekankan bahwa tanpa indikasi medis yang jelas, sunat perempuan tidak hanya tidak etis tetapi juga merugikan bagi kesehatan dan hak asasi perempuan.Sementara itu, praktik sunat pada anak laki-laki memiliki tujuan kesehatan yang jelas, seperti menjaga kebersihan dan menurunkan risiko infeksi dan tidak ada rekomendasi rutin untuk melakukan sunat pada bayi perempuan, karena secara anatomis, tidak semua anak perempuan memiliki kulit penutup klitoris yang menutupi klitoris atau saluran kemih.Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Pengajian, Mengamuk dan Menyerang WargaPerdebatan ini mencuatkan pertanyaan tentang kebijakan kesehatan dan keadilan gender, dengan berbagai pihak mengutarakan pandangan pro dan kontra terkait penjelasan Bidan Seruni.Pemerintah dan pihak kesehatan mungkin akan dihadapkan pada tantangan untuk menentukan langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi isu ini.***
Read More
Tersangka Etnis Rohingya Ditangkap Terkait Kasus Penyelundupan Manusia ke Indonesia
Tersangka Etnis Rohingya Ditangkap Terkait Kasus Penyelundupan Manusia ke Indonesia
Lingkaran.id- Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh telah berhasil menangkap dan menetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penyelundupan manusia ke Indonesia. Tersangka berinisial MA, seorang warga etnis Rohingya berusia 35 tahun, asal Myanmar, ditangkap di Banda Aceh.Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli, mengungkapkan bahwa MA merupakan pengungsi yang berasal dari Camp 1 Blok H-88 Kutupalum, lokasi penampungan etnis Rohingya di Cox's Bazar, Bangladesh.Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Pengajian, Mengamuk dan Menyerang WargaTersangka ini merupakan salah satu dari 137 warga Rohingya yang mendarat di Pesisir Pantai Dusun Blang Ulam, Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.MA dan seorang warga Rohingya lainnya, berinisial AH, secara cepat memisahkan diri dari rombongan tersebut setelah mendarat. Namun, keduanya diamankan oleh warga setempat dan diserahkan ke kepolisian. Pada saat pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa telepon genggam milik keduanya."Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap keduanya, diduga kuat (mereka) terlibat dalam dugaan tindak pidana penyelundupan manusia terkait pemindahan warga etnis Rohingya dari kamp penampungan di Cox's Bazar Bangladesh ke wilayah negara Indonesia," kata Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli.Kepolisian telah memeriksa 12 orang saksi dari kelompok warga etnis Rohingya terkait kasus ini. MA ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu (15/12/2023) dan saat ini ditahan di Mapolresta Banda Aceh.MA mengakui bahwa dia ditugaskan untuk mengajak dan mengkoordinasi warga etnis Rohingya untuk pergi meninggalkan kamp penampungan di Cox's Bazar Bangladesh menuju Indonesia dengan membayar sejumlah uang. Ia bertugas sebagai pengemudi kapal dan pengendali yang membawa para Rohingya di atas kapal yang menuju Indonesia.Anggota Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Viral Bela Anak Hingga Ancam Korban Dengan Sajam"Setiap warga etnis Rohingya yang hendak keluar dari kamp di Bangladesh menuju ke Indonesia dikenakan biaya sebesar 100-120 ribu taka atau sekitar Rp14-16 juta per orang," ungkap Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli.Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit kapal bertuliskan Nazma, serta dua unit telepon genggam milik MA dan AH. Terhadap kasus ini, polisi masih mendalami peran AH dan menyatakan bahwa jika ditemukan bukti baru, mungkin akan ada tersangka lainnya.***
Read More
Mobil Pengendara Diamuk Massa saat Kebakaran Gudang Limbah Plastik Diduga Halangi Damkar
Mobil Pengendara Diamuk Massa saat Kebakaran Gudang Limbah Plastik Diduga Halangi Damkar
Lingkaran.id- Sebuah insiden viral menegangkan terjadi di Kampung Rawapasung, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, pada Senin (18/12/2023), ketika seorang pengendara mobil menjadi sasaran amuk massa yang panik akibat kebakaran gudang limbah plastik di wilayah tersebut.Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil berwarna merah menjadi target utama amukan warga. Massa dengan emosi merusak kaca mobil dan melempari kendaraan tersebut dengan ember.Anggota Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Viral Bela Anak Hingga Ancam Korban Dengan SajamKapolsek Medan Satria, Kompol Nur Aqsha, menjelaskan bahwa insiden ini terjadi karena massa panik yang merasa mobil tersebut menghalangi akses masuk kendaraan pemadam kebakaran."Mobil itu letaknya di sebelah TKP (tempat kejadian kebakaran), itukan karena mau ada mobil damkar mau masuk," ujar Kompol Nur Aqsha.Pemilik mobil berusaha memindahkan kendaraannya, namun mobil sulit dinyalakan, memicu ketegangan dan kepanikan di tengah kerumunan yang masih dalam suasana panik akibat kebakaran."Pas mau dipindahkan mobilnya enggak idup-idup, panik juga dia (pemilik mobil), itu masih awal-awal kejadian (kebakaran), makannya masih pada panik," tambahnya.Kompol Nur Aqsha memastikan bahwa insiden pengerusakan mobil telah diselesaikan secara kekeluargaan, karena pemilik mobil merupakan warga di sekitar lokasi kejadian kebakaran.Komandan Kompi A Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi, Rusmanto, mengkonfirmasi bahwa kebakaran gudang limbah plastik terjadi sekitar pukul 12.52 WIB.Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.08 WIB. Gudang limbah plastik tersebut, yang sedang dalam jam istirahat, mendadak dilalap api yang cepat merambat.Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Pengajian, Mengamuk dan Menyerang WargaApi yang membesar dengan cepat dan benda plastik yang mudah terbakar membuat pemadaman sulit dilakukan. Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang baru berhasil dipadamkan sekira pukul 16.30 WIB.Rusmanto memastikan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 600 juta dengan luas area yang terbakar sekitar 400 meter persegi. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.*** 
Read More
Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Pengajian, Mengamuk dan Menyerang Warga
Wanita Mabuk Ugal-ugalan di Pengajian, Mengamuk dan Menyerang Warga
Lingkaran.id- Sebuah kejadian mengejutkan terjadi di tengah acara pengajian di salah satu masjid di malam hari ketika seorang wanita yang diduga dalam kondisi mabuk nekat mengemudikan mobilnya dengan ugal-ugalan dan membunyikan klakson di sekitar area pengajian. Wanita tersebut memasuki area pengajian dengan mobilnya tanpa mengindahkan kehadiran warga yang sedang berkumpul untuk melakukan aktivitas keagamaan.Viral! Video Mesum Sejoli Bercumbu di Sofa Kafe Ramai PengunjungKedatangan wanita tersebut dengan mobil yang dikemudikan secara ugal-ugalan dan klakson yang terus dibunyikan mengganggu khusuknya para jamaah yang tengah mengikuti pengajian.Situasi semakin tegang ketika warga sekitar akhirnya mendekati mobil tersebut untuk menegur dan menghentikan wanita tersebut.Namun, alih-alih merespons dengan tenang, wanita yang diduga mabuk tersebut justru mengamuk dan menyerang salah satu warga yang berani mendekat.Tragis! Suami Aniaya Istri karena Telat Masak, Korban Alami Patah TulangSejumlah warga yang berada di sekitar lokasi pengajian kemudian berinisiatif melakukan pengamanan terhadap wanita tersebut untuk mencegah lebih banyak keributan. Meskipun demikian, wanita itu terus melancarkan aksi amuk, bahkan mencoba memukul salah satu warga dengan keras.Wanita yang diduga mabuk tersebut berhasil diamankan dan menunggu keluarganya untuk menjemput. Sementara itu, para jamaah pengajian yang terkejut dan terganggu oleh insiden ini berharap agar keamanan dan ketertiban dapat kembali terpulihkan di lingkungan mereka.***
Read More
Anggota Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Viral Bela Anak Hingga Ancam Korban Dengan Sajam
Anggota Polisi Ditetapkan Sebagai Tersangka Usai Viral Bela Anak Hingga Ancam Korban Dengan Sajam
Lingkaran.id- Kasus b yang melibatkan Bripka Edi Purwanto dari Polres Banyuasin terhadap seorang pemobil di Palembang, Sumatera Selatan, kini semakin serius setelah pihak Kepolisian Resor Kota Besar Palembang menetapkan Bripka Edi sebagai tersangka.Kasus ini sedang ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Selatan. Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, menjelaskan bahwa keputusan menetapkan tersangka tersebut diambil setelah pihaknya melakukan penyelidikan menyeluruh.Tolak Politik Dinasti, BEM UIN Palembang tolak putusan MK"Kita sudah sidik dan sudah kita tetapkan sebagai tersangka," ujar Kombes Pol Harryo dalam konferensi pers, Selasa (19/12/2023).Awal mula kejadian bermula saat mobil yang dikemudikan oleh seorang wanita menabrak mobil korban di simpang Polda. Meskipun kedua belah pihak mencoba menyelesaikan masalah secara damai, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Wanita tersebut memutuskan untuk menghubungi ayahnya, yang ternyata adalah Bripka Edi Purwanto, untuk datang ke lokasi kejadian.Namun, perbincangan antara Bripka Edi dan korban tidak mencapai kesepakatan, dan keduanya memutuskan untuk melaporkan insiden tersebut ke kantor polisi (Polda). Namun, perjalanan menuju Polda menjadi semakin rumit, ketika Bripka Edi tanpa memberikan klarifikasi yang jelas, memilih untuk melaju dengan cepat dan mengambil jalur yang berbeda, mencurigakan sebagai upaya untuk melarikan diri.Preman Ancam Minta Uang untuk Beli Miras, Dikasih 20 Ribu Paksa Minta 50 Ribu Cash di Rumah MakanUpaya pengejaran oleh pihak korban membuat situasi semakin tegang. Di tengah jalan, Bripka Edi Purwanto tiba-tiba berhenti, memicu konfrontasi dan perkelahian antara kedua belah pihak. Insiden ini berakhir dengan penganiayaan dan ancaman menggunakan senjata tajam yang dilakukan oleh Bripka Edi Purwanto terhadap korban.Kini, Bripka Edi Purwanto dijerat dengan Pasal 335 tentang pengancaman, dengan ancaman hukuman penjara di bawah 5 tahun. Proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak Propam Polda Sumatera Selatan. Bripka Edi Purwanto sendiri akan ditempatkan secara khusus di Mapolda Sumsel selama proses penyidikan berlangsung.***
Read More
Preman Ancam Minta Uang untuk Beli Miras, Dikasih 20 Ribu Paksa Minta 50 Ribu Cash di Rumah Makan
Preman Ancam Minta Uang untuk Beli Miras, Dikasih 20 Ribu Paksa Minta 50 Ribu Cash di Rumah Makan
Lingkaran.id- Kejadian mengejutkan terjadi di RM Jl. Wahidin, Medan, ketika seorang preman memaksa seseorang yang berda di dalam toko untuk memberikan uang dengan alasan untuk membeli minuman keras. Seorang pria yang menjadi korban mengungkapkan bahwa preman tersebut mendekatinya dengan sikap kasar dan memaksa untuk memberikan uang.Viral! Video Mesum Sejoli Bercumbu di Sofa Kafe Ramai PengunjungAwalnya pria tersebut memberikan uang sebesar 20 ribu rupiah, namun ternyata hal tersebut tidak memuaskan preman tersebut., malah memaksa minta 50 ribu cash.Ketika pria tersebut menolak memberikan uang sejumlah yang diminta, preman tersebut mengancam dan mendorong korban secara fisik. Kejadian ini menciptakan ketegangan di RM Jl. Wahidin, dengan sejumlah pelanggan yang menyaksikan insiden tersebut.Banyak netizen yang mengecam tindakan premanisme yang terjadi di tempat tersebut. Mereka menegaskan bahwa keamanan pelanggan adalah prioritas utama dan akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti peristiwa ini.Insiden Tabrakan Pengguna Jalan, Anak Telepon Sang Ayah Datang Mengamuk Hingga Ancam Gunakan SajamMasyarakat berharap pihak berwajib diminta untuk segera mengusut kasus ini, menangkap pelaku, dan memberikan sanksi yang setimpal sesuai hukum yang berlaku.Kejadian ini menjadi peringatan akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat serta menanggulangi tindakan premanisme yang dapat meresahkan warga.***
Read More
Viral! Video Mesum Sejoli Bercumbu di Sofa Kafe Ramai Pengunjung
Viral! Video Mesum Sejoli Bercumbu di Sofa Kafe Ramai Pengunjung
Lingkaran.id- Sebuah video tak senonoh yang memperlihatkan aksi mesra sejoli di sebuah kafe wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, kini menjadi viral di berbagai media sosial. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (16/12/2023) sekitar pukul 22.00 WIB.Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria menggunakan kaus berwarna putih duduk di kursi sofa, sementara seorang perempuan mengenakan pakaian berwarna krem rebahan di atas pangkuan sang pria. Mereka terlihat tengah bercumbu, dan tangan si pria tampak meraba bagian perut hingga payudara si perempuan.Insiden Tabrakan Pengguna Jalan, Anak Telepon Sang Ayah Datang Mengamuk Hingga Ancam Gunakan Sajam"Itu malam Minggu (Sabtu) sekitar jam 10 (malam). Saya saat berada di kafe itu tidak sengaja melihat sejoli mesum," tulisan dalam unggahan video mesum tersebut oleh saksi mata.,Menurut keterangan saksi mata, kafe tersebut pada saat kejadian sedang ramai pengunjung. Meskipun banyak yang mengetahui aksi tersebut, tak seorang pun berani menegur sejoli tersebut.Kuliah 4 Tahun Pas Lulus Ijazah Asli Dibakar Sama Mantan Pacar Gara-Gara Gak Baliki Helm"Padahal di kafe keadaan ramai tapi nggak ada malunya loh. Saat kejadian itu para pengunjung lain sepertinya tahu cuma tidak ada yang berani negur," terang saksi mata.Banyak netizen yang mengecam perilaku sejoli tersebut dan pihak berwajib diminta untuk melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden ini dan memastikan bahwa tindakan tersebut tidak melanggar norma-norma sosial serta etika yang berlaku di masyarakat.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Elearning Course Thinkedu
Berita Terbaru
Pilih yang terbaik