
Tak Gunakan BPJS Setahun, Terancam Dicoret
Situasi yang awalnya normal berubah menjadi kepanikan ketika seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul ke permukaan. Tanpa diduga, satwa liar tersebut langsung menerkam korban dan menyeretnya ke dalam air.
Kepala Basarnas Bangka Belitung, Mikel Rachman Junika, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut peristiwa itu disaksikan langsung oleh anak korban.
“Korban diserang saat mandi di kolong bekas tambang. Anaknya melihat langsung kejadian tersebut,” ujar Mikel, Selasa (10/2/2026).
Dalam kondisi panik, anak korban segera berlari meminta bantuan kepada warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada aparat dan tim SAR untuk dilakukan pencarian.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, aparat kepolisian, serta warga setempat langsung melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian. Namun proses evakuasi tidak berjalan mudah.
Buaya yang menyeret korban disebut masih menggigit tubuh korban selama beberapa jam, sehingga menyulitkan proses pengambilan jenazah. Upaya evakuasi baru membuahkan hasil menjelang tengah malam.
“Sekitar pukul 23.40 WIB, predator tersebut akhirnya melepaskan korban dan jenazah berhasil kami evakuasi. Namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Mikel.
Dipanggil Komnas PA, Virgoun Bantah Paksa Anak Tinggal Bersamanya
Setelah berhasil diangkat dari kolong, jenazah Rusmanto dibawa ke RSUD Marsidi Judono Belitung untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang turut membantu proses pencarian hingga evakuasi.***