
Dalam diskusi tersebut, Gibran bertanya kepada Mahfud, "Pak Mahfud, bagaimana pandangan Anda tentang greenflation?".
"Greenflation, ya? Saya pikir kita seharusnya lebih fokus pada ekonomi sirkuler. Apapun diproduksi kemudian dimanfaatkan dan di-recycle. Saya memiliki cerita menarik terkait ekonomi hijau," jawab Mahfud.
"Sebagai orang Madura, saya bangga karena orang Madura adalah pelopor ekonomi hijau, ekonomi sirkular. Mereka mengumpulkan sampah plastik dan kemudian mengolahnya," tambahnya.
Meskipun jawaban Mahfud terkesan menjauhi isu "greenflation," Gibran merespon dengan sedikit sindiran dan kembali menanyakan terkait rencana konkret dalam mengatasi dampak dan berkelanjutan lingkungan.
"Tentu saja, Pak Mahfud, ekonomi sirkuler penting. Tapi kita juga harus memahami tantangan greenflation yang dapat berdampak pada keberlanjutan lingkungan. Jadi, apakah Anda memiliki rencana konkret untuk menghadapi greenflation?," tanya Gibran.
Gibran Sindir Muhaimin Iskandar Saat Debat, 'Enak Banget Baca Catatan, Gus!'
Mahfud tersenyum sambil menjawab bahwa dirinya yakin setiap tantangan dapat diatasi dengan pendekatan yang tepat. Namun dapat diingat, ekonomi sirkuler juga memberikan kontribusi besar terhadap lingkungan, seperti yang telah dilakukan oleh orang Madura.
Seolah tidak puas dan belum paham dengan jawaban yang dilontarkan oleh Mahfud membuat Gibran melakukan aksi sindiran dengan mencari-cari jawaban calon wakil presiden 03 tersebut hingga menunduk bertingkah mencari sesuatu dari kejauhan.
"Saya lagi nyari jawabannya Prof Mahfud. saya nyari-nyari di mana ini jawabannya kok enggak ketemu jawabannya, saya tanya masalah inflasi hijau kok malah menjelaskan ekonomi hijau," ungkap Gibran.
Pertukaran pandangan ini membuat suasana diskusi semakin panas, dengan keduanya saling melempar sindiran tanpa menyentuh solusi konkret terkait isu greenflation yang juga dilakukan oleh Mahfud kepada Gibran yang mengungkapkan bahwa pertanyaan tersebut receh.
PT Hung-A Indonesia Tutup permanen dan PHK sekitar 1.500 pekerja
"Saya juga ingin mencari itu jawabannya ngawur juga itu. Gila ini, ngarang2 enggak karuan mengkaitkan dengan sesuatu yang tidak ada. Gini kalau akademisi itu gampangnya kalo ditanya yang gitu-gitu itu recehan. Oleh sebab itu, itu tidak layak dijawab oleh saya," tanggap Mahfud.
Masyarakat pun menantikan bagaimana kedua calon wakil presiden ini akan mengembangkan visi dan rencana aksi mereka dalam menghadapi permasalahan lingkungan seperti greenflation.***