
"Benar telah terjadi penusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Anggota langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan dari masyarakat," ungkap AKP Agus.
Menurut keterangan polisi, korban mengalami luka tusuk di bagian perut serta luka sayatan di tangan. Namun, hingga saat ini identitas korban belum diketahui lantaran tidak ditemukan dokumen atau tanda pengenal apapun di tubuhnya.
"Identitas korban belum diketahui karena tidak membawa identitas sama sekali. Dugaan sementara korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Selain itu, kami menemukan pisau yang diduga digunakan pelaku tergeletak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dengan bercak darah," jelasnya.
Modus Minta Tolong, Pria di Bintaro Bunuh Korban dan Curi Motornya
Sementara itu, saksi mata bernama Ageng mengungkapkan bahwa korban awalnya berdiri di pinggir jalan ketika seorang pengendara sepeda motor datang menghampirinya. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menikam korban lalu melarikan diri.
"Korban tidak sempat melawan karena ditusuk secara tiba-tiba. Kejadiannya berlangsung sangat cepat. Saya tidak mengenal korban maupun pelaku, tetapi korban memang dikenal sebagai ODGJ," ujar Ageng.
Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Weleri bersama Tim Resmob Kendal masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu pelaku penusukan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban maupun pelaku agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.***