Setelah melakukan penganiayaan, FA menyerahkan diri ke Polsek Syiah Kuala, Banda Aceh. Kasus ini kemudian menyebar luas dan menjadi viral di media sosial.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, kejadian ini berlangsung di tempat kerja SR, menambah kesan tragis dari peristiwa tersebut. SR sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Abidin, Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, luka-luka yang dialaminya sangat serius, termasuk mata kiri yang pecah, gigi yang retak, dan leher yang tersayat pisau dapur, sehingga nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Waspada Modus Penipuan Salah Transfer, Atasi Dengan Cara ini
"Korban dan tersangka kerap cekcok, namun pada hari kejadian, emosi tersangka tidak terbendung," tambah Kompol Fadillah. Pertengkaran yang sering terjadi antara SR dan FA akhirnya memuncak pada insiden tragis ini.
FA kini mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia akan dijerat dengan Pasal 351 Ayat 3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.***