ThinkEdu

Tim Hukum Prabowo-Gibran Bantah Pernyataan AMIN & Ganjar-Mahfud: Tuduhan Menyakitkan!

Tim Hukum Prabowo-Gibran Bantah Pernyataan AMIN & Ganjar-Mahfud: Tuduhan Menyakitkan!
Foto : Tangkapan Layar
Lingkaran.id - Wakil Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan, menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud yang menyebut Pemilu 2024 sebagai yang terburuk. Hasibuan mengklaim bahwa Pilpres 2024 justru merupakan pemilu yang paling damai dan baik.

Pernyataan ini disampaikan oleh Hasibuan dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari Kamis kemarin. Tim kuasa hukum Prabowo-Gibran memberikan tanggapan terhadap gugatan sengketa Pilpres 2024 yang diajukan oleh pasangan capres dan cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.


BW mengatakan setelah Prabowo Gibran kalah di Aceh tiba tiba PJ Gubernur Aceh dicopot

Hasibuan menegaskan bahwa dalil gugatan yang disampaikan oleh AMIN dan Ganjar-Mahfud berisi asumsi belaka. Salah satu pengacara Prabowo-Gibran tersebut juga menyoroti narasi yang masif digaungkan oleh kubu AMIN dan Ganjar-Mahfud perihal adanya kecurangan dan bantuan sosial di balik kemenangan Prabowo-Gibran.

Menurut Hasibuan, tuduhan semacam itu sangat menyakitkan bagi masyarakat yang telah memilih Prabowo-Gibran. Dia menekankan bahwa kemenangan Prabowo-Gibran merupakan hasil pilihan murni dari rakyat Indonesia, tanpa adanya campur tangan atau paksaan.

Resmi Ditahan! Suami Sandra Dewi Tersangka Kasus Korupsi Timah, ini Peranannya!

Otto Hasibuan juga menambahkan bahwa asumsi yang dibangun oleh pihak lawan seakan-akan menyepelekan hak rakyat Indonesia dalam menjatuhkan pilihan di Pilpres 2024 secara bebas. Dia mengingatkan bahwa tuduhan terhadap kemenangan Prabowo-Gibran akibat penyaluran bantuan sosial bisa melukai hati masyarakat Indonesia.

Pernyataan Otto Hasibuan ini menjadi bagian dari proses persidangan PHPU yang sedang berlangsung di Mahkamah Konstitusi, di mana berbagai argumen dan pendapat dari pihak terkait terus disampaikan untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilu dengan adil dan transparan.***





 
Berita Lainnya
Video Lingkaran
Berita Populer Bulan ini
Webinar Thinkedu
Berita Terbaru