Website Thinkedu

Setor Rp16 Triliun ke Board of Peace, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Setor Rp16 Triliun ke Board of Peace, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Foto : Setor Rp16 Triliun ke Board of Peace, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Lingkaran.id - Pemerintah menegaskan bahwa rencana kontribusi Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) tidak akan mengganggu stabilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Nilai kontribusi yang mencapai sekitar Rp16 triliun dinilai masih berada dalam batas aman dan tidak menimbulkan tekanan fiskal yang signifikan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa besaran dana tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan kapasitas fiskal nasional. Ia memastikan pemerintah tetap mampu menjaga keseimbangan anggaran meskipun turut berpartisipasi dalam inisiatif internasional tersebut.


Seruan Evakuasi WNI dari Kamboja Viral, Kemlu Catat Hampir 3.000 Laporan ke KBRI Phnom Penh

“Kalau nilainya sekitar Rp16 triliun, itu masih dapat dikelola dan tidak menjadi persoalan besar bagi APBN,” ujar Purbaya usai menghadiri Indonesia Economic Summit di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Purbaya menjelaskan, pendanaan kontribusi Indonesia bersumber dari APBN dan akan disalurkan melalui Kementerian Pertahanan. Pemerintah, kata dia, tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran agar kebijakan ini tidak memicu beban fiskal baru.

Ia menambahkan, pemerintah memiliki sejumlah alternatif kebijakan jika diperlukan, termasuk melakukan penyesuaian atau penataan ulang anggaran. Namun, langkah tersebut akan ditempuh secara terukur dengan tetap menjaga disiplin fiskal dan kesinambungan keuangan negara.

Sebelumnya, keputusan Indonesia untuk berpartisipasi dalam Board of Peace disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kontribusi sebesar US$1 miliar atau setara sekitar Rp16,7 triliun.

Sugiono menjelaskan, dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pembiayaan program pemulihan di Gaza, Palestina. Ia menegaskan kontribusi itu bukan merupakan biaya keanggotaan Dewan Perdamaian, melainkan bentuk partisipasi sukarela negara-negara yang terlibat.

Usai Israel Gabung Board of Peace, Gaza Tetap Dibombardir

“Negara-negara yang diundang memang diajak untuk ikut berkontribusi dalam upaya tersebut,” kata Sugiono di kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Indonesia resmi menjadi bagian dari Board of Peace pada Kamis (22/1/2026). Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam Dewan Perdamaian di sela-sela pertemuan World Economic Forum di Davos, Swiss. Dalam peluncuran lembaga tersebut, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 20 negara yang berpartisipasi.***

Berita Lainnya
Video Lingkaran
Berita Populer Bulan ini
Program Kontributor Lingkaran ID
Berita Terbaru
banyuasin.cerdas|ESN