Khatam Al-Quran Selama Bulan Ramadhan
Khatam Al-Quran Selama Bulan Ramadhan
Lingkaran – Bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa karena pada bulan ini bulan diturunkanya Al-Quran. Selain melaksanakan kewajiban untuk berpuasa pada bulan ini juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Alquran.99 Lafal Asmaul Husna Lengkap Dengan Artinya Serta KeutamaannyaAllah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 185 yang artinya:“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.“ (QS.Al-Baqarah:185).Berikut ini cara yang dapat dilakukan agar konsisten dan dapat mengkhatamkan Al-Quran selalam bulan Ramadhan yaitu:Meluruskan niatKonsistenMemiliki target bacaanJika ingin 1 kali khatam Alquran pada bulan Ramdhan maka di waktu sahur, waktu luang, antara azan dan iqamah subuh, serta antara azan dan iqamah ashar masing-masing membaca 5 halaman Alquran setiap hari nya.Jika ingin 2 kali khatam maka di 4 waktu tersebut membaca masing-masing 10 halaman Alquran dan jika ingin 3 kali khatam maka di masing-masing waktu tersebut kita membaca 15 halaman Alquran setiap harinya.Waktu yang dianjurkan untuk membaca Al-Quran yaitu:Antara adzan dan iqamah untuk shalat farduSetelah selesai shalat farduMenjelang berbuka puasaWaktu sahurWaktu-waktu senggang di sela-sela pekerjaanTata Cara Berbuka Puasa Yang Disukai Oleh RasullahSemoga dengan adanya niat yang lurus mempermudah untuk mencapai target untuk mengkhatamkan Al-Quran selama bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini.*** 
Read More
99 Lafal Asmaul Husna Lengkap Dengan Artinya Serta Keutamaannya
99 Lafal Asmaul Husna Lengkap Dengan Artinya Serta Keutamaannya
lingkaran- Mengamalkan Asmaul Husna dan artinya memiliki keutamaan  bagi diri kita keutamaan yang akan dirasaka antara lain doa-doa kita akan di kabulkan dan apabila kita mengamalkan serta menghafal 99 Asmaul Husna kita akan memperoleh pahala surga.Tata Cara Berbuka Puasa Yang Disukai Oleh RasullahDengan mengimani 99 nama-nama Allah SWT kita akan memperoleh hal-hal baik dalam kehidupan.Berikut ini 99 lafal Asmaul Husna Lengkap Dengan Artinya  :Ar Rahman الرحمن Yang Maha PengasihAr Rahiim الرحيم Yang Maha PenyayangAl Malik الملك Yang Maha MerajaiAl Quddus القدوس Yang Maha SuciAs Salaam السلام Yang Maha Memberi KesejahteraanAl Mu`min المؤمن Yang Maha Memberi KeamananAl Muhaimin المهيمن Yang Maha dimasukkanAl Aziz ال Yang Maha PerkasaAl Jabbar الجبار Yang Memiliki Mutlak KegagahanAl Mutakabbir المتكبر Yang Maha MegahAl Khaliq الخالق Yang Maha PenciptaAl Baari البارئ Yang Maha MelepaskanAl Mushawwir المصور Yang Maha Membentuk RupaAl Ghaffaar الغفار Yang Maha PengampunAl Qahhaar القهار Yang Maha MemaksaAl Wahhaab الوهاب Yang Maha Pemberi KaruniaAr Razzaaq الرزاق Yang Maha Pemberi RezekiAl Fattaah الفتاح Yang Maha Pembuka RahmatAl `Aliim العليم Yang Maha MengetahuiAl Qaabidh القابض Yang Maha MenyempitkanAl Baasith الباسط Yang Maha MelapangkanAl Khaafidh الخافض Yang Maha MerendahkanAr Raafi الرافع Yang Maha MeninggikanAl Mu`izz المعز Yang Maha MemuliakanAl Mudzil المذل Yang Maha MenghinakanAl Samii السميع Yang Maha MendengarAl Bashiir البصير Yang Maha MelihatAl Hakam الحكم Yang Maha MenetapkanAl `Adl العدل Yang Maha AdilAl Lathiif اللطيف Yang Maha LembutAl Khabiir الخبير Yang Maha MengenalAl Haliim الحليم Yang Maha PenyantunAl `Azhiim العظيم Yang Maha AgungAl Ghafuur الغفور Yang Maha Memberi PengampunanAs Syakuur الشكور Yang Maha Pembalas BudiAl `Aliy العلى Yang Maha TinggiAl Kabiir الكبير Yang Maha BesarAl Hafizh الحفيظ Yang Maha MemeliharaAl Muqiit المقيت Yang Maha Pemberi KecukupanAl Hasiib الحسيب Yang Maha Membuat PerhitunganAl Jaliil الجليل Yang Maha LuhurAl Karim الكريم Yang Maha PemarahAr Raqiib الرقيب Yang Maha MengawasiAl Mujiib ال Yang Maha MengabulkanAl Waasi الواسع Yang Maha LuasAl Hakiim الحكيم Yang Maha Maka BijaksanaAl Waduud الودود Yang Maha MengasihiAl Majiid ال Yang Maha MuliaAl Baa`its الباعث Yang Maha MembangkitkanAs Syahiid الشهيد Yang Maha MenyaksikanAl Haqq الحق Yang Maha BenarAl Wakiil الوكيل Yang Maha MemeliharaAl Qawiyyu القوى Yang Maha KuatAl Matiin المتين Yang Maha KokohAl Waliyy الولى Yang Maha MelindungiAl Hamiid الحميد Yang Maha TerpujiAl Muhshii المحصى Yang Maha MenghitungAl Mubdi المبدئ Yang Maha MemulaiAl Mu`iid المعيد Yang Maha Mengembalikan KehidupanAl Muhyii المحيى Yang Maha MenghidupkanAl Mumiitu المميت Yang Maha MemmatikanAl Hayyu الحي Yang Maha HidupAl Qayyuum القيوم Yang Maha MandiriAl Waajid الواجد Yang Maha PenemuAl Maajid الماجد Yang Maha MuliaAl Wahid الواحد Yang Maha TunggalAl Ahad الاحد Yang Maha EsaAs Shamad الصمد Yang Maha DibutuhkanAl Qadir القادر Yang Maha MenentukanAl Muqtadir المقتدر Yang Maha BerkuasaAl Muqaddim المقدم Yang Maha MendahulukanAl Mu`akkhir المؤخر Yang Maha MengakhirkanAl Awwal الأول Yang Maha AwalAl Aakhir الأخر Yang Maha AkhirAz Zhaahir الظاهر Yang Maha NyataAl Baathin الباطن Yang Maha GhaibAl Waali الوالي Yang Maha MemerintahAl Muta`aalii المتعالي Yang Maha TinggiAl Barru البر Yang Maha PendermaAt Tawwaab التواب Yang Maha Penerima TobaAl Muntaqim المنتقم Yang Maha Pemberi BalasAl Afuww العفو Yang Maha PemaafAr Ra`uuf الرؤوف Yang Maha PengasuhMalikul Mulk الك الملك Yang Maha Penguasa KerajaanDzul Jalaali Wal Ikraam الجلال و الإكرام Yang Maha Pemilik Kebesaran dan KemuliaanAl Muqsith المقسط Yang Maha Pemberi KeadilanAl Jamii` الجامع Yang Maha MenelanAl Ghaniyy الغنى Yang Maha KayaAl Mughnii المغنى Yang Maha Pemberi KekayaanAl Maani المانع Yang Maha MeghanAd Dhaar الضار Yang Maha Penimpa KemudratanAn Nafii النافع Yang Maha Memberi ManfaatAn Nuur النور Yang Maha BercahayaAl Haadii الهادئ Yang Maha Pemberi PetunjukAl Badii’ البديع Yang Maha PenciptaAl Baaqii الباقي Yang Maha KekalAl Waarits الوارث Yang Maha PewarisAr Rasyiid الرشيد Yang Maha PandaiAs Shabuur الصبور Yang Maha SabarKeutamaan Melaksanakan Shalat DhuhaMari sama-sama memperbanyak mengamalakan Asmaul Husna dan mengikuti seperti anjuran RasulullahRasulullah bersabda:“sesungguhnya Allah memiliki 99 nama,seratus kurang satu, siapa yang menghafalkannya ia akan masuk surge.” (HR. Bukhari Dan Muslim).*** 
Read More
Tata Cara Berbuka Puasa Yang Disukai Oleh Rasullah
Tata Cara Berbuka Puasa Yang Disukai Oleh Rasullah
Lingkaran- Puasa adalah menahan diri dari rasa lapar dan haus serta segala godaan yang dapat membatalkan puasa setelah menjalani Puasa Ramadhan seharian penuh, tentu nya kita akan bersiap menyambut waktu datang nya berbuka puasa.Keutamaan Melaksanakan Shalat DhuhaKetika hendak melakukan buka puasa tidak diperbolehkan langsung makan begitu saja. Terdapat  tata cara yang telah diajarkan dan dianjurkan oleh Rasulluh.Tata cara berbuka puasa yang lebih disukai oleh Rasulullah, melalui laman muslimafiyah yang dikutip oleh lingkaran.id, anjuran untuk berbuka puasa sebagai berikut:Anjuran Memperbanyak Membaca Al-Quran Pada Bulan Ramadhan1. Ucapkan "Bismillah" lalu berbuka ketika mendengar adzan maghrib.Berbuka puasa bisa, dengan ruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering) atau seteguk air putih saja.2. Kemudian baru membaca do'a berbuka puasa, ini berdasarkan hadits,"Rasulullah Shallallahu'alaihi wassalam apabila telah berbuka puasa, beliau berdo'a:"Dzahabazh zhamau wabtallatil 'urugu wa tsabatal ajru insyaallah."Artinya,: "Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki".Berikut ini dua alasan do'a berbuka dengan cara berukut ini berdasarkan hadits yaitu:1. Lafadz hadits "telah berbuka" (358! 151),Artinya:  beliau telah berbuka/membatalkan puasanya yaitu sudah makan kurma atau minum air.2. Lafdz do'a ketika berbuka "telah basah kerongkongan" (3538! -5l3),Artinya : hal ini menunjukkan sudah makan terlebih dahulu dengan pembukaanJadi do'a berbuka puasa dibacakan sebelum puasa atau sebelum berbuka puasa.Terdapat pula amalan yang disunnah kan ketika ingin berbuka puasa yaitu:Menyegerakan Berbuka PuasaBerbuka dengan yang Manis atau KurmaBerdoa Ketika Berbuka PuasaTidak Berlebihan Saat Berbuka PuasaMemberi Makan Orang Berbuka PuasaKetentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah KuburBeberapat amalan yang di sunnahkan tersebut dapat anda lakukan agar menambah pahala dan kesempurnaan Puasa Ramadhan.*** 
Read More
Keutamaan Melaksanakan Shalat Dhuha
Keutamaan Melaksanakan Shalat Dhuha
Lingkaran – Dalam menjalankan kewajiban seorang muslim kepada Allah SWT  sesuai dengan ajaran yang mana kita dianjurkan untuk senantiasa beribadah untuk mendapatkan kebaikan dalam kehidupan kita. Shalat merupakan rukun Islam yang ke-2 dalam shalat ada shalat wajib dan shalat Sunnah, Ibadah tidak hanya shalat wajib namun, Islam juga mengajarkan kepada umatnya  untuk melaksanakan ibadah shalat sunnah.Anjuran Memperbanyak Membaca Al-Quran Pada Bulan RamadhanSalah satunya adalah shalat Dhuha, shalat Dhuha merupakan cara untuk meningkatkan amal ibadah dan cara meningkatkan akhlak manusia. Shalat Dhuha merupakan shalat yang dikerjakan pada waktu Dhuha atau antara waktu setelah matahari terbit hingga sebelum tengah hari.Sebagai umat Islam selayaknya kita di anjurkan untuk mengerjakan ibadah wajib dan Sunnah seperti melaksanakan shalat Sunnah Dhuha. Shalat Dhuha memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan kita.Ketentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah KuburBerikut ini keutamaan dalam shalat Dhuha sebagai berikut:Pahalanya seperti bersedekah sedekah yang dimaksudkan adalah sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh kita, terlebih kita ikhlas menjalankannyaDicukupi kebutuhannyaMeraih gonimah atau ke untungan yang lebih cepatDiganjar dengan rumah di surgaMendapat pahala haji dan umrohPengugur dosaDibuatkan pintu khusus di surga Keutamaan Pada Bulan RamadhanSemoga kita menjalankan shalat dhuha dan mendapatkan pahala serta dimudahkan rizkinya, khususnya pada bulan yang suci ini semoga kita senantiasa termotivasi untuk melaksanakan ibadah sebanyak-banyak nya baik ibadah yang wajib dan Sunnah.*** 
Read More
Anjuran Memperbanyak Membaca Al-Quran Pada Bulan Ramadhan
Anjuran Memperbanyak Membaca Al-Quran Pada Bulan Ramadhan
lingkaran-Bulan suci Ramadhan 2022 menjadi bulan penuh berkah dan banyak pahala yang dilipat gandakan yang tentunya sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam.Keutamaan Pada Bulan RamadhanRamadhan merupakan bulan yang memiliki banyak kenikmatan dan pahala didalamnya. Selain perintah wajib, Umat Islam juga disunnahkan melakukan amalan sunnah di bulan Ramadhan.seperti memperbanyak membaca Al Quran.Membaca Al Quran memiliki pahala yang sangat besar, apalagi jika dilakukan dalam bulan Ramadhan, Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan petunjuk tersebut akan bisa kita dapatkan dengan kita memperbanyak membaca Al Quran, memahami Al Quran, mempelajari Al Quran dan kemudian mengamalkan Al Quran.Ketentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah KuburPada bulan Ramadhan, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberikan contoh kepada kita semuanya dan memerintahkan kepada kita semuanya untuk memperbanyak membaca Al Quran.Oleh karena itu kita bisa melihat di banyak hadits, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menganjurkan kepada kita semuanya untuk membaca Al Quran.Di antara hadits-hadits tersebut adalah hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Sahabat Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).Apa Itu Fenomena GroupthinkOleh karena itu marilah sama-sama memperbayak membaca Al-Quran pada bulan Ramdhan yang penuh berkah ini.*** 
Read More
Keutamaan Pada Bulan Ramadhan
Keutamaan Pada Bulan Ramadhan
Lingkaran - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang mulia dan penuh berkah. Pada bulan ini umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 183.Ketentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah Kubur"Hai orang-orang yang beriman, wajibkan kamu di atas kamu diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa." (QS Al-Baqarah: 183).Bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang sangat berbeda dengan bulan-bulan lain. Berikut ini keutamaan bulan Ramadhan :  Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-QuranPada bulan Ramadhan, terdapat satu hari yaitu pada tanggal 17 Ramadhan sebagai hari diturunkannya Al-Quran. Maka dengan itu, umat Islam dapat memperbanyak membaca Al-Quran selama bulan suci ini,Bulan dimana pintu Neraka ditutup, dan pintu surga dibukaDalam hadits Imam Bukhari, dijelaskan bahwa pada bulan Ramadhan, pintu-pintu neraka ditutup, dan pintu-pintu surga dibuka."Ketika datang Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu," (HR Bukhari dan Muslim).Malam Lailatul QadarMalam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Seseorang yang melakukan ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, Akan diampuni-dosanya setahun dan setahun yang akan datang.Makna dan Hukum Puasa RamadhanMasih banyak terdapat keutamaan yang ada pada bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, oleh karena itu marilah sama-sama untuk berlomba dalam menuju kemenangan dalam bulan Ramadhan ini.*** 
Read More
Ketentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah Kubur
Ketentuan Ziarah Kubur Dan Bacaan Doa Ketika Ziarah Kubur
Lingkaran - Bulan suci Ramadhan, merupakan bulan yang penuh berkah pada bulan ini umat islam melakukan ibadah puasa yang menjadi kewajibanya sebagai seorang muslim. Kebiasaan yang dilakukan oleh umat muslim dalam menyambut bulan yang penuh berkah ini salah satunya adalah melakukan ziarah kubur ke makam para keluarga tercinta.Makna dan Hukum Puasa RamadhanZiarah kubur merupakan sebagai tradisi yang biasanya dilakukan masyarakat Indonesia untuk mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia. Ziarah kubur bertujuan untuk mendoakan arwah orang-orang yang sudah meninggal. Doa yang dipanjatkan orang yang dipercaya bisa sampai ke pahalanya ke orang mati yang ditujukan.Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra dikisahkan Nabi Muhammad saw sedang berziarah di makam ibunya dan kemudian menangis hingga membuat orang-orang di sekitarnya juga ikut menangis. ketika ziarah ke makam ibunya, Rasulullah memohon kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa sang ibu.Dalam hadis yang sama ziarah kubur disebut sebagai aktivitas yang mengingatkan manusia kepada kematian.Rasulullah juga telah menjelaskan tentang tata cara ziarah kubur agar tindakan yang kita lakukan tidak sampai menjerumuskan pada kemusyrikan.Ketika ziarah kubur kita disarankan untuk mendoakan orang yang kita ziarahi kuburnya. Bacaan doa ziarah kubur tentu penting diketahui. Jika kamu kesulitan dengan doa ziarah kubur yang panjang , Anda dapat membaca doa berikut ini :"Assalamu'alaikum ahlad-diyaari minal mukminiina wal muslimiin, wa innaa insyaa alloohu bikum laahiquun, nas 'alullooha lanaa wa lakumul 'aafiyah".Artinya: " Keselamatan semoga tetap tercurahkan kepada para penghuni kubur dari golongan orang-orang mukmin dan orang-orang muslim, dan sesungguhnya Insya Allah kami akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan untuk kalian semua."Sunnah Saat Berbuka PuasaTerdapat banyak amalan dan doa-doa yang dapat dibacakan ketika sedang melakukan ziarah kubur, doa diatas merupakan doa singkat yang dapat kamu bacakan ketika sedang berziarah kubur.*** 
Read More
Sejarah Hari Raya Idul Fitri
Sejarah Hari Raya Idul Fitri
Lingkaran – Pada tahun ke-2 Hijriah, puasa Ramadhan pertama kalinya dijalani oleh umat Islam (Al-Baqarah: 183-185) sekaligus untuk pertama kalinya pula Idul Fitri dirayakan. Momentum pertama ini bertepatan dengan peristiwa perang Badar, dimana kaum muslimin untuk pertama kalinya juga meraih kemenangan dalam perang skala besar.Makna dan Hikmah Idul FitriPeristiwa perang badar, Husein Haikal dalam ‘Hayatul Muhammad’, mengatakan bahwa sejak awal Nabi Muhammad SAW tidak pernah menginginkan peperangan. Pada hari ke-8 di bulan Ramadhan, pasukan Abu Jahal keluar Mekkah, ditambah kafilah Abu Sufyan dari Syam membawa pasukan dalam jumlah yang besar sekitar 1000 tentara lengkap dengan peralatan perang.Perayaan Idul Fitri sejatinya tidak hanya lahir dari latar historis kemenangan perang Badar. Dalam Ensiklopedi Islam disebutkan bahwa jauh sebelum ajaran Islam masuk, masyarakat Arab sudah memiliki dua hari raya yakni Nairuz dan Mahrajan yang berasal dari zaman Persia Kuno. Biasanya mereka mengadakan pesta secara besar pada saat kedua hari raya itu.==break here==Seiring turunnya kewajiban untuk menunaikan ibadah puasa Ramadhan pada tahun ke-2 Hijriah itulah, turun hadis Nabi SAW, “Sesungguhnya Allah mengganti kedua hari raya itu dengan hari raya yang lebih baik, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.”Niat dan Do’a Zakat FitrahDi hari Idul Fitri pertama inilah kaum muslimin meraakan dua hari kemenangan perdana, yaitu pencapaian puasa Ramadhan dan kemenangan di perang Badar. Hakikat Idul Fitri adalah perayaan kemenangan iman dan ilmu atas nafsu di medan jihad Ramadhan.Setelah berhasil menundukkan nafsu, kaum muslim yang berpuasa di bulan Ramadhan dapat ‘kembali ke Fitrah’ (Idul Fitri). ***
Read More
Makna dan Hikmah Idul Fitri
Makna dan Hikmah Idul Fitri
Lingkaran – Hari Raya Idul Fitri hanya tinggal menghitung waktu dan menjadi hari besar bagi seluruh umat Islam. Idul Fitri merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah puasa selama satu bulan penuh, seperti dilansir dari website resmi Nahdatul Ulama.Niat dan Do’a Zakat FitrahIdul Fitri memiliki makna yang berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai dari kewajiban manusia untuk bepuasa sendiri, yaitu menjadi manusia yang bertaqwa.Kata Id berasal dari kata aada-yauudu yang memiliki arti kembali. sedangkan Fitri memiliki arti suci. Adapun fitri yang berarti buka puasa berdasarkan kata ifthar, berdasarkan hadis Rasulullah SAW artinya:“Dari Anas bin Malik: Tak sekalipun Nabi Muhammad SAW pergi (untuk shalat) pada hari raya Idul Fitri tanpa makan beberapa kerma sebelumnya.” Dalam riwayat lain, “Nabi SAW, makan kurma dalam jumlah ganjil.” (HR. Bukhari).==break here==Sementara kata fitri memiliki arti suci, bersih dari segala dosa berdasarkan kata fathoro-yafthiru dan hadis Rasulullah SAW yang artinya:“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan didasari iman dan semata-mata karena mengharap ridho Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (Muttafaq’alayh).Arti dan Hukum FidyahHikmah dari Idul Fitri akan berdampak eorang muslim yang kembali kepada fitrahnya akan memiliki sikap sebagai berikut:1. Tetap istiqomah memegang gama tahuid yaitu Islam. Tetap berkeyakinan bahwa Allah itu maha esa.2. Dalam kehidupan sehari-hari akan selalu berbuat dan berkata yang benar, meskipun perkataan itu pahit.3. tetap berlaku sebagai abid yaitu hamba Allah yang selalu patuh dan taat terhadap semua perintah dan larangannya. ***
Read More
Arti dan Hukum Fidyah
Arti dan Hukum Fidyah
Lingkaran – Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu.Niat dan Do’a Zakat FitrahNamun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah, fidyah diambil dari kata “fadaa” yang artinya mengganti atau menebus. Ada ketentuan siapa saja yang boleh tidak berpuasa, ini tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 184.“(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 184)==break here==Adapun kriteria orang yang bisa membayar fidyah di antaranya:1. Orang tua renta yang tidak mampu memungkinkannya untuk berpuasa2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinan untuk sembuh3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).Arti & Hukum Zakat FitrahMenurut Imam Malik, Imam As-Syafi’l, fidyah harus dibayarkan sebsesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdo’a).Sedangkan menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara ½ sha’ gandum, (jika 1 sha’ setara 4 mud =  sekitar 3 kg, maka ½ sha’ berarti sekitar 1,5 kg). Aturan ini biasanya digunakan untuk orang membayar fidyah berupa beras.==break here==Cara membayar fidyah ibu hamil bisa berupa makanan pokok. Misal, ia tidak puasa 30 hari, maka ia harus menyediakan fidyah 30 takar di mana masing-masing 1,5 kg. Fidyah boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja.Do’a Rasulullah SAW Saat Lailatul QadarSedangkan menurut kalangan Hanafiyah, fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah memberikan nominal uang yang sebandingdengan harga kurma atau anggur seberat 3.25 kg perhari puasa yang ditinggalkan, selebihnya megikuti kelipatan puasanya.Di Indonesia nilai fidyah dan zakat fitrah diatur dalam peraturan pemerintah melalui BAZNAS dengan No.07 tahun 2021 tentang zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya ditetapkan bahwa nilai fidyah dalam bentuk uang sebesar Rp 45.000 perhari/jiwa. ***
Read More
Niat dan Do’a Zakat Fitrah
Niat dan Do’a Zakat Fitrah
Lingkaran – Bulan Ramadhan tentu berkaitan dengan Zakat Fitrah dan kita diwajibkan untuk menjalankannya. Zakat Fitrah ialah zakat yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan.Arti & Hukum Zakat FitrahFitrah memiliki arti keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga mengeluarkan zakat ini dengan seizin Allah SWT kembali fitrah awal saat dirinya baru dilahirkan ke dunia.1. Niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri“Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri’an nafsii fadhan lillahi ta’aala”Artinya: “Saya niat mengeluarkan zakat fitrah dari diriku sendiri fardu karena Allah Ta’ala”2. Niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga“Nawaitu an ukhrija zakaatal fitri’annii wa’an jami’i maa tilzamunii nafaqoo tuhum syar’an fardhan lillahi ta’aala”Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala.”==break here==Rasulullah SAW menganjurkan agar umatnya berdo’a ketika mengeluarkan ataupun menerima zakat, “Jika sedekah (zakat) dibawa ke hadapan Nabi SAW, beliau pun berdo’a (artinya), ‘Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada mereka.’ Ayahku pernah membawa sedekaah (zakat)nya, maka Nabi SAW berdo’a, ‘Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada keluarga Abu Aufa.” (HR. Bukhari) Do’a Rasulullah SAW Saat Lailatul Qadar1. Do’a mengeluarkan zakat“Allahummaj-‘alha maghnaman wa la taj’alha maghraman”Artinya: “Ya Allah, jadikanlah (zakatku) ini sebagai keberuntungan bagiku (untuk dunia dan akhirat) dan janganlah engkau menjadikannya sebagai denda yang menimbulkan kegundaan dihatiku.”2. Do’a menerima zakat“Ajarakallahu fi ma a’thait. Wa ja’alahu laka thahuran. Wa baraka laka fi ma abqait.”Artinya: “Semoga Allah memberimu ganjaran atas pemebrianmu. Dan menjadikannya sarana penyucian bagimu. Serta memberimu keberkahan dalam harta yang masih ada padamu.” ***
Read More
Arti & Hukum Zakat Fitrah
Arti & Hukum Zakat Fitrah
Lingkaran – Zakat fitrah (zakat al-fitri) merupakan zakat yang harus ditunaikan bagi seorang muzakki yang telah memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan Ramadhan menjelang idul fitri.Do’a Rasulullah SAW Saat Lailatul QadarSebagaimana hadist Ibnu Umar Radiyallahu’anhuma:“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’kurma atau satu sha’gandum atas umat muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau Rasulullah SAW memerintahkan dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.” (HR. Bukhari Muslim)Selain untuk mensucikan diri setelah menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, zakat fitrah juga dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu, membagi rasa kebahagian dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang memiliki kekuranagn.==break here==Hukum Zakat FitrahZakat fitrah hukumnya wajib ditunaikan bagi setiap umat muslim yang mampu. Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebesar satu sha’ yang nilainya sama degan 2,5 kilogram beras, gandum, kurma, sagu dan sebagainya atau 3,5 liter beras yang disesuaikan dengan konsumsi per-orangan dalam satu hari.Hukum Menukar Uang Saat LebaranKetentuan ini didasarkan pada hadits sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW telah mewajibkan membayar zakat fitrah satu sha’kurma atau sha’gandum kepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslim.***
Read More
Do’a Rasulullah SAW Saat Lailatul Qadar
Do’a Rasulullah SAW Saat Lailatul Qadar
Lingkaran – Datangnya malam Lailatul Qadar ditunggu oleh seluruh umat Islam di Bulan Ramadhan. Malam tersebut merupakan malam penuh berkah dan kemuliaan. Akan tetapi, tidak ada satupun yang mengetahui kapan waktu pasti kehidarnnya.Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul QadarNabi Muhammad SAW mengisyaratkan bahwa Lailatul Qadar datang pada sepuluh hari akhir di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, beliau memperbanyak ibadah dan amal shaleh pada malam tersebut.Aisyah mengatakan, “Saat memasuki sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah SAW berfokus beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah” (HR. Al-Bukhari). Hadis ini dijadikan Ibnu Bathal sebagai landasan bahwa Lailatul Qadar datang pada sepuluh hari akhir Ramadhan.==break here==Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasul, andaikan aku bertemu Lailatul Qadar, do’a apa yang bagus dibaca? Rasulullah menjawab, “Allahumma innaka’afuwwun tuhibbul’afwa fa’fu ‘anni (Wahai Tuhan, engkau maha pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku)”Kisah Rasulullah SAW Mendapati Malam Lailatul QadarAbu Ishaq al-Syirazi, dalam kitabnya al-Tanbih menuliskan:“Dianjurkan mencari Lailatul Qadar di setiap malam Ramadhan, terutama malam sepuluh akhir dan malam ganjil. Lailatul Qadar paling sering diharapkan terjadi pada malam ke 21 dan 23. Saat malam Lailatul Qadar disunnahkan membaca do’a, “Allahumma innaka’afuwwun tuhibbul’afwa fa’fu’anni (Wahai Tuhan, engkau maha pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku)”. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa Lailatul Qadar terdapat pada sepuluh akhir Ramadhan, terutama pada malam gajil. Namun bukan berarti Lailatul Qadar tidak terjadi pada malam genap atau sebelum sepuluh terakhir. Sangat mungkin Lailatul Qadar hadir di malam genap dan sebelum sepuluh hari akhir Ramadhan.==break here==Dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan, “Siapa yang mendirikan (memperbanyak ibadah) pada malam Lailatul Qadar atas dasar keimanan dan keikhlasan, maka dosanya diampuni, baik yang berlalu maupun yang akan datang.”Amalan-amalan Malam Lailatul QadarHadis ini mengisyaratkan agar kita terus-menerus dan menjaga konsistensi ibadah di bulan Ramadhan, karena kita tidak tahu kapan datangnya Lailatul Qadar.Lagi-lagi kita tidak tahu waktu pasti datangnya malam Lailatul Qadar, oleh karea itu Rasulullah SAW menganjurkan do’a ini sangat baik untuk dibaca pada malam di bulan Ramadhan. ***
Read More
Hukum Menukar Uang Saat Lebaran
Hukum Menukar Uang Saat Lebaran
Lingkaran – Sering kali banyak bermunculan penyedia jasa penukaran uang dadakan di pinggir jalan setiap menjelang lebaran. Keberadaan mereka cukup membantu masyarakat yang membutuhkan jasa mereka.Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul QadarPraktik jasa penukaran uang ini menimbulkan polemik di masyarakat. Bahkan, sekelompok orang mengampanyekan bahwa praktik ini merupakan praktik riba yang dinilai lebih berat dosanya daripada zina.Masalah praktik penukaran uang ini cukup pelik. Praktik ini dapat dilihat dari dua sudut. Kalau yang dilihat dari praktik penukaran uang itu (ma'qud 'alaih) adalah uangnya, maka penukaran uang dengan kelebihan jumlah tertentu jelas haram karena praktik ini terbilang kategori riba.Tetapi kalau yang dilihat dari praktik penukaran uang ini (ma'qud 'alaih) adalah jasa orang yang menyediakan jasa, maka praktik penukaran uang dengan kelebihan tertentu mubah menurut syariat karena praktik ini terbilang kategori ijarah.==break here==Ijarah sebenarnya adalah sejenis jual-beli juga, hanya saja produknya adalah berupa jasa, bukan barang. Karena ijarah adalah sejenis jual beli, maka ia bukan termasuk kategori riba sebagai keterangan Kitab Fathul Mujibil Qarib berikut ini:Amalan-amalan Malam Lailatul QadarArtinya, “Ijarah (sewa) sebenarnya adalah jual-beli, hanya bedanya ijarah menerima pembatasan tempo. Produk pada ijarah bukan pada barang, tetapi manfaat (jasa) dari sebuah barang atau jasa dari sebuah tenaga (aktivitas),” (Lihat KH Afifuddin Muhajir, Fathul Mujibil Qarib, [Situbondo, Maktabatul As‘adiyyah: 2014 M/1434 H], cetakan pertama, halaman 123).Perbedaan orang dalam memandang masalah ini muncul karena perbedaan mereka dalam memandang titik akad penukaran uang itu sendiri (ma'qud 'alaih). Sebagian orang memandang uang sebagai barang yang dipertukarkan. Sementara sebagian orang memandang jasa orang yang menyediakan jasa penukaran.==break here==Tarif yang harus dibayarkan pada penukaran uang di pinggir jalan adalah jasanya, bukan pada barangnya, yaitu uang. Pembayaran tarif pada jasa itu sendiri disebutkan dalam Al-Quran perihal perempuan sebagai penyedia jasa asi, bukan jual-beli asi seperti keterangan berikut ini:Keutamaan Malam Lailatul QadarArtinya, “Allah berfirman, ‘Bila mereka telah menyusui anakmu, maka berikan upah kepada mereka,’ (Surat At-Thalaq ayat 6). Allah mengaitkan upah di situ dengan aktivitas menyusui, bukan pada asinya,” (Lihat Abu Bakar Al-Hishni, Kifayatul Akhyar, [Beirut, Darul Fikr: 1994 M/1414 H], juz I, halaman 249).Soal tarif jasa penukaran uang ini memang tidak diatur di dalam fiqih. Tarif jasa disesuaikan dengan kesepakatan atau keridhaan antara kedua belah pihak. Kami menyarankan pemerintah untuk memberikan tarif referensi untuk jasa penukaran uang di tepi jalan mengingat praktik ini terus berulang setiap tahun. ***
Read More
Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qadar
Ciri-ciri Orang Yang Mendapatkan Lailatul Qadar
Lingkaran – Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh kemuliaan dan umat muslim berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Mendapatkan malam Lailatul Qadar dengan melakukan amalan-amalan seperti sholat malam, membaca Al-Qur’an dan berzikir kepada Allah.Namun bagaimanakah ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar?Ustadz Abdul Somad dalam sebuah video bertajuk ‘Amalan terbaik di Bulan Ramadhan agar Mendapatkan Malam Lailatul Qadar’. Menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang mendapat malam Lailatul Qadar mengalami perubahan perilaku menjadi lebih baik.Kisah Rasulullah SAW Mendapati Malam Lailatul QadarDalam buku berjudul ‘Sukses Berburu Lailatul Qadar oleh Muhammad Adam Hussein, S.Pd, M. QHI disebutkan ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar yakni:1. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar pada malam itu akan melihat seluruh benda dan makhluk di muka Bumi bersujud kepada Allah.2. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan melihat semuanya terang-benderang walaupun suasananya di tengah malam.3. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan mendengarkan salam malaikat dan tutur katanya.4. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar akan dikabulkan segala do’anya.5. Orang yang mendapatkan Lailatul Qadar bisa melalui mimpi dan melihat tanda seperti terlihat cahaya yang bersinar disekelilingnya.Waallahu A’lam Bishawab.
Read More
Amalan-amalan Malam Lailatul Qadar
Amalan-amalan Malam Lailatul Qadar
Lingkaran – Setiap umat Islam berharap bisa bertemu dengan malam Lailatul Qadar, kedati begitu Rasulullah SAW sendiri tidak pernah menjelaskan kapan terjadi secara pasti Lailatul Qadar. Namun, banyak ulama berepndapat malam Lailatul Qadar jatuh pada sepuluh hari terakhir Ramadhan khususnya di tanggal-tanggal ganjil di bulan Ramadhan.Untuk menyambut malam Lailatul Qadar, ada baiknya memahami amalan-amalan Lailatul Qadar terlebih dahulu, antara lain:Keutamaan Malam Lailatul Qadar1. Melakukan IktikafIktikaf merupakan berdiam di dalam masjid dengan syarat tertentu dan niat beribadah semata-mata hanya untuk Allah SWT. Ini adalah momen di mana umat Islam bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Adapun syarat untuk sahnya iktikaf seperti, beragama Islam, baligh, dan memiliki niat iktikaf.2. Perbanyak Bacaan Do’aDengan memperbanyak do’a di malam-malam sepertiga bulan Ramadhan merupakan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Rasulullah SAW memerintah Ummul Mukmin Aisyah untuk berdo’a di malam-malam tersebut.==break here==Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?”, Beliau menjawab: “Ucapkanlah Allahumma innaka’afuwwun tuhibbul’afwa fa’fu anna” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku).” (HR. Ibnu Majah, dimusahihkan oleh Al-Albani)Kisah Rasulullah SAW Mendapati Malam Lailatul Qadar3. Perbanyak Membaca Al-Qur’anDengan membaca Al-Qur'an mampu mendatangkan pahala kepada siapa saja. Apalagi di saat malam Lailatul Qadar, pahala yang didapatkan bisa berlipat ganda bila disertai dengaan memahami arti dari tiap ayatnya, maka bisa lebih khusyuk dalam menunaikan amalan tersebut.4. Perbanyak TaubatSetiap manusia tidak luput akan kesalahan, tak hanya itu setiap manusia juga tak terlepas dari dosa. Semakin banyak kesalahan dan dosa yang terkumpul maka akan memberatkan mereka saat meninggal dunia. Di malam sepertiga bulan Ramadhan ini, gunakanlah sebaik mungkin untuk memperbanyak taubat. Mohonkanlah ampunan kepada Allah SWT atas kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat.==break here==5. Menunaikan Shalat MalamSaat menjelang sahur atau tengah malam kalian bangun, tujuannya tentu untuk menunaikan shalat malam. Paling penting lakukan amalan-amalan Lailatul Qadar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.Beberapa Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut HaditsBagi siapa saja yang senantiasa beribadah dengan tulus, mendirikan shalat baik wajib maupun sunnah, membaca Al-Qur’an berdzikir hingga melakukan kebaikan lainnya akan mendapatkan kesejahteraan dan ketenangan. Mereka yang senantiasa menghidupkan malam Lailatul Qadar juga akan dijaga oleh para malaikat yang turun ke Bumi. ***
Read More
Kisah Rasulullah SAW Mendapati Malam Lailatul Qadar
Kisah Rasulullah SAW Mendapati Malam Lailatul Qadar
Lingkaran – Umat Islam meyakini bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih mulia dari seribu bulan. Malam ganjil yang diyakini datang di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan ini merupakan waktu yang diharapkan oleh seluruh umat Islam. Karena apabila kita melakukan amal kebaikan pada malam itu, seolah-olah kita telah melakukan ibadah yang nilainya setara dengan 1.000 bulan atau 83 tahun.Beberapa Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut HaditsKeinginan untuk mendapatkan hikmah dan berkah Lailatul Qadar ini bukanlah sesuatu yang tidak beralasan. Rasulullah Saw sendiri menyeru kepada umatnya untuk menyongsong malam seribu bulan ini. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, “Carilah di sepuluh hari terakhir, jika tidak mampu maka jangan sampai terluput tujuh hari sisanya.” (HR Bukhari 4/221 dan Muslim 1165).Malam yang istimewa itu masih merupakan tanda tanya, dan tidak diketahui secara pasti kapan datangnya. Namun, menjelang akhir Ramadhan, Rasulullah SAW biasanya lebih fokus beribadah, terutama sepuluh malam terakhir. Hal ini sebagaimana yang disebutkan ‘Aisyah:“Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan memilih fokus beribadah, mengisi malamnya dengan dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah,” (HR Al-Bukhari).==break here==Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Rasulullah SAW sedang duduk i’tikaf semalam suntuk pada hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan. Para sahabat pun tidak sedikit yang mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah.Ketika Rasulullah SAW berdiri shalat, para sahabat juga menuanaikan shalat. Ketika beliau menegadahkan tangannya untuk berdoa, para sahabat pun serempak mengamininya.Keutamaan Malam Lailatul QadarSaat itu langit mendung tidak berbintang. Angin pun meniup tubuh-tubuh yang memenuhi masjid. Dalam riwayat tersebut malam itu adalah malam ke-27 dari bulan Ramadhan. Disaat Rasulullah SAW dan para sahabat sujud, tiba-tiba hujan turun cukup deras. Masjid yang tidak beratap itu menjadi tergenang air hujan.Salah seorang sahabat ada yang ingin membatalkan shalatnya, ia bermaksud ingin berteduh dan lari dari shaf, namun niat itu digagalkan karena dia melihat Rasulullah SAW dan sahabat lainnya tetap sujud dengan khusuk tidak bergerak. Air hujan pun semakin menggenangi masjid dan membasahi seluruh tubuh Rasulullah SAW dan para sahabatnya yang berada di dalam masjid tersebut, akan tetapi Rasulullah SAW dan para sahabat tetap sujud dan tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya.==break here==Beliau basah kuyup dalam sujud. Namun sama sekali tidak bergerak. seolah-olah beliau sedang asyik masuk kedalam suatu alam yang melupakan segala-galanya. Beliau sedang masuk kedalam suatu alam keindahan. Beliau sedang diliputi oleh cahaya Ilahi.Tujuan diturunkanya Al-Qur’anBeliau takut keindahan yang beliau saksikan ini akan hilang jika beliau bergerak dari sujudnya. Beliau takut cahaya itu akan hilang jika beliau mengangkat kapalanya. Beliau terpaku lama sekali di dalam sujudnya. Beberapa sahabat ada yang tidak kuat menggigil kedinginan.Ketika Rasulullah SAW mengangat kepala dan mengakhiri shalatnya, hujan pun berhenti seketika. Anas bin Malik, sahabat Rasulullah Saw bangun dari tempat duduknya dan berlari ingin mengambil pakaian kering untuk Rasulullah SAW.Namun beliau pun mencegahnya dan berkata “Wahai anas bin Malik, janganlah engkau mengambilkan sesuatu untukku, biarkanlah kita sama-sama basah, nanti juga pakaian kita akan kering dengan sendirinya”.  Apa yang dilakukan Rasulullah Saw ini menunjukkan betapa banyak hikmah dan rahasia di balik malam seribu bulan. Semoga malam yang tersisa di bulan Ramadhan ini mampu kita manfaatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.***
Read More
Beberapa Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Hadits
Beberapa Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Hadits
Lingkaran – Bulan Ramadhan adalah bulan yang dinantikan oleh seluruh umat Islam di belahan dunia manapun. Hal itu dikarenakan banyaknya amalan dan pahala yang bisa diraih.Keutamaan Malam Lailatul QadarSalah satu malam istimewa di bulan Ramadhan ialah malam Lailatul Qadar, malam ini digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kitab Suci Al-Qur’an juga di turunkan pada malam Lailatul Qadar.Lalu seperti apa ciri-ciri malam Lailatul Qadar, maka dari itu kami merangkum dari beberapa sumber dan hadits ciri-ciri malam Lailatul Qadar.==break here==Diriwayatkan dari Imam Muslim, “Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.” (H.R. Imam Muslim, 762).Berpuasa Dapat Meregenerasi Sel-sel di Dalam TubuhLalu Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, “lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan yang begitu menghangatkan dan menenangkan.” (H.R. Al-Baihaqi).***
Read More
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Lingkaran - Pada bulan Ramadhan salah satu yang ditungu-tunggu oleh umat manusia diseluruh dunia adalah datangnya Lailatul Qadar. Karena malam tersebut dikatakan bahwa memiliki kebaikan setara dengan seribu bulan.Sejarah, Do’a dan Amalan Malam Nuzulul Qur’an”Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu juga gurunya para malaikat – malaikat dan malaikat Jibril dengan ijin tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (Q.S. Al-Qadr. 1-5).Jelas dimalam itu ketika malaikat-malaikat turun kebumi maka suasana bumi akan akan berbeda pada biasanya. Lebih hangat dan lebih sejuk pada biasanya.==break here==Ustadz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya menerangkan, "Kalo ada orang beramal di malam itu, Allahu Akbar. Dia salat, maka salatnya senilai 83 tahun. Dia baca Alquran walau satu huruf, nun misalnya. Itu sama baca nun 83 tahun tanpa henti." Tujuan diturunkanya Al-Qur’anPahala membaca satu huruf Alquran sama dengan 10 kebaikan di hari biasa. Sementara di ramadhan dikali 10 lagi. Nilainya 100. Dikali 83 tahun. "Hitungan Allah beda dengan hitungan manusia," kata Ustaz Adi Hidayat. Maka sungguh beruntunglah orang-orang yang ketika malam Lailatul Qadar dapat memohon doa kepada-Nya dengan didoakan pula oleh malaikat-malaikat yang kebetulan sedang bertugas turun ke muka bumi.Sejumlah ulama menyebut, dirahasiakannya datangnya malam Lailatul Qadar tersebut agar Umat Islam kian memperbanyak amalan-amalan di malam-malam terakhir bulan Ramadhan. Umat Islam disarankan menjalankan sejumlah amalan sunah untuk menyambut datangnya malam Lailatul Qadar, malam yang keutamaannya lebih baik dari seribu bulan itu. ***
Read More
Tujuan diturunkanya Al-Qur’an
Tujuan diturunkanya Al-Qur’an
Lingkaran – Pada dasarnya, tak ada sesuatu apapun yang diciptakan dengan tanpa adanya tujuan. Begitu juga dengan Al-Qur’an yang diturunkan oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw dengan tujuan tertentu. Berikut adalah enam tujuan diturunkannya Al-Qur’an:Sejarah, Do’a dan Amalan Malam Nuzulul Qur’anPertama, petunjuk bagi orang yang bertaqwa.“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa” (Q.S Al-Baqarah[2] : 2)Petunjuk yang dimaksud Al-Qur’an adalah sebagai pedoman hidup bagi manusia agar dapat menjalankan tugasnya sebagai Khalifah Allah Swt di muka bumi ini. Selain itu, agar berhasil mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat bagi orang orang yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt.==break here==Kedua, memberi kabar gembira.“Sungguh, Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang mukmin yang mengerjakan kebajikan, bahwa mereka akan mendapat pahala yang besar.” (Q.S Al-Isra'[17]: 9).Hukum Membatalkan Puasa Tanpa AlasanKabar gembira yang dimaksud adalah janji Allah Swt bagi manusia untuk memberikan kebaikan hidup di dunia dan di akhirat yang berpuncak pada kehidupan di surga. Hal ini berlaku bagi manusia yang mau mendengarkan dan merespon secara positif seruan-seruan dari Allah Swt serta menjalankan secara konsisten dalam kehidupannya.Ketiga, peringatan bagi manusia.“Katakanlah (Muhammad), “Siapakah yang lebih kuat kesaksiannya?” Katakanlah, “Allah, Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Al-Qur’an ini diwahyukan kepadaku agar dengan itu aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang yang sampai (Al-Qur’an kepadanya). Dapatkah kamu benar-benar bersaksi bahwa ada tuhan-tuhan lain bersama Allah?” Katakanlah, “Aku tidak dapat bersaksi.” Katakanlah, “Sesungguhnya hanya Dialah Tuhan Yang Maha Esa dan aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah).” (Q.S Al-An’am[6]: 19).==break here==Peringatan yang dimaksud adalah peringatan dan ancaman bagi manusia yang kufur dan ingkar karena barangsiapa yang kufur dan ingkar terhadap Allah Swt maka ia akan ditempatkan pada seburuk-buruknya tempat yaitu di neraka.Pahala Orang Meninggal Saat Puasa di Bulan RamadhanKeempat, kisah yang paling baik.“Kami menceritakan kepadamu (Muhammad) kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang yang tidak mengetahui.” (Q.S Yusuf[12]: 3).Kisah yang dimaksud adalah berupa kisah-kisah manusia pada masa lalu yang dapat memberikan pelajaran kepada manusia. Bagi manusia yang pikiran dan perasannya hidup maka ia akan mudah mengambil pelajaran dari kisah-kisah tersebut. Namun, bagi manusia yang bebal maka ia hanya menganggapnya sebagai angin lalu.Kelima, menjadi penawar dan rahmat. “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zhalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (Q.S Al-Isra'[17]: 82).==break here==Penawar yang dimaksud adalah penawar bagi jiwa yang resah dan gelisah, serta bagi mereka yang mengidap berbagai penyakit hati. Adapun rahmat yang dimaksud adalah rahmat bagi orang orang yang beriman, baik di dunia maupun di akhirat nanti.9 Fakta Tentang Ramadhan Yang Tidak Banyak Orang KetahuiKeenam, mengeluarkan dari kegelapan. “Dialah yang menurunkan ayat-ayat yang terang (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad) untuk mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sungguh, terhadap kamu Allah Maha Penyantun, Maha Penyayang.” (Q.S Al-Hadid[57]: 9).Mengeluarkan dari kegelapan yang dimaksud adalah tidak terlepas dari tugas Nabi Muhammad Saw yang membawa misi kebangkitan, pembebasan, dan pencerahan. Melalui perantara Al-Qur’an, manusia dapat keluar dari kegelapan dan terlepas dari belengggu-belenggu masa lalunya.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Place your ads here
Berita Terbaru