ThinkEdu

Pekerja Migran Indonesia Menjadi Korban Penyekapan di Kamboja Capai 232 Orang

Padel M. Agam Selasa, 09 Agustus 2022 | 6:27
Pekerja Migran Indonesia Menjadi Korban Penyekapan di Kamboja Capai 232 Orang
Foto : WA/Eti SW
Lingkaran- Penipuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami oleh sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) hingga aksi penyekapan yang berlangsung di Kamboja.

Dari data terbaru Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pada Jumat 5 Agustus 2022 Kemlu mencatat jumlah PMI yang menjadi korban TPPO sebanyak 60 orang, hal ini menunjukkan adanya peningkatan korban sebanyak 172 orang korban TPPO PMI di Kamboja.

Kemenhub Beri Lampu Hijau Kenaikkan Harga Tiket Pesawat

Hingga saat ini pekerja migran Indonesia ( PMI ) yang menjadi korban penipuan dan tindak pidana perdagangan orang ( TPPO ) yang disekap di Kamboja mencapai 232 orang, hal ini diungkapkan oleh Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu Judha Nugraha pada Senin (8/8/2022).

“Data (terbaru) total kasus yang ditangani oleh KBRI saat ini mencapai 232 orang,” ungkap Judha Nugraha.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sedang mengupayakan keselamatan hingga kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban Penipuan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di kamboja sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kita akan pulangkan secara bertahap menyesuaikan dengan ketersediaan penerbangan proses BAP yang dilakukan oleh kepolisian Kamboja berproses keimigrasian,” jelasnya.

Provinsi Jawa Tengah Menjadi Juara Umum Bulutangkis Piala Presiden 2022

Sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah berhasil dipulangkan ke tanah air sudah berlangsung pada Jum’at (5/8/2022), hal ini diungkapkan oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.

“Hari ini kita menerima (kepulangan PMI) sebanyak 14 orang. Hari Sabtu sebanyak 13 orang, sedangkan di hari Jumat sebanyak 12 (orang), total sudah 39,” ujar Benny.

Diketahui Kementerian Sosial dan Bareskrim Polri turut berupaya dalam proses pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) ke tanah air.

“Intinya Bareskrim sudah turun tangan dan tentu kita memberikan dukungan penuh,” tuturnya.***
Berita Lainnya
Video Lingkaran
Berita Populer Bulan ini
Generasi Digital Intelektual
Berita Terbaru