Rapat Paripurna DPR RI Pidato Puan Maharani Soroti Etika Politik dan Pemilu: Siap Kalah dan Siap Menang
Rapat Paripurna DPR RI Pidato Puan Maharani Soroti Etika Politik dan Pemilu: Siap Kalah dan Siap Menang
Lingkaran.id - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan IV tahun sidang 2023-2024 hari ini di gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.Rapat Paripurna tersebut menjadi momen penting setelah DPR menjalani masa reses menyusul serangkaian pemilihan umum (pemilu) 2024.Dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (5/3/2024), terdapat dua agenda utama. Salah satunya adalah penyampaian pidato Ketua DPR RI Puan Maharani, yang dibacakan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.Resmi Tersangka! Hengki Dalang Pungli di Rutan KPKPidato Puan Maharani menyoroti pelaksanaan pemilu yang membutuhkan komitmen dari semua pihak untuk dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Puan menganggap pemilu sebagai sebuah kompetisi di mana menang dan kalah merupakan bagian yang tak terpisahkan."Kita dituntut untuk memiliki etika politik untuk siap kalah dan siap menang," ujar Dasco saat membacakan pidato politik Puan Maharani.Puan menegaskan bahwa etika politik tersebut harus dimiliki oleh semua pihak, baik yang menang maupun yang kalah.Namun, Puan juga menekankan bahwa etika politik yang sama harus dimiliki oleh seluruh penyelenggara pemilu. Mereka diingatkan untuk menerapkan sikap yang bebas, jujur, dan adil dalam menjalankan tugas mereka.Usai Tersandung Kasus Prostitusi, Tisya Erni Dituding Rebut Suami Orang oleh Warga Negara Asing"Etika politik untuk siap kalah dan siap menang harus disertai etika politik penyelenggaraan pemilu yang bebas dan adil," tambah Dasco saat membacakan pidato tersebut.Pada akhir pidatonya, Puan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak pilihnya secara aktif pada Rabu 14 Februari 2024 lalu. Pidato tersebut menjadi refleksi atas semangat demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam menentukan arah bangsa melalui pemilihan umum.*** 
Read More
Resmi Tersangka! Hengki Dalang Pungli di Rutan KPK
Resmi Tersangka! Hengki Dalang Pungli di Rutan KPK
Lingkaran.id - Skandal pungutan liar atau pungli di Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin memanas dengan ditetapkannya Hengki sebagai tersangka utama dalam kasus tersebut.Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengonfirmasi status tersangka Hengki dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/3/2024)."Hengki sudah tersangka," tegas Tanak, menjelaskan bahwa Hengki tidak lagi bertugas di KPK dan telah pindah ke pemda. Meskipun begitu, KPK tetap akan melanjutkan proses hukum terhadapnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Usai Tersandung Kasus Prostitusi, Tisya Erni Dituding Rebut Suami Orang oleh Warga Negara AsingKasus pungli di Rutan KPK saat ini sedang dalam tahap penyidikan oleh KPK, yang telah menetapkan lebih dari 10 orang sebagai tersangka. Dalam dua hari terakhir, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap pegawai mereka sendiri, khususnya empat pegawai di bidang pengamanan terkait kasus pungli di rutan.Sebelumnya, Hengki bekerja di Sekretariat DPRD DKI Jakarta setelah dipindahkan dari Kementerian Hukum dan HAM. Menanggapi dugaan keterlibatannya dalam kasus pungli di Rutan KPK, Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Augustinus, menyatakan bahwa mereka tidak menonaktifkan Hengki dan menyerahkan proses hukum kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) KPK atau aparat penegak hukum.Viral! Berdar Video Mabuk 2 Remaja Wanita Dikelilingi Sekelompok Pria, Dipangku Hingga Dipeluk"Kami sepenuhnya menyerahkan proses hukum Saudara Hengki kepada aparat penegak hukum atau Dewas KPK," ujar Augustinus.Meskipun Hengki dianggap sebagai pegawai yang berperilaku baik selama bertugas di Sekretariat Dewan, KPK tetap bertekad untuk memprosesnya secara adil sesuai dengan hukum yang berlaku.Skandal ini menjadi sorotan publik, mengingat KPK sebagai lembaga yang berperan dalam memberantas korupsi di Indonesia.*** 
Read More
Usai Tersandung Kasus Prostitusi, Tisya Erni Dituding Rebut Suami Orang oleh Warga Negara Asing
Usai Tersandung Kasus Prostitusi, Tisya Erni Dituding Rebut Suami Orang oleh Warga Negara Asing
Lingkaran.id - Kembali mencuat Tisya Erni, seorang pedangdut yang sebelumnya tersandung dalam kasus prostitusi, kembali menjadi pusat perhatian publik. Kali ini, ia diduga sebagai perebut laki orang atau yang sering disebut sebagai pelakor, setelah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan, Amy, mengungkapkan pengalamannya di media sosial.Amy menulis di Twitter tentang dugaan perselingkuhan suaminya dengan seorang artis Indonesia yang disingkat TE, merujuk kepada Tisya Erni. Amy mengklaim bahwa perselingkuhan ini terjadi saat dirinya sedang melahirkan anak keempatnya, dengan ironisnya hanya dibantu oleh asisten rumah tangga.Viral! Berdar Video Mabuk 2 Remaja Wanita Dikelilingi Sekelompok Pria, Dipangku Hingga Dipeluk"Saat Amy melahirkan, suaminya membawa selingkuhannya ke rumah kami dan mengadakan pesta barbecue," ungkap Amy di Twitter.Setelah melahirkan, Amy memutuskan untuk pindah ke apartemen. Namun, sang suami ingin bertemu dengan anaknya dan mengirim seseorang untuk membawa sang buah hati.Pada 21 Januari 2024, Amy mengaku bahwa suaminya dan selingkuhannya menghadangnya di rumah sakit saat anak mereka dijadwalkan untuk divaksin. Konfrontasi tersebut terekam dalam video yang menunjukkan aksi rebut-merebut bayi, di mana Amy dihalangi beberapa orang, sementara bayi diduga digendong oleh Tisya Erni.Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga MengamukWarganet pun ramai memberikan komentar, dengan beberapa di antaranya mengecam tindakan Tisya Erni. Sebelumnya, Tisya Erni pernah tersangkut kasus prostitusi pada Desember 2021.Hingga berita ini diturunkan, Tisya Erni belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait tudingan yang dilayangkan kepadanya. Warganet menantikan respon resmi dari pihak terkait untuk membuka kejelasan atas peristiwa kontroversial yang menghebohkan ini.***
Read More
Viral! Berdar Video Mabuk 2 Remaja Wanita Dikelilingi Sekelompok Pria, Dipangku Hingga Dipeluk
Viral! Berdar Video Mabuk 2 Remaja Wanita Dikelilingi Sekelompok Pria, Dipangku Hingga Dipeluk
Lingkaran.id - Sebuah video yang menunjukkan dua perempuan remaja diduga dalam keadaan mabuk berada di dalam sebuah ruangan bersama sekelompok pria menjadi viral di media sosial.Dalam rekaman tersebut, satu wanita terlihat sempoyongan dan akhirnya terjatuh di pangkuan seorang pria, yang kemudian memeluknya dengan erat. Sementara itu, wanita satunya terlihat berjoget tanpa sadarkan diri ditengah-tengah sekelompok pria remaja di dalam ruangan tersebut.Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga MengamukVideo yang diunggah tersebut menuai beragam komentar dan kecaman dari netizen terkait perilaku remaja yang dianggap tidak pantas. Banyak yang mengecam tindakan pria yang memeluk wanita yang terjatuh, menyatakan bahwa itu merupakan tindakan pelecehan.Beberapa netizen juga mengecam prilaku kedua perempuan yang diduga dalam keadaan mabuk, mengingat dampak negatifnya terhadap citra dan moral generasi muda. Beberapa komentar juga menyuarakan keprihatinan terhadap keselamatan kedua wanita tersebut dan mempertanyakan kehadiran pengawasan yang seharusnya ada dalam situasi tersebut.Perubahan Tampilan Sirekap KPU: Data Diagram Perolehan Suara HilangPihak berwenang setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait video tersebut. Namun, netizen mendesak agar tindakan tegas diambil untuk menegakkan aturan dan moralitas di kalangan remaja.Video ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, dan masyarakat berharap agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.***
Read More
Perum Bulog Siap Rilis Kembali Beras Sachet: Harga Terjangkau, Kualitas Terjamin
Perum Bulog Siap Rilis Kembali Beras Sachet: Harga Terjangkau, Kualitas Terjamin
Lingkaran.id - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) berencana menghidupkan kembali produksi beras kemasan sachet dengan ukuran 200 gram. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan beras berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.Sebelumnya, pada tahun 2018, Bulog telah meluncurkan produk beras sachet yang ditujukan untuk kalangan menengah ke bawah. Kepala Bulog Sumsel Babel, Mohammad Alexander, menjelaskan bahwa beras sachet dapat memudahkan masyarakat mendapatkan beras berkualitas tinggi dengan porsi minim, khususnya untuk segmentasi tertentu.Perubahan Tampilan Sirekap KPU: Data Diagram Perolehan Suara Hilang"Saat ini beras sachet masih belum masif dan belum memiliki lagi produknya. Tapi jika dilihat untuk pasar, lebih pas peruntukkannya untuk anak kos, anak milenial, bisa. Karena mudah dibawa traveling seperti dibawa hiking," ujar Mohammad Alexander.Mohammad Alexander juga mengungkapkan bahwa apabila rencana ini terealisasi, beras kemasan dengan porsi kecil ini direncanakan dijual dengan harga mulai dari Rp 2.500 per kemasan."Kalau memang ada intruksinya (memproduksi beras sachet), kita Bulog Sumsel Babel masih punya mesin untuk pengemasannya di gudang," jelas Mohammad Alexander.Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga MengamukBulog Sumsel Babel berharap dukungan penuh dari pemerintah dalam mendukung program-program unggulan pengadaan beras lokal dan produksi beras berkualitas tinggi dari petani daerah.Langkah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan  memberikan opsi yang praktis dan ekonomis bagi konsumen untuk masa mendatang.***
Read More
Perubahan Tampilan Sirekap KPU: Data Diagram Perolehan Suara Hilang
Perubahan Tampilan Sirekap KPU: Data Diagram Perolehan Suara Hilang
Lingkaran.id - Perubahan yang signifikan terjadi pada tampilan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada website Komisi Pemilihan Umum (KPU), hal ini terlihat dengan jelas sesui dengan pantauan Lingkaran.id, yang rutin memantau perkembangan pemilu, menemukan bahwa data diagram perolehan suara yang biasanya tertera dalam diagram kini tidak muncul.Terpantau dari tampilan website KPU menampilkan gambar diagram perolehan suara untuk memberikan visualisasi yang jelas terkait hasil pemilihan. Namun, kali ini, diagram tersebut tidak terlihat di halaman Sirekap.Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga MengamukJumlah suara pasangan calon (paslon) dan persentasenya yang biasanya disajikan dengan rinci juga tidak terlihat pada tampilan yang baru ini. Bahkan, informasi mengenai jumlah suara pada tempat pemungutan suara (TPS) yang telah diinput dari Form C juga tidak diperlihatkan.Perubahan ini tentu menimbulkan banyak spekulasi di kalangan masyarakat terkait hasil perhitungan dalam pemilu. Beberapa pihak mengungkapkan kekhawatiran terhadap transparansi dan keterbacaan data pemilihan yang menjadi hak setiap warga negara.Nikmati Kopi Dengan Pesona Sungai Musi, Kedai Kopi ini Jadi Destinasi Nongkrong HitsHingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak KPU terkait perubahan ini. Warga dan pengamat pemilu menanti klarifikasi resmi untuk memahami penyebab dan implikasi dari perubahan tampilan yang mengejutkan ini.Sejumlah pihak juga meminta agar KPU segera memberikan penjelasan yang transparan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemilihan yang sedang berlangsung.***
Read More
Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga Mengamuk
Insiden Kesurupan Massal Guncang Pegawai Pabrik Rokok, Berteriak Histeris Hingga Mengamuk
Lingkaran.id - Kembali terjadi insiden kesurupan masal ditempat kerjapada Selasa (5/3/2024), kali ini sekitar 75 pekerja pabrik rokok Mitra Produksi Sigaret (MPS) di Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami insiden kesurupan massal.Kejadian itu terjadi sesaat setelah para pekerja, kebanyakan di antaranya perempuan, memasuki pabrik untuk memulai shift kerja pada pukul 06.45 WIB, hal ini disampaikan oleh Kapolsek Dander, AKP Djatmiko.Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi Damai"Mereka yang kesurupan ada sekitar 75 orang pekerja dan semuanya adalah perempuan," ujar Djatmiko.Insiden ini pertama kali terjadi ketika seorang pekerja tiba-tiba menunjukkan perilaku aneh, berteriak, dan mengucapkan hal-hal yang tidak wajar. Meskipun sempat pulih, pekerja tersebut kembali mengalami kesurupan, dan dalam waktu singkat beberapa pekerja lainnya di ruangan yang sama juga ikut terpengaruh.Manajemen pabrik segera mengambil langkah dengan menghubungi tokoh spiritual dan agama lokal untuk membantu mengatasi situasi tersebut untuk menangani insiden kesurupan tersebut agar tidak bertambah korban lainnya hingga akhirnya dapat disadarkan."Kesurupan massal itu akhirnya bisa ditangani dan mereda," kata Djatmiko.Selanjutnya, manajemen pabrik memutuskan untuk memberikan waktu istirahat kepada para karyawan yang terkena dampak kesurupan tersebut, sementara yang lain tetap melanjutkan aktivitas produksi seperti biasa.Viral Pria ini Kenakan Kaos Dengan Tulisan Rincian Biaya Nonton Konser Taylor Swift Bareng Istri"Ada yang diizinkan pulang dan ada juga yang dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk diperiksa secara medis," jelasnya.Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab dari insiden kesurupan massal tersebut. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan untuk memahami faktor-faktor yang mungkin dapat menyebabkan kejadian tersebut.***
Read More
Remaja "Berani Tawuran tapi Takut Hujan" Akui Hanya untuk Hanya Gimmick Konten
Remaja "Berani Tawuran tapi Takut Hujan" Akui Hanya untuk Hanya Gimmick Konten
Lingkaran.id - Sebuah aksi tawuran yang dilakukan sejumlah remaja di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjadi perbincangan hangat setelah mereka mengaku bahwa aksinya hanya dilakukan untuk membuat konten.Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari dua orang pelajar SMP yang terlibat dalam kejadian tersebut.Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Api, Dua Orang Tewas"Mereka itu motifnya hanya untuk membuat konten, tidak ada aksi balas dendam atau motif lainnya, makanya tidak ada korban," ungkap Kompol Gurnald di Mapolsek Cikarang Barat, pada Senin (4/3/2024).Menurut penjelasan Gurnald, para remaja tersebut awalnya berkomunikasi dan berjanji melalui pesan singkat WhatsApp dan melakukan skenario untuk membuat aksi tawuran tersebut.***"Mereka itu mulanya berkomunikasi lewat WhatsApp grup, mereka berjanji-janji untuk melakukan tawuran. Macam-macam konten yang di-upload, ada yang di TikTok, ada yang di Facebook," tambahnya.Meskipun aksi tersebut tidak menimbulkan korban, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemasok senjata tajam kepada para remaja tersebut."Masih terus kami dalami untuk sumber senjata karena memang senjata itu bisa dibuat di mana saja," ujarnya.Kompol Gurnald juga mengonfirmasi bahwa dua orang remaja yang diamankan telah dipulangkan setelah diperiksa dan diberikan imbauan terhadap aksi yang sangat membahayakan keselamatan tersebut.Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi Damai"Sudah kami pulangkan kemarin, kami periksa keduanya dari salah satu SMP di Kota Bekasi. Janjiannya di sini (Cikarang Barat) dan keduanya masih berusia 14 tahun," pungkasnya.Pihak kepolisian berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi remaja lainnya untuk tidak mengikuti aksi-aksi semacam itu demi membuat konten di media sosial.*** 
Read More
Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Api, Dua Orang Tewas
Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Api, Dua Orang Tewas
Lingkaran.id - Kecelakaan tragis antara kereta api dan mobil terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada Senin sore, 4 Maret 2024. Dalam kejadian itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia.Korban tewas akibat kecelakaan tersebut adalah Sulistianto (36) warga Jalan Pulau Belitung Kota Tebing Tinggi dan temannya, Affandi (20) warga Desa Payah Pasir Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara. Kepala Seksi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto, menjelaskan kronologi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi DamaiMenurut Agus, sebuah minibus Toyota Agya dengan nomor polisi BK 1440 NS, yang dikemudikan oleh Sulistianto, datang dari arah Jalan Pulau Belitung menuju Jalan Pulau Jawa, Kota Tebing Tinggi.Saat tiba di perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu, pengemudi kurang hati-hati dan tidak memperhatikan kedatangan kereta api penumpang Siantar Express U79 dari arah Pematang Siantar menuju ke Medan."Karena ketidakhati-hatian itu, kecelakaan tak terhindarkan," ujar AKP Agus Arianto.Mobil minibus mengalami kerusakan parah dan terseret sekitar 600 meter. Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Tebing Tinggi bersama warga segera melakukan evakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Tebing Tinggi.Dua korban mengalami luka berat, seperti luka robek dan luka lebam akibat benturan keras. Meskipun mendapatkan perawatan medis, keduanya akhirnya meninggal dunia. Mobil minibus telah diamankan di Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tebing Tinggi.Masyarakat Keluhkan Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadhan, Desak Pemerintah Stabilkan Harga SembakoAKP Agus Arianto menegaskan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki secara intensif dengan mengumpulkan keterangan dan bukti dari para saksi dan menghimbau kepada masyarakat untuk terus waspada dan berhati-hati dalam berkendaraan."Tim masih bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan kereta api guna menghindari kejadian serupa," tambahnya.***
Read More
Masyarakat Keluhkan Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadhan, Desak Pemerintah Stabilkan Harga Sembako
Masyarakat Keluhkan Kenaikan Harga Sembako Jelang Ramadhan, Desak Pemerintah Stabilkan Harga Sembako
Lingkaran.id - Menjelang Bulan Ramadhan, kenaikan harga sembako kembali menjadi perhatian utama di seluruh Indonesia. Harga barang-barang pokok cenderung meningkat drastis, meninggalkan dampak finansial yang signifikan bagi masyarakat.Di tengah kondisi ini, Pemerintah terus mendapat desakan untuk segera mengambil langkah cepat guna menstabilkan harga bahan pokok yang tengah naik, sehingga dapat terkendali sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi DamaiAnggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli, menekankan pentingnya tindakan ini agar harga bahan pokok menjadi lebih terjangkau."Kami berharap kenaikan harga-harga bahan pangan ini bisa dikontrol menjelang Ramadhan dan persediaan untuk Idul Fitri," ungkap Taufik."Stok pangan, terutama beras dan daging, harus dijaga. Pada bulan Ramadhan, kebutuhan pangan meningkat karena tingginya permintaan masyarakat. Oleh karena itu, Pemda DKI harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, dan Bulog untuk memastikan stabilitas harga jelang Ramadhan dan Idul Fitri," tambahnya.Viral Pria ini Kenakan Kaos Dengan Tulisan Rincian Biaya Nonton Konser Taylor Swift Bareng IstriKeluhan kenaikan harga bahan pokok, terutama beras, di wilayah DKI Jakarta telah menjadi sorotan masyarakat. Situasi ini memberikan beban ekonomi yang lebih tinggi kepada warga, mengingat biaya sehari-hari juga ikut meningkat.Masyarakat berharap tindakan cepat dan efektif dari pemerintah guna menjaga stabilitas harga dan memberikan kelonggaran finansial kepada mereka menjelang perayaan Ramadhan dan Idul Fitri.***
Read More
Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi Damai
Usai Viral Aksi Bullying Pelajar SMP Hingga Dikeroyok, Berujung Mediasi Damai
Lingkaran.id - Sebuah video aksi bullying pelajar SMP di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di dalam kelas salah satu SMP Negeri di kecamatan Balikpapan Timur pada Selasa, 27 Februari 2024.Setelah video tersebut mendapatkan perhatian publik, enam pelaku melakukan langkah damai dengan mendatangi kantor Unit PPA Polresta Balikpapan.Dalam video berdurasi 2 menit 36 detik yang tersebar melalui pesan WhatsApp, terlihat sekelompok pelajar melakukan aksi kekerasan fisik terhadap satu orang siswa yang terlihat tak berdaya. Rekaman tersebut memperlihatkan korban duduk di kursi belajarnya tanpa melakukan perlawanan.Viral Pria ini Kenakan Kaos Dengan Tulisan Rincian Biaya Nonton Konser Taylor Swift Bareng IstriWali kelas tempat peristiwa tersebut terjadi, Nasrun, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada jam istirahat sekolah, sehingga guru tidak mengetahui kejadian tersebut secara langsung. Sekolah baru mengetahui adanya bullying setelah sejumlah guru menerima video melalui pesan WhatsApp tiga hari setelah kejadian.Dalam video tersebut, teridentifikasi enam siswa sebagai pelaku dan satu siswa sebagai korban. Semua pelaku dan korban adalah teman sekelas. Usai kejadian, keakraban antara korban dan pelaku terlihat seolah-olah tidak ada masalah di antara mereka.Pihak sekolah, setelah mengetahui kejadian ini, mengambil langkah untuk memediasi perdamaian antara pelaku dan korban melalui Unit Reskrim PPA Polresta Balikpapan. Setelah menjalani pemeriksaan, semua pihak yang terlibat sepakat untuk berdamai. Pihak sekolah berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan memperketat pengawasan terhadap siswa di lingkungan sekolah.Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di BatamKasus ini mendapatkan perhatian publik, terutama setelah mediasi di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Balikpapan selesai. Pada saat mediasi, tidak ada tuntutan atau keberatan yang diajukan oleh pihak korban karena tidak ada luka fisik atau sakit yang dialami oleh mereka.Kasus bullying pelajar SMP di Balikpapan Timur menciptakan keprihatinan dan menunjukkan perlunya peran aktif dari pihak sekolah dan pihak berwajib dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.***
Read More
Viral Pria ini Kenakan Kaos Dengan Tulisan Rincian Biaya Nonton Konser Taylor Swift Bareng Istri
Viral Pria ini Kenakan Kaos Dengan Tulisan Rincian Biaya Nonton Konser Taylor Swift Bareng Istri
Lingkaran.id - Kebahagian dalam menonton konser "The Eras Tour" Taylor Swift di Singapura mencapai puncaknya pada hari kedua, Minggu (3/3/2024). Namun, yang membuat momen tersebut semakin istimewa adalah penampilan seorang pria yang mengenakan kaos dengan rincian biaya menonton konser mencapai Rp 34 juta di bagian belakang kaosnya.Momen unik ini menjadi viral setelah diabadikan dan diunggah oleh pria tersebut, Hendra Outside (39), dalam unggahan di media sosial. Dalam foto tersebut, terlihat kaos yang dikenakan Hendra dengan tulisan "Budget Menonton Taylor Swift" di bagian belakang, dan di bagian depan tertulis "AKU BUKAN SWIFTIE TAPI AKU PENGEN NYENENGIN ISTRI".Pengantin 'On Trail': Pernikahan Unik di Atas Motor Trail ViralUnggahan ini tidak hanya mencuri perhatian warganet tetapi juga mendapatkan liputan dari media Singapura, mothership. Ternyata, pria yang menjadi pusat perhatian tersebut adalah suami dari MC asal Indonesia, Ulfa Merdeka (34).Dalam rincian biaya yang tertera di kaos belakangnya, Hendra menuliskan:Tiket Cat 1: Rp 21,5 jutaPenerbangan PP Surabaya-Singapura: Rp 7 jutaPenginapan satu malam: Rp 3,8 jutaMakan dan minum: Rp 3,8 jutaOutfit untuk istri: Rp 1 jutaOleh-oleh: Rp 1 jutaPembuatan kaos di studio custom: Rp 50.000dengan Total biaya yang dikeluarkan sebesar: Rp 34,35 juta.Ulfa Merdeka, istri Hendra, menjelaskan bahwa saat itu ia belum menyiapkan baju untuk sang suami yang turut nonton konser Taylor Swift di Singapura. Dengan waktu yang terbatas, Hendra memutuskan untuk membuat kaos dengan rincian biaya nonton konser tersebut.Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit ini"Kita ingin terlihat unik sih saat konser. Itu rincian biaya sebetulnya masih cukup banyak," kata Ulfa.Ia menambahkan bahwa sang suami memang memiliki sifat yang asyik, sehingga ide tersebut langsung diterima dengan antusias. Setelah konser, keduanya tidak menyangka bahwa kaos yang dikenakan Hendra akan menjadi viral di berbagai media sosial.***
Read More
Pengantin 'On Trail': Pernikahan Unik di Atas Motor Trail Viral
Pengantin 'On Trail': Pernikahan Unik di Atas Motor Trail Viral
Lingkaran.id - Suatu pernikahan tak biasa mencuri perhatian netizen ketika acara ijab kabul dilaksanakan dengan pengantin dan penghulu yang berada di atas motor trail. Kejadian ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun TikTok @historyphotoworks.Dalam video yang diunggah, terlihat pengantin dan penghulu sedang melakukan prosesi akad nikah dengan duduk di atas motor trail. Penghulu mengucapkan ijab, yang kemudian dijawab oleh pengantin pria yang megucap kabul.Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit ini"Ngetril di lumpur❌ nikah naik trail✅," tulis akun @historyphotoworks dalam unggahannya, menciptakan keterangan unggahan yang mengundang perhatian netizen.Pengantin wanita, yang mengenakan gaun warna lilac, berdiri di belakang pengantin pria sambil memegang buket bunga. Momen akad nikah yang tak biasa ini langsung mencuri perhatian warganet di media sosial.Video acara nikah unik ini telah ditonton lebih dari 4,6 juta kali dan mendapat banyak pujian serta komentar dari warganet yang terkesan dengan kreativitas dan keunikan acara tersebut.Keterangan Mukhamad Nurkhabib, pemilik vendor @lovelyphotography_borobudur dan @historyphotoworks. Habib, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa acara pernikahan ini merupakan bagian dari nikah massal yang melibatkan empat pasangan."(Acara) nikah massal ada 4 pasangan. Nikah unik di atas motor trail," ungkap Habib kepada Wolipop melalui WhatsApp. Pria ini juga menegaskan bahwa pernikahan ini digelar pada 28 Februari 2024 di Magelang, Jawa Tengah, dengan tema muslim modern.Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di Batam"Biar unik saja. Karena memang dari panitianya kita buat unik. Saya salah satu dokumentasinya," tambahnya.Pernikahan unik ini menciptakan momen yang tak terlupakan dalam acara tersebut dan membuat netizen terkagum-kagum atas ide kreatif dan belum pernah dilakukan di dalam prosesi pernikahan. 
Read More
Protes KPU: Warga Bakar Ban di Jalan Lintas Minta Pengesahan Hasil Rapat Pleno
Protes KPU: Warga Bakar Ban di Jalan Lintas Minta Pengesahan Hasil Rapat Pleno
Lingkaran.id - Aksi pembakaran ban bekas kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Minggu (3/3/2024). Jalan ini merupakan akses penghubung antara Provinsi Sumatera Selatan dan Jambi.Dua pekan setelah insiden serupa di depan kantor Camat Karang Jaya, kini aksi tersebut berlangsung di Simpang 4 KBM Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit. Meskipun lokasi dan massa yang terlibat berbeda, namun seruan dan tindakan pembakaran ban kembali menjadi sorotan.Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di BatamWarga yang terlibat dalam aksi tersebut membakar ban di tepi Jalinsum, dengan ancaman untuk menggeser ke tengah sekaligus memblokir jalan raya nasional tersebut."Ban sudah kami bakar, asapnya lumayan besar itu, kalau mau coba kami geser silakan dicoba," teriak salah seorang warga di tengah kerumunan massa.Kejadian ini dipicu dengan tuntutan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muratara segera mengesahkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten.Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit iniMassa yang melakukan aksi bakar ban menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap penundaan pengesahan rapat pleno tingkat KPU Kabupaten Muratara, yang hingga saat ini belum mendapatkan persetujuan secara keseluruhan.Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat segera menemukan solusi yang baik untuk mengatasi ketegangan dan menjaga ketertiban di wilayah tersebut untuk menghindari konflik yang berkepanjangan dan hal-hal yang tidak diinginkan.*** 
Read More
Aksi Dramatis 4 Truk Tambang Pasir Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru
Aksi Dramatis 4 Truk Tambang Pasir Diterjang Banjir Lahar Gunung Semeru
Lingkaran.id - Empat truk tambang pasir di Lumajang, Jawa Timur, mengalami kejadian dramatis saat diterjang banjir lahar hujan Gunung Semeru ketika hendak menyeberangi jalur aliran Sungai Leprak pada Minggu sore (3/3/2024). Beruntung, keempat sopir truk berhasil keluar dari kabin dan menyelamatkan diri.Kejadian ini terjadi ketika keempat truk tersebut sedang berusaha menyeberangi jalur aliran lahar Sungai Leprak setelah menaikkan muatan pasir. Banyaknya truk yang antre untuk menyeberang menyebabkan antrean, dan truk di barisan terakhir menjadi sasaran banjir lahar.Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit iniMaterial banjir lahar Gunung Semeru, berupa pasir dan bebatuan, melanda empat truk di aliran Sungai Leprak, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro. Dua truk yang berada di tengah sungai bahkan terguling karena terjangan arus banjir yang deras."Walaupun dua truk tenggelam, beruntung keempat sopir dengan sigap keluar dari kabin dan berhasil menyelamatkan diri ke seberang sungai, sehingga tidak ada korban jiwa," ujar Wakidi, seorang warga setempat.Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di BatamBanjir lahar hujan Gunung Semeru terjadi setelah wilayah puncak diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas saat turun hujan deras.Kejadian ini memberikan peringatan terhadap kewaspadaan masyarakat dalam melakukan aktivitas di sekitar area Gunung Semeru  dan daerah-daerah yang rentan terkena banjir lahar.*** 
Read More
Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit ini
Perjuangan Hidup! Mantan Kiper Timnas Indonesia Jualan Emping Pasca Derita Penyakit ini
Lingkaran.id - Mantan penjaga gawang Timnas Indonesia, Kurnia Meiga, kini menjalani usaha jualan emping melalui akun TikTok pribadinya, @kurniameiga_1. Perjuangan ini muncul setelah dirinya terkena penyakit yang mengganggu penglihatannya.Dalam video TikTok yang diunggah pada hari ini, Kurnia Meiga memperkenalkan dagangannya berupa kerupuk emping yang diberi nama '1KM'. Dalam deskripsinya, ia mengajak pengikutnya untuk mencicipi kelezatan empingnya yang gurih dan renyah.Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di Batam"Pegang kerupuk emping, gurih dan renyah. Kalian siap order dan cek harga karena ini PO loh," ungkap Kurnia Meiga dengan semangat.Ini bukan kali pertama Kurnia Meiga terlibat dalam usaha jualan demi memenuhi kebutuhan pengobatan penyakit yang tengah dihadapinya. Sebelumnya, ia telah melelang beberapa medali yang pernah diraihnya ketika membela Arema FC dan Timnas Indonesia.Upaya ini bukan hanya sekadar usaha bisnis, melainkan juga bagian dari perjuangan Kurnia Meiga untuk mengatasi penyakit yang telah mengganggu penglihatannya sejak tahun 2017. Kondisi tersebut akhirnya memaksa Kurnia Meiga untuk mengakhiri karirnya sebagai pemain sepakbola profesional.Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita DitangkapSelama kariernya, Kurnia Meiga berhasil mencatatkan 10 pertandingan bersama Timnas Indonesia sejak debut pada 23 Maret 2013, serta 15 pertandingan bersama Timnas Indonesia U-23. Dalam perjuangan melawan penyakitnya, Ketua PSSI Erick Thohir juga turut membantu Kurnia Meiga dalam upaya pengobatan.Banyak pujian dan dukungan yang berdatangan dari warganet atas usaha Kurnia Meiga yang terus bersemangat dalam menjalani kehidupannya dengan berjualan dan perjuangannya melawan penyakit yang didertitanya.*** 
Read More
Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di Batam
Terungkap! ini Alasan Aksi Brutal Bullying Hingga Keroyok 2 Remaja Perempuan di Batam
Lingkaran.id - Polisi Resor Kota (Polresta) Barelang telah menetapkan empat tersangka terkait kasus bullying yang sedang viral di Batam dalam beberapa hari terakhir yang membuat heboh warganet lantaran aksi kekerasan secara brutal yang dilakukan oleh remaja perempuan.Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto, menyampaikan bahwa dari empat tersangka, satu orang sudah berusia dewasa, sedangkan tiga orang lainnya masih di bawah umur.Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita Ditangkap"Tiga orang terduga pelaku berinisial RRS, M, dan AK dikenakan undang-undang perlindungan anak, karena masih dibawah umur," ungkap Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto pada Sabtu (2/3/2024).Korban dalam kasus ini adalah SR (17) dan EF (14), yang ternyata saling mengenal dengan keempat pelaku. Motif penganiayaan terhadap EF diduga bermula dari tuduhan pencurian barang milik salah satu pelaku."Korban EF ini juga sempat melawan, seperti terlihat dalam video yang beredar. Penganiayaan terhadapnya dilakukan karena dituduh mencuri barang. Namun, pelaku belum memberikan keterangan pasti mengenai barang yang dicuri, dan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," jelas Kapolresta.Sementara untuk korban berinisial SR, penganiayaan terjadi setelah adanya ejekan saling memancing dengan salah satu pelaku bernama Nurhalisa.Konflik bermula dari saling melontarkan ejekan yang kemudian berujung pada tantangan untuk bertemu. Nurhalisa diduga membawa tiga rekannya ke lokasi pertemuan yang telah dijanjikan sebelumnya.Dalam Sehari Suara Partai PSI Naik Drastis, Akankah PSI Lolos Masuk Ke Parlemen?"Menurut informasi di lapangan, saling ejek ini dimulai dari dugaan pernyataan pelaku yang menyebut akan menjual korban ke lelaki hidung belang. Kami masih melakukan penyelidikan terkait dugaan tersebut, dan belum dapat memastikan kebenarannya," tambah Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto.Polresta Barelang akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus ini serta memastikan keadilan bagi korban. Para tersangka dijerat dengan undang-undang perlindungan anak sesuai dengan status dan tindakan para pelaku.***
Read More
Viral Mantan Datang di Acara Pernikahan, Sambutan Keluarga Mempelai Membuat Netizen Terkejut
Viral Mantan Datang di Acara Pernikahan, Sambutan Keluarga Mempelai Membuat Netizen Terkejut
Lingkaran.id - Sebuah video yang memperlihatkan momen mengharukan di sebuah acara pernikahan menjadi viral di media sosial. Dalam video yang dibagikan oleh akun TikTok @airawan182, tampak seorang pria yang merupakan tamu undangan di acara pernikahan mantan kekasihnya.Namun, yang membuat perhatian netizen terpicu adalah reaksi keluarga mempelai yang tampak menyambut dengan baik dengan kehadiran pria yang menjadi mantan wanita yang tengah menjadi pengantin.Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita DitangkapDalam video tersebut, pria yang merupkan mantan dari salah satu pasangan yang menikah terlihat gemetar saat mengambil secentong nasi ke piringnya. Situasi di sekitarnya terasa haru dan ekspresi pria itu mencerminkan kekecewaan yang jelas.Belakangan ini, fenomena pacaran lama tapi menikah dengan orang lain menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Meskipun situasi ini seringkali berakhir dengan perasaan sedih dan kecewa, banyak orang yang masih memilih untuk menghadiri pernikahan mantan kekasih.Video Viral: Kisah Rumah Tangga Seorang Istri TNI yang Selalu Dikunci dari Luar Saat Suami BekerjaNetizen memberikan beragam komentar, mengekspresikan rasa terkejut dan simpati terhadap situasi yang dihadapi oleh pria tersebut.Beberapa dari mereka mengungkapkan perasaan heran terhadap keputusan mantan pasangan yang hadir di acara pernikahan, sementara yang lain memberikan dukungan kepada pria tersebut.***
Read More
Polisi Tetapkan Empat Tersangka dan Delapan ABH dalam Kasus Bullying di Binus School Serpong
Polisi Tetapkan Empat Tersangka dan Delapan ABH dalam Kasus Bullying di Binus School Serpong
Lingkaran.id - Polres Tangerang Selatan telah menetapkan empat tersangka dan delapan Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dalam kasus dugaan bullying atau perundungan terhadap seorang siswa di Binus School Serpong.Keputusan penetapan ini diambil setelah penyidik Unit PPA Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan melakukan gelar perkara pada Kamis (29/2/2024) kemarin."Total yang ditetapkan 12 orang dengan rincian 8 anak berkonflik dengan hukum dan 4 orang tersangka," ungkap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alvino Cahyadi kepada wartawan, Jumat (1/3/2024).Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita DitangkapKeempat tersangka diidentifikasi dengan inisial E (18), R (18), J (18), dan G (19), sementara identitas delapan ABH tidak diungkapkan oleh pihak kepolisian."Satu sudah tidak bersekolah di SMA swasta, tiga masih," tambah Alvino.Para tersangka dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Pasal 170 KUHP, dan/atau Pasal 4 ayat 2 huruf d Jo Pasal 5 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.Sebelumnya, seorang siswa Binus School Serpong harus dilarikan ke rumah sakit karena diduga menjadi korban perundungan oleh sesama siswa yang merupakan senior, sebagai syarat untuk masuk geng.Insiden perundungan itu diduga terjadi di warung belakang Binus School, melibatkan lebih dari satu pelaku, dan hasil visum menunjukkan sejumlah luka memar serta bekas luka bakar pada tubuh korban.Video Viral: Kisah Rumah Tangga Seorang Istri TNI yang Selalu Dikunci dari Luar Saat Suami BekerjaBinus School Serpong mengakui bahwa anak dari artis Vincent Rompies juga terlibat dalam kasus bullying tersebut. Selain menjalankan proses hukum, sekolah tersebut telah melakukan investigasi internal dan memberikan sanksi kepada mereka yang diduga terlibat."Seluruh siswa yang terbukti melakukan tindakan kekerasan sudah tidak menjadi bagian dari komunitas Binus School. Sejumlah siswa lain yang turut menyaksikan kejadian tersebut tanpa melakukan tindakan pencegahan maupun pertolongan juga telah mendapatkan sanksi disiplin keras," ungkap Humas Binus School Education, Haris Suhendra.***
Read More
Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita Ditangkap
Aksi Brutal Bullying Ditampar Hingga Ditendang, 4 Remaja Wanita Ditangkap
Lingkaran.id - Empat pelaku bullying terhadap remaja wanita berinisial SC yang menjadi viral di media sosial telah berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian di Kota Batam, Kepulauan Riau.Keempat terduga pelaku diketahui masing-masing berinisial RS, LS, AR, dan SR, dan saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif.Video Viral: Kisah Rumah Tangga Seorang Istri TNI yang Selalu Dikunci dari Luar Saat Suami BekerjaKanit Reskrim Lubuk Baja, Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan, telah mengkonfirmasi penangkapan para pelaku perundungan terhadap korban di lokasi yang berbeda. Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi di Kota Batam, termasuk di Bengkong, Nongsa, dan Batu Batam."Sudah diamankan semuanya," ujar Ipda Jonathan pada Jumat (1/3/2024). Keempat terduga pelaku masih berada dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Motif dan peran masing-masing pelaku juga masih didalami."Masih dimintai keterangan. Masih pendalaman," jelas Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan.Sebelumnya, kejadian tersebut terekam dalam dua video yang menunjukkan aksi bully terhadap dua remaja perempuan di Kecamatan Lubuk Baja, Batam. Kasus ini telah dilaporkan ke kepolisian, dan dari video yang beredar, terlihat dua remaja perempuan menjadi korban kekerasan oleh sejumlah orang.Pada video pertama, seorang remaja perempuan terlihat ditendang dan diserang oleh beberapa orang lainnya. Tindakan kejam tersebut terekam dalam video berdurasi 30 detik, di mana salah satu pelaku menendang korban hingga korban menjerit kesakitan. Dalam video tersebut, terdengar pula perintah agar korban tidak menangis.Gus Samsudin, Pembuat Konten Aliran Sesat Perbolehkan Tukar Pasangan, Resmi DitahanVideo kedua menunjukkan remaja perempuan lain yang mengenakan baju putih dan celana hitam, juga menjadi korban pemukulan dan tendangan. Dalam rekaman tersebut, aksi kekerasan terhadap korban terus berlanjut dengan pernyataan kasar dari pelaku.Beredarnya video ini mendapatkan banyak kecaman dari warganet, yang menilai tindakan tersebut sebagai perbuatan biadab dan meresahkan. Masyarakat berharap pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Webinar Thinkedu
Berita Terbaru