Berita Hoaks 3 Orang Tergeletak di Jalanan : Bukan Korban Geng Motor
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Sempat menggemparkan warga atas informasi beredar luas yang menyatakan bahwa terdapat 3 pemuda tergeletak di pinggir jalan di Sukabumi yang merupakan korban geng motor tersebuat adalah hoaks atau berita bohong."Kami pastikan informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa tiga pemuda yang tergeletak di pinggir jalan adalah korban pembacokan geng motor adalah hoaks," ungkap Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo.Seorang Pencari Barang Bekas Tewas Ditikam Teman SendiriMenindaklanjuti informasi tersebut Polres Sukabumi Kota langsung melakukan peninjauan dan memastikan kejadian tersebut bukanlah korban begal seperti yang disebar luaskan, hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti Setyaningsih.Iptu Astuti Setyaningsih memberikan klarifikasinya bahwa pemuda dalam foto yang beredar di media sosial Facebook itu merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Selabintana, Kecamatan Cikole Kota Sukabumi Minggu sekitar pukul 04.40 WIB.Tim Humas Polres Sukabumi Kota pun sudah memberikan klarifikasi langsung kepada masyarakat dan melalui grup Facebook serta akun media sosial Polres Sukabumi Kota supaya tidak menimbulkan ketakutan dan keresahan di masyarakat.Balai TNTN Terus Jaga Kelestarian Hutan Dan Satwa, Bakar 6 Pondok Illegal Logging MeresahkanIptu Astuti Setyaningsih juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu cepat percaya dengan iformasi yang belum tentu akurat sumbernya dan kepada warganet untuk dengan bijak dalam menggunakan media sosial sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat atas informasi yang belum benar."Kami imbau imbau kepada seluruh masyarakat untuk bijak saat menggunakan media sosial, apabila menemukan suatu informasi harus periksa terlebih dahulu kebenarannya atau bisa mengkonfirmasi kepada yang kompeten atau sesuai bidangnya," tegas Iptu Astuti Setyaningsih.***
Read More Seorang Pencari Barang Bekas Tewas Ditikam Teman Sendiri
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Aksi cekcok mulut yang berakhir tragis hingga menewaskan TR (29) yang merupakan seorang pencari barang bekas ditikam oleh temannya sendiri yakni, MAL (30) di di Karawaci, Kota Tangerang pada Minggu (3/9/2023) pukul 07.30 WIB.Kejadian berawal pada saat pelaku MAL yang mendatangi kediaman korban TR untuk mencari keberadaan rekannya berinisial IP. Namun tidak menemukan IP, dan yang ada hanya korban tengah tidur di kamar, hal ini diungkapkan oleh Kapolres Tangerang Kombes Pol Zain Dwi.Balai TNTN Terus Jaga Kelestarian Hutan Dan Satwa, Bakar 6 Pondok Illegal Logging MeresahkanKombes Pol Zain Dwi juga menyebutkan bahwa usai kedatangan pelaku tersebut terjadi adu mulut dengan korban, hingga akhirnya pelaku langsung mengambil pisau diatas meja dan menikam korban pada bagian leher hingga membuat korban terlukan parah. "Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku. Kemudian pelaku mengambil pisau yang berada di atas meja, dan langsung menusukkan pisau ke leher belakang korban," ungkap Kombes Pol Zain Dwi.Kombes Pol Zain Dwi menjelaskan bahwa korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk mendapat pertolongan medis akibat Lukas tusukan pisau tersebut, namun kkorban yang kehilangan banyak darah membuat nyawanya tak tertolong.Buntut Panjang Kericuhan Konser Superman Is Dead : Tak Akan Ada Lagi Izin!Kombes Pol Zain Dwi mengungkapkan bahwa Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa pisau yang digunakannya dalam menghabisi nyawa korban pada saat terjadi keributan dan belum diketahui secara jelas motif pembunuhan tersebut."Pelaku sudah diamankan berikut barang bukti pisau yang digunakan untuk menganiaya korban. Saat diamankan pelaku dalam keadaan mabuk," ujar Kombes Pol Zain Dwi.Akibat perbuatan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan Pasal 354 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara.***
Read More Balai TNTN Terus Jaga Kelestarian Hutan Dan Satwa, Bakar 6 Pondok Illegal Logging Meresahkan
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Aksi pembakaran yang dilakukan oleh petugas Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) terhadap Enam pondok yang merupakan Bangunan semi permanen di TNTN yang diduga dijadikan tempat peristirahatan pelaku ilegal logging dan perambahan hutan untuk diubah menjadi kebun.Dalam melakuakan patroli pengecekan oleh petugas Balai TNTN tidak menemukan orang beraktivitas diarea pondok tersebut, hanya saja area tersebut sudah gundul dan ada juga yang dibakar yang diduga dilakukan oleh pelaku untuk ahli fungsi lahan sebagai perkebunan, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai TNTN Heru Sutmantoro.Buntut Panjang Kericuhan Konser Superman Is Dead : Tak Akan Ada Lagi Izin!"Petugas menemukan sisa kebakaran hutan yang luasnya mencapai 50 hektare, ada pondok di sekitar lokasi kebakaran," kata Heru Sutmantoro.Diketahui pada lokas pembakaran pondok tersebut merupakan hutan yang menjadi habitat gajah dan harimau sumatra yang harus dijaga kelestarian dan habitat satwa-satwa liar sehingga tidak terjadi sejumlah dampak negatif kedepannya.Patroli petugas Balai TNTN tersebut dilakukan usai menadapatkan informasi adanya petugas Balai TNTN sehingga dengan cepat anggota langsung terjun ke lokasi tersebut dan menemukan sejumlah pondok di lokasi yang berbeda-beda."Pondok itu didirikan perambah, lokasinya masuk kawasan hutan, ini juga hasil patroli dalam sepekan belakangan," ungkap Heru Sutmantoro.Demokrat Resmi Cabut Dukungan Untuk Anies Baswedan Dan Keluar Dari Koalisi Perubahan Untuk PersatuanPatroli rutin juga diungkapkan oleh Heru Sutmantoro sebagai langkah tegas untuk menjamin keberlangsungan populasi gajah, harimau, dan satwa yang harus dilestarikan dari perambah yang merusak keberadaan hutan alam yang ada."Balai TNTN akan terus melakukan upaya maksimal untuk menghentikan segala aktivitas yang merusak kawasan taman Nasional Tesso Nilo, ini merupakan aset daerah, nasional dan internasional," jelas Heru Sutmantoro.***
Read More Presiden Jokowi Tanggapi Penganiayaan Oleh Oknum Paspampres : Serahkan Ke Proses Hukum
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Kasus penculikan hingga penganiaayaan oleh oknum paspampres hingga menyebabkan korban bernama Imam Masykur meninggal dunia lantaran dianaya secara brutal oleh para pelaku.Diketahui saat ini pihak kepolisian telah berhasil mengamankan tiga orang pelaku terlibat dalam kasus penculikan hingga terjadi pembunuhan terhadap korban Imam Masykur tersebut dan masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.Begal Sadis Tebas Tangan Ibu-Ibu Nyaris PutusPada kesempatan pembuka Rakernas XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Himpi) di ICE BSD Tangerang, Banten pada Kamis (31/8/2023) oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dicecar sejumlah pertanyaan, salah satunyo terkait penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum paspampres.Menanggapi hal tersebut Joko Widodo menegaskan bahwa kasus penganiayaan yang melibatkan oknum paspampres telah diproses secara hukum yang berlaku dan akan diproses seadil-adilnya tanpa memandang lantar berlakang apapun di mata hukum.Polisi Bekuk Pelaku Pembuat Link Phising Tipu Nasabah Bank"Ya itu sudah diserahkan ke proses hukum lah. Hormati proses hukum yang ada, semuanya sama di mata hukum," ungakp Joko Widodo pada Kamis (31/8/2023).Diketahui saat ini pihak kepolisian masih terus mengejar sejumlah pelaku yang terlibat dalam penganiayaan Imam Masykur hingga meninggal dunia dan dapat mengusut kasus tersebut dengan tuntas.***
Read More Polisi Bekuk Pelaku Pembuat Link Phising Tipu Nasabah Bank
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Aksi penangkapan yang dilakukan oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terhadap seorang berinisial AV alias R (25) pelaku pembuat dan penjual link phising untuk melakukan penipuan dan menjebak sejumlah nasabah bank.Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AV berhasil mengamankan pelaku AV pada Senin, 28 Agustus 2023 lalu di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, hal ini diungkapkan oleh Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.Penonton Tanpa Tiket Konser Superman Is Dead Rusak Pagar Pembatas Parkir PTC Mall“AV membuat atau menciptakan website yang seolah-olah adalah website dari Bank BNI dengan cara membuat script phising yang berisikan form pengisian data nasabah,” ungkap Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak pada Jumat (1/9/2023).Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebutkan bahwa link phising yang dikirimkan oleh pelaku AV akan diarahkan ke website yang menyerupai website resmi milik Bank BNI sehingga dengan mudah menipu para nasabah bank. “Ketika mengklik link tersebut, akan diarahkan ke website yang menyerupai website resmi milik Bank BNI,” jelas Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan bahwa pelaku AV membuat dan menjual link phising tersebut berdasarkan hasil pesanan dari konsumen yang diduga untuk melancarkan aksi kejahatan dengan menipu sejumlah nasabah bank.“AV menerima order dari pemesan link phising yang diduga digunakan untuk kejahatan,” ujar Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.Polres Sukabumi Bekuk YouTuber Live Streaming Slot GacorDiketahui sebelumnya terdapat laporan polisi LP/B/4076/VII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 14 Juli 2023 lalu terkait link phising dari hasil perbuatan pelaku AV dengan imbalann sebesar Rp100-500.000 setiap pembuatan link untuk kebutuhan sehari-hari.Akibat perbuatannya tersebut pelaku AV dalam kasus pembuat dan penjual link phising dijerat dengan Pasal 35 jo Pasal 51 ayat (1) dan atau Pasal 30 jo Pasal 46 dan atau Pasal 32 jo Pasal 48 dan atau Pasal 36 jo Pasal 51 ayat (2) dan atau Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Read More Polisi Tutup Objek Wisata Sungai Oya dan Opak di Imogiri Usai 2 Pelajar Tewas Tenggelam
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Penutupan obyek wisata di sepanjang sungai Oya dan sungai Opak di wilayah Kapanewon Imogiri usai memakan korban jiwa menyusulnya dua kali kasus pelajar tewas tenggelam saat bermain air di objek wisata sungai tersebut.Pada insiden tenggelamnya pelajar SMK Kesehatan asal Dusun Krapyak Sewon Bantul baru-baru ini yang terjadi pada Sabtu 28 Agustus 2023 membuat pengelola obyek wisata di wilayah Imogiri dipanggil oleh pihak kepolisian dalam melakukan evaluasi.Bekuk 3 Pelajar Siap Tawuran Bawa Senjata Tajam Jenis busurDalam evaluasi tersebut Kapolsek Imogiri Kompol Suharno mengungkapkan bahwa telah dilakukannya sosialisasi secara betahap terhadap seluruh personil pengelola obyek wisata di kawasan Imogiri tersebut dengan meminta agar pengelola meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan pengunjung.“Kemarin sebelum kejadian itu, ada sosialisasi di dekat lokasi kejadian,” ungkap Kapolsek Imogiri Kompol Suharno pada Rabu (30/8/2023).Kompol Suharno juga menegaskan bahwa sebelumnya pihak pengelola untuk membuat dan menyerahkan jadwal secara khusus petugas pengawas pengunjung sehingga menjadi dapat meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung dan meminimalisir kejadian tenggelam yang dapat menghilangkan nyawa seseorang.Polres Sukabumi Bekuk YouTuber Live Streaming Slot GacorAkibat tenggelamnya pelajar hingga tewas kembali terjadi Hingga akhirnya, pihak kepolisian memutuskan untuk menutup seluruh obyek wisata air di sepanjang sungai yang berlangsung pada hari ini, Rabu (30/8/2023).”Sedang di evaluasi jangan sampai ada korban. Untuk swafoto di daratan seperti biasa. Hanya yang di air saja yang ditutup,” jelas Kompol Suharno.
Read More Bekuk 3 Pelajar Siap Tawuran Bawa Senjata Tajam Jenis busur
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Tim Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulsel berhasil membekuk tiga orang pelajar dari Kabupaten Gowa yang diduga telah bersiap melakukan tawuran lantaran ditemukannya senjata tajam jenis busur lengkap pelontarnya dan badik.Ketiga pelajar tersebut langsung digelandang ke kantor polisi untuk dilakukan pembinaan dan pemanggilan pihak sekolah dan orang tua. Aksi penangkapan tersebut berawal dari Tim Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulsel menggelar patroli rutin di sejumlah objek vital di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).Polres Sukabumi Bekuk YouTuber Live Streaming Slot GacorPada saat menggelar patroli rutin Tim Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulsel memergoki ketiga pelajar yang sedang nongkrong, diduga akan melakukan menunggu rekannya dari salah satu sekolah swasta di Makassar untuk melakukan penyerangan di salah satu sekolah.Selanjutnya Tim Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulsel langsung melakukan pemeriksaan terhadap ketiga pelajar tersebut dan ditemukan sajam tajam jenis busur lengkap pelontarnya dan badik, hal ini diungkapkan oleh Katim 1 Perintis Presisi Dit Samapta Polda Sulsel, AKP Asfada.Gemparkan RSUD Mohammad Zyn Sampang Usai Temukan Janin Bayi Di Toilet“Ketiga remaja itu diduga ingin melakukan penyerangan dan menghadang lawanya yang sering melintas di Jalan Metro Tanjung Bunga, depan CPI Makassar,” ungkap AKP Asfada.Kemudian pihak kepolisian langsung melakukan pembinaan kepada ketiga pelajar dan memberikan efek jera dengan memanggil orang tua ketiga pelajar bersama pihak sekolah untuk menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya yang serupa lantaran sangat membahayakan nyawa orang lain.***
Read More Polres Sukabumi Bekuk YouTuber Live Streaming Slot Gacor
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Aksi pengamanan yang dilakukan oleh Polres Sukabumi Kota terhadap gadis berinisial S (18) lantaran mempromosikan judi online (slot) saat dirinya melakukan siaran langsung (Live) dengan menggunakan topeng dan busana seksi.Dalam siaran langsung setiap 3 jam melakukan live streaming dengan modus pelaku mengajak penontonnya untuk melakukan deposit uang agar dapat bergabung bermain di salah satu situs judi online yang saat itu tengah dipromosikannya sehingga penonton dapat terpengaruh.Gemparkan RSUD Mohammad Zyn Sampang Usai Temukan Janin Bayi Di ToiletDiketahui gadis tersebut menerima upah dalam sekali melakukan kegiatan tersebut selama 3 jam, keduanya diupah Rp500 ribu dalam melakukan siran langsung promosi situs judi online dengan rekannya FU (31) pria asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah yang mempersiapkan komputer dan alat lainnya untuk melakukan live streaming.Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto mengungkapkan bahwa aksi pengamanan kedua pelaku tersebut berawal dari informasi dari masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas tersebut, selanjutnya pihak kepolisian langsung melakukan tindakan untuk mengecek langsung lokasi aktivitas tersebut.Pihak kepolisan berhasil membekuk pelaku yang sedang melakuka live streaming di kanal YouTube Koko Slot Gacor di Perumahan Puri Cibeureum Permai 1, Jalan Gunung Bromo No 32 RT 04/01, Kelurahan Cibeureumhilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi pada Jumat (25/8/2023).”Kami langsung tindaklanjuti bersama Polsek Cibeureum, dari pengamanan tersebut kami juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk dua orang pelaku satu laki-laki, satu perempuan,” ungkap AKP Yanto Sudiarto.Viral Di media Sosial Seorang Wanita Rekam Diam-Diam Saat Dianiaya PasanganAKP Yanto Sudiarto juga menyebutkan bahwa para tersangka merupakan YouTuber dan tergiur penawaran untuk melakukan aktivitas promosi judi online di kanal YouTube tersebut baru dilakukan selama kurang lebih 2 Minggu.”Keduanya awal mulanya itu YouTuber yang mana dia suka bekerja meningkatkan follower, akhirnya dia komunikasi dengan orang di medsos yang lainnya dijanjikan pekerjaan digaji seperti itu. Kita sudah mengamankan juga situsnya,” jelas AKP Yanto Sudiarto.***
Read More Gemparkan RSUD Mohammad Zyn Sampang Usai Temukan Janin Bayi Di Toilet
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Kejadian menggemparkan terjadi RSUD Mohammad Zyn Sampang, Madura, ketika seorang wanita diduga hamil di luar nikah tega membuang janinnya di dalam toilet fasilitas rumah sakit hingga membuat kaget para perawat dan dokter di Unit Gawat Darurat (UGD).Berdasarkan hasil penyelidikan polisi diduga dengan sengaja mengugurkanya dengan obat obatan yang dilakukan ditengah malam oleh seorang waita yang datang bersama keluarganya pada malam itu, hal ini diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto.Food Estate Tidak Semanis yang Dibayangkan”Sekitar pukul 03.00 WIB, pasien AF (19) didampingi oleh bibi dan neneknya ke rumah sakit lantaran mengalami keluhan sakit perut,” ungkap Ipda Sujianto.Identitas wanita tersebut telah berhasil diidentifikasi merupakan warga Jalan Panglima Sudirman Kelurahan Delpenang, Sampang, Madura. Menurutnya, pasien AF setibanya di ruang IGD langsung masuk ke kamar mandi dan melahirkan dengan sendirinya. Namun, identitas pria yang terlibat dalam hubungan tersebut belum berhasil diungkap.Viral Di media Sosial Seorang Wanita Rekam Diam-Diam Saat Dianiaya Pasangan“Pasien ini melahirkan dalam kamar mandi tanpa bantuan dari pihak rumah sakit dan keluarganya. Setelah melahirkan pasien menyembunyikan janin tersebut belakang toilet kamar mandi tanpa memberi tahu kepada siapapun dan langsungpergi,” jelas Ipda Sujianto.Ipda Sujianto juga menyebutkan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut untuk mengusut tuntas dan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk saling peduli dan mendukung edukasi tentang kesehatan reproduksi demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa yang akan datang.***
Read More Nadiem Makarim Resmi Hapuskan Skripsi Sebagai Syarat Kelulusan Mahasisawa S1
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id-Nadiem Makarim yang merupakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, mengeluarkan aturan baru terikait syarat kelulusan bagi mahasiswa. Mahasiswa D4 atau S1 tak lagi diwajibkan menulis skripsi sebagai syarat kelulusan.Hal tersebut dapat diterapkan karena pihak prodi kini bisa menerapkan kurikulum berbasis proyek maupun bentuk lain yang sejenis. Sedangkan bagi mahasiswa yang belum menjalani kurikulum berbasis proyek, maka syarat lulus kuliahnya yaitu tugas akhir yang juga tidak harus berbentuk skripsi.Universitas Bina Darma Bersinergi Bersama Polda Sumsel Sukses Gelar Seminar Kekerasan Perempuan dan AnakBentuk lainnya yaitu prototipe, proyek, maupun bentuk sejenis lainnya. Tugas akhir ini juga dapat dikerjakan secara individu maupun berkelompok.Peraturan ini tertuang dalam Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi dan diluncurkan Mendikbudristek Nadiem Makarim pada Selasa (29/8/2023).“Tugas akhir bisa berbentuk macam-macam. Bisa berbentuk prototipe. Bisa berbentuk proyek. Bisa berbentuk lainnya. Tidak hanya skripsi atau disertasi. Bukan berarti tidak bisa tesis atau disertasi, tetapi keputusan ini ada di masing-masing perguruan tinggi,"Jelas Nadiem.Ia menjelaskan, seharusnya setiap kepala prodi punya kemerdekaan untuk menentukan bagaimana cara pihaknya mengukur standar capaian kelulusan mereka.Untuk itu, kini standar terkait capaian lulusan ini tidak dijabarkan secara rinci lagi di Standar Nasional Pendidikan tinggi."Perguruan tinggi dapat merumuskan kompetensi sikap dan keterampilan secara terintegrasi," ucapnya.Pada aturan sebelumnya, kompetensi sikap dan pengetahuan dijabarkan terpisah dan secara rinci. Untuk itu, mahasiswa sarjana dan sarjana terapan itu wajib membuat skripsi.Mahasiswa magister pun wajib menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terakreditasi, sementara doktor wajib menerbitkan makalah di jurnal internasional bereputasi."Tetapi di dunia sekarang, ada berbagai macam cara untuk menunjukkan kemampuan atau kompetensi lulusan kita. Karena ada berbagai macam prodi yang mungkin cara kita menunjukkan kemampuan kompetensinya dengan cara lain," imbuhnya.Viral Di media Sosial Seorang Wanita Rekam Diam-Diam Saat Dianiaya PasanganNadiem mencontohkan, kompetensi seseorang di bidang technical tidak lantas tepat diukur dengan penulisan karya ilmiah. Maka Kemendikbudristek pun meresponsnya dengan perbaikan Standar Nasional Pendidikan Tinggi agar prodi dapat lebih leluasa menentukan syarat kompetensi lulusan.“Misalnya kemampuan orang dalam konservasi lingkungan, apakah yang mau kita tes itu kemampuan mereka menulis atau skripsi secara scientific? Atau yang mau kita tes adalah kemampuan dia mengimplementasi project di lapangan? Ini harusnya bukan Kemendikbudristek yang menentukan," katanya.==break here==Berikut Perbedaan Standar Kompetensi Lulusan yang Baru dan LamaAturan BaruKompetensi tidak dijabarkan secara rinci lagiPerguruan tinggi bisa merumuskan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terintegrasiTugas akhir bisa berbentuk prototipe, proyek, atau bentuk lainnya, tidak hanya skripsi, tesis, atau disertasiJika program studi sarjana atau sarjana terapan sudah menerapkan kurikulum berbasis proyek atau dalam bentuk sejenis, maka tugas akhir tidak lagi bersifat wajibMahasiswa program magister, magister terapan, doktor, maupun doktor terapan wajib diberi tugas akhir, tetapi tidak wajib terbit di jurnalAturan LamaRumusan kompetensi sikap, pengetahuan umum, dan keterampilan umum dijabarkan terpisah dan secara rinciMahasiswa sarjana atau sarjana terapan wajib membuat skripsiMahasiswa magister atau magister terapan wajib menerbitkan makalah di jurnal ilmiah terakreditasiMahasiswa doktor atau doktor terapan wajib menerbitkan makalah di jurnal internasional bereputasi.***
Read More Masyarakat Bertanya Tanya, Bagaimana Nasib Bukit Algoritma ditangan Budiman Sujatmiko?
Agung P. Putra 2 tahun yang lalu
Lingkaran id- Proyek Bukit Algoritma sudah berjalan dua tahun, dihitung sejak groundbreaking pada 9 Juni 2021. Pengembangan industri dan teknologi 4.0 serta sumber daya manusia seperti Silicon Valley di Amerika Serikat ini sempat menjelma menjadi harapan baru masyarakat, sebelum akhirnya dinilai setengah gagal. Ini tak lain karena pada masa pengerjaan tahap pertama selama tiga tahun, belum terlihat jelas progres proyek yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi tersebut.Tidak tampak ada pengerjaan apa pun, melainkan hanya pemeliharaan bangunan-bangunan lama. Temuan ini senada dengan pernyataan beberapa kepala desa setempat yang sebelumnya mengatakan belum ada pembangunan terkait Bukit Algoritma. Alhasil, tudingan mangkrak mengemuka dan menjadi topik utama warganet beberapa waktu lalu.Viral Detik-Detik 2 Bocah Tergulung Ombak Besar Berenang Di PantaiMeski begitu, Ketua Pelaksana Kerja Sama Operasional (KSO) Bukit Algoritma Budiman Sudjatmiko mengatakan proyek ini tetap berjalan. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut mengungkapkan saat ini pengerjaan masih berfokus pada renovasi, khususnya gedung-gedung yang sudah ada. Kabar terbaru soal investasi yang masuk ke proyek di Kecamatan Cikidang dan Cibadak ini juga disampaikan Budiman. Dia mengatakan timnya akan bertemu investor dari Eropa Barat pada Jumat ini."Tim dari Bukit Algoritma bertemu dengan investor Eropa Barat hari ini di Jakarta. Kami akan mengirim tim Bukit Algoritma minggu depan ke Eropa," kata Budiman pada Jumat, 9 Juni 2023.Ditanya berapa nilai investasi yang datang dari negara-negara Eropa Barat itu, Budiman tak mengungkapkan secara detail dan hanya mengatakan sedang disesuaikan tahapannya."Sedang kita sesuaikan pentahapannya karena sedang restrukturisasi lagi," imbuh dia.Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa UI Ungkap Fakta Baru : Sadis Tusuk Korban Puluhan KaliProyek Bukit Algoritma sendiri akan dibangun di lahan seluas 888 hektare yang mencakup tiga desa di Kecamatan Cikidang: Cicareuh, Pangkalan, dan Tamansari. Sementara satu desa di Kecamatan Cibadak adalah Desa Neglasari. Proyek ini terbagi tiga tahap dengan masa pengerjaan tiga tahun tahap pertama, tiga tahun tahap kedua, dan empat tahun tahap ketiga. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Amarta Karya (PT AMKA) dipilih menjadi kontraktor utama untuk pengerjaan tahap pertama Bukit Algoritma.
Read More Food Estate Tidak Semanis yang Dibayangkan
Agung P. Putra 2 tahun yang lalu
Lingkaran id- Polemik Food Estate yang makin hari menjadi pembicaraan akibat tidak sesuainya antara perencanaan dan hasil yang diharapkan, turut menjadi sorotan, Anggota Komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin. Anggota komisi Komisi IV ini mengatakan, pada dasarnya sejak awal dirinya dan Fraksinya menentang proyek Food Estate Presiden Jokowi.Meski tujuannya baik untuk mengantisipasi krisis pangan, namun Andi Akmal menyebutkan program ini memiliki berbagai kendala terkait kesesuaian lahan, budaya, hingga masyarakat yang tidak mendukung.Viral Detik-Detik 2 Bocah Tergulung Ombak Besar Berenang Di Pantai“Dari sisi tujuan bahwa pada saat food estate ini dilaksanakan untuk mengantisipasi krisis pangan, langkah khusus pelaksanaan food estate seolah memberi harapan besar. Kami sejak awal, menjadi kesepakatan FPKS sangat mengkritisi food estate karena konsepnya tidak seindah yang dibayangkan”, tutur Akmal.Politisi PKS ini menambahkan, bahwa tujuan food estate untuk meningkatkan produksi pangan. Namun pada kenyataannya, secara teknis dilaksanakan di lokasi-lokasi yang tidak mendukung iklim kita. Sebagaimana ia contohkan, tanaman pangan tidak cocok di tanah gambut, akan tetapi pelaksanaannya justru di tanah gambut.Akmal membuktikan, bahwa lahan untuk berbagai tanaman seperti pangan, horti maupun lainnya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, ternyata lahan yang digunakan tidak mencukupi sumber airnya. Kurang lebih tiga tahun kini tidak menghasilkan apa yang menjadi tujuan dan harapan food estate tidak tercapai. Bahkan kerusakan lingkungan hutan malah menjadi masalah baru.Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswa UI Ungkap Fakta Baru : Sadis Tusuk Korban Puluhan Kali“Saya sangat menyayangkan, pemerintahan Presiden Jokowi kembali memasukkan food estate dalam anggaran ketahanan pangan 2024 yang ditetapkan sebesar Rp 108,8 Triliun meski program ini dinilai gagal,” kritis Akmal.Pria kelahiran Bone ini mengatakan bahwa dirinya di Komisi IV akan mengkritisi program food estate ini dan dari sisi anggaran akan diusulkan tidak disetujui jika belum ada hasil dan evaluasi dari program sebelumnya yang banyak gagal.“Kami menemukan 2 hal besar persoalan food estate yakni intensifikasi pertanian terkait meningkatkan indeks pertanian yang tidak berjalan baik dan persoalan ekstensifikasi pertanian yang bermasalah,” tutup Andi Akmal Pasluddin.
Read More Solusi Untuk Mencegah Polusi Udara Dan Menciptakan Udara Bersih
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id-Polusi udara adalah masalah lingkungan global yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia, lingkungan, dan iklim.Langkah-langkah pencegahan dan pengurangan polusi udara sangat penting untuk menjaga kualitas udara yang baik dan melindungi kesehatan kita serta ekosistem. tulisan ini akan membahas beberapa solusi efektif untuk mencegah polusi udara.Simak !! Kejaksaan Dan Kemenkumham Buka Formasi CPNS 2023 Besar-BesaranTransisi ke Energi Bersih: Pindah dari Sumber Energi FosilSumber energi fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam merupakan penyumbang utama polusi udara. Transisi ke energi bersih seperti energi matahari, angin, dan hidrogen dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan partikel berbahaya ke udara. Pemerintah dan industri perlu bekerja sama untuk mendukung investasi dalam infrastruktur energi bersih.Peningkatan Transportasi BerkelanjutanTransportasi adalah penyebab utama polusi udara di banyak kota. Promosi transportasi berkelanjutan seperti transportasi umum yang efisien, sepeda, dan berjalan kaki dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang beremisi tinggi. Infrastruktur transportasi berkelanjutan perlu ditingkatkan dan diintegrasikan dengan baik.Kendalikan Polusi IndustriIndustri adalah sumber penting polusi udara. Penggunaan teknologi yang lebih bersih dan efisien, pengelolaan limbah yang tepat, dan penegakan regulasi ketat adalah langkah-langkah kunci dalam mengurangi dampak polusi industri. Mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik produksi yang ramah lingkungan sangat penting.Penghijauan dan Pemulihan LahanTumbuhan dan pepohonan memiliki kemampuan untuk menyerap polutan dari udara. Penghijauan kota, penyediaan ruang terbuka hijau, dan restorasi lahan yang terdegradasi dapat membantu membersihkan udara dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.Teknologi Pembersih UdaraPenggunaan teknologi pembersih udara seperti filter udara rumah, pengendali emisi di industri, dan sistem penyaringan udara di kendaraan dapat membantu mengurangi partikel-partikel berbahaya dan bahan kimia dalam udara.Pendidikan dan Kesadaran MasyarakatPendidikan dan kesadaran masyarakat sangat penting dalam upaya mencegah polusi udara. Masyarakat perlu memahami dampak polusi udara terhadap kesehatan dan lingkungan serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi polusi udara.Pengawasan dan Penegakan HukumPemerintah perlu memiliki regulasi yang ketat terkait emisi polutan dan mengawasi implementasinya. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran regulasi polusi udara juga sangat penting.Siap-Siap Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka 17 September MendatangDalam rangka mencegah polusi udara dan menjaga kualitas udara yang baik, diperlukan upaya bersama dari pemerintah, industri, masyarakat, dan komunitas. Solusi-solusi ini tidak hanya akan membantu melindungi lingkungan dan kesehatan manusia, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan.***
Read More Simak !! Kejaksaan Dan Kemenkumham Buka Formasi CPNS 2023 Besar-Besaran
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id-Seleksi CPNS 2023 sebentar lagi akan di buka dan terdapat beberapa lembaga negara dan kementerian yang telah mengumumkan jumlah dan formasi yang akan dibuka pada tahun 2023 ini.Bagi kamu yang berminat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus benar-benar hati-hati saat menentukan target lamaran.Pendaftaran seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) baru dibuka pada 17 September 2023. Namun, sejumlah instansi pemerintah, mulai dari kementerian dan lembaga telah mengumumkan formasi CPNS 2023.Padahal, jika mengacu Surat BKN Nomor 8229/B-KS.04.01/SD/K/2023 ditandatangani pada Senin (21/8/2023), masing-masing instansi pemerintah akan mengumumkan pendaftaran mulai 16-30 September 2023.Berikut tiga daftar lembaga negara dan kementerian yang telah memberikan informasi terkait formasi yang akan dibuka yaitu:Siap-Siap Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka 17 September MendatangFormasi CPNS Kejaksaan IndonesiaDisiarkan melalui akun resmi Biro Kepegawaian Kejaksaan Republik Indonesia, @biropegkejaksaan mengumumkan kebutuhan CPNS 2023 sebanyak 7.846 formasi.Informasi tersbeut dibenarkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana.“Benar sekali, awal September 2023 mulai dibuka. Cek terus media sosial Kejaksaan,” ujarnya.Lowongan Formasi Kejaksaan:JaksaPengelola penanganan perkaraPetugas barang buktiPenjaga tahanan.Formasi CPNS Mahkamah AgungKepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Sobandi menjelaskan pihaknya telah mengeluarkan keputusan penetapan kebutuhan formasi aparatur sipil negara (ASN).Keputusan termuat dalam Lampiran XXXV Keputusan Menteri PANRB Nomor 544 Tahun 2023 tersebut, total ada 1.669 formasi dalam seleksi penerimaan CPNS di lingkungan MA tahun 2023Rincian formasi tersebut sebagai berikut:Ahli Pertama-Pranata Peradilan: 25 formasiKleker-Analis Perkara Peradilan: 1.644 formasi.Polres Metro Depok Ungkap Fakta Olah TKP Jasad Pria Di Bawah Kolong JembatanFormasi CPNS Kementerian Hukum dan HAMKementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) juga telah mengumumkan kebutuhan CPNS 2023. Informasi tersebut tertuang dalam media sosial X (dulu Twitter), @cpnskumham. Kepala Bagian Humas Kemenkumham Tubagus Erif Faturahman mengonfirmasi pembukaan CPNS dan PPPK 2023 tersebut.Adapun lowongan yang dibuka sejumlah 2.578 formasi yang terdiri dari CPNS 1.015 formasi dan PPPK: 1.563 formasi. Namun, pengumuman formasi itu belum dilengkapi dengan persyaratan pendaftar. Informasi lebih lengkap terkait CPNS di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) 2023.***
Read More Polres Metro Depok Ungkap Fakta Olah TKP Jasad Pria Di Bawah Kolong Jembatan
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Penemuan seorang mayat tanpa identitas ditemukan di kolong jembatan Jalan Raya Juanda, Sukmajaya, Depok , Jawa Barat pada Minggu (27/8/2023) yang diduga kuat adalah pria yang berprofesi sebagai pemulung.Mendapatkan informasi tersebut piket SPK dan Reskrim melakukan cek TKP (tempat kejadian perkara) dan menemukan mayat seorang laki-laki dengan kondisi tergeletak dan saat dibangunkan tidak ada respon dan telah meninggal dunia.Bentrok Dua Kelompok Warga Di Depok Dipicu Penarikan Motor Anggota OrmasKepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi mengungkapkan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilkaukan oleh Petugas Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (Inafis) dan Dokter Polisi (Dokpol) tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban."Setelah dilakukan pengecekan oleh tim identifikasi (Inafis) dan Dokpol Polres Metro Depok tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban dan diduga meninggal karena sakit," ungkap Iptu Made Budi pada Senin (28/8/2023).Penculikan Hingga Penganiayaan Seorang Pria Hingga Tewas Libatkan Oknum PaspampresIptu Made Budi juga telah mengkonfirmasi bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah seorang pemulung berdasarkan sejumlah hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian dari tempat kejadian perkara (TKP)."Iya seorang pemulung," jelas Iptu Made Budi.***
Read More Christopan Deswansyah Optimis Bangun Anggota Pemuda Pancasila Bandar Lampung Menjadi Lebih Baik
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id-Muscab PP IX MPC PP Bandarlampung, berlangsung dengan lancar dan mendapat antusias dukungan para anggota PP Bandar lampung ketika berlangsungnya acara muscab tersebut di Sekretariat Jalan Soekarno Hatta, Tanjungsenang.Cristopan Deswansyah selaku ketua MPC PP Bandarlampung memperoleh apresiasi dari ketua MPW Pancasila Bandarlampung atas kepemimpinannya yang mampu membawa perubahan pada PP Bandar lampung menjadi lebih baik.Bentrok Dua Kelompok Warga Di Depok Dipicu Penarikan Motor Anggota OrmasKepengurusan ini menjadi catatan sejarah baru bagi PP Bandarlampung karena dimasa kepengurusan Cristopan Deswansyah sebagai ketua MPC PP Bandarlampung mampu melaksanakan komitmet dan janjinya ketika dilantik menjadi dan bertanggung jawab atas kepengurusan hingga akhir masa jabatannya.Dan pada muscab tahun ini beragendakan pemilihan ketua MPC PP Bandarlampung untuk masa jabatan 2023-2027 nantinya. Untuk kandidata calon ketua yang telah dipastikan maju ternyata hanya ada satu yang mendaftar yaitu Christopan Deswansyah.Penculikan Hingga Penganiayaan Seorang Pria Hingga Tewas Libatkan Oknum PaspampresDalam kesempatan ini seleku ketua MPC Pemuda Pancasila Bandarlampung Christopan mengajak seluruh anggota PP Bandarlampung untuk merapatkan barisan dalam membangun pemuda Pancasila Bandarlampung menjadi lebih baik.***
Read More Bentrok Dua Kelompok Warga Di Depok Dipicu Penarikan Motor Anggota Ormas
Wulan _ 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Viral di media sosial yang memperlihatkan aksi tawuran yang terjadi antara dua kelompok warga di Jalan Raya KSU Serab, Sukmajaya, Depok yang berlangsung pada Minggu (27/8/2023).Vidoe tawuran tersebut diunggah lewat akun Instagram @infodepok_id yang memperlihatkan kericuhan yang terjadi antar dua kelompok massa yang terlibat tawuran dengan membawa senjata tajam sambil berlarian.Penculikan Hingga Penganiayaan Seorang Pria Hingga Tewas Libatkan Oknum PaspampresAksi tawuran tersebut dipicu lantaran tidak terima atas penarikan motor milik anggota ormas hingga akhirnya terjadi bentrok antar dua kelompok warga, hal tersebut disampaikan oleh Wakasat Samapta Polres Metro Depok AKP Winam Agus."Jadi masalah penarikan motor," ungkap AKP Winam Agus pada Senin (28/8/2023).Polisi Berhasil Ringkus Peredaran Narkotika Berkedok Warung KopiKondisi mencekam tersebut mengakibatkan sejumlah pengendara motor dan mobil merasa takut dan panik hingga terjebak bahkan terpaksa putar balik ketika menuju Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC).Beruntungnya dalam aksi tawuran dua kelompok warga tersebut tidak ada korban jiwa dan tidak ada orang yang diamankan akibat tawuran tersebut. AKP Winam Agus menegaskan bahwa pihaknya akan lebih meningkatkan kemanan dan memberikan efek jera bagi semua pihak yang terlibat tawuran.***
Read More Apriyani/Fadia Raih Mendali Di BWF World Championships 2023 Usai 28 Tahun
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Keberhasilan gemilang kembali berhasil ditorehkan oleh Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada ajang BWF World Championships 2023 dengan meraih medali perak dari ajang BWF World Championships 2023.Pada laga final Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan yang berlangsung pada Minggu (27/8/2023) malam WIB di Royal Arena, Copenhagen, Denmark.Kenzie, Putra Daerah Pagar Alam Meraih Perunggu Indo Prima Open 2023Dalam ajang pertandingann final tersebut pasangan ganda putri Indonesia menyerah dua set langsung dengan perolehan skor akhir 16-21 dan 12-21 , hal ini tentunya membuat pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti meraih medali perak dari ajang BWF World Championships 2023.Apriyani Rahayu mengungkapkan rasa syukurnya dengan masih bisa membawa pulang medali dari ajang BWF World Championships, mengingat sektor ganda putri Indonesia sudah lama tak menorehkan prestasi pada ajang BWF World Championships."Bersyukur dapat medali perak. Sudah lama sektor ganda putri tidak mendapat medali. Prestasi ini membuat ganda putri pelatnas membuat sejarah. Senior-senior yang dulu sudah berjuang, juga saya ucapkan terima kasih," ungkap Apriyani seperti dilansir dari rilis PBSI pada Minggu (27/8/2023).Empat Wakil Indonesia Yang Lolos Ke Babak Perempat Final BWF 2023Diketahui pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi ganda putri pertama merah putih yang mendapat medali sejak 28 tahun lalu yang pernah diraih oleh pasangan senior Finarsih/Lili Tampi pada 1995."Prestasi ini saya persembahkan kepada kakak-adik, keluarga, teman-teman tersayang, pelatih Koh Eng Hian, Kak Rionny, dan PBSI," ujar Apriyani.***
Read More Penculikan Hingga Penganiayaan Seorang Pria Hingga Tewas Libatkan Oknum Paspampres
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Kasus penculikan hingga penganiaayaan oleh oknum paspampres hingga menyebabkan korban Bernama Imam Masykur meninggal dunia lantaran dianaya secara brutal oleh para pelaku.Said Sulaiman yang merupakan sepupu korban meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap korban dan menghukum semua pihak yang terlibat secara adil tanpa tebang pilih lantaran terdapat oknum paspampres.Polisi Berhasil Ringkus Peredaran Narkotika Berkedok Warung Kopi"Kami mau untuk kasus ini dituntaskan karena ini menyangkut nyawa, begitu juga dengan pelaku-pelaku setimpal dengan perbutannya," ungkap Said Sulaiman pada Senin (28/8/2023).Pihak keluarga merasa sangat terpukul dengan kehilangan sosok korban lantaran Imam Masykur adalah tulang punggung keluarga yang membantu dalam menafkahi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari."Jangan mentang-mentang oknum didiamkan, kami keluarga di sini sangat kehilangan, dia yang menafkahi keluarga dan adik-adiknya di sini," tegas Said Sulaiman.Polres Malang Berhasil Ringkus Oknum Buron Kepala Desa Selewengkan Ratusan Juta Dana DesaDiketahui saat ini pihak kepolisian telah berhasil mengamankan tiga orang pelaku terlibat dalam kasus penculikan hingga terjadi pembunuhan terhadap korban Imam Masykur tersebut dan masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya."Sudah dapat tiga orang, tapi saksi itu ngomong ada empat orang kan," katanya.Pihak keluarga berharap pihak kepolisian dapat meringkus pelaku yang belum ditangkap dan mengungkap kasus pembunuhan tersebut dan menerima hukuman seadil-adilnya telah menghilangkan nyawa seseorang.***
Read More Polisi Berhasil Ringkus Peredaran Narkotika Berkedok Warung Kopi
Ahmad Rusli 2 tahun yang lalu
Lingkaran.id- Satresnarkoba Polres Tuban berhasil menguak peredaran narkotika berkedok warung kopi (warkop) di kawasan parkir wisata Sunan Bonang, yang berlokasi di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban.Dalam aksinya Satresnarkoba Polres berhasil mengamankan satu orang berinisial SY (44) yang diduga terlibat dalam perkara peredaran narkotika berkedok warung kopi tersebut dan kini telah dilakukan penahanan di Mapolres Tuban oleh petugas kepolisian.Polrestabes Palembang Larang Mainkan Musik Remix Di Area Publik Hingga Kenakan Denda Jutaan RupiahBerdasarkan keterangan dari pelaku mengedarkan narkotika sabu kepada masyarakat dan sejumlah sopir bus pariwisata, hal ini diungkapkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Tuban, AKP Teguh Triyono Handoko.“Pelaku telah kita tahan, dan masih kita kembangkan,” ungkap AKP Teguh Triyono Handoko pada Jumat (25/8/2023).Aksi penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang resah akibat ulah pelaku yang mengedarkan narkotika dilingkungannya hingga akan berdampak negatif bagi warga sekitar, hingga akhirnya Satresnarkoba Polres Tuban langsung melakukan penyelidikan dengan target operasi (TO) terhadap pelaku.Polres Malang Berhasil Ringkus Oknum Buron Kepala Desa Selewengkan Ratusan Juta Dana Desa“Dari informasi masyarakat, bahwa di sekitar parkiran bus pariwisata ada peredaran sabu-sabu. Setelah kita tindak lanjut benar, dan diamankan,” ujar AKP Teguh Triyono Handoko.Satresnarkoba Polres Tuban juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku berupa sabu seberat 3,7 gram dan diketahui pelaku merupakan residivis kasus pengedar pil koplo yang berjualan kopi di sekitar area parkiran tempat wisata.***
Read More 




















