
Ketua Umum Pertina Sumsel, M. Kumroni Makmuri, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya ingin membawa perubahan terhadap cara pandang masyarakat terhadap olahraga tinju. Menurutnya, tinju tidak lagi bisa hanya dipandang sebagai olahraga keras semata, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan gaya hidup generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa Pertina Sumsel mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pembinaan atlet. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelatih memantau perkembangan atlet secara lebih akurat sekaligus membuat latihan terasa lebih menarik bagi generasi yang terbiasa dengan perangkat digital.
Selain itu, tinju juga akan dipromosikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang modern. Pertina Sumsel berencana mengemas olahraga ini dengan pendekatan yang lebih kreatif sehingga dapat menjadi konten positif di media sosial sekaligus menarik minat generasi muda untuk terlibat.
Di sisi lain, organisasi tersebut juga berencana memperluas jangkauan pembinaan dengan mendatangi sekolah-sekolah serta komunitas olahraga. Program pembinaan seperti coaching clinic akan digelar untuk memperkenalkan olahraga tinju kepada pelajar sejak dini serta menjaring bakat-bakat potensial dari kalangan generasi muda.
Tak hanya dari sisi pembinaan atlet, konsep penyelenggaraan pertandingan juga akan dibuat lebih menarik. Pertina Sumsel ingin menghadirkan suasana pertandingan yang lebih segar dan menghibur sehingga mampu menarik perhatian penonton muda untuk datang langsung menyaksikan pertandingan tinju.
Ratu Dewa Kenang Sosok Alex Noerdin sebagai Pemimpin Visioner yang Berjasa Besar bagi Sumsel
Menurut Kumroni, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah mengubah stigma yang masih melekat di masyarakat bahwa tinju merupakan olahraga yang menakutkan dan penuh risiko.
“Kita harus bicara dengan bahasa mereka, terutama generasi Z dan generasi Alfa. Tinju itu sebenarnya keren, melatih fokus, membangun disiplin, dan punya masa depan yang cerah jika dikelola dengan baik. Karena itu kita sedang menyiapkan ekosistemnya dari sekarang agar Sumatera Selatan memiliki stok atlet elit secara berkelanjutan,” ujar Kumroni.
Melalui berbagai strategi pengembangan tersebut, Pertina Sumsel berharap olahraga tinju dapat menjadi pilihan utama bagi generasi muda untuk menyalurkan energi positif sekaligus mengembangkan potensi diri. Dengan pembinaan yang terarah, organisasi ini optimistis Sumatera Selatan dapat melahirkan petinju-petinju berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.***