Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul Gelar Salat Idul Fitri Hari ini
Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul Gelar Salat Idul Fitri Hari ini
Lingkaran.id - Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul melaksanakan Salat Idul Fitri di aula rumah Imam mereka, KH Ibnu Hajar Pranolo. Sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri, jemaah tersebut juga mengumandangkan takbiran sebagai tanda perayaan akhir Ramadan.Berdasarkan pantauan langsung dari Padukuhan Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, pada Jumat (5/4/2024) pukul 06.00 WIB, jemaah masjid Aolia mulai berkumpul di aula rumah Imam masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Pranolo.Ustaz Hanan Attaki Mendadak Jadi Trending Topik Dikabarkan BerpoligamiMeskipun tanpa pengeras suara, takbiran terdengar berkumandang di aula tersebut, menandai awal dari perayaan Idul Fitri. Beberapa jemaah terus datang menyusul untuk ikut serta dalam salat bersama. Sebelumnya, menantu Mbah Benu, Daud, telah mengungkapkan bahwa jemaah masjid Aolia berencana untuk melaksanakan Salat Idul Fitri pada hari tersebut."Besok (hari ini) jemaah masjid Aolia akan melaksanakan salat Id," ucap Daud, menantu dari Mbah Benu, seperti yang dikutip pada Jumat (5/4/2024).Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul, Sa'aban Nuroni, telah memberikan klarifikasi terkait masalah ini dengan mendengarkan penjelasan Mbah Ibnu (Imam masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Pranolo) terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri yang telah dilakukan."Kemenag sudah melakukan klarifikasi kepada Mbah Ibnu (Imam masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Pranolo) mengenai awal pelaksanaan tarawih semalam. Kami sudah bertemu dan beliau menyampaikan penjelasan bahwa hal tersebut didasarkan pada keyakinan pribadinya," kata Sa'aban Nuroni.Sejumlah Fakta Motif Pembunuhan Calon Siswa TNI Angkatan Laut Terungkap"Sementara itu, untuk tahun ini memang ada perbedaan, di mana jadwal pelaksanaan puasa berbeda tiga sampai empat hari dari jadwal umum yang ditetapkan oleh pemerintah. Ini adalah hal yang khas, di mana perbedaan ini tidak hanya terjadi di jemaah masjid Aolia, tetapi juga pada kelompok lainnya," tambahnya.Meskipun ada perbedaan dalam sistem penanggalan, jemaah masjid Aolia dianggap tidak berbeda dengan masyarakat Muslim pada umumnya, dan hal ini sering terjadi di kelompok-kelompok lainnya juga yang membuat banyak masyarakat menjadi bingung dengan penanggalan pelaksanaan lebaran.***
Read More
Simak! Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran Tanpa Hambatan
Simak! Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran Tanpa Hambatan
Lingkaran.id - Persiapan dan Keselamatan Perjalanan Mudik Lebaran merupakan tradisi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Jutaan orang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga.Namun, mudik juga dapat menjadi momen yang penuh tantangan, karena lalu lintas yang padat dan risiko kecelakaan. Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan keselamatan, mudik Lebaran dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan aman. Berikut adalah beberapa tips bermanfaat untuk mempersiapkan mudik Lebaran agar perjalanan kalian menyenangkan dan aman. KOMPAS Bersama Aliansi Mahasiswa Sumsel Gelar Aksi Tuntut Keadilan Penyiksaan HAM di Papua1. Perencanaan Perjalanan yang MatangTentukan rute perjalanan yang akan diambil, pastikan kendaraan dalam kondisi baik, dan perhatikan perkiraan waktu tempuh perjalanan. Perencanaan yang matang akan membantu Anda menghindari kemacetan dan meminimalkan risiko kecelakaan.2. Perawatan KendaraanSebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima. Periksa semua bagian kendaraan, termasuk rem, ban, oli, dan air radiator. Pastikan juga untuk membawa perlengkapan darurat seperti ban serep, alat perbaikan sederhana, dan segitiga pengaman. 3. Persiapan Fisik dan MentalMudik Lebaran seringkali melibatkan perjalanan jarak jauh dalam kondisi lalu lintas yang padat. Persiapkan diri Anda secara fisik dan mental untuk menghadapi perjalanan yang melelahkan. Istirahat yang cukup sebelum berangkat dan pastikan Anda dalam kondisi yang baik untuk mengemudi. 4. Mencari Informasi TerkiniSebelum berangkat, pastikan untuk mencari informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas, cuaca, dan jalur alternatif. Dengan mengetahui informasi terbaru, Anda dapat melakukan penyesuaian rute perjalanan dan menghindari kemacetan yang tidak perlu.5. Keselamatan Selama PerjalananSelama perjalanan, prioritaskan keselamatan. Hindari kelelahan saat mengemudi, selalu patuhi aturan lalu lintas, dan hindari penggunaan ponsel selama membawa kendaraan. Jika perlu, berhenti sejenak untuk istirahat dan segar kembali sebelum melanjutkan perjalanan.6. Mengemas dengan BijakPastikan untuk mengemas barang-barang dengan bijak. Sisihkan tempat khusus untuk membawa makanan dan minuman yang cukup, serta perlengkapan keselamatan seperti jaket, helm, dan obat-obatan darurat yang mungkin diperlukan.Daftar Perguruan Tinggi Yang Diduga Terlibat TPPO Magang Mahasiswa Di JermanMudik Lebaran adalah momen yang dinanti dengan penuh kegembiraan, namun juga memerlukan persiapan dan kesadaran akan keselamatan. Dengan perencanaan yang matang, persiapan kendaraan, dan kesadaran akan keselamatan selama perjalanan, mudik Lebaran dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan aman.Semoga dengan tips-tips di atas, perjalanan mudik Lebaran menjadi lebih menyenangkan dan tanpa kendala. Dengan demikian, persiapan mudik Lebaran yang matang dan kesadaran akan keselamatan selama perjalanan akan menciptakan pengalaman mudik yang lebih nyaman dan aman bagi semua pelaku perjalanan.***
Read More
Mengisi Malam Nuzul Qur'an dengan Amalan yang Berkah, Catat Tanggalnya!
Mengisi Malam Nuzul Qur'an dengan Amalan yang Berkah, Catat Tanggalnya!
Lingkaran.id - Malam Nuzul Quran adalah malam istimewa yang terjadi pada bulan Ramadan. Malam ini dipercaya sebagai waktu turunnya wahyu pertama Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.Keberadaan malam Nuzul Quran memberikan banyak keistimewaan dan pentingnya bagi umat Islam. Berikut beberapa hal yang menjadi keistimewaan malam Nuzul Quran dan apa yang sebaiknya dilakukan:Keistimewaan Malam Nuzul Quran:Wahyu Pertama Al-Quran: Malam Nuzul Quran merupakan waktu di mana Allah SWT pertama kali menurunkan wahyu Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Ini adalah momen yang penuh keberkahan dan keagungan.Pentingnya Al-Quran: Malam Nuzul Quran mengingatkan umat Islam akan pentingnya Al-Quran sebagai pedoman hidup dan sumber petunjuk dalam menjalani kehidupan di dunia.Berkah Ramadan: Malam Nuzul Quran terjadi di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Kehadiran malam Nuzul Quran semakin menambah keistimewaan Ramadan sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk mendapatkan ampunan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.Amalan-Amalan Penting Pada Bulan Terakhir RamadhanPada malam Nuzul Quran, ada beberapa hal yang sebaiknya dilakukan oleh umat Islam dalam mendapatkan limpahan pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, berikut amalan yang dapat kita lakukan di malam Nuzul Quran:Membaca Al-Quran: Salah satu cara untuk memperingati malam Nuzul Quran adalah dengan membaca Al-Quran. Ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan makna dan ajaran yang terkandung dalam Al-Quran serta memperdalam pemahaman terhadap kitab suci tersebut.Berdoa dan Bertafakur: Manfaatkan malam Nuzul Quran untuk berdoa, bertafakur, dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Gunakan waktu tersebut untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan memperbaiki diri secara spiritual.Mengadakan Kajian Al-Quran: Mengadakan kajian atau diskusi tentang Al-Quran bersama keluarga, teman, atau komunitas merupakan kegiatan yang bermanfaat di malam Nuzul Quran. Diskusikan ayat-ayat yang relevan dengan situasi dan kondisi masing-masing serta bagaimana mengimplementasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.Memberi Sedekah: Berbagi rezeki dengan sesama, termasuk memberikan sedekah atau infak, merupakan amalan yang dianjurkan di malam Nuzul Quran. Berikan bantuan kepada yang membutuhkan sebagai bentuk kebaikan dan amal yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT.Pilihan dan Tips Olahraga Saat PuasaMalam Nuzul Quran adalah waktu yang sangat istimewa bagi umat Islam. Nuzulul Qur'an diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, apabila dikonversi ke kalender Masehi, 17 Ramadhan 1445 H bertepatan dengan tanggal 28 Maret 2024.Dengan memanfaatkannya dengan baik, kita dapat mendapatkan banyak keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan terhadap Al-Quran.***
Read More
Amalan-Amalan Penting Pada Bulan Terakhir Ramadhan
Amalan-Amalan Penting Pada Bulan Terakhir Ramadhan
Lingkaran.id - Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi umat Muslim di seluruh dunia. Setiap tahunnya, umat Muslim menjalani bulan penuh berkah ini dengan penuh kesadaran dan kepatuhan kepada ajaran agama.Bulan terakhir Ramadhan, yang disebut dengan istilah Ramadan tartibi, merupakan momen penting yang penuh dengan keistimewaan dan keberkahan. Di bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadahnya dan memperbanyak amalan baik sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.Viral! Usai War Takjil dan Tempat Buka Bersama, Kini Nonis Borong Baju Buat LebaranPentingnya pada bulan terakhir Ramadhan tidak bisa dianggap remeh. Bulan ini merupakan kesempatan terakhir bagi umat Muslim untuk mendapatkan keberkahan, pengampunan, dan pahala yang melimpah. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pada bulan terakhir Ramadhan:1. Meningkatkan IbadahSalah satu hal terpenting pada bulan terakhir Ramadhan adalah meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Umat Muslim diwajibkan untuk memperbanyak shalat, membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, dan berbagai amalan ibadah lainnya. Dengan meningkatkan ibadah di bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan pahala yang melimpah.2. Memohon PengampunanBulan terakhir Ramadhan juga merupakan momen yang tepat untuk memohon pengampunan kepada Allah SWT. Umat Muslim dianjurkan untuk merenungkan segala kesalahan dan dosa yang telah dilakukan selama setahun terakhir, lalu bertaubat dengan sungguh-sungguh. Dengan memohon pengampunan dan bertaubat di bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim akan mendapatkan keberkahan dan jauh dari dosa-dosa yang telah dilakukan sebelumnya.3. Memperbanyak SedekahSedekah memiliki peran yang sangat penting dalam Islam, terutama di bulan Ramadhan. Di bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak sedekah kepada sesama. Sedekah tidak hanya berarti memberikan harta, tetapi juga bisa berupa senyuman, nasehat, atau bantuan kepada sesama yang membutuhkan. Dengan memperbanyak sedekah di bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim akan mendapatkan keberkahan dan pahala yang melimpah dari Allah SWT.Viral Para Artis Tertidur di Studio Kelelahan Syuting Ramadan, Netizen: "Sama Tidur di Sofa Isi Rekening Beda"4. Menunaikan Zakat FitrahDi bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim juga diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah. Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dibayarkan oleh setiap Muslim untuk membersihkan diri dari segala kekurangan selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Dengan menunaikan zakat fitrah, umat Muslim akan mendapatkan keberkahan dan keselamatan dari Allah SWT.Pada intinya, bulan terakhir Ramadhan memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan umat Muslim. Momen ini menjadi waktu yang spesial untuk memperbanyak ibadah, memohon pengampunan, memperbanyak sedekah, dan menunaikan zakat fitrah.Semua itu menjadi bagian integral dalam menjalani bulan suci Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan membiasakan diri melaksanakan hal-hal tersebut di bulan terakhir Ramadhan, umat Muslim akan mendapatkan keberkahan besar dan pahala yang melimpah dari Allah SWT.***
Read More
Video Viral: Wanita Non-Muslim Menjawab pertanyaan dengan Tepat, “Nabi apa yang Berbicara dengan Hewan” saat Antri Takjil
Video Viral: Wanita Non-Muslim Menjawab pertanyaan dengan Tepat, “Nabi apa yang Berbicara dengan Hewan” saat Antri Takjil
Lingkaran.id - Sebuah video yang menampilkan momen seorang wanita non-Muslim yang dengan tepat dan benar menjawab pertanyaan seseorang tentang “nama nabi yang berbicara sama hewan?” saat sedang mengantri untuk mendapatkan takjil, telah menjadi viral di media sosial. Rekaman tersebut menunjukkan kejadian menarik yang memicu tentang pengetahuan agama di antara masyarakat yang beragam. Dalam video yang di unggah oleh pengguna akun “Tiktok @Heelssaddict tersebar luas di berbagai  media sosial, terlihat seorang wanita Muslim bertanya kepada wanita non-Muslim yang sedang mengantri takjil,"Apakah kamu tahu nama nabi yang bisa berbicara dengan hewan?" Wanita non-Muslim tersebut dengan tepat dan benar menjawab, "Nabi Sulaiman." Jawaban tersebut disambut dengan kejutan oleh wanita Muslim tersebut, yang mengekspresikan rasa kagumnya atas pengetahuan yang dimiliki wanita tersebut.“Selamat berbuka puasa”,ucapan wanita muslim . “Aku kristen tapi”, Jawab wanita non-muslim. Aksi Nekat Seorang Emak-emak Lawan Arus dengan Menggunakan Motor Listrik Viral di Media Sosial Banyak pengguna media sosial mengomentari unggahan vidio ini dengan lucu dan kaget.“Kak lain kali nanya nya ke yang pake kerudung aja,”tulis komentar.“Selain takjil..quiz pun di embat” tulis netizen lainMomen Kocak! Pendeta ini Bahas Takjil dalam Khotbah, Awas Balas Dendam “Tuh kan ... Persiapan mereka sangat matang untuk mendapatkan takjil kita”sambung netizen di komentarVideo ini juga memicu tentang pentingnya saling menghargai dan memahami perbedaan agama di dalam masyarakat yang beragam. Menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk merayakan keberagaman pengetahuan agama dan sikap saling menghargai di tengah-tengah masyarakat yang beragam budaya dan kepercayaan.*** 
Read More
Tips Sehat & Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa
Tips Sehat & Makanan yang Harus Dihindari Saat Berbuka Puasa
Lingkaran.id - Memastikan Kesehatan dan Kenikmatan Saat Menutup Puasa Berbuka puasa adalah saat yang sebaiknya dipenuhi dengan makanan yang sehat serta bergizi untuk memastikan tubuh dan jiwa mendapatkan asupan yang mencukupi setelah seharian menahan lapar dan haus.Meskipun seringkali dijumpai ragam hidangan yang lezat saat berbuka, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari agar kita tetap sehat dan bugar selama bulan suci Ramadan.Viral Niat Bikin Konten, Wanita ini Malah Nyungsep Ke Lantai Hingga BenjolHindari Makanan Berlemak Berat Makanan berlemak dapat membuat perut terasa kembung dan menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama setelah seharian berpuasa. Hindarilah makanan berlemak tinggi, seperti gorengan berminyak, makanan cepat saji, dan hidangan berat seperti daging berlemak. Sebaiknya pilihlah makanan yang lebih ringan dan seimbang.Kurangi Konsumsi Gula Berlebih Gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak stabil setelah berbuka puasa. Hindari makanan dan minuman manis yang mengandung gula tambahan, seperti minuman bersoda, kue-kue manis, dan makanan penutup yang tinggi gula. Sebaiknya, pilihlah buah-buahan segar atau makanan manis alami untuk tujuan mengendalikan asupan gula.Batasi Konsumsi Makanan AsinMakanan yang tinggi garam dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan rasa haus. Hindarilah makanan yang mengandung kadar garam tinggi, seperti makanan kaleng, camilan asin, dan makanan cepat saji. Sebaiknya, pilihlah makanan yang lebih rendah kadar garamnya, seperti sayuran segar dan makanan yang dimasak tanpa menambahkan garam secara berlebihan.Pilihlah Makanan yang Mengandung Protein dan Serat Asupan protein dan serat penting untuk menjaga kesehatan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Pilihlah makanan yang tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, telur, dan kacang-kacangan. Selain itu, pastikan asupan serat juga cukup dengan mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan segar.Perbanyak Asupan Air Putih Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan banyak cairan untuk menggantikan kehilangan selama hari. Pastikan untuk mengonsumsi air putih dalam jumlah yang mencukupi untuk menghindari dehidrasi. Hindarilah minuman berkafein dan bersoda yang dapat menyebabkan dehidrasi, serta pilihlah air putih sebagai minuman utama saat berbuka.Inspiratif! Bujang Gadis Kampus Universitas Bina Darma Meriahkan Ramadhan Dengan Karya Video CinematicDengan menghindari makanan berlemak berat, gula berlebih, makanan asin, serta memilih makanan yang mengandung protein dan serat saat berbuka puasa, Kalian dapat memastikan kesehatan dan kenikmatan dalam berbuka puasa.Selain itu, pastikan untuk tetap mengonsumsi cairan dalam jumlah yang mencukupi untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. ***
Read More
Viral Niat Bikin Konten, Wanita ini Malah Nyungsep Ke Lantai Hingga Benjol
Viral Niat Bikin Konten, Wanita ini Malah Nyungsep Ke Lantai Hingga Benjol
Lingkaran.id -  Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang dikenal sebagai salah satu konten kreator mengalami momen kocak hingga membuat benjol di jidatnya. Dari keterangan video,lokasi kejadian itu terjadi di Masjid Perum puri kosambi Klari Karawang, Jawa Barat.Dalam video yang diunggah oleh pengguna dengan nama akun "TikTo @by.pjnt", terlihat seorang wanita yang sedang berusaha menirukan gerakan lucu yang sering kali menjadi tren di TikTok. Namun, saat ia berusaha melompat ke belakang dengan gaya yang dramatis, ia tiba-tiba kepleset dan jatuh, menyebabkan bagian jidatnya terbentur keras di lantai. Akibat kejadian itu Wanita tersebut mengalami pembengkakan di jidat dengan ukuran yang cukup besar. Angin Kencang Porak-Porandakan Pasar Ramadan di GunungkidulPembengkakan yang terjadi di jidat wanita tersebut menjadi sorotan setelah ia membagikan pengalamannya melalui unggahan di akun tiktok @by.pjnt. pada sabtu (16/03/2024). Banyak pengguna media sosial yang mengomentari insiden ini dengan berbagai reaksi, mulai dari simpati, lucu, hingga kritik terhadap wanita tersebut.”Kak,cek ya? bapakku pernah jatuh benjol gitu juga, kata dia gapapa ga terlalu sakit, 1 bulan kemudian dia tiba-tiba meninggal,” tulis komentar netizen.“Ngakak astagfirullah ,” ujar netijen lain.Menjaga Kesehatan Selama Bulan Puasa: Tips dan Informasi Penting untuk Umat Muslim“Sakitnya nggak seberapa tapi malunya,” sambung netizen. Insiden ini menjadi pengingat tentang pentingnya kelesamatan dan kewaspadaan saat membuat konten dan memberikan pelajaran penting bagi semua pengguna media sosial, untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam setiap aktifitas yang dilakukan. *** 
Read More
Ikatan BGK Bina Darma 2023 Gelar Acara Buka Bersama untuk Memeriahkan Bulan Suci Ramadhan
Ikatan BGK Bina Darma 2023 Gelar Acara Buka Bersama untuk Memeriahkan Bulan Suci Ramadhan
Lingkaran.id - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Ikatan Bujang Gadis Bina Darma( BGK Bina Darma) Mengundang Bapak/Ibu/Saudara Keluarga Besar Universitas Bina Darma untuk menghadiri Buka Puasa Bersama yang di beri Tema ETIKA RAMADHAN : Encourage Tasty, Inspirative, Kindly and Adorable Ramadhan.Yang Dimana acara tersebut akan di selenggarakan pada hari Minggu,17 Maret 2024 , di tempat Beyond House PalembangAcara ini diadakan sebagai inagurasi telah dinobatkan semua IBGK(Ikatan Bujang Gadis Kampus)  2023, mempererat silaturahmi antara dosen dan mahasiswa Universitas Bina Darma, bertukar pikiran untuk berbagi cerita, pengalaman, dan ide-ide baru dalam mengembangkan potensi kreatifitas. Spesial! Buka Bersama Novotel Hotel Palembang, Hadirkan Cita Rasa Nusantara & Timur TengahGadis 2023, Putri Nabila Sari mengungkapkan harapannya agar acara ini dapat menjadi momen yang berkesan dan memperkuat hubungan antar Mahasiswa untuk saling diskusi yang kemungkinan di kemudia hari akan diadakan kerja sama saat menjalankan peroker/lainnya.“Menggerakan semuanya untuk saling menghargai agar eratnya kebersaman dalam mencapai silaturahmi Dimana tidak ada perbedaan antara BGK dan lainya,” jelasnya.Menjaga Kesehatan Selama Bulan Puasa: Tips dan Informasi Penting untuk Umat Muslim Bagi yang ingin menghadiri acara ini, diharapkan untuk mengonfirmasi kehadiran melalui kontak yang telah disediakan sebelum hari Minggu, 17 Maret 2024. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Gadis Fenni Contact Person 0882-8751-2051.Mari kita sambut bulan suci Ramadan dengan kebersamaan dan semangat kreatif yang membara! *** 
Read More
Hukum Berpuasa Bagi Orang yang Sedang Sakit Dalam Islam: Berikut Ketentuannya!
Hukum Berpuasa Bagi Orang yang Sedang Sakit Dalam Islam: Berikut Ketentuannya!
Lingkaran.id - Apakah hukum melakukan puasa bagi orang yang sedang sakit?, puasa merupakan kewajiban bagi umat Muslim selama bulan Ramadan. Namun, bagi orang yang sedang sakit, terdapat ketentuan khusus terkait dengan kewajiban berpuasa.Hukum melakukan puasa bagi orang yang sedang sakit adalah suatu permasalahan yang telah diatur dalam ajaran agama Islam serta memerlukan pemahaman yang mendalam. Pemahaman agama dalam ajaran agama Islam, puasa diwajibkan bagi setiap Muslim dewasa dan sehat selama bulan Ramadan, kecuali bagi mereka yang berada dalam kondisi sakit.Tips Ampuh Membangunkan yang Sulit SahurHal ini didasari oleh prinsip kesehatan dan kesejahteraan sebagai prioritas dalam agama Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 185, "Maka barangsiapa di antara kalian ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib mengganti) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain."Bagi orang yang sedang sakit atau dalam keadaan yang memungkinkan akan memperburuk kondisinya apabila berpuasa, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa Allah memberikan keringanan dalam beragama bagi orang yang dalam kondisi sakit.Meskipun demikian, orang yang sedang sakit tetap dianjurkan untuk membayar fidyah sebagai gantinya.  Fidyah merupakan pengganti dari puasa bagi orang yang tidak mampu berpuasa karena sakit atau hal lain yang membuatnya tidak mampu berpuasa.Rekomendasi Minuman Sehat dan Menyegarkan untuk Berbuka PuasaFidyah ini berupa memberi makanan kepada orang yang membutuhkan atau memberikan pembayaran kepada mereka yang berhak menerimanya. Hal ini sesuai dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW yang membolehkan membayar fidyah sebagai ganti puasa bagi yang tidak mampu melakukan puasa karena sakit.Ajaran agama Islam menempatkan kesehatan sebagai prioritas utama dan memberikan keringanan bagi orang yang dalam kondisi sakit untuk tidak berpuasa selama Ramadan. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim yang sedang sakit untuk memahami hukum agama terkait dengan puasa agar dapat melaksanakan kewajibannya dengan bijaksana.Dengan demikian, kesehatan dan kondisi yang sedang dialami untuk mendapatkan pemahaman yang tepat terkait dengan kewajiban agama. Kesehatan dan ketaatan agama dapat dipertahankan secara seimbang.***
Read More
Tips Ampuh Membangunkan yang Sulit Sahur
Tips Ampuh Membangunkan yang Sulit Sahur
Lingkaran.id - Membangunkan seseorang yang sulit sahur bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama di tengah malam ketika kebanyakan orang masih dalam tidur nyenyak.Namun, menjaga tradisi sahur merupakan bagian penting dari ibadah puasa, yang tidak boleh diabaikan. Orang yang sulit untuk bangun sahur mungkin memerlukan bantuan ekstra atau pendekatan khusus agar mereka dapat memenuhi kewajiban ini dengan lancar.Rekomendasi Minuman Sehat dan Menyegarkan untuk Berbuka PuasaLingkaran.id akan memberikan beberapa tips dan strategi mudah untuk membantu kalian membangunkan orang yang sulit sahur. Dengan menerapkan beberapa tips berikut ini dengan penuh perhatian dan kesabaran, diharapkan kalian dapat membantu orang yang sulit sahur untuk bangun tepat waktu dan menjalankan ibadah sahur dengan nyaman. Berikut beberapa cara mudah yang bisa kalian coba untuk membantu membangunkan orang yang sulit sahur:      Atur Alarm yang Berbeda: Cobalah menggunakan alarm yang berbeda dari yang biasa mereka gunakan. Misalnya, pilih bunyi alarm yang lebih keras atau berbeda dari biasanya agar lebih efektif dalam membangunkan mereka.Gunakan Alarm Berulang: Gunakan fitur alarm berulang pada ponsel atau jam alarm untuk memastikan bahwa alarm akan berbunyi beberapa kali dengan jeda waktu tertentu, sehingga mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk bangun.Berikan Pesan Motivasi: Atur pesan motivasi yang akan muncul di layar ponsel atau tempat tidur mereka saat alarm berbunyi. Pesan motivasi seperti "Sahur nak, ayo puasa dosa mu masih banyak" bisa membantu memotivasi mereka untuk bangun.Ajak Berinteraksi/Bicara: Jika memungkinkan, ajak bicara mereka sebelum waktu sahur tiba. Berinteraksi atau mengajak berbicara dengan orang yang masih mengantuk dapat membantu membangunkan merekaSiapkan Minuman Segar: Letakkan segelas air minum di dekat tempat tidur mereka sebelum tidur. Ketika alarm berbunyi, mereka bisa langsung minum air untuk membantu membangkitkan diri mereka.Gunakan Cahaya/Menyalakan lampu: Biarkan cahaya masuk atau menyalakan lampu di dalam ruangan tempat mereka tidur a sebagai rangsangan visual karena silau untuk membangunkan mereka.Perhatikan Pola Tidur: Pastikan bahwa mereka memiliki pola tidur yang teratur dan cukup waktu istirahat sebelum sahur. Kurang tidur atau tidur terlalu larut bisa membuat mereka sulit untuk dibangunkan.Sajian Lezat All You Can Eat: berikut Daftar Harga Buka Bersama Hotel di Palembang​​​​​​​Semoga cara-cara tersebut dapat membantu orang yang sulit bangun sahur. Dengan penuh perhatian dan kesabaran, kita dapat mendukung orang lain dalam menjalankan ibadah puasa dengan lancar dan nyaman.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Bina Husada
Berita Terbaru