Wulan _

Wulan _

Penulis Terverifikasi
-
3,850
Total Post
3,851
Experience Points
2023
Tahun Bergabung
Diamond
Contributor Level
Progres Naik Ke Level Selanjutnya 🚀 (90.1%)
Viral! Skandal Perselingkuhan Oknum Guru Olahraga dan Siswi SMA Hingga Pelukan Mesra
Viral! Skandal Perselingkuhan Oknum Guru Olahraga dan Siswi SMA Hingga Pelukan Mesra
Lingkaran.id - Media sosial kembali dihebohkan dengan kasus perselingkuhan yang melibatkan seorang guru olahraga laki-laki dan siswa SMA kelas 12 di Subang, Jawa Barat. Kasus ini pertama kali diunggah oleh akun X @yungyangxkz pada Jumat, 23 Februari 2024, siang.Akun pengunggah mengungkapkan bahwa oknum guru tersebut tidak hanya selingkuh dengan siswa, tetapi juga telah memiliki istri yang merupakan seorang guru. Bahkan, perselingkuhan antara keduanya diketahui sudah terjalin sejak Mei 2023 lalu.Merinding! Kontrakan 1000 Pintu Terbengkalai Simpan Kisah Kelam, Gegerkan Media Sosial“Perselingkuhan antara Guru dan anak SMA. Percaya gak, ada GURU (udah punya istri) SELINGKUH sama anak didiknya? Di salah satu SMA di Subang JUJURLY KAGET,” demikian narasi awal unggahan.Pemilik akun menampilkan foto-foto kemesraan keduanya, bahkan tidak segan bermesraan di lingkungan sekolah. Selain itu, pelaku juga diketahui memiliki seorang anak berusia 3 tahun.“Suaminya itu guru olahraga, selingkuhannya tuh anak KELAS 12 SMA. KOK BISA-BISANYA SELINGKUH DI SEKOLAH?!,” tulis narasi unggahan.Dalam unggahan tersebut, terungkap bahwa pelaku pernah jalan-jalan dengan selingkuhannya ke sebuah tempat wisata yang memperlihatkan kemesraan keduannya di depan orang banyak.“Foto ini diambil pas study tour, di mana banyak orang di sana. Hari itu juga ngepas dengan ulang tahun anaknya woy. Gak mikir apa?” tulis pengunggah.2 Kelompok Remaja Bentrok Hingga Adu Jotos di Jalan RayaPengunggah juga mengungkap bahwa istri sah dari pelaku sudah memperingati murid tersebut untuk tidak mendekati suaminya. Namun, murid tersebut malah berlaku kurang pantas dan terang-terangan menyatakan kesukaannya pada selingkuhannya.“Jujurly gak tega lihat guru aku, apalagi lihat anaknya yang masih kecil. NIH COWO MAUNYA APA YA?! GAK MIKIR UDH PUNYA ANAK, CEWE LAGI ANAKNYA,” jelas unggahan tersebut, memicu kehebohan di kalangan pengguna media sosial.***
Read More
Tragis! Pria Terbungkus Kain dan Terikat Lakban Dibunuh oleh Teman Kencan Sesama Jenis
Tragis! Pria Terbungkus Kain dan Terikat Lakban Dibunuh oleh Teman Kencan Sesama Jenis
Lingkaran.id - Kejadian tragis terungkap di sebuah hotel di kawasan Puncak, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, di mana seorang pria yang dikenal sebagai Yadi (23), telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Andri (32 tahun) dari Bandar Lampung. Keduanya terlibat dalam hubungan sesama jenis."Awalnya pelaku membuat postingan, mencari pasangan untuk berhubungan sesama jenis dengan cara BDSM. Korban yang melihat postingan itu pun menghubungi pelaku dan akhirnya keduanya bertemu di salah satu hotel di Cipanas," ungkap Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan, Jumat (23/2/2024).2 Kelompok Remaja Bentrok Hingga Adu Jotos di Jalan RayaPihak kepolisian menyampaikan bahwa pelaku telah menyiapkan perlengkapan untuk melakukan hubungan intim secara ekstrem, termasuk lingerie pria, kain, dan lakban hitam."Keduanya pun membuat kesepakatan, jika korban dapat memuaskan pelaku, maka akan dibayar Rp 1 juta," jelas Kapolres.Namun, proses hubungan intim sesama jenis itu berubah menjadi tragedi ketika korban tidak sengaja buang air kecil dan cairannya mengenai pelaku. Kejadian ini membuat pelaku marah dan dengan emosi yang memuncak, pelaku menggunakan lakban untuk mengikat leher korban dengan keras.Merinding! Kontrakan 1000 Pintu Terbengkalai Simpan Kisah Kelam, Gegerkan Media Sosial"Setelah marah, pelaku pun meninggalkan korban dengan kondisi badan terbungkus kain dan ikatan lakban yang membuat korban meninggal dunia," tambahnya.Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan ini diketahui karena sakit hati yang dirasakan pelaku terhadap korban. Saat ini, pelaku telah ditangkap dan akan dihadapkan pada proses hukum yang berlaku. Kasus ini menjadi peringatan akan risiko dari praktik yang melibatkan kekerasan dan perlaku penyimpangan.***.
Read More
Kartika Putri Ungkap Kondisi Wajah Penuh Luka, Jalani Pengobatan di Singapura
Kartika Putri Ungkap Kondisi Wajah Penuh Luka, Jalani Pengobatan di Singapura
Lingkaran.id - Kartika Putri menggemparkan publik dengan memperlihatkan penampilan wajahnya yang penuh luka melalui unggahan di Instagram Story. Kabar ini langsung menarik perhatian netizen yang menjadi prihatin melihat kondisi yang tidak menyenangkan tersebut.Dalam unggahan di akun Instagramnya, @kartikaputriworld, Kartika Putri mengungkapkan bahwa ia belum mengetahui secara pasti penyebab luka-luka yang muncul di wajahnya.Merinding! Kontrakan 1000 Pintu Terbengkalai Simpan Kisah Kelam, Gegerkan Media Sosial"Buat yang tanya kenapa, aku pun belum tahu pasti kenapa. Doain aja ya semua," ujarnya sambil menunjukkan potret wajahnya yang dipenuhi luka.Penyakit yang dialami Kartika Putri membuatnya memutuskan untuk terbang ke Singapura guna mendapatkan perawatan medis di Gleneagles Hospital.Wajahnya yang sebelumnya mulus mendadak mengalami luka di berbagai bagian, termasuk kening, hidung, bibir, pipi, rongga mulut, ujung bibir, dan lidah."Sampai ke lidah.. Pipi dalam sampai ke langit-langit mulut," tulis Kartika Putri sambil menunjukkan potret mulutnya.Selain merasakan dampak pada penampilan fisiknya, penyakit tersebut juga berpengaruh pada berat badannya dan produksi ASI-nya."Langit-langit mulut yang buat aku kurus, senang harusnya, tapi ini sedih karena ASI aku jadi berkurang," ungkapnya.Setelah menjalani pengobatan di Singapura, Kartika Putri mengungkapkan bahwa ia sudah mendapatkan obat, baik berupa salep maupun obat diminum, untuk mengatasi penyakit yang tengah dihadapinya.Vincent Rompies Hadiri Panggilan Penyidik Kepolisian Kasus Perundungan Libatkan Sang Putra"Setelah kemarin ke dokter dermatology dan dibawain cream juga obat minum. Hari ini aku mau full health screening," tambahnya.Kartika Putri memohon doa dari para warganet dan memberikan update mengenai perjalanannya dalam menghadapi penyakit ini. Warganet pun memberikan dukungan dan doa untuk kesembuhan Kartika Putri melalui berbagai komentar di media sosial.***
Read More
Merinding! Kontrakan 1000 Pintu Terbengkalai Simpan Kisah Kelam, Gegerkan Media Sosial
Merinding! Kontrakan 1000 Pintu Terbengkalai Simpan Kisah Kelam, Gegerkan Media Sosial
Lingkaran.id - Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan video misterius yang menampilkan kontrakan 1000 pintu yang terbengkalai di wilayah Cikarang, Jawa Barat.Video yang diunggah oleh akun TikTok @Vanesdoy menjadi perbincangan hangat netizen karena menyimpan banyak kisah misteri di dalamnya.2 Kelompok Remaja Bentrok Hingga Adu Jotos di Jalan RayaDalam keterangan video, diketahui bahwa kontrakan dengan 1000 pintu itu telah terbengkalai selama lebih dari 10 tahun. Awalnya, kontrakan ini selalu ramai dihuni oleh para perantau, namun sejak terjadi kasus pembunuhan di lokasi tersebut, para penghuni sering mengalami kejadian horor."Pernah terjadi pembunuhan, katanya seperti itu di sini. Dan ada orang yang meninggal juga," ujar seseorang dalam kolom komentar video yang diunggah.Dalam rekaman, terlihat kontrakan yang panjang tampak terbengkalai dengan ilalang dan tumbuhan liar yang mulai merusak struktur bangunan yang dulunya kokoh. Tembok bangunan terkelupas, kayu atap yang keropos, semuanya menambah kesan seram tempat ini.Video Viral, Siswi SMP Menangis Tersedu di Pantai: Korban PencabulanNetizen pun memberikan berbagai komentar, banyak yang mengaku merasa ngeri melihat kondisi kontrakan tersebut. Video ini telah ditonton lebih dari 3 juta kali dengan ribuan tanggapan netizen di kolom komentar.Meskipun begitu, informasi mengenai kejadian misterius ini belum terkonfirmasi. Hingga berita ini dimuat, masyarakat masih dibuat penasaran dengan kisah di balik kontrakan 1000 pintu yang terbengkalai di Cikarang ini.***
Read More
2 Kelompok Remaja Bentrok Hingga Adu Jotos di Jalan Raya
2 Kelompok Remaja Bentrok Hingga Adu Jotos di Jalan Raya
Lingkaran.id - Sebuah video memperlihatkan dua kelompok remaja putra saling adu jotos di areal pesawahan di Jalan Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (21/2/2024) sore.Dalam video berdurasi 32 detik, terlihat dua kelompok remaja terlibat perkelahian, bahkan ada seorang remaja yang dikeroyok oleh dua orang lainnya. Suara gaduh yang ditimbulkan oleh perkelahian itu memicu kedatangan warga sekitar yang langsung membubarkan kedua kelompok tersebut.Video Viral, Siswi SMP Menangis Tersedu di Pantai: Korban PencabulanHingga saat ini, belum diketahui motif di balik saling adu jotos tersebut. Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Hillal Adi Imawan, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih dalam proses penyelidikan untuk menemukan identitas para remaja yang terlibat."Telah dilakukan penyelidikan untuk mencari identitas yang ada di video tersebut, akan tetapi sampai saat ini belum didapat identitasnya," ujar Hillal Adi Imawan, Kamis (22/2/2024).Petugas kepolisian juga telah meminta bantuan dari Pemerintah Desa setempat untuk mencari identitas para remaja tersebut.Vincent Rompies Hadiri Panggilan Penyidik Kepolisian Kasus Perundungan Libatkan Sang Putra"Upaya selanjutnya telah mengumpulkan para lurah (perangkat desa) penyangga untuk meminta bantuan mencari informasi tentang identitas para remaja yang ikut dalam perkelahian itu sesuai dengan ciri-ciri yang ada di video viral tersebut," tambahnya.Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam mengatasi tindakan kekerasan remaja dan menegaskan keterlibatan kepolisian dalam menanggapi insiden sosial di masyarakat.*** 
Read More
Video Viral, Siswi SMP Menangis Tersedu di Pantai: Korban Pencabulan
Video Viral, Siswi SMP Menangis Tersedu di Pantai: Korban Pencabulan
Lingkaran.id - Video seorang siswi SMP menangis tersedu di gasebo Pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo, Jawa Timur, menghebohkan media sosial.Polres Probolinggo Kota memastikan bahwa gadis tersebut adalah korban pencabulan oleh seorang laki-laki tidak dikenal. Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah menjelaskan bahwa pelaku sengaja mencari korban yang pulang sekolah sendirian.Vincent Rompies Hadiri Panggilan Penyidik Kepolisian Kasus Perundungan Libatkan Sang Putra"Pelajar yang menangis dan videonya viral di media sosial merupakan korban pencabulan," ungkap ptu Zainullah pada Kamis (22/2/2024).Pelaku, yang kemudian teridentifikasi sebagai DA (21), pekerjaan swasta, warga Kelurahan Kanigaran, Kota Probolinggo, berhasil membujuk korban dengan janji mengantarnya pulang setelah makan.Namun, setelah berjanji mengantarkan pulang, pelaku malah membawa korban ke Pantai Permata. Di sana, pelaku terus membujuk korban untuk pacaran hingga akhirnya mencabulinya, membuat gadis tersebut menangis.Korban berusaha meminta pertolongan dari ibu-ibu yang berada di Pantai Permata, sedangkan pelaku berhasil melarikan diri. Orangtua korban segera melaporkan kejadian ini ke Polres Probolinggo Kota, dan setelah penyelidikan serta hasil visum, pelaku berhasil ditangkap.TikTokers Om Polos, Divonis 2 Tahun Penjara Terkait Pencemaran Nama Baik: Review ApartemenBarang bukti, termasuk pakaian yang dipergunakan pelaku, sepeda motor Honda Vario, dan helm, telah disita. Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Ayat (1) Jo. Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.Iptu Zainullah juga menjelaskan pelaku bisa dijerat Pasal 290 ayat 2e KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sesuai dengan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur.***
Read More
Vincent Rompies Hadiri Panggilan Penyidik Kepolisian Kasus Perundungan Libatkan Sang Putra
Vincent Rompies Hadiri Panggilan Penyidik Kepolisian Kasus Perundungan Libatkan Sang Putra
Lingkaran.id - Vincent Rompies, aktor dan presenter ternama, baru-baru ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus perundungan yang melibatkan putranya, Legolas. Kasus ini mencuat setelah video viral menunjukkan aksi bullying yang dilakukan oleh sejumlah pelajar, termasuk Legolas.Vincent Rompies, yang ditemui oleh penyidik Polres Metro Tangerang Selatan pada Kamis malam (22/2/2024), membenarkan bahwa Legolas adalah salah satu pelaku dalam video yang beredar di media sosial. Meskipun demikian, Vincent menyatakan bahwa saat ini status hukum putranya masih sebatas saksi.SMA Binus Serpong Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Libatkan Anak Pesohor & Selebriti"Iya, tapi statusnya masih saksi," kata Vincent Rompies, usai memberikan keterangan kepada penyidik. Saat ditanya mengenai perkembangan kasus, Vincent menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan.Vincent Rompies memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil oleh pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus bullying yang menyeret Legolas. Sebagai orang tua, Vincent juga menyayangkan kejadian tersebut."Saya apresiasi kinerja Polres Tangsel ini. Saya sangat berempati atas peristiwa yang terjadi saat ini. Harapannya, semoga tidak ada lagi peristiwa atau kejadian yang seperti ini di masa mendatang," ujarnya.Vincent Rompies sendiri turut memberikan keterangan terkait kasus bullying yang menyeret putranya. Meskipun demikian, ia mengaku tidak dapat mengingat dengan detail pertanyaan apa yang diajukan oleh penyidik.Viral, Bukan hanya anak Vincent Rompies, ada anak orang tersohor lainnya"Pokoknya tadi dari jam 11 siang dan berjalan lancar," tambahnya.Kasus bullying yang melibatkan Legolas Rompies masih terus menjadi sorotan publik. Masyarakat menantikan hasil penyelidikan dari pihak berwajib terkait kejadian ini.***
Read More
Jadi Sorotan! Buku SBY 'Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi' Usai AHY Dilantik Sebagai Menteri
Jadi Sorotan! Buku SBY 'Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi' Usai AHY Dilantik Sebagai Menteri
Lingkaran.id - Buku kontroversial berjudul "Pilpres 2024 & Cawe-Cawe Presiden Jokowi, The President Can Do No Wrong" karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memunculkan polemik setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilantik sebagai Menteri ATR/BPN.Buku setebal 27 halaman yang diluncurkan pada 26 Juni 2023, menyajikan pandangan SBY mengenai sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang Pemilu 2024.Misteri Pertemuan Surya Paloh-Jokowi di Istana: Undangan Makan Malam atau Permintaan Bertemu?Dalam buku tersebut, SBY diduga menyoroti potensi keterlibatan Jokowi dalam perebutan kursi presiden (cawe-cawe) pada Pilpres 2024.Buku ini juga menyebutkan keinginan Jokowi agar kontestasi Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua pasangan calon (paslon), serta mengungkap anggapan bahwa Jokowi tidak menginginkan Anies Baswedan menjadi calon presiden.Isu-isu yang diungkap dalam buku tersebut menciptakan kontroversi di kalangan masyarakat. Sejumlah tokoh, termasuk pegiat sosial Jhon Sitorus, menyuarakan keprihatinan mereka terhadap dampak buku ini terhadap kesehatan mental AHY.Melalui akun media sosialnya, Jhon Sitorus menyatakan bahwa peredaran buku ini seharusnya ditarik secara massif karena dianggap berbahaya bagi kesehatan mental AHY.KPU Banten Tunda Pleno di Seluruh Kecamatan: Perbedaan Hasil Suara TPS dan Sirekap"Belum setahun buku ini terbit, sepertinya peredarannya harus ditarik secara massif. Berbahaya untuk kesehatan mental AHY nantinya. Lucu sekali tontonan politik ini," tulis @Miduk17 dalam akun resmi media sosialnya.Sebagai informasi, AHY baru-baru ini dilantik sebagai Menteri ATR/BPN, menggantikan Hadi Tjahjanto yang diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).Bergabungnya AHY dengan pemerintahan Jokowi menandai akhir sembilan tahun perjalanan Partai Demokrat sebagai oposisi.***
Read More
Presiden Joko Widodo Resmikan Publisher Rights: Dorong Jurnalisme Berkualitas
Presiden Joko Widodo Resmikan Publisher Rights: Dorong Jurnalisme Berkualitas
Lingkaran.id - Presiden Joko Widodo resmi mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights dalam acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024, yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (20/2/2024).Publisher Rights ini, yang tertuang dalam Perpres Nomor 32 Tahun 2024, bertujuan untuk mendorong terwujudnya jurnalisme berkualitas di Indonesia.PDIP Resmi Tolak Penggunaan Sirekap dan Tunda Tahapan Rekapitulasi, Hingga Audit ForensikDalam pidatonya, Jokowi menyampaikan bahwa Publisher Rights hadir dengan niat baik, yaitu untuk memacu perkembangan jurnalisme yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Masa transisi Publisher Rights diatur selama 6 bulan, memberikan waktu bagi perusahaan pers untuk beradaptasi dengan peraturan baru ini."Publisher Rights bertujuan mendorong jurnalisme yang berkualitas. Kita ingin jurnalisme jauh dari konten-konten negatif. Jurnalisme yang mengedukasi untuk kemajuan Indonesia," kata Jokowi.Presiden juga menyoroti kesulitan yang dihadapi perusahaan pers di era digital saat ini. Sebagai bentuk dukungan, pemerintah berkomitmen untuk melindungi industri pers dengan menerbitkan Publisher Rights. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kesehatan dan keberlanjutan industri pers di tengah tantangan teknologi dan dinamika informasi."Salah satu upaya tersebut dengan mengeluarkan Peraturan Presiden Publisher Rights. Hal ini sebagai tindak lanjut untuk mendukung jurnalisme berkualitas di Indonesia," tambahnya.Jokowi menegaskan bahwa Publisher Rights menciptakan tanggung jawab bagi perusahaan platform digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pelaku industri pers."Pemerintah ingin menciptakan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan. Saya harap Publisher Rights akan membawa perubahan positif dalam dunia pers di Indonesia," ujarnya.Misteri Pertemuan Surya Paloh-Jokowi di Istana: Undangan Makan Malam atau Permintaan Bertemu?Presiden juga mengingatkan insan pers untuk tetap menjadi penjaga demokrasi, menjadi rumah bersama untuk informasi berdasarkan fakta."Beritakanlah fakta-fakta apa adanya, tapi bukan mengada-ada, bukan asumsi-asumsi," tandas Jokowi, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam praktik jurnalistik.***
Read More
Angin Puting Beliung Amuk Kecamatan Rancaekek Bandung
Angin Puting Beliung Amuk Kecamatan Rancaekek Bandung
Lingkaran.id - Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menjadi sasaran angin puting beliung pada Rabu (21/2/2024) sore. Kejadian ini terlihat melalui video yang menunjukkan pusaran angin berputar di belakang sebuah truk yang terparkir melintang di tengah jalan.Pusat kejadian angin puting beliung ini dikonfirmasi berada di sekitar PT Kahatex, Kecamatan Rancaekek. Video yang beredar memperlihatkan kekuatan angin yang cukup besar, menciptakan pusaran debu dan sampah di sekitarnya.TikTokers Om Polos, Divonis 2 Tahun Penjara Terkait Pencemaran Nama Baik: Review ApartemenKepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Uka Suska, memberikan konfirmasi adanya kejadian ini sekitar pukul 16.00 WIB."Iya (ada angin puting beliung) di Rancaekek. Tapi belum diketahui dampaknya," ujar Uka.Petugas dari BPBD Kabupaten Bandung telah mengambil langkah-langkah penanganan di lokasi kejadian untuk melakukan pendataan kerusakan yang diakibatkan oleh angin puting beliung. Proses pendataan ini akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai dampak yang mungkin terjadi di sekitar area yang terkena dampak angin puting beliung.SMA Binus Serpong Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Libatkan Anak Pesohor & Selebriti"Nanti kalau sudah ada laporan lengkap, diinformasikan," tambah Uka.Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan melaporkan segala kerusakan atau kejadian darurat yang terjadi akibat angin puting beliung kepada pihak berwenang.***
Read More
TikTokers Om Polos, Divonis 2 Tahun Penjara Terkait Pencemaran Nama Baik: Review Apartemen
TikTokers Om Polos, Divonis 2 Tahun Penjara Terkait Pencemaran Nama Baik: Review Apartemen
Lingkaran.id - TikTokers yang dikenal dengan akun @ompolosbanget, Dedy Chandra, kembali menjadi sorotan setelah dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.Hal ini terkait dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh PT Mandiri Bangun Makmur (MBM). Dedy Chandra dijadikan tersangka pada tahun 2023 setelah menerima laporan dari seseorang berinisial NS.SMA Binus Serpong Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Libatkan Anak Pesohor & SelebritiKasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, dan pada 4 Mei 2023, laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2372/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dedy Chandra dengan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara. Namun, Hakim memutuskan hukuman yang lebih rendah, yakni dua tahun penjara. Pihak Dedy Chandra, diwakili oleh kuasa hukumnya, Victor R.M. Sohilait, SH, menyatakan bahwa mereka menghargai putusan Hakim."Pada prinsipnya kita menghargai dari vonis Hakim terhadap klien kami. Sebelumnya tuntutan pasal 28 ayat 3 4 tahun 6 bulan menjadi pasal 27 dengan ancaman 4 tahun akhirnya vonisnya 2 tahun," ungkap Victor.Kuasa hukum Dedy Chandra juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, diwakili oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, dan Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka menyatakan akan menghargai putusan majelis hakim.TPN Ganjar-Mahfud Ragu Adukan Kecurangan Pemilu ke MK: Ada Pamannya! Pilih Ajukan Hak AngketMeski demikian, Victor menyebut bahwa kemungkinan langkah banding masih dalam diskusi dengan kliennya. Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari bagi Dedy untuk mengambil langkah banding, dan saat ini mereka masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan banding atau tidak."Jadi bagi kami itu sudah cukup bagus dan ke depannya kami akan pikir-pikir dulu dengan client mengenai banding atau tidak," tambah Victor.***
Read More
SMA Binus Serpong Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Libatkan Anak Pesohor & Selebriti
SMA Binus Serpong Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Libatkan Anak Pesohor & Selebriti
Lingkaran.id - SMA Binus Serpong, Kota Tangerang Selatan, akhirnya memberikan klarifikasi terkait kasus dugaan perundungan yang melibatkan anak dari Vincent Rompies.Haris, Humas SMA Binus Serpong, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah dan bukan dalam kegiatan resmi sekolah.Viral, Bukan hanya anak Vincent Rompies, ada anak orang tersohor lainnya"Ini kejadiannya di luar sekolah, bukan dalam kegiatan sekolah," ungkap Haris, Humas SMA Binus Serpong, seperti dikutip pada Rabu (21/2/2024).Haris tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai pelaku atau korban dalam kejadian tersebut. Pihak sekolah saat ini sepenuhnya mengandalkan proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian."Untuk saat ini masih proses penanganan, jadi belum bisa lebih lanjut," ujar Haris.Meski demikian, SMA Binus Serpong mengonfirmasi adanya dugaan perundungan melalui surat resmi yang diterbitkan pada 19 Februari 2024. Namun, perundungan tersebut diklarifikasi tidak terjadi di dalam lingkungan sekolah."Yakinlah Binus School Serpong selalu berkomitmen untuk keselamatan dan kesejahteraan siswa kami, staf, dan sekolah secara keseluruhan. Dengan demikian, kami menangani hal-hal seperti itu dengan sangat serius dan aktif bekerja untuk mengatasinya dengan cara yang menyeluruh dan tepat," tulis pernyataan resmi SMA Binus Serpong.Setelah mengetahui kejadian tersebut, sekolah segera mengumpulkan informasi dan melakukan penyelidikan secara internal.Kasus Bullying Guncang Binus School, Diduga Putra Vincent Rompies TerlibatPihak sekolah menegaskan bahwa tidak akan memaafkan pelaku perundungan, meskipun ada latar belakang orang tua pelaku yang merupakan pejabat atau artis."Kekerasan fisik, emosional, atau psikologis, sepenuhnya tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang kita junjung tinggi sebagai Binusians," ungkap pihak sekolah.SMA Binus Serpong berkomitmen untuk menciptakan lingkungan di mana setiap individu merasa aman, dihormati, dan dihargai. Tindakan apapun yang merusak lingkungan ini dianggap tidak akan ditoleransi oleh pihak sekolah.*** 
Read More
TPN Ganjar-Mahfud Ragu Adukan Kecurangan Pemilu ke MK: Ada Pamannya! Pilih Ajukan Hak Angket
TPN Ganjar-Mahfud Ragu Adukan Kecurangan Pemilu ke MK: Ada Pamannya! Pilih Ajukan Hak Angket
Lingkaran.id - Wakil Deputi Kinetik Teritorial Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Adian Napitupulu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap dugaan kejanggalan dalam proses Pemilu 2024, termasuk dugaan penggelembungan suara di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.Dalam sebuah talkshow "Rakyat Bersuara" pada Selasa (20/2/2024), Adian menyatakan bahwa rakyat dan partai politik merasa bingung untuk melaporkan kejanggalan yang terjadi dalam proses Pemilu 2024. Ia juga menyampaikan keraguan untuk melaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).PDIP Resmi Tolak Penggunaan Sirekap dan Tunda Tahapan Rekapitulasi, Hingga Audit Forensik"Rakyat ini bingung, partai-partai bingung, ketemu kecurangan pemilu, ngadu kemana? MK? Ada pamannya. Terus di mana? Mau enggak mau pilihannya adalah hak angket," ujar Adian.Adian Napitupulu berpendapat bahwa lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memiliki tanggung jawab dan hak untuk mengontrol produk undang-undang (UU).Menurutnya, parlemen juga memiliki tanggung jawab untuk mengawasi pengeluaran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang telah disetujuinya."Ditarik ke parlemen, parlemen bertanggung jawab mengontrol produk UU salah atau tidak. Parlemen bertanggung jawab terhadap setiap rupiah pengeluaran uang yang dia tanda tangani dalam APBN itu," tambah Adian.Misteri Pertemuan Surya Paloh-Jokowi di Istana: Undangan Makan Malam atau Permintaan Bertemu?Merespons pernyataan Adian, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa anggota legislatif dapat mendorong hak angket. Namun, Maman menegaskan bahwa Partai Golkar belum menunjukkan sikap resmi terhadap usulan hak angket."Kalau teman-teman mau dorong lewat hak angket, silakan. Tetapi bahwa Golkar mau setuju, itu nanti dulu," ungkap Maman Abdurrahman.*** 
Read More
PDIP Resmi Tolak Penggunaan Sirekap dan Tunda Tahapan Rekapitulasi, Hingga Audit Forensik
PDIP Resmi Tolak Penggunaan Sirekap dan Tunda Tahapan Rekapitulasi, Hingga Audit Forensik
Lingkaran.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara resmi menolak penggunaan Sistem Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) dalam proses rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 di seluruh tingkatan pleno.PDIP juga menolak keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menunda tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di tingkat pleno Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).Misteri Pertemuan Surya Paloh-Jokowi di Istana: Undangan Makan Malam atau Permintaan Bertemu?Surat pernyataan penolakan ini, yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat PDIP dan ditandatangani oleh Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto dan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, diterbitkan pada tanggal 20 Februari 2024 dengan nomor surat 2599/EX/DPP/II/2024.Dalam surat tersebut, PDIP mengemukakan beberapa poin penting terkait penolakan mereka:Kegagalan Sirekap dalam pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan proses rekapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) adalah dua hal yang berbeda. Oleh karena itu, penundaan tahapan rekapitulasi di tingkat PPK dianggap tidak relevan.Tidak ada kegentingan atau kondisi darurat yang memaksa untuk menunda tahapan rekapitulasi di tingkat PPK.PDIP menegaskan perlunya segera mengembalikan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara secara manual berdasarkan sertifikat hasil penghitungan suara sesuai dengan ketentuan Pasal 393 ayat (3) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.PDIP secara tegas menolak penggunaan Sirekap dalam proses rekapitulasi di seluruh jenjang tingkatan pleno.PDIP menolak keputusan KPU yang dinilai membuka celah kecurangan dan melanggar asas kepastian hukum, efektivitas-efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan Pemilu 2024.PDIP meminta audit forensik digital terkait penggunaan Sirekap dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 dan menginginkan hasil audit tersebut dibuka kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban KPU.KPU Banten Tunda Pleno di Seluruh Kecamatan: Perbedaan Hasil Suara TPS dan SirekapSurat pernyataan penolakan ini ditujukan kepada KPU dengan harapan agar tindakan-tindakan yang diusulkan dapat segera ditindaklanjuti.Tembusan surat ini juga dikirimkan kepada beberapa pihak, termasuk Kepala Pusat Analisa dan Pengedali Situasi PDIP serta Arsip PDIP.***
Read More
Imbau Warga Waspada! Polisi Terus Buru Belasan Tahanan Kabur dari Rutan
Imbau Warga Waspada! Polisi Terus Buru Belasan Tahanan Kabur dari Rutan
Lingkaran.id - Polisi terus melakukan perburuan terhadap belasan tahanan yang berhasil melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Metro Tanah Abang.Sebanyak 14 tahanan masih menjadi target tim khusus yang dibentuk oleh Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Tanah Abang. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa proses pengejaran terhadap 14 orang tahanan tersebut masih berlangsung.Sopir Angkot Tega Perkosa Wanita Berkebutuhan Khusus"Saat ini masih proses pengejaran terhadap 14 orang tahanan lainnya yang lolos dari ruang sel tahanan Polsek Tanah Abang. Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Tanah Abang membentuk tim khusus dalam pencarian ini," ujarnya.Peristiwa kaburnya tahanan terjadi pada Senin (19/2) pukul 02.40 WIB dini hari. Awalnya, ada 16 tahanan yang berhasil kabur, namun, dua di antaranya sudah berhasil ditangkap oleh pihak berwajib."Tim masih bekerja di lapangan," tambahnya.Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan bahwa para tahanan yang kabur sebelumnya merusak terali atau bingkai besi yang berfungsi sebagai pengaman dan dekorasi pada pintu atau jendela sel mereka.Viral, Bukan hanya anak Vincent Rompies, ada anak orang tersohor lainnya"Mereka merusak teralis sebagai bagian dari upaya melarikan diri," tegasnya.Pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dan penyelidikan untuk mempercepat penangkapan tahanan yang masih berstatus buron.Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu proses pengejaran dan penangkapan tahanan yang masih berkeliaran di luar rutan.***
Read More
Mayor Teddy Jadi Inspirasi Lagu Baru Aldi Taher, Viral di Media Sosial
Mayor Teddy Jadi Inspirasi Lagu Baru Aldi Taher, Viral di Media Sosial
Lingkaran.id - Sosok Mayor Teddy, ajudan Prabowo Subianto, tengah menjadi sorotan akhir-akhir ini setelah memikat hati banyak orang dengan paras rupawan dan perawakan gagahnya.Fenomena ini kemudian menjadi inspirasi bagi  Aldi Taher untuk menciptakan lagu bertema Mayor Teddy.Dalam lagunya yang berjudul "Mayor Teddy," Aldi Taher tampak memuji penampilan fisik Mayor Teddy yang disebutnya sangat mempesona.Viral, Bukan hanya anak Vincent Rompies, ada anak orang tersohor lainnyaLirik lagu tersebut mencerminkan pengaguman Aldi terhadap kegagahan Mayor Teddy dan sepertinya mencuplik beberapa komentar penggemar Mayor Teddy."Memandangmu membuatku bergetar. Melihatmu membuat bergetar," demikian bunyi lirik lagu Aldi Taher yang diunggah dalam video di akun Instagramnya."Memandangmu sungguh mempesona. Melihatmu memang mempesona,"  Lanjutnya.Aldi menyebutkan bahwa lagu ini dia persembahkan untuk para wanita di seluruh dunia. "MAYOR TEDDY " by aldi taher gallagher martin Lagu buat ukhti ukhti di seluruh dunia," kata Aldi dalam keterangannya.Meskipun lirik lagu terkesan sederhana, lagu bernuansa dangdut ini mampu menarik perhatian netizen. Hampir 6 ribu warganet memberikan tanda suka pada video musik lagu Mayor Teddy yang diunggah Aldi Taher.Tak Tegur Sapa, Ria Ricis dan Teuku Ryan Jalani Sidang Cerai PerdanaNetizen memberikan beragam komentar terhadap lagu tersebut. Beberapa netizen juga menyampaikan kekaguman mereka terhadap kreativitas Aldi Taher dalam mengikuti tren viral yang sedang berkembang di masyarakat.Netizen pun berharap agar Mayor Teddy sendiri dapat menanggapi atau merespons dengan positif terhadap lagu yang diinspirasi oleh dirinya ini.*** 
Read More
Sopir Angkot Tega Perkosa Wanita Berkebutuhan Khusus
Sopir Angkot Tega Perkosa Wanita Berkebutuhan Khusus
Lingkaran.id - Aksi bejat yang dilakukan oleh seorang sopir angkot di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berinisial HMT (35), telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah melakukan aksi pemerkosaan terhadap seorang wanita berkebutuhan khusus, DA (21).Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi,  mengungkapkan bahwa Insiden tragis ini bermula saat korban, DA, menumpangi angkot yang dikemudikan oleh pelaku setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke salah satu sekolah menengah kejuruan di Kendari.Viral, Bukan hanya anak Vincent Rompies, ada anak orang tersohor lainnyaDalam perjalanan, posisi belakang angkot penuh dengan pelajar, sehingga sopir angkot menawarkan kepada korban untuk duduk di bagian depan."Pelaku kemudian menyadari adanya kelainan di tangan korban dan menawarkan untuk mengobati serta mengurut tangannya. Korban, tanpa curiga, menyetujui permintaan pelaku," ungkap AKP Fitrayadi.Selanjutnya, pelaku membawa korban ke sebuah hotel di Jalan Jati Raya, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, dengan alasan bahwa di hotel tersebut korban akan mendapatkan pengobatan.Namun, begitu korban berada di dalam hotel, pelaku langsung mengancam dan meminta korban untuk membuka semua pakaiannya."Ketika korban berani melawan, pelaku mengancam akan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Saat itulah pelaku melancarkan aksi bejatnya dan memperkosa korban di dalam hotel tersebut," ungkap AKP Fitrayadi.Tak Tegur Sapa, Ria Ricis dan Teuku Ryan Jalani Sidang Cerai PerdanaPihak kepolisian segera merespons setelah mendapat laporan dan menurunkan Buser 77 untuk menangkap pelaku. HMT berhasil ditangkap tanpa perlawanan di dekat SMKN 3 Kendari pada Senin, 19 Februari 2024.Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 285 KUHP dan/atau Pasal 289 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerkosaan, dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.Keluarga korban berharap pihak berwenang mengambil langkah dan tindakan tegas terhadap pelaku untuk mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan kejahatan yang telah dilakukan.***
Read More
Tak Tegur Sapa, Ria Ricis dan Teuku Ryan Jalani Sidang Cerai Perdana
Tak Tegur Sapa, Ria Ricis dan Teuku Ryan Jalani Sidang Cerai Perdana
Lingkaran.id - Pasangan selebriti Ria Ricis dan Teuku Ryan menjalani sidang cerai perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Senin (19/2/2024).Meskipun keduanya hadir dalam persidangan yang memiliki agenda mediasi, Ricis dan Ryan terlihat tidak bertegur sapa saat tiba di pengadilan. Teuku Ryan tiba lebih dulu pada pukul 09.45 WIB, didampingi oleh tim kuasa hukumnya untuk mengikuti proses persidangan. Bendahara PPS Gelapkan Uang Honor 126 KPPS untuk Main Judi Online"Doain ya, makasih," ujar Ryan mengucapkan permohonan doa kepada awak media.Sementara itu, Ria Ricis datang beberapa menit kemudian, yakni sekitar pukul 09.56 WIB. Mengenakan busana hitam dengan motif bunga, Ricis hadir bersama tim kuasa hukumnya dan terlihat siap menghadapi sidang perdana perceraian mereka.Namun, Ricis memilih untuk bungkam ketika ditanya mengenai persiapan sidangnya, dan tak ada pertemuan atau sapaan dengan Teuku Ryan. Di sisi lain, kuasa hukum Teuku Ryan, Doan Bachtiar, menyampaikan harapan kliennya terkait sidang perceraian ini.Kasus Bullying Guncang Binus School, Diduga Putra Vincent Rompies Terlibat"Harapan kami memang ada mediasi di luar, meskipun dalam ketentuan mediasi dilakukan pengadilan ya, tapi kami akan upayakan juga ada pertemuan di luar," ujar Doan Bachtiar.Doan Bachtiar juga mengekspresikan harapan agar mediasi dapat berhasil dan mengakhiri perceraiannya dengan rekonsiliasi."Kami juga berharap mediasi itu berhasil dan berakhir rujuk ya," tambahnya.***
Read More
Bendahara PPS Gelapkan Uang Honor 126 KPPS untuk Main Judi Online
Bendahara PPS Gelapkan Uang Honor 126 KPPS untuk Main Judi Online
Lingkaran.id - Uang honor sebesar Rp115 juta yang seharusnya diterima oleh 126 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Batu Piring, Tabalong, Kalimantan Selatan, raib dibawa kabur oleh seorang oknum bendahara berinisial MH.Peristiwa ini mengejutkan masyarakat setelah MH, yang juga menjabat sebagai bendahara Panitia Pemungutan Suara (PPS) Batu Piring, diduga menggelapkan uang tersebut dengan modus menunda pembayaran honor KPPS.Kasus Bullying Guncang Binus School, Diduga Putra Vincent Rompies TerlibatMH diketahui lebih dulu membayar honor Linmas sebelum menggelapkan uang honor KPPS. Setelah mengumpulkan uang hasil penggelapan, MH kemudian memasukkannya ke rekening pribadinya dan menggunakannya untuk bermain judi online. Ketika uangnya habis, MH melarikan diri ke Tabalong.Sebelumnya, 126 anggota KPPS di Kelurahan Batu Piring masih menunggu menerima honor mereka setelah bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Setelah melakukan konfirmasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balangan menemukan bahwa uang honor KPPS telah dibawa kabur oleh MH.KPU Balangan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. MH berhasil ditangkap pada Jumat (16/2) dan saat ini ditahan di Markas Polres Balangan.Tragis Pemuda ini Diserang Sekelompok Orang Dengan Sajam Saat Asik Nongkrong"Saat ini sudah ditahan di Mapolres Balangan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Balangan, Iptu Galuh Restu.Saat penangkapan, hanya ditemukan uang sisa sebesar Rp 17 juta dari total uang yang di gelapkan oleh MH. Proses hukum terhadap MH akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.***
Read More
Tragis Pemuda ini Diserang Sekelompok Orang Dengan Sajam Saat Asik Nongkrong
Tragis Pemuda ini Diserang Sekelompok Orang Dengan Sajam Saat Asik Nongkrong
Lingkaran.id - Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, digegerkan dengan aksi penyerangan terhadap seorang pemuda yang sedang nongkrong di Perumahan Taman Wisma Asri pada Minggu, 18 Februari 2024.Aksi penyerangan itu terekam oleh salah satu  kamera CCTV yang terletak persis di belakang lokasi kejadian dan video tersebut dengan cepat beredar dan viral di media sosial.Viral! Sopir Taksi Blue Bird Terlibat Cekcok dan Ludahi Pengemudi LainDalam rekaman tersebut, pemuda yang awalnya tengah asyik nongkrong dan duduk di atas motornya tiba-tiba harus berlari menyelamatkan diri.Sebuah kelompok pemuda lainnya dengan senjata tajam terlihat mengejar mereka. Tak hanya itu, pelaku juga terlihat merusak sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi."Yang nyamperin (nyerang) bawa sajam, pas ngejar, saya lihat dia bawa sajam. Ada dua, cuma yang satu enggak tahu pasti, yang satu bawa besi siku cuma dikasih pegangan," ungkap Adi, penjaga bengkel tak jauh dari lokasi kejadian, pada Senin (19/2/2024).Dalam rekaman CCTV, satu motor memang dirusak oleh kelompok pemuda yang menyerang, dan satu korban disebut mengalami luka hingga harus dijahit.Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Erna Ruswing Andari, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, polisi langsung menuju lokasi setelah video peristiwa itu viral di media sosial."Dari video yang dikirim, sudah langsung datangi TKP. Terus kalau enggak salah ada satu orang yang dikeroyok. Itu sudah diarahkan buat LP," jelas AKBP Erna Ruswing Andari.Kasus Bullying Guncang Binus School, Diduga Putra Vincent Rompies TerlibatPolisi sedang melakukan penyelidikan dengan mencari saksi di sekitar lokasi kejadian. Mereka juga menunggu laporan dari korban untuk melanjutkan proses hukum."Jadi intinya sudah olah TKP, terus sedang nyari saksi bukti di sekitaran itu. Lagi cek apakah CCTV itu bener tidak di situ," tambahAKBP Erna Ruswing Andari.Situasi ini masih dalam pengembangan, dan pihak berwenang berkomitmen untuk mengungkap kejadian dan motif penyerangan menggunakan senjata tajam tersebut secara tuntas.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Elearning Course Thinkedu
Berita Terbaru
Pilih yang terbaik